Claim Missing Document
Check
Articles

Utilization of Traditional Hide and Seek Learning Media to Enhance English Learning Outcomes for Elementary School Students in Tana Toraja Gasong, Dina; Milka, Milka; Tandiseru, Selvi Rajuaty
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 3 (2024): Devotion: Journal of Research and Community Service
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i3.697

Abstract

This research aims to describe the effectiveness of utilizing the traditional hide and seek learning media to improve English learning outcomes for fourth-grade students at SDN 117 Rorre, North Makale District, Tana Toraja Regency. This research is a qualitative descriptive study with data collection through interviews, questionnaires, and direct field observations. The data analysis process involves data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The population of this research includes fourth-grade students at SDN 117 Rorre, teachers, and the school principal. Hide and seek is a traditional game played by a minimum of two people. However, in this study, the traditional hide and seek game is modified into a learning model that can be used during the teaching and learning process. This study examines the improvement of English language skills among students in the topic of numbers. The research design is a classroom action research (CAR) that cycles through planning, implementation, observation, and reflection. Data collected includes children's activities and learning outcomes related to the traditional hide and seek learning model. Data is obtained through observation and tests. The results indicate a significant improvement in both teacher and fourth-grade student activities in SDN 117 Rorre in English using the traditional hide and seek model. Improvement is evident in both cycles I and II, with qualifications rated as fair in cycle I and improved in cycle II. This research concludes that utilizing traditional hide and seek learning media can enhance the learning outcomes of fourth-grade students at SDN 117 Rorre.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS DIGITAL TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL PADA MATA PELAJARAN SENIBUDAYAKELAS VIII DI SMP KRISTEN SANGALLA’ Patiara', Astrella Oklin; Dina Gasong; Muh.Putra Pratama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32471

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Kriten Sangalla’. Tujuan penelitian ini adalah untuk kebutuhan pengembangan LKPD berbasis digital terintegrasi kearifan lokal, desain pengembangan LKPD berbasis digital terintegrasi kearifan lokal, tingkat validitas dan kepraktisan LKPD terintegrasi kerarifan lokal. Model pengembangan yang dipakai yaitu model Model richey and klein yang meliputi tiga tahapan, yaitu memuat Planning (perencanaan), Production (produksi) yang memuat pembuatan LKPD terintegrasi kearifan lokal dengan dukungan teks, gambar, animasi. Evaluation (evaluasi), yang terdiri dari tiga tahapan yaitu PPE Planning (perencanaan), Production (produksi), evaluation (evaluasi). Hasil temuan masalah ditemukan bahwa penggunaan bahan ajar masih belum dioptimalakan sedangakan fasiltas seperti koneksi internet sudah cukup memadai. Hasil penelitian ini yaitu (1). Bentuk penyajian LKPD yang dirancang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, (2) desain pengembangan LKPD terintegrasi kearifan lokal hasilnya dalam bentuk link website. (3) LKPD terintegrasi kearifan lokal ini termasuk kedalam kateori “sangat valid” dengan nilai persentase 88,23% dari ahli media, dan 83,75% pada kategori “sangat valid” pada penilaian ahli materi serta multimedia pembelajaran interaktif terintegrasi evaluasi termasuk kedalam kateori “sangat praktis” berdasarkan penilaian kepraktisan guru 87,5%, dan penilaian kepraktisan oleh siswa 81,62% sehingga multimedia pembelaajran interaktif terintegrassi evaluasi ini dinyatakan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran.
FENOMENA GAME ONLINE DI KALANGAN MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN: KEBIASAAN, DAMPAK AKADEMIK, DAN POTENSI EDUKATIF Pertiwi, Anna; Gasong, Dina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29065

Abstract

This study aims to describe the phenomenon of online games among Educational Technology students, focusing on playing habits, impacts on academic activities, and students' perceptions of the educational potential of online games. The research method uses a descriptive quantitative approach with a sample of 97 students (23 males and 74 females). The results showed that the majority of students play games every day (33%) with a duration of 1–2 hours/day. The type of MOBA game (Mobile Legends) is the most popular (39.2%). As many as 57.7% of students admitted that games affect study time, but 71.1% said games help reduce stress. In addition, 65% of students believe that online games have educational potential. These findings provide important implications for the development of game-based learning media and student time management.
The Female Dimension in the novel "Perempuan Berkalung Turban" by Abidah El Khalieqy: A Study of Feminist Literary Theory Gasong, Dina; Simega, Berthin
Journal of World Science Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v3i3.560

