Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Avoidable Cost Concept on Reducing Production Costs of Refillable Drinking Water Industry SME Rustan, Rustan; Rum, Muh.; Hamkah, Hamkah
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v7i1.811

Abstract

Production costs are related to the determination of selling prices so they need to be controlled to control prices in the market. Production costs affect the level of profitability of the company. The purpose of this study is to exploit the extent to which avoidable costs can be reduced in determining production costs. By making some adjustments to production costs such as making efficiency, the production amount of the company's profitability can increase compared to the production costs that are still high. The research was conducted in several small industry-based refillable drinking water industries in the Moncong Loe Region. The analysis technique used is descriptive quantitative with cost accounting calculation method. The results showed that there is a possibility of avoiding some production costs of the refill drinking water industry. Because ineffective costs can be reduced. Based on the evaluation, it can be seen that the production costs applied so far are still high by the indirect raw material costs used. Indirect labor costs also exist but are still seen as costs for routine work. Thus, production costs can be controlled by avoiding some costs so that the selling price can be reduced.
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON Hamkah, Hamkah; Jakob, Juvrianto C.; Walalayo, Rosmawati
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jhpji.v10i1.7649.65-74

Abstract

Abstract Mountain coral found in Taeno Village, Ambon, is available in abundance and has the potential to be used as a filler for asphalt concrete mixtures. This research aims to determine the potential use of filler material derived from coral rock found in Taeno Village and the effect of coral filler material on the characteristics of the asbuton wearing-course asphalt concrete mixture. This research was carried out by adding filler material, with level content of 0%, 1%, 2%, and 3%, to asbuton wearing-course asphalt concrete with 3 variations of asphalt content, namely 5.0%; 5.5%, and 6.0%. Marshall tests were, then, carried out on the specimens made from the mixture. This research shows that the coral stone filler, which comes from Taeno Village, can be used as a filler for asbuton wearing-course asphalt concrete. From the analysis carried out, it was concluded that the asphalt content of the mixture influences the level of filler that can be added to the mixture. The higher the asphalt content value in a mixture, the higher the optimum filler content that can be added to the mixture. The optimum levels of filler that can be added to mixtures made with asphalt content of 5.0%, 5.5%, and 6.0% are 1.55%, 1.63%, and 1.75%, respectively. Keywords: asphalt concrete; filler; wearing-course; asbuton; coral filler Abstrak Batu karang gunung yang terdapat di Dusun Taeno, Ambon, tersedia melimpah dan berpotensi untuk digu-nakan sebagai bahan pengisi campuran beton aspal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi penggunaan bahan pengisi yang berasal dari batu karang yang terdapat di Dusun Taneo dan pengaruh bahan pengisi batu karang tersebut terhadap karakteristik campuran beton aspal lapis aus Asbuton. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan bahan pengisi, dengan kadar 0%, 1%, 2%, dan 3%, kepada beton aspal lapis aus Asbuton (AC-WCAsb.) dengan 3 variasi kadar aspal, yaitu 5,0%; 5,5% dan 6,0%. Selanjutnya dilakukan pegujian Marshall terhadap benda-benda uji yang dibuat dari campuran tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahan pengisi batu karang, yang berasal dari Dusun Taeno, dapat digunakan sebagai bahan pengisi untuk campuran lapis beton aspal lapis aus asbuton. Dari analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa kadar aspal campuran berpengaruh terdapat kadar bahan pengisi yang dapat ditambahkan dalam campuran. Semakin tinggi nilai kadar aspal pada suatu campuran, semakin tinggi pula kadar bahan pengisi optimum yang dapat ditambahkan pada campuran tersebut. Kadar bahan pengisi optimum yang dapat ditambahkan pada campuran yang dibuat dengan kadar aspal 5,0%, 5,5%, dan 6,0% berturut-turut adalah 1,55%, 1,63%, dan 1,75%. Kata-kata kunci: beton aspal; bahan pengisi; lapis aus; asbuton; bahan pengisi batu karang
Analisis Analisis Tingkat Kenyamanan Rumah Sakit Di Kota Makassar (TIPE A DAN TIPE B) Dengan Konsep Pendekatan Arsitektur Bioklimatik Abdullah, Ashari; Rohana; Sumarni; Hamkah; Ruslan
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i2.67

