Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi pada Lansia Riyada, Fauziatul; Amanah Fauziah, Suci; Liana, Nana; Hasni, Dita
Scientific Journal Vol. 3 No. 1 (2024): SCIENA Volume III No 1, January 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i1.137

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan masalah global dan prevalensinya terus meningkat hingga mencapai tingkat mengkhawatirkan. Penyakit ini sering disebut sebagai the silent killer karena penderitanya tidak mengalami keluhan atau gejala, sehingga penderitanya tidak mengetahui bahwa dirinya terkena hipertensi, dan banyak orang baru mengetahuinya setelah terjadinya komplikasi. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia setiap tahunnya terutama pada kelompok usia lanjut. Hal inilah yang mendasari WHO menetapkan salah satu target global penyakit tidak menular adalah menurunkan prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010 dan 2030 (WHO, 2023). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya resiko hipertensi pada lansia. Metode : Metode yang digunakan adalah systematic/literature review. Penelitian dikumpulkan melalui pencarian di Google Scholar dan PubMed yang dipublikasi dari tahun 2019-2023 dengan kata kunci Faktor, Hipertensi, Lansia. 16.100 hasil ditemukan dari Google Scholer dan 959 Hasil ditemukan dari PubMed, dan terdapat 10 jurnal yang sesuai dengan kelayakan. Hasil : Berdasarkan hasil review jurnal yang telah dilakukan, kejadian hipertensi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, usia, genetik, jenis kelamin, konsumsi garam dan lemak berlebih, obesitas, stress, aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol dan kopi. Kesimpulan : Seseorang akan lebih rentan mengalami hipertensi apabila terdapat anggota keluarga dengan riwayat penyakit hipertensi. Selain itu, seseorang yang berusia di atas 65 tahun dan mempunyai penyakit seperti obesitas dan gangguan ginjal juga berisiko lebih tinggi mengalami hipertensi. Ketika seseorang yang telah didiagnosis mengalami hipertensi, orang tersebut harus menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari tatalaksana pengendalian tekanan darah/hipertensi. Faktor risiko hipertensi bisa kita kontrol melalui pola makan dan gaya hidup yang sehat, tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol, serta kurangi konsumsi garam dan lemak.
Efek Diet Ketogenik pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Hermalia, Beni; Salsabilah, Syifa; Jelmila, Sri Nani; Hasni, Dita
Scientific Journal Vol. 3 No. 1 (2024): SCIENA Volume III No 1, January 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i1.138

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus Tipe 2 (DMT2) adalah penyakit gangguan metabolik yang sampai saat ini masih menjadi masalah tertinggi di dunia dan Indonesia. Manajemen pola makan dianggap sebagai komponen penting dalam manajemen diabetes. Diet ketogenik (DK) dilaporkan memberikan efek yang baik dalam penatalaksanaan terapeutik pasien DMT2 dengan memperbaiki parameter glukosa darah, profil lipid dan antropometri, namun pemahaman yang tepat tentang praktik pemberiannya diperlukan agar efektif dalam meningkatkan parameter DMT2. Metode: Metode yang digunakan adalah study literature dengan mereview berbagai jurnal terkait dengan efek diet ketogenic pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2). Pencarian artikel menggunakan 2 database Google Scholar dan Pubmed. Terdapat 10 jurnal teks lengkap dan sesuia kelayakan Hasil: Beberapa hasil penelitian menunjukkan Diet Ketogenic (DK) dapat memberikan dampak positif terhadap perbaikan parameter pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2). Kesimpulan: Berdasarkan hasil review dari 10 artikel dapat disimpulkan bahwa Diet Ketogenik (DK) memiliki perubahan positif pada parameter Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) yaitu pada glukosa darah dan antropometri. Namun pengaruh diet ketogenik terhadap parameter profil lipid tidak selalu memberikan hasil yang baik. Untuk itu diperlukan pengawasan dari tenaga medis/dokter, nutrisionis atau dietesien agar diperoleh pilihan bahan makanan yang baik dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2).
Membangun Kesadaran dan Pemahaman Tentang Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Kota Padang Yulhasfi Febrianto, Budi; Hasni, Dita
Abdika Sciena Vol 1 No 1 (2023): JURABDIKES Volume I No 1, Juni 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v1i1.89

