Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI METODE BERCERITA DALAM MENGEMBANGKAN EMPATI ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN Arinah; Ihlas, Ihlas; Muslimin, Muslimin; Roshandel, Heshmat
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 6 No. 1 (2025): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v6i1.3162

Abstract

The background of this research focuses on the importance of developing empathy in early childhood as part of fundamental social skills. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the storytelling method in developing empathy in early childhood 5-6 years by looking at how stories can build emotional understanding, improve the ability to recognize the feelings of others and encourage prosocial behavior in children's daily interactions. The method used in this research is qualitative research with a case study approach that aims to explore the implementation of the storytelling method in more depth. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The data sources were teachers and children involved in storytelling activities at Bani Insan Rabakodo Kindergarten. The data obtained were analyzed using qualitative data analysis techniques with a descriptive approach to describe the implementation process of the storytelling method and its impact on children's empathy development. The results showed that the implementation of the storytelling method at Bani Insan Rabakodo Kindergarten was effective in developing empathy in early childhood. Some of the activities carried out to support this process include the selection of stories relevant to empathy development, interactive and participatory storytelling, the use of visual media and puppets, and role-playing activities. All of these activities not only help children understand and feel the feelings of the characters in the story, but also improve their ability to show empathy towards others in everyday life. Research shows that the storytelling method is effective in developing empathy in children aged 5-6 years. Children are better able to understand the feelings of others and show a caring attitude. The implications of this research encourage educators and parents to use stories as a strategic approach in early childhood social-emotional learning.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 28 KODO KOTA BIMA Kurniati, Henny; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini, dan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, baik melalui teladan perilaku, komunikasi yang positif, pembiasaan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah. Namun, ditemukan pula bahwa tingkat keterlibatan orang tua masih bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak secara berkelanjutan.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 28 KODO KOTA BIMA Kurniati, Henny; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini, dan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, baik melalui teladan perilaku, komunikasi yang positif, pembiasaan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah. Namun, ditemukan pula bahwa tingkat keterlibatan orang tua masih bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak secara berkelanjutan.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 28 KODO KOTA BIMA kurniati, Henny; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini, dan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, baik melalui teladan perilaku, komunikasi yang positif, pembiasaan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah. Namun, ditemukan pula bahwa tingkat keterlibatan orang tua masih bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak secara berkelanjutan.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 28 KODO KOTA BIMA kurniati, Henny; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini, dan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, baik melalui teladan perilaku, komunikasi yang positif, pembiasaan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah. Namun, ditemukan pula bahwa tingkat keterlibatan orang tua masih bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak secara berkelanjutan.
Meningkatkan Kemampuan Spasial Melalui Kegiatan Bermain Bongkar Pasang Puzzle Logika pada Anak Usia Dini di TK Satu Atap Impres Lambu. Lukman, Lukman; Ihlas, Ihlas; Landa, Landa
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan spasial Anak Usia Dini melalui kegiatan bermain bongkar pasang puzzle logika di TK Satu Atap Impres Lambu. Kemampuan spasial merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak yang berkaitan dengan kemampuan untuk memahami, menginterpretasikan, dan memanipulasi objek dan ruang di sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari 30 anak usia 4-5 tahun yang dipilih secara acak. Kegiatan bermain bongkar pasang puzzle logika dilakukan selama 8 minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan spasial yang telah divalidasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan spasial anak setelah mengikuti kegiatan bermain bongkar pasang puzzle logika. Peningkatan ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata post-test yang lebih tinggi dibandingkan dengan pre-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan bermain bongkar pasang puzzle logika efektif dalam meningkatkan kemampuan spasial Anak Usia Dini. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan ini dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan Anak Usia Dini sebagai salah satu metode pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif. Penelitian ini juga memberikan implikasi bagi para pendidik dan orang tua untuk lebih memperhatikan pentingnya permainan edukatif dalam mendukung perkembangan kognitif anak.
Kolaborasi Bhabinkamtibmas dan Lembaga Adat Desa Dalam Upaya Mediasi Tindak Pidana Kekerasan Anak di Desa Karamabura Dompu Soepriadin, Ady; Ihlas, Ihlas; Ilham, Ilham; Hikmah, Hikmah
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v9i1.4156

