Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ARITMETIKA SOSIAL Nisa, Khoirotun; Andari, Tri; Masfingatin, Titin
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v1i2.17399

Abstract

Literasi matematika adalah kemampuan siswa dalam merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks yang melibatkan penalaran matematika dan penggunaan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk mendeskripsikan, menjelaskan, memprediksi suatu fenomena serta memecahkan masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa MTs dalam menyelesaikan masalah aritmetika sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes literasi matematika secara tertulis dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Bodronoyo Jiwan. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan ketekunan/keajegan pengamat dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi matematika siswa MTs dalam menyelesaikan masalah aritmetika sosial meliputi kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan yang konteksnya berhubungan dengan dunia nyata, memilih strategi pemecahan masalah yang sesuai dan menjelaskannya dengan tepat, mampu bekerja secara efektif berdasarkan model, mengintegrasikan representasi yang berbeda serta menghubungkannya dengan dunia nyata, mampu melakukan penalaran dengan menghubungkan informasi tentang masalah dengan pengalaman yang sudah ada, serta mampu menggeneralisasi, merumuskan dan mengkomunikasikan hasil temuannya menggunakan kemampuan penalaran yang dimiliki. Siswa laki-laki mampu merepresentasikan permasalahan meskipun tidak menyajikan secara tertulis sedangkan siswa perempuan secara tertulis merepresentasikan permasalahan dalam soal dengan jelas. Baik siswa laki-laki maupun perempuan mampu menyelesaikan soal dengan rumus yang sesuai. Siswa MTs dengan jenis kelamin laki-laki memiliki kemampuan literasi matematika yang berbeda dengan siswa SMP dalam hal kemampuan menggeneralisasi, merumuskan dan mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal literasi matematika.
EDUKASI GIZI TERHADAP PEMAHAMAN IBU MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN PANANJUNG KABUPATEN GARUT Agustiningsih, Rika Dwi; Nisa, Khoirotun; Na'im, Nova Zahrotun; Ramadan, Sulaeman Shalahudin; Firdaus, Nunun; Pratama, Anggara Putra
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.5810

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah yang serius dalam kesehatan. Kelurahan Pananjung, Kabupaten Garut, merupakan wilayah yang memiliki angka balita dengan kondisi Stunting cukup tinggi. Program edukasi dilaksanakan sebagai upaya preventif dan penyelesaian masalah Stunting di wilayah ini. Kegiatan edukasi ini diperuntukkan bagi kader posyandu, ibu hamil, serta ibu yang memiliki balita dengan kondisi Stunting. Adapun kegiatan terdiri dari edukasi mengenai Stunting, pengolahan makanan bergizi seimbang, dan pemberian makanan bergizi bagi keluarga yang memiliki balita dengan kondisi Stunting. Peserta edukasi terdiri dari 15 orang. Analisis evaluasi efektivitas dilakukan menggunakan uji perbandingan dan analisis cohen’s d serta omega squared untuk melihat besaran perubahan yang terjadi dari sebelum dan setelah pemberian edukasi. Hasil evaluasi dari program menunjukkan adanya peningkatan pada tingkat pemahaman peserta edukasi yang cukup signifikan. Edukasi ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi penurunan angka Stunting di wilayah Kelurahan Panajung.
Penyiraman Otomatis Pada Penguburan Jengkol (Sepi) Berbasis IoT Nisa, Khoirotun; Komarudin, Agus; Festiana, Ike
JURNAL ILMU KOMPUTER, SISTEM INFORMASI, TEKNIK INFORMATIKA Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : PT Akom Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk penguburan jengkol (sepi). Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yaitu analisis kebutuhan, menyiapkan kerangka konseptual model dan perangkat pembelajaran, uji validasi atau menilai kelayakan media, dan implementasi pada sasaran sesungguhnya yaitu subjek penelitian. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi penyiraman dan menjaga kelembapan tanah secara optimal, mengingat kebutuhan air yang spesifik pada tanaman jengkol. Dengan menggunakan sensor kelembapan tanah yang terintegrasi dengan mikrokontroler, sistem ini dapat memantau kondisi tanah secara real-time. Data yang diperoleh akan dikirim melaluijaringan IoT ke aplikasi Blynk, memungkinkan pengguna untuk memantau dan mengatur penyiraman dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam menjaga kelembapan tanah, mengurangi pemborosan air hingga 30%, serta meningkatkan hasil jengkol sepi. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola sumber daya air secara lebih efisien dan meningkatkan produktivitas tanaman. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan praktik pertanian yang berkelanjutan dan inovatif dalam budidaya jengkol sepi. Kata Kunci : penyiraman otomatis, IoT, sensor kelembapan,jengkol, pertanian berkelanjutan.
TINAJUAN PUSTAKA : HUBUNGAN BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA PERAWAT Nisa, Khoirotun
MIZANIA: Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2021): MIZANIA Jurnal EKonomi Dan Akuntansi
Publisher : Economics and Business Faculty UNUSIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/mizania.v1i1.470

