Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efficacy of Chewing Gum and Acupressure in Digestive Function Post-Abdominal Surgery: A Systematic Review Pratama, Yudha; Sriyono, Sriyono; Qona’ah, Arina
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4387

Abstract

Recovery of digestive function after abdominal surgery is often a challenge for patients, mainly due to nutritional disturbances caused by pain and inability to eat. This can slow down the healing process and prolong recovery time. Pain in the surgical area also inhibits patient movement, which worsens gastrointestinal motility. Complications such as difficulty in flatus and defecation can result in abdominal distension and increase length of hospitalization. This study aims to explore the effectiveness of non-pharmacological interventions, namely chewing gum and acupressure, in accelerating the recovery of gastrointestinal function in patients after abdominal surgery. Methods: The search strategy involved a systematic review using four electronic databases: Pubmed, Science Direct, Proquest, Taylor and Francis, and Scopus. The search was conducted on February 20, 2024, and focused on articles published from 2019 to 2024 in English. The search terms “Chewing Gum” AND “Acupuncture” OR “Acupuncture Points” OR “ST 36 Point” AND “Non-pharmacological Therapy” AND “Postoperative Period” AND “Abdominal Surgery” AND “Digestive” AND “System” AND “Function” AND “Recovery”. After removing duplicates and filtering based on title, abstract, and eligibility, 18 articles were selected for the review using PRISMA. Result: The study found 1.098 articles and reviewed 18 articles the study reviewed the effectiveness of non-pharmacological interventions, specifically chewing gum and acupressure, in enhancing digestive recovery following abdominal surgery. Results indicated that both methods significantly improved gastrointestinal function, evidenced by faster bowel motility and reduced hospital stays. The findings suggest that implementing these interventions could provide effective support in postoperative care, addressing common complications such as delayed bowel movement and abdominal distension.Conclusion: The combination of chewing gum and acupressure can significantly accelerate the recovery of digestive function in post-abdominal surgery patients, making it an effective non-pharmacological method to improve post-surgical care.
Stressful Conditions Increase Fatigue during Undergoing Hemodialysis Sulistini, Rumentalia; Pratama, Yudha; Febriani, Indra; Susanti, Eva; Erman, Imelda
Jurnal Keperawatan Vol 9 No 1 (2024): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v9i1.1490

Abstract

Hemodialysis is a therapy given to replace kidney function. This therapy has various physical and psychological impacts on the sufferers. This study aims to analyze stress conditions with fatigue in patients undergoing hemodialysis. Analytic observation research design with a cross-sectional approach. Population of chronic renal failure patients undergoing hemodialysis. The sample was 54 patients, with a non-random sampling technique, with inclusion criteria, namely routine hemodialysis 2 times/week, full consciousness, communication well, and not experiencing complications during dialysis. Analysis using the Independent T-test and Pearson Correlation Test. The instruments used were the Depression Anxiety Stress Scale questionnaire and the fatigue questionnaire. The analysis results obtained the youngest age (17 people), more women than men, most of them have higher education and most of them undergo hemodialysis for more than 11 months. The average patient undergoing hemodialysis experienced mild stress and was in a state of severe fatigue. There was a significant relationship between stress and fatigue (p-value 0.048), with a prediction model that increasing one stress score will increase the fatigue score by 0.237. Therefore, psychological aspects must be an important concern in providing nursing care to patients undergoing hemodialysis in the hemodialysis unit.
APLIKASI POIN SAMPAH SEBAGAI DAYA TARIK PENUKARAN LIMBAH SAMPAH DI KSM BIMA BERBASIS MOBILE pratama, yudha; hermawan, sabana nur rizki; aziz, abdul; krisbiantoro, dwi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3259