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja di Indonesia menimbulkan kekhawatiran serius karena berdampak merusak pada kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Dampak negatif yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba pada remaja meliputi gangguan kesehatan fisik dan mental, penurunan prestasi akademik, perubahan perilaku, dan risiko terlibat dalam kejahatan atau pergaulan yang tidak sehat. Penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja melibatkan faktor sosial, ekonomi, keluarga, teman sebaya, dan kurangnya pemahaman tentang bahaya narkoba. Remaja yang berada dalam lingkungan yang tidak stabil, menghadapi tekanan sosial yang tinggi, atau terpapar oleh teman sebaya yang menggunakan narkoba rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Kurangnya pemahaman tentang bahaya narkoba dan pendidikan yang tidak efektif juga menjadi faktor yang berperan dalam penyalahgunaan narkoba pada remaja. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan yang komprehensif, termasuk pendidikan yang efektif, dukungan keluarga, pemahaman tentang bahaya narkoba, dan pengembangan kegiatan yang positif dan memotivasi bagi remaja.PKM ini bertujuan untuk Membangun Kesadaran dan Pemahaman tentang Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja di Masjid Rahmatan Lil alamin, Kota Padang. Edukasi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 05 April 2023 pada 25 remaja yang berasal dari SMP dan SMA se-kota Padang di Masjid-Darul-Muttaqin telah berhasil meningkatkan pengetahuan remaja tentang Bahaya narkoba. Pengetahuan remaja yang mengikuti penyuluhan di masjid rahmatan lil alamain telah meningkat. Diharapkan pengetahuan ini dapat meingkatkan kesadaran dan pemahaman remaja untuk mencegah dirinya terjerumus penyalahgunakan narkoba.
Sosialiasi Gangguan Pendengaran pada Pasien di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Triola, Seres; Ashan, Haves; Hasni, Dita; Rafli, Rhandyka; Ayu Hamama Pitra, Dian; Anggraini, Debie
Abdika Sciena Vol 1 No 1 (2023): JURABDIKES Volume I No 1, Juni 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v1i1.90

Abstract

Gangguan pendengaran atau tuli merupakan salah satu masalah yang cukup serius dan banyak terjadi di seluruh negara di dunia. Gangguan pendengaran adalah hilangnya kemampuan untuk mendengar bunyi dalam cakupan frekuensi yang normal untuk didengar . Salah satu penyebabnya adalah pemakaian obat-obat ototoksik seperti streptomisin yang dapat merusak stria vaskularis. Selain tuli konduksi dan sensorineural, dapat juga terjadi tuli campuran. Tuli campuran adalah tuli baik konduktif maupun sensorineural akibat disfungsi konduksi udara maupun konduksi tulang. Pengabdian ini berupa penyuluhan pada semua pasien di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah pada semua usia tentang gangguan pendengaran
EDUKASI POLA MAKAN GIZI SEIMBANG DI BULAN RAMADHAN Hasni, Dita; Jelmila, Sri Nani; Liana, Nana; Ruhsyahadati
Abdika Sciena Vol 1 No 2 (2023): JURABDIKES Volume I No 2, Desember 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v1i2.104

Abstract

kepada tubuh untuk beristirahat khususnya pada organ pencernaan. Selain itu, berpuasa juga memberikan kesempatan tubuh untuk proses detoksifikasi dan regenerasi sistem imun. Pada saat berpuasa, terjadi perubabahan pola hidup seperti perubahan pola makan dan tidur yang dapat mempengaruhi kebugaran tubuh. Kurangnya pengetahuan mengenai pola makan yang baik selama berpuasa menjadi faktor yang dapat mempengaruhi kebugaran tubuh dalam melaksanakan ibadah ramadhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pola makan yang baik selama menjalani ibadah puasa ramadhan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 05 Maret 2023 di Masjid Rahmatan Lil’alamin Kota Padang. Kegiatan dihadiri oleh 20 orang peseerta yang merupakan ibu-ibu majlis taklim. Kegiatan ini telah berhadil meningkatkan pengetahuan peserta tentang pola makan dengan gizi seimbang pada bulan ramadhan. Diharapkan pengetahuan ini dapat diterapkan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari agar tetap fit dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan.
Edukasi Perihal Bahaya NAPZA bagi Kesehatan dan Perkembangan Intelektual Anak Usia Sekolah Yulhasfi Febrianto, Budi; Hasni, Dita; Tri Septiana, Vina; Nani Jelmila, Sri; Munandar, Irsal
Abdika Sciena Vol 2 No 1 (2024): JURABDIKES Volume 2 No 1, Juni 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v2i1.140

Abstract

NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) menjadi masalah serius di kalangan remaja di Indonesia. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya NAPZA di kalangan anak usia sekolah melalui kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Rahmatan Lilalamin, Padang. Melalui ceramah, diskusi interaktif, dan kuiz edukatif, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya NAPZA. Evaluasi menunjukkan bahwa 95% peserta memahami jenis-jenis NAPZA dan efek negatifnya terhadap kesehatan fisik dan mental. Penyuluhan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA
Hubungan Asupan Kalium dengan Hipertensi pada Perempuan Etnis Minangkabau Usfa, Marwanda Da; Hasni, Dita; Birman, Yuliza; Febrianto, Budi Yulhasfi
Jurnal Gizi Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Gizi UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jg.12.2.2023.52-63