Abstract

This research aims to describe the dimensions of women in the family aspect depicted in the novel "Perempuan Berkalung Turban" by Abidah El Khalieqy, using a feminist literary theory approach. The research method used is qualitative research, in which the data is analyzed descriptively based on the theory of Feminist Literature. The research results from the novel Perempuan Berkalung Turban illustrate that Mrs. Annisa is a wise person, a mother who loves her child, Nisa, who never gives up on learning to ride a horse. Nisa is a good woman. Nisa is a woman who likes to help. Nisa is a woman who loves her Lek. Nisa is an intelligent person. Nisa is a strong woman and an excellent mother to her child. Nisa is a patient woman. Nisa is a tough woman, and even though Samsudin treats her harshly, she remains patient and steadfast. Nisa is a woman with a soft heart. The implication of this research is to show that women's dimensions in the family aspect include social roles involving maturity, the role of wife, and the role of housewife. This opens up insight into the importance of more profound recognition and understanding of the roles and contributions of women in the family structure and society at large.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Melalui Gerakan Literasi Sekolah untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMP Negeri 1 Sesenapadang Kabupaten Mamasa Bonggala’bi, Bonggala’bi; Tanduk, Rita; Gasong, Dina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.846

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa di SMP Negeri 1 Sesenapadang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui pelaksanaan gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa di SMP Negeri 1 Sesenapadang, (2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa di SMP Negeri 1 Sesenapadang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif-Deskriptif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa yaitu menghimbau kepada guru untuk memberikan tugas dan waktu kepada siswa untuk membaca, memberikan motivasi kepada siswa untuk membaca, penambahan koleksi buku dari berbagai sumber dan melakukan literasi keagamaan, (2) Faktor yang menjadi pendukung Kepala Sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa yaitu; sarana dan prasarana, motivasi yang tinggi dan kerja sama yang baik. Sedangkan faktor penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa yaitu: komunikasi yang kurang baik, masih kurangnya buku bacaan, masih kurangnya jaringan internet, faktor dari dalam diri siswa, dan faktor lingkungan sekolah.
Efektivitas Kompetensi Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai Tulak, Aril Maryogi; Gasong, Dina; Baan, Anastasia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.901

Abstract

Kurikulum Merdeka, yang diterapkan sejak 2022, memperkenalkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada penyesuaian metode pengajaran sesuai kebutuhan individu siswa, mendukung prinsip pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered learning). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kompetensi profesional dan pedagogi guru Bahasa Indonesia dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan analisis mendalam tentang kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum serta materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai berdampak positif, terutama dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam pelatihan dan pengembangan profesional, yang memungkinkan penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi. Namun, tantangan seperti perbedaan kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, dan sistem evaluasi yang perlu disempurnakan masih ada. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melibatkan eksplorasi metode baru, kolaborasi antar guru, dan pelatihan interaktif. Dukungan tambahan, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai dan pengembangan kurikulum yang fleksibel, diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan dengan pendekatan yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan siswa, namun keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kompetensi dan dukungan terhadap guru.
Interferensi Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Toraja Serta Dampaknya Terhadap Identitas Budaya Toraja di Lingkungan Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara Selmi, Selmi; Gasong, Dina; Dewi, Resnita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.903