Abstract

Abstrak Seringkali stres kerja terjadi pada perawat karena beban kerja tidak sepadan dengan kekuatan perawat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Metode study pustaka yang digunakan dalam penelitian ini (Library Review). Tujuan dari literatur review ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat. Jurnal Sinta, Google Cendekia dan Garuda digunakan untuk mengumpulkan artikel tentang pencarian untuk penelitian ini. Berdasarkan kata kunci yang digunakan, peneliti menemukan 100 artikel jurnal. Proses penyariangan kemudian diseleseikan, mengahasilkan 12 artikel jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Menurut temuan literatur, ada hubungan anatara beban kerja dengan stres kerja pada perawat. Yang berarti Beban kerja dapat menyebabkan stres kerja pada perawat. Menurut penelitian ini, dengan jam kerja yang diperpanjang, fisiki yang tidak mendukung dan gaji perwat yang rendah semuanya berkontribusi terhadap munculnya stres kerja pada perawat. Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat Abstract Sometimes work stress occurs in nurses because the burden is not proportional to the strength of nurses in improving the quality of health services. The literature review method used in this research (Library Review). The purpose of this literature review is to see whether there is a relationship between workload and nurse work stress. Journals of Sinta, Google Scholar and Garuda were used to collect articles on search for this research. Based on the keywords used, the researcher found 100 journal articles. The screening process was then completed, resulting in 12 journal articles that met the inclusion criteria. According to the literature findings, there is a relationship between workload and work stress on nurses. Which means the workload can cause work stress on nurses. According to this study, with extended working hours, unsupportive physique and low salary contribute to the emergence of work stress in nurses. Keywords: Workload, Work Stress, Nurse
Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia Yang Efektif Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif (Studi Kasus Pada Kantor Desa Bengkak, Banyuwangi) Nisa, Khoirotun; Khalikussabir, Khalikussabir; Wahyuningtyas, Nanik
E-JRM : Elektronik Jurnal Riset Manajemen E-JRM : Elektronik Jurnal Riset Manajemen Vol. 14 No. 02
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to examine the human resource (HR) planning strategies implemented at the Bengkak Village Office, Banyuwangi Regency, to enhance competitive advantage. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The research results show that HR planning is carried out through procurement, development, and evaluation based on the real needs of the village. The main strengths lie in the support of the village head, communication among staff, and openness to training. Weaknesses lie in budget constraints and unequal competencies. The strategies adopted have been adjusted to external environmental opportunities and threats. In conclusion, strategic HR planning plays an important role in driving excellent and competitive public services. Keywords: HR Planning, Strategy, Competitive Advantage, Village Government.
Skema Saluran Pemasaran Pisang Mas Kirana: Kendala Utama dan Solusi Strategis Rohmandani, Ade Yoga; Nisa, Khoirotun; Hermawan, Fariz Yudha
KUBIS Vol 5 No 01 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bananas are a commodity that continues to experience growth in East Java Province, one of the regions with diverse germplasm in the form of bananas is Lumajang Regency. The marketing aspect is a very important aspect, if the marketing mechanism runs well then all parties involved will benefit. The marketing channel functions as a distributor of producers to consumers, while a good and efficient marketing channel is a marketing channel that has the lowest marketing margin. Mas Kirana bananas have advantages that have been recognized by the government by obtaining a Global GAP (Good Agriculture Practice) certificate from the Dutch Control Union institution in March 2013. This is a special concern so that a marketing channel approach is needed by optimizing added value. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) technique. There are four marketing channels for Mas Kirana bananas in Lumajang Regency, consisting of traditional marketing channels, modern marketing channels, e-commerce marketing channels, and export marketing channels. The shortest marketing channel is the e-commerce marketing channel which is the most efficient channel of the three other channels.
Optimization System Irrigation Using Linear Programs in the D.I. Delta Brantas Region Sidoarjo (Case Study: Dungus Intake) Nisa, Khoirotun; Azmi Dewi Nusantara, Danayanti
UKaRsT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/ukarst.v9i1.6628