Abstract

Background : Hypertension is a blood pressure disease, where there is an increase in systolic (≥140 mmHg) and/or diastolic (≥ 90 mmHg) blood pressure quickly or slowly. Objective : This study aims to determine the relationship between potassium intake and the incidence of hypertension in inangkabau ethnic women. Methods : This research is a type of analytical research with a case control research design. The population in this study were all Minangkabau ethnic women who suffered from hypertension who went to the Air Padang Children's Health Center, with 114 samples that met the inclusion and exclusion criteria. Bivariate and univariate data analysis is presented in the form of frequency distribution and percentage, and the data is processed using the SPSS program. Result : This study showed that as many as 112 people (98.2%) of Minangkabau ethnic women with less potassium intake, and 2 people (1.8%) with adequate potassium intake. The average potassium intake in the hypertensive women group was 855.0146 mg, while the nonhypertensive women group was 1699.5777 mg. Hypertensive women have an average systolic blood pressure of 151.44, while a diastolic blood pressure of 92.09. Women without hypertension had an average systolic blood pressure of 111.49, while a diastolic blood pressure of 76.93. Less potassium intake was found in the hypertensive women group, namely 57 people (100%) compared to the nonhypertensive women group, namely 55 people (96.5%). Conclusion : There is no significant relationship between potassium intake and blood pressure in Minangkabau ethnic women.  Keywords: Hypertension, Potassium, Minangkabau
Asupan Magnesium, Kalsium dan Vitamin D dengan Premenstrual Syndrome Jelmila, Sri Nani; Hasni, Dita; Liana, Nana
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1031

Abstract

Premenstrual sindrom (PMS) sering terjadi pada fase luteal siklus menstruasi pada wanita usia subur. PMS memberikan dampak terhadap produktivitas, kesehatan mental dan kualitas hidup penderitanya. PMS dapat mempengaruhi prestasi belajar pada mahasiswi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan asupan magnesium, kalsium dan vitamin D dengan premenstrual sindroma. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan design cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 100 orang yang merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Sampel diambil secara consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini didapatkan 62% responden dengan asupan magnesium kurang, 93% responden dengan asupan kalsium kurang, 94% responden dengan asupan vitamin D kurang dan 69% responden mengalami PMS ringan. Hubungan asupan magnesium dengan PMS didapatkan nilai p=0,48, hubungan asupan kalsium dengan PMS didapatkan nilai p=0,86 dan hubungan asupan vitamin D dengan PMS didapatkan nilai p=0,72. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar responden dengan asupan magnesium, kalsium dan vitamin D kurang. Responden terbanyak mengalami PMS ringan. Tidak terdapat hubungan asupan magnesium, kalsium dan vitamin D dengan PMS.
Skrining Status Gizi dan Edukasi Nutrisi untuk Kesehatan Reproduksi Remaja di Pesantren Putri Al-Fallah Kota Padang Jelmila, Sri Nani; Ajisman, Ruhsyahadati; Hasni, Dita; Liana, Nana; Helmizar, Roland; Triyana, Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.518

Abstract

Pemenuhan nutrisi di masa remaja sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang akan berpengaruh terhadap kehidupan di masa yang akan datang. Kegiatan skrining status gizi dan edukasi nutrisi yang dilakukan di Pesantren Putri Al-Fallah, Kota Padang, Sumatera Barat, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang, khususnya bagi kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi skrining status gizi berdasarkan BMI dan LILA pada 50 santriwati Pondok Pesantren Al-Fallah, disertai edukasi nutrisi seimbang dan diskusi interaktif. Hasil skrining menunjukkan 56% santriwati memiliki status gizi normal, 22% kurus, 18% kelebihan berat badan, dan 4% obesitas. Rerata LILA 25,74 cm berada pada kisaran normal. Edukasi nutrisi memberikan pemahaman tentang hubungan antara status gizi dan kesehatan reproduksi. Kesimpulan kegiatan ini adalah status gizi berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi, penting memenuhi nutrisi seimbang di pesantren.
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Pesantren Al-Falah Padang Febrianto, Budi Yulhasfi; Septiana, Vina Tri; Jelmila, Sri Nani; Hasni, Dita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.638

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di antara santri merupakan hal yang penting untuk meningkatkan kesehatan di linkungan Pondok pesantren. Hal ini mencakup perihal kebersihan diri, sanitasi, gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan mental. Implementasi PHBS di pondok pesantren juga memiliki dampak positif pada kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan sosial santri. Identifikasi masalah pada pondok pesantren Al-Falah Kota Padang mencakup kurangnya kesadaran, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta kekurangan pengetahuan tentang gizi seimbang. Fokus pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran PHBS para santri, dan meningkatkan pengetahuan gizi di pondok pesantren dengan metode penyuluhan dan tanya jawab yang interaktif menggunakan power point. Tampak antusiasme para santri dalam proses penyampaian materi dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan terdapat peningkatan kesadaran pentingnya berprilaku hidup bersih dan sehat yang bisa diaplikasikan sehari-hari oleh para santri. Kesimpulan kegiatan ini adalah penyuluhan membantu meningkatkan pengetahuan tentang PHBS secara subjektif.