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa indonesia kedalam bahasa Toraja serta dampaknya terhadap identitasbudaya Toraja dilingkungan Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan wujud interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Toraja di lingkungan Tallunglipu dan dampak dari interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Toraja pada identitas budaya Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahapan yaitu observasi, teknik rekam, catat, dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk interferensi bahasa indonesia kedalam penggunaan bahasa Toraja diantaranya interferensi fonologi (penambahan fonem, pengurangan fonem, dan perubahan fonem). Interferensi morfologi (penggunaan proklitik mi-, penggunaan proklitik si-, penggunaan enklitik –ko, penggunaan enklitik –mo,) interferensi sintaksis (pemakaian kalimat bahasa yang dipengaruhi oleh bahasa pertama), interferensi leksikal (kata benda, kata bilangan, dan konjungsi). Kemudian dampak dari interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Toraja terhadap identitias budaya Toraja yaitu: penggunaan bahasa indonesia dan bahasa Toraja secara bersamaan dapat mengurangi maupun menambahmaknadari kata yang di ucapkan, dapat mengurangi eksistensi bahasa toraja yang menjadi identitas budaya Toraja. Kemudian dapat menyebabkan miskomunikasi.
Peningkatan Minat Belajar Melalui Teks Fabel Berbasis Kurikulum Merdeka Siswa Kelas VII SMPN 1 Buntao’ Kabupaten Toraja Utara Mambaya, Orianti; Dewi, Resnita; Gasong, Dina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan cara meningkatkan minat belajar siswa kelas VII melalui pembelajaran teks fabel berbasis kurikulum merdeka di SMPN 1 Buntao’, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas kelas VII melalui pembelajaran teks fabel berbasis kurikulum merdeka di SMPN 1 Buntao’. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu melalui angket, observasi, dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peningkatkan minat belajar siswa sangat ditentukan oleh metode atau pendekatan pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penyampaian materi yang monoton akan membuat siswa merasa bosan dan tidak ada minat dalam belajar (2) Pembelajaran teks fabel berbasis Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan minat belajar siswa karena kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berdiferensiasi. Guru berusaha mendesain model pembelajaran sesuai dengan karakter siswa, materi yang menyenangkan bagi siswa tanpa adanya paksaan belajar (3) Terjadi peningkatan minat belajar siswa kelas VII mulai dari Pra Siklus yang menunjukkan angka 22,9 dengan kategori minat belajar cukup. Pada siklus I terjadi peningkatan yaitu 24,13 sekalipun masih berada pada kategori minat belajar cukup kemudian peneliti melanjutkan pada siklus II sehingga rata-rata minat belajar siswa menunjukkan angka 28,76 dengan kategori minat belajar tinggi.
Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dalam Pengembangan Proses Belajar Mengajar Bahasa Indonesia: Studi Kasus SD Negeri 11 Nanggala Banna, Normiati; Dewi, Resnita; Gasong, Dina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.912

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memicu tantangan besar dalam dunia pendidikan, termasuk di Indonesia, di mana pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyebabkan penurunan kemampuan belajar atau learning loss. Sebagai respons, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk memulihkan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi PMM di SD Negeri 11 Nanggala untuk mengidentifikasi kendala dan strategi optimalisasi penggunaannya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun PMM menawarkan fitur interaktif dan penilaian adaptif, tantangan seperti koneksi internet yang tidak stabil dan kurangnya pelatihan teknis menghambat pemanfaatannya. Namun, dukungan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan, dan kesiapan pendidik terbukti sebagai faktor pendukung utama. Untuk memaksimalkan manfaat PMM, perlu adanya perencanaan yang matang, penggunaan sumber daya digital yang efektif, dan dukungan terus-menerus bagi guru dan siswa.
Pengaruh Sugesti Imajinasi Dengan Teknik Hypnoteaching Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Pasoloran, Resli; Gasong, Dina; Dewi, Resnita
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i2.17917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan metode sugesti imajinasi dengan teknik hypnoteaching untuk meningkatkan tereampilan menulis cerpen siswa SMPN 2 Rantepao dan apakah penerapan metode ini efektif merangsang ide kreatif siswa dalam menulis cerpen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, angket, observasi, dan perlakuan. Teknik analisis data dengan menggunakan pengelolaan data hasil tes dan analisis statistik. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua kelas serta data pretest dan posttest adalah sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Paired Sampel t Test diperoleh Sig. (2-Tailed) sebesar 0,000<0,005 pada kelas kontrol dan 0,000<0,005 untuk kelas eksperimen, maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata hasil belajar pretest dan posttest pada kedua kelas tersebut. Berdasarkan Uji Independen Samplet Test diperoleh data bahwa terdapat nilai rata-rata atau mean pada posttest kelas eksperimen sebesar 83,66 dan 76,54 pada kelas kontrol. Nilai tersebut dapat diartikan nilai rata-ratapada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dengan demikian hipotesis H0 ditolak dan hipotesis H1 diterima.