Abstract

Global food security is facing challenges due to climate change and increasing water needs for agriculture. One area experiencing these problems is the Dungus intake irrigation area in Sidoarjo Regency, which faces water management due to land use changes and uncertainty of water availability. As a result, the efficiency of water distribution decreases, and agricultural productivity is disrupted, so efforts are needed to optimize the irrigation system. This study aims to optimize the irrigation system in the Dungus Intake Irrigation Area to increase the efficiency of water distribution. This effort is carried out by determining the optimal planting pattern and irrigation water allocation using the linear programming method. This method is applied by considering the mainstay discharge of the Dungus intake, crop irrigation needs, and economic benefits from various cropping pattern scenarios. The results show that the mainstay discharge ranges from 0,479–0,754 m³/sec with an allocation discharge of 2.604 m³/sec. The optimal alternative cropping pattern 3, with a land area of ​​1.890 ha, consisting of rice, corn, and shallots in three planting seasons, produces a maximum profit of Rp 242.087.200.000 per year. This study can develop an irrigation optimization model based on hydrology and economics that can improve the efficiency of water distribution. This irrigation optimization model provides a reference for irrigation managers and farmers in designing better water distribution strategies that can increase agricultural yields and economic profits through more appropriate water allocation and optimal land use.
Pembentukan Karakter Santri Berbasis Pendidikan Pesantren (Studi Kasus Pondok Pesantren Baitun Nur) Masitoh, Dewi; Nisa, Khoirotun
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6758

Abstract

One of the character-building educational institutions is Pondok Pesantren. The words pesantren may often be heard in our ears because there are many pesantren in almost all corners of the country and in particular are very easy to find in the Java region. Usually this pesantren has a leader or caregiver who is usually called a Kyai. The presence of kyai as guardians of integrity, firmness of attitude, character, and ideology of goodness is integrated into the pesantren system, where the firmness of the pesantren and the advice of caregivers are the sources of decision making. Caregivers are magnets for the obedience and submission of the students continuously in the pesantren environment. Pesantren always exist and grow sensibly because they are forged with activities and the surrounding environment that are embedded in the souls of students. The formation of a typical pesantren culture is different from the non-pesantren education system, which includes the values of simplicity, independence, honesty, as well as brotherhood that is still based on the spirit of religion. Pesantren is also an educational institution whose learning system is carried out every day for 24 hours continuously. This pesantren activity from waking up until going to bed aims to shape the character of the students, so that students can be trained in activities that have positive values and discipline. Character building can be integrated into everyday life, both as an intermediary for learning in the classroom or outside the classroom, so that these activities are easier to carry out only in Islamic boarding schools where students can be controlled by a good environment.
Pengaruh Kualitas Layanan, Emosional Marketing dan Spiritual Marketing Terhadap Kepuasan Nasabah Tabungan Nisa, Khoirotun; Sopingi, Imam
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 1 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v1i1.5911

Abstract

Lembaga keuangan syariah (LKS) di Indonesia telah mengalami persaingan yang semakin meningkat tajam. Kondisi ini menjadikan setiap LKS membutuhkan usaha keras untuk mendapatkan dan mempertahankan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan, pengaruh emosional marketing, pengaruh spiritual marketing, terhadap kepuasan, dan mengetahui ke tiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan Instrumen kuesioner yang disebarkan pada 57 nasabah. Uji statistik menggunakan uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan uji Analisis regresi berganda uji T test, F test dan Uji R koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan, emosional marketing dan spiritual marketing masing-masing berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah. Kemudian Kualitas layanan, emosional marketing dan spiritual marketing secara bersama-sama berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan nasabah di KSPPS BMT NU Jombang dengan nilai koefesien determinasi berganda (R-square) 87,8% dan sisanya 12,2% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian.
Evaluasi Kepercayaan Konsumen dalam Pembelian Stiker Label UMKM di Shopee dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM) Nisa, Khoirotun; Krisna, Dany Yudha
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 5 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v5i3.3704

Abstract

Lack of consumer trust can be caused by various factors, such as product quality that does not meet expectations, unsecured transactions, and lack of product information. Therefore, it is necessary to evaluate consumer trust in purchasing MSME label stickers on Shopee using the Technology Acceptance Model (TAM) method to understand the factors that influence consumer trust and purchase intent. This study aimed to analyze various factors that influence consumer trust in purchasing label sticker products from MSMEs on the Shopee platform using the Technology Acceptance Model (TAM) approach. The research approach used was qualitative descriptive, using a literature review method to examine various studies related to consumer trust, online purchasing behavior, and digital marketing. The results showed that consumer trust is influenced by four main factors: store reputation and buyer reviews, product information quality, visual branding through label design, and perceived ease and usefulness of using the Shopee platform. Store reputation and positive reviews build social trust, accurate product information strengthens cognitive trust, and attractive label design builds emotional trust. Perceived ease and usefulness of Shopee also increases consumer confidence and repurchase intention. The TAM model has proven relevant in explaining digital consumer behavior and provides practical implications for MSMEs in developing trust-based marketing strategies in e-commerce.