Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN 9 PILAR KARAKTER DALAM MEMBANGUN SIKAP PERCAYA DIRI ANAK DI TK NEGERI 05 WOJA Najmah, Siti; Hendra, Hendra; Muslim, Muslim; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran 9 Pilar Karakter dalam membangun sikap percaya diri anak di TK Negeri 05 Woja. Topik ini didasarkan pada pentingnya karakter dan sikap percaya diri dalam perkembangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran 9 Pilar Karakter di TK Negeri 05 Woja memberikan dampak positif terhadap pengembangan sikap percaya diri anak. Pilar-pilar karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati berperan penting dalam membentuk rasa percaya diri anak dalam berinteraksi dan berpartisipasi di lingkungan sekolah. Penerapan metode yang menyenangkan dan melibatkan anak secara aktif juga memperkuat pembentukan karakter tersebut. Temuan penting bahwa, implementasi pembelajaran 9 Pilar Karakter terbukti efektif dalam membangun sikap percaya diri anak di TK Negeri 05 Woja Dompu, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendidikan karakter di tingkat pendidikan anak usia dini. Kata Kunci: 9 Pilar Karakter, Sikap Percaya Diri, Anak Usia Dini, Pendidikan Karakter
ANALISIS KEMAMPUAN ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI TK NEGERI 03 WOJA DOMPU Kartini, Kartini; Mulyadi, Wahyu; Retnoningsih, Retnoningsih; Salam, Agus; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di TK Negeri 03 Woja Dompu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangannya. Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman terhadap perkembangan anak dengan ASD, khususnya dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru pendamping, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak dengan ASD di TK Negeri 03 Woja dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu metode pembelajaran yang diterapkan, peran aktif guru dan pendamping, serta dukungan lingkungan sekitar. Penerapan metode pembelajaran berbasis visual dan multisensori terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ajar. Selain itu, keterlibatan guru dan pendamping dalam membimbing anak-anak dengan sabar dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan sosial mereka. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif memberikan dampak positif terhadap kemampuan adaptasi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa anak dengan ASD memiliki potensi untuk berkembang secara optimal jika diberikan metode pembelajaran yang sesuai, pendampingan yang tepat, serta lingkungan yang mendukung.
IMM DAN PERGERAKAN KEPEMIMPINAN MUHAMMADIYAH DI BIMA Jaya, Irfan; Ihlas, Ihlas
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2534

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan serta konstribusi kader IMM baik dalam lembaga pemerintahan maupun di amal usaha muhammadiya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi dan wawancara berupa lembar pertanyaan (kusioner berisi pertanyaan). Adapun hasil dari penelitian ini adalah kader IMM telah mengambil posisi kepemimpinan di amal usaha muhammadiyah di Bima terhitung 60,7 % dari 30 responden. Di instansi pemerintahan 20 % dari 30 responden. lembaga independen 10 %. lembaga pendidikan terhitung 30 %. organasasi sosial 6,7 %. kesehatan terhitung 3,6%. Kemudian Konsep kepemimpinan yang diterapkan oleh kader IMM sangat berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan yang dijalankan. Serta dampak transformasi kepemimpinan IMM pada pergerakan kepemimpinan dalam mewujudkan misi muhammadiyah memiliki pengaruh positif yang secara konseptual maupun kontekstual 60 % dari 30 responden. Kemudian Tantangan terbesar yang dihadapi dalam proses transformasi kepemimpinan di IMM adalah resistensi anggota terdapat 53,3% dari 30 rensponden. Kemudian hubungan antar IMM dan pergerakan muhammadiyah sangat erat dan saling mendukung
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU Nursah, Nursah; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2651