Abstract

Makassar City has hospitals spread across several sub-districts, with categories of type A-E, but it is unknown whether the currently operating hospitals use the concept of a bioclimatic approach or only meet service standards from the aspect of medical needs. The aims of the study were: to determine the comfort level of the hospital (type A and type B), to formulate a hospital planning strategy with the concept of a bioclimatic approach to buildings through design recommendations. Case research methods (field studies and literature) and descriptive were used in the research. The results and discussion are: Several type A hospitals apply the bioclimatic concept based on an analysis of the level of comfort and service, for example the Wahidin Sudirohusodo hospital for the public, the Tabjuddin Chalid hospital for lepers and the Dadi hospital for mental disorders. Overall, each building has a different analysis and adjusts the comfort of space that is environmentally friendly, and has humanist characteristics towards outdoor space and the environment. Whereas type B hospitals, which apply bioclimatic concepts such as: Awal Bros Hospital, Labuang Baji Hospital, Anak Pertiwi Hospital, each of which has comfort from a unique spatial aspect, adjusts to the level of patient needs, creates good comfort and safety. For the planning strategy for the concept of Bioclimatic Architecture, it is desirable that the shape of the building must be sturdy, have many cavities, facades and the environment that affect the design of the building, the building is more environmentally friendly, comfortable and safe and more efficient in energy use.
Perencanaan Drainase Dengan Mengacu Pada Komponen Efektivitas Drainase Ruas Jalan Hasanudin Kota Ambon Provinsi Maluku Sopaheluwakan, Daniyela C; Hamkah, Hamkah; Tahya, Hendrie
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.648

Abstract

Ruas jalan Sultan Hasanudin – Jendral Sudirman merupakan Ruas jalan Nasional di Provinsi pada ruas jalan ini hanya memiliki satu drainase pada sebelah kanan jalan,hal ini membuat sering terjadinya banjir atau genangan air pada saat terjadi hujan,selain itu dengan adanya pipa saluran air bersih yang ada dalam dainase yang terdapat pada sebelah kiri jalan membuat drainase tidak berfungsi secara baik. Tujuan dari penelitian ini : 1) menentukan efektivitas drainase, 2) menganalisis debit lipasan hujan, 3) merencanakan dimensi penampang saluran, 4) menghitung dampak pertumbuhan penduduk terhadap air buangan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode, 1) pendekatan nilai PCI untuk menentukan nilai evektivitas drainase, 2) Distribusi Gumbel,Distribusi Log Person III untuk menghitung debit curah air hujan, 3) Distribusi Chi – Kuadrat) untuk uji distribusi yang dipilih. Hasil perhitungan menunjukan nilai efektivitas drainase pada ruas jalan Sultan hasanudin adalah 3,berarti dalam konsisi sedang,  curah hujan rencana 226.464 mm dengan pertubuhan penduduk 2.77% per tahun, diperkirakan penduduk batu merah pada 2028 mencapai 83.168 jiwa. Debit limpasan di ruas jalan Sultan Hasanudin 0.040 /detik sedangkan debit saluran  menunjukan bahwa saluran masih mampu menampung debit limpasan.
Rancangan Campuran Beton Admixture Menggunakan Sikagrout 215 New Kamarullah, Ridho Adian; Hamkah, Hamkah; Istia, Penina T
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.660