Abstract

This study aims to analyze the form of collaboration between Bhabinkamtibmas and village customary institutions in mediation efforts against criminal acts of violence against children in Karamabura Village, Dompu Regency. The problem of violence against children that is still rampant at the village level requires a solution approach that does not only rely on formal legal mechanisms, but also considers local wisdom values ​​through customary institutions. This study uses a sociological juridical legal research method, namely an approach that examines law not only as a written norm (law in books), but also as a social reality that lives and develops in society (law in action). Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, involving key informants from Bhabinkamtibmas elements, customary leaders, village officials, and the local community. The results of the study indicate that the form of collaboration that was built was synergistic, where Bhabinkamtibmas acted as a facilitator of state law, while village customary institutions functioned as guardians of local norms and values ​​in society. This collaboration is considered effective in accelerating the case resolution process, reducing the potential for further conflict, and reconstructing social harmony in the village community. However, this study also found a number of obstacles, including differences in perception between formal and customary law, as well as limited human resources and supporting facilities. Based on these findings, it is recommended to strengthen institutional capacity and formulate an integrated mediation mechanism based on the principles of positive law and local culture. Keywords: Collaboration, Bhabinkamtibmas, Customary Institutions, Violence Against Children, mediation, Desa Karamabura Dompu
Studi Yuridis-Empiris Tentang Penegakan Hukum Korban KDRT Oleh Polsek Dompu Permata, Suyandi; Firmanto, Taufik; Ihlas, Ihlas; Hikmah, Hikmah
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v9i1.4171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pelaksanaan penegakan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah hukum Polsek Dompu. Permasalahan yang diangkat berfokus pada efektivitas implementasi hukum, respons institusi kepolisian terhadap korban, serta hambatan struktural dan kultural yang memengaruhi jalannya proses hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis-sosiologis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aparat kepolisian memiliki kesadaran normatif terhadap pentingnya perlindungan korban, praktik di lapangan belum sepenuhnya mencerminkan perlakuan yang berpihak pada korban. Faktor seperti keterbatasan fasilitas khusus, minimnya petugas yang terlatih secara profesional, dan tekanan budaya patriarki menjadi penghambat utama dalam pemenuhan hak-hak korban. Di samping itu, koordinasi antara lembaga penegak hukum dan lembaga pendukung lainnya belum berjalan optimal, sehingga mengakibatkan proses penanganan yang parsial dan tidak terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan kelembagaan, pelatihan berbasis perspektif gender bagi aparat, serta sistem layanan terpadu agar penegakan hukum dapat berjalan secara adil, humanis, dan efektif dalam melindungi korban KDRT. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pembuat kebijakan dan aparat penegak hukum dalam merumuskan strategi penanganan kekerasan dalam rumah tangga yang lebih responsif terhadap korban.
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU Nursah, Nursah; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2651

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 26 LELAMASE KOTA BIMA Rostiana, Rostiana; Ihlas, Ihlas; Muslim, Muslim
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan pendidikan karakter Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Negeri 26 Lelamase, Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter Anak Usia Dini. Faktor-faktor seperti interaksi antara guru dan siswa, fasilitas sekolah, serta kegiatan ekstrakurikuler berkontribusi positif terhadap pengembangan karakter anak. Lingkungan yang kondusif dan dukungan dari seluruh elemen sekolah dapat memperkuat nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan kejujuran. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan lingkungan sekolah yang efektif sangat penting dalam mendukung pendidikan karakter Anak Usia Dini, dan dapat dijadikan acuan bagi pengembangan program pendidikan di tingkat Taman Kanak-Kanak.