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 26 LELAMASE KOTA BIMA Rostiana, Rostiana; Ihlas, Ihlas; Muslim, Muslim
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan pendidikan karakter Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Negeri 26 Lelamase, Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter Anak Usia Dini. Faktor-faktor seperti interaksi antara guru dan siswa, fasilitas sekolah, serta kegiatan ekstrakurikuler berkontribusi positif terhadap pengembangan karakter anak. Lingkungan yang kondusif dan dukungan dari seluruh elemen sekolah dapat memperkuat nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan kejujuran. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan lingkungan sekolah yang efektif sangat penting dalam mendukung pendidikan karakter Anak Usia Dini, dan dapat dijadikan acuan bagi pengembangan program pendidikan di tingkat Taman Kanak-Kanak.
Horse Racing: A Traditional Game to Improve Children’s Motor Gross Skill (Ethnopedagogy study on Dompu Tribe) Ihlas, Ihlas; Yufiarti, Yufiarti; Edwita, Edwita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1646

Abstract

Gross motor encompasses all abilities of coordination, flexibelity, and balance. Children are given opportunities to play more energetically activities such us horse racing tradional game. Yet, the study aims to investigate the stages of early childhood Gross motor skill transition using traditional horse racing activities in the Dompu community of Indonesia. This research employs a qualitative approach by ethnographic methods. The research subjects consisted of six young jockeys aged 4-8 years old and seven horse owners. The data were gathered through observation, interviews, and documentation, then analyzed using domain, taxonomic, compound and theme analysis techniques. The researchers found that the child jockeys go through three stages as their gross motor abilities improve and mature. The development of children's gross motor abilities begins with horse cleaning, river riding, and regular training in the horse racing arena. All of these stages are completed by youngsters with supervision of professionals or parents. Past research have shown that horseback riding may be used as a physical motor therapy intervention for children with special needs, such as autism and down syndrome.
The Optimal Integration of Photovoltaic (PV) and Battery Energy Storage Systems in Power Distribution Using Hybrid Flower Pollination and β-Hill Climbing ramadan, m.sahrul; Ihlas, Ihlas; Assalam, Imam Faried; Asri, Andarini; Arief, Ardiaty; Nappu, Muhammad Bachtiar
Jurnal Teknologi Elekterika Vol. 22 No. 2 (2025): Nopember
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/elekterika.v22i2.5805

Abstract

This study discusses the optimization of the placement and capacity of Photovoltaic (PV) and Battery Energy Storage System (BESS) units in the IEEE 33-bus distribution system using the Hybrid Flower Pollination Algorithm (FPA) and β-Hill Climbing (βHC) or HyFPAβHC methods. The primary objective of this research is to enhance the performance of the distribution system by reducing power losses and improving the voltage profile. Based on the optimization results, three PV units with capacities of 749.3 kW, 577.5 kW and 620 kW were optimally placed at buses 8, 13 and 20, respectively, while one BESS unit with a capacity of 1112.4 kW was installed at bus 24. Simulation results indicate that the integration of PV and BESS significantly reduces the total system power losses from approximately 50 kW on several main feeders under the base condition (without Distributed Generation) to below 5 kW after optimization. In addition, the voltage profile improved from a minimum value of 0.92 p.u. to a stable range of 0.98–1.0 p.u. Furthermore, the integration of PV and BESS contributes to mitigating power fluctuations, enhancing energy efficiency, and improving the reliability of the distribution system operation. Therefore, the HyFPAβHC method is proven to be effective in determining the optimal configuration of PV and BESS units to improve the technical performance of electrical distribution systems.
Integrasi Etnopedagogi dan Artificial Intellegence: Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Sukrin, Sukrin; Ihlas, Ihlas
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i1.76

Abstract

Integrasi antara etnopedagogi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal menawarkan pendekatan inovatif yang menyatukan nilai-nilai budaya dengan teknologi modern. Artikel ini membahas potensi etnopedagogi sebagai landasan dalam penguatan karakter dan identitas siswa, sekaligus menggarisbawahi peran AI dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber terpercaya. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi etnopedagogi dan AI dapat meningkatkan relevansi pembelajaran, memperkaya materi berbasis budaya, dan mendukung personalisasi belajar siswa. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan berupa kesenjangan teknologi dan kebutuhan pelatihan guru. Hasil penelitian ini merekomendasikan strategi pembelajaran berbasis AI yang mengakar pada kearifan lokal untuk membangun generasi muda yang kompeten secara global namun tetap berakar kuat pada budaya nasional
Integrating YouTube Digital Media in Early Childhood Education for Introducing Dompu Local Culture Muliati, Cici; Ihlas, Ihlas; Muslim, Muslim
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 1 (2026): Inpress
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i1.16713