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan dan implementasi aplikasi mobile berbasis poin sampah sebagai sarana penukaran limbah sampah di KSM Bima. Aplikasi ini bertujuan untuk memfasilitasi konversi sampah menjadi poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai barang di warung yang sudah terdaftar sebagai mitra. Aplikasi bank sampah ini terhubung dengan internet menggunakan API sehingga memungkinkan aksesibilitas yang lebih luas di Kecamatan Purwokerto Selatan dan bisa digunakan oleh KSM Bima.KSM Bima merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh sekelompok masyarakat yang beralamat di Jl. Krapyak RT 06 RW 03 No 8 Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini masyarakat lebih tertarik untuk menabung sampah sehingga sampah bisa lebih bermanfaat dan menjadi nilai guna, selain itu limbah sampah bisa lebih berkurang yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap lingkungan dan keberlanjutan.Sampah akan dikonversi menjadi poin, poin ini bisa ditukar dengan berbagai barang kebutuhan di warung yang sudah terdaftar menjadi mitra KSM Bima.Selain itu, melalui penggunaan aplikasi ini, diharapkan dapat terbentuk kebiasaan masyarakat yang lebih positif dalam mengelola sampah.
Sosialisasi Desa Pedawang Mengenai Rokok Ilegal yang Menjadi Isu Hangat di Kalangan Bea Cukai Janah, Noor; Nawawi, Iqbal Muhammad; Pratama, Yudha; Riswari, Lovika Ardana
Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jmpm.v1i2.13274

Abstract

Tingginya angka peredaran rokok illegal di Kudus menyebabkan perlunya dilakukan tindakan pencegahan melalui program sosialisasi. Penyusunan artikel ini bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan rokok ilegal di Desa Pedawang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan tingkah laku masyarakat Desa Pedawang setelah dilakukannya sosialisasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan triangulaisi data. Hasil dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus di Desa Pedawang adalah Pentingnya kesadaran masyarakat terutama di Desa Pedawang tentang rokok ilegal. Setelah dilakukannya penindakan berupa sosialisasi gempur rokok ilegal memberikan respon yang cukup baik namun belum memberikan dampak yang cukup kepada para pengedar rokok maupun penjual rokok. Jumlah penyebaran rokok ilegal di Desa Pedawang masih ditemukan dalam skala kecil.
Ketika Lahir sebagai Perempuan adalah Kutukan: Ekonomi, Patriarki, Kemiskinan, dan Eksploitasi di Asia Tenggara Az Zahra, Diandra; Alziqraf, Muhammad Chevin; Ilfriansyah, Radhitya Kasyifa Hifionda; Muthia, Alya; Azhara, Siti Alya; Pelman, Fiqih Saddam; Pratama, Yudha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi perempuan di tengah masyarakat Asia Tenggara kerap berarti menghadapi beban berlapis, dihantu kemiskinan yang membatasi ruang hidup dan budaya patriarki yang mengekang kebebasan. Artikel ini berupaya menelusuri bagaimana kedua struktur tersebut saling memperkuat dalam menciptakan rantai eksploitasi terhadap kaum perempuan, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, dan Kamboja. Melalui pendekatan deskriptif-kritis berbasis studi literatur dan data sekunder dari UN Women, ILO, serta ASEAN Gender Outlook, penelitian ini mengungkap bahwa kemiskinan struktural yang diturunkan lintas generasi serta bias gender yang mengakar telah mendorong banyak perempuan berada di posisi ekonomi yang paling rentan. Akibatnya, banyak dari kaum perempuan bekerja di sektor informal dan menjadi tenaga kerja migran tanpa perlindungan yang memadai akibat eksploitasi modern di era ini. Sistem patriarki kerap menormalisasikan ketimpagan dalam pemahaman bahwa perempuan dianggap sebagai pihak yang “harus berkorban” demi keluarga, sehingga mereka kerap menjadi korban kekerasan, diskriminasi upah. Hingga eksploitasi ekonomi. Di sisi lain, lemahnya kebijakan negara dalam menjamin akses pendidikan dan pekerjaan serta memperparah ketimpangan ini. Artikel ini menegaskan bahwa selama budaya patriarki masih mendominasi struktur sosial dan ekonomi, maka kesetaraan gender di Asia Tenggara hanya akan menjadi wacana utopia tanpa adanya realisasi yang nyata.