Abstract

SikaGrout 215 New yang merupakan bahan grouting siap pakai dengan karakteristik tidak menyusut dan waktu kerja yang sesuai dengan temperature lokal. Penggunaan semen Sika Grout 215 New ini dapat memperkecil nilai absorbs dan meningkatkan kuat tekan. penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai perbedaan kuat tekan beton mutu rendah menggunakan SikaGrout 215 pada umur 7 dan 28 hari. Metode yang dipakai untuk pembuatan campuran beton (mix design) menggunakan SNI 03-2834-2000 untuk memperoleh perbedaan kuat tekan beton mutu rendah dengan menggunakan SikaGrout 215 New variasi 0%,0,5%,1%,1,5%. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton yang dibuat menggunakan bahan tambahan sika grout 215 new pada 7 hari perendaman berdasarkan varaisi 0,5% yaitu 11.89 MPa, 1 % yaitu 12.07 MPa dan 1,5% 12.27 MPa dan kekuatan kuat tekan beton yang dibuat menggunakan bahan tambahan sika grout 215 new pada 28 hari perendaman berdasarkan varaisi 0,5% yaitu 18.50 MPa, 1 % yaitu 19.25 MPa dan 1,5% 19.63 MPa dan peningkatan pada 28 hari perendaman yaitu 0,5% 0.39 MPa, 1% 1.14 MPa, 1,5% 1.52 MPa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi pihak-pihak yang ingin menguji kuat tekan beton dengan menggunakan Sikagrout 215 New dengan beberapa variasi.
Penilaian Kondisi Jembatan Berdasarkan Analisis Tingkat Kerusakan dengan Metode Bridge Management System Wattimury, Maria Margaretha; Hamkah, Hamkah; Kumbangsila, Ruben
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 9 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i9.781

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja dan tingkat kerusakan struktur atas pada tiga jembatan di Ruas Jalan Desa Ahuru menggunakan metode Bridge Management System (BMS) yang diintegrasikan dengan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jembatan Way Hoka memiliki LHR 405 kendaraan/jam dengan kondisi rusak berat, sehingga memerlukan rehabilitasi. Sementara itu, Jembatan Way Air Huru (LHR 379 kendaraan/jam) dan Jembatan Way Air Kuning (LHR 206 kendaraan/jam) berada dalam kondisi rusak ringan yang membutuhkan pemeliharaan rutin atau berkala. Berdasarkan temuan ini, Dinas Pekerjaan Umum diharapkan segera melakukan penanganan preventif maupun korektif guna menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan serta mencegah kerusakan struktural yang lebih parah atau keruntuhan total di masa mendatang.
Perencanaan Tebal Perkerasan Jalan Ruas Desa Laha Negeri Lima Kabupaten Maluku Tengah Haikuty, Mathias Theofilus; Hamkah, Hamkah; Jakob, Juvrianto Chrissunday
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 9 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i9.784

Abstract

Jalan merupakan bagian vital dari prasarana transportasi masyarakat, sehingga jumlah mobil yang melewati suatu ruas jalan berpengaruh terhadap daya dukungnya. Daya dukung tanah dasar sangat mempengaruhi kekuatan dan umur konstruksi perkerasan jalan. Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan 2017 pada Ruas jalan baru Laha-Negeri Lima,di Kabupaten Malaku Tengah. Data lalu lintas harian rata-rata yang digunakan adalah data Ruas Jalan Laha – Negeri Lima Kabupaten Maluku Tengah Berdasarkan hasil survei lalu lintas yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu, hari Senin, 15 April 2024, Rabu 17 April 2024, dan Sabtu 20 April 2024 pada dua pos pengamatan TS-1 dan TS-2. Berikut diuraikan dalam tabel-tabel data lalu lintas survei menurut golongan kendaraan hasil survei dari jam 06.00-18.00 WIT  atau selama 12 Jam, yang dibedakan menurut hari survei. Dari hasil uji lab nilai CBR rata-rata yang diperoleh pada jalan Ruas Jalan Laha – Negeri Lima di Kabupaten Maluku Tengah yaitu 8,31% dari hasil perhitungan diperoleh tebal perkerasan lentur pada Ruas Jalan Laha - Negeri Lima di Kabupaten Maluku Tengah yaitu AC-WC = 40 mm = 4 cm, AC-BC = 60 mm = 6 cm, AC Base = 70 mm = 7 cm, LPA Kelas A = 300 mm = 30 cm.
Kajian Etika Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah hamkah, hamkah; Purwanto, Hadi
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i2.182