Abstract

This study aims to analyze the use of YouTube digital media as a means of introducing the local culture of the Dompu community in early childhood in PAUD Amalia Kreatif. The development of digital technology provides opportunities for early childhood education institutions to utilize audiovisual media in the learning process, especially in introducing local cultural values from an early age. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects include teachers and students at PAUD Amalia Kreatif. The results of the study show that the use of YouTube media can increase children's interest in learning, make it easier for children to understand local cultural elements such as dance, traditional clothing, regional languages, and the traditions of the Dompu people. In addition, audiovisual media helps teachers convey material in a more interesting, interactive, and contextual way. However, the use of digital media still requires teacher assistance so that the content presented is appropriate for the child's age and learning goals. Thus, the use of YouTube can be an effective alternative learning media in introducing local culture to early childhood while supporting the preservation of regional culture.  
Immigration Law: Analysis Of The Application Of Criminal Law Towards Immigration Permit Abuse In Bima NTB Wardin, Wardin; Syamsuddin, Syamsuddin; Ihlas, Ihlas
Law and Justice Vol. 10 No. 2 (2025): Law and Justice
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/laj.v10i2.10645

Abstract

The misuse of immigration permits constitutes a form of legal violation that has the potential to disrupt public order, national security stability, and undermine the integrity of a country’s immigration system. This study aims to comprehensively analyze the application of criminal law to the practice of immigration permit misuse, whether committed by foreign nationals or domestic actors. The main focus of this research is to examine the effectiveness of criminal law norms in the Immigration Law and their implementation in practice, including both juridical and non-juridical obstacles faced by law enforcement officers. The research method used is a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, accompanied by case studies from several relevant court decisions. Data were obtained through literature study and analyzed qualitatively. This research finds a disparity between the legal norms that have been regulated and their implementation in the field. Law enforcement is often hindered by weak inter-agency coordination, limited human resources, and the suboptimal legal instruments in providing a deterrent effect. These findings indicate the importance of reformulating clearer criminal norms as well as strengthening the capacity of immigration institutions and law enforcement officers. The novelty of this study lies in the integrative approach between immigration law and criminal law, which have often been applied sectorally. This research is expected to contribute scientifically to the improvement of immigration policy and the enhancement of the effectiveness of criminal law enforcement against immigration violations in Indonesia. Penyalahgunaan izin keimigrasian merupakan pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mengancam keamanan nasional, dan merusak integritas sistem keimigrasian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan hukum pidana terkait penyalahgunaan izin keimigrasian di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang melibatkan baik warga negara asing maupun pelaku dalam negeri. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji efektivitas norma hukum pidana dalam Undang-Undang Keimigrasian Indonesia beserta implementasinya di tataran praktis, termasuk hambatan yuridis dan non-yuridis yang dihadapi oleh aparat penegak hukum di wilayah Bima. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta didukung oleh studi kasus dari putusan pengadilan setempat yang relevan. Data dihimpun melalui studi kepustakaan yang komprehensif dan dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara norma hukum yang berlaku dan pelaksanaannya di lapangan. Penegakan hukum kerap terhambat oleh lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia, serta instrumen hukum yang belum optimal sehingga gagal memberikan efek jera yang memadai. Temuan ini menyoroti urgensi untuk merumuskan kembali norma pidana yang lebih jelas serta memperkuat kapasitas institusi keimigrasian maupun aparat penegak hukum. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan integratif antara hukum keimigrasian dan hukum pidana dalam konteks wilayah yang spesifik, guna menjawab persoalan regulasi yang selama ini sering kali diterapkan secara sektoral. Pada akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi perbaikan kebijakan keimigrasian serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran keimigrasian di Indonesia.