Abstract

Kajian ini bertujuan menjawab betapa pentingnya etika dasar PBJP dalam upaya pengadaan barang/jasa, dan menjelaskan bagaimana konsekuensi hukumnya apabila etika tidak diikuti oleh pelaku PBJP. Dilakukan dengan metode kajian pustaka yang diuraikan dalam pembahasan menurut etimologi, kemudian kajian dikaitkan dengan regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Perpres No. 16 tahun 2018 beserta Perka LKPP yang relevan dengan etika. Delapan etika dasar dalam pengadaan barang/jasa adalah: 1. Tertib serta bertanggung jawab, 2. Profesional, Mandiri dan Menjaga Rahasia, 3. Tidak saling mempengaruhi, 4. Menerima dan Tanggung jawab, 5. Menghindari conflict of interes, 6. Mencegah pemborosan, 7. Meghindari penyalahgunaan wewenang, 8. Tidak menerima, menawarkan/menjanjikan. Oleh karena itu, etika dasar   menjadi dasar hukum bagi para pihak, dan apabila tidak mengikuti etika dasar dimaksud akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.
EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN MENURUT JENIS KONTRAK hamkah, hamkah; Purwanto, Hadi; Matitaputty, Josephus R.
JURNAL SIMETRIK Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.279

Abstract

Tahapan penting dalam proses pemilihan bagi penyedia barang/jasa pemerintah salah satunya adalah evaluasi dokumen penawaran. Untuk memastikan kesesuaian kuantitas harga penawaran serta kebenaran hitungan RAB dari setiap peserta tender/seleksi, maka Pokja Pemilihan melakukan evaluasi penawaran dan koreksi aritmatika. Kajian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis kontrak terhadap hasil evaluasi penawaran, bila kuantitas pekerjaan yang diajukan oleh peserta tender/seleksi dalam RAB berbeda dengan kuantitas dalam HPS, dan bagaimana pengaruh koreksi aritmatika terhadap nilai penawaran pada evaluasi penawaran. Metode kajian dengan contoh kasus paket pengadaan barang yang datanya diambil dari laporan dokumen pemilihan yang diterima oleh PPK. Koreksi aritmatika dilakukan terhadap semua dokumen penawaran dengan HPS menjadi acuan masing-masing terhadap jenis kontrak lumsum dan kontrak harga satuan menurut Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018. Hasil kajian diketahui bahwa: jenis kontrak mempengaruhi hasil evaluasi penawaran dalam tender pengadaan barang, kuantitas yang berbeda antara RAB dan HPS tidak menyebabkan gugurnya penawaran yang diajukan oleh peserta tender, dan koreksi aritmatik pada evaluasi penawaran, menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak harga satuan, sebaliknya koreksi aritmatika tidak menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak lumsum.
Weighing of Performance Indicator Components National Road Condition Program in Maluku Province Burhanuddin Hasri; Buri Hartanto Susilo; Hamkah Hamkah
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i2.50821

Abstract

The Program Performance Indicator (IKP) stipulated in the Guidelines for the Road and Bridge Sector No.07/P/BM/2021 is an indicator to measure the fulfillment of the level of road network services. The IKP consists of four components where the IKP value is the average value of the four components. The four components of the IKP are unevenness (IRI), pavement surface condition (PCI), remaining pavement life (RSL), and drainage effectiveness with the weight of each component set in the guidelines, namely IRI 60%, PCI 10%, RSL 15%, and drainage effectiveness 15%. The weight can also be adjusted to the specifics of each Center or Province. This study aims to examine the components of IKP in West Papua and West Java Provinces. The research was conducted using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to obtain a ranking of each IKP component. The results of the study were obtained that the weight of the IKP component based on the guidelines could be accepted and applied to the review area, except for the weight of the PCI for Maluku Province where less than 75% of respondents stated that it was appropriate. The weight of the components obtained based on the AHP analysis for the Maluku region is IRI 28%, PCI 27%, RSL 23%, and drainage effectiveness 22%. The results of the study can be considered as a reference for the preparation of component weights for other provinces in Indonesia.