Claim Missing Document
Check
Articles

PSIKOEDUKASI PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA UNTUK MEMBANGUN RELASI PACARAN YANG SEHAT Agustin, Ardianti; Zuroida, Aironi; Anugrahani, Dinda Alfika; Femilia, Rahma Egi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2375

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dalam rangka memberikan psikoedukasi terkait pendidikan seksualitas pada remaja khususnya pada siswa-siswi SMA. Permasalahan yang dihadapi Dimana kesadaran akan pendidikan seksualitas dapat membantu mencegah perilaku-perilaku beresiko yang rentan terjadi pada remaja. Solusi yang ditawarkan Tujuan dari psikoedukasi adalah siswa-siswi mendapat informasi terkait pendidikan seksualitas, Psikoedukasi ini menekankan pacaran yang sehat dan terhindar dari toxic relationship. Adapun psikoedukasi ini terkait pencegahan,pemahaman pacaran yang sehat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi Edukasi tentang Pendidikan seksual remaja. Target Luaran dari program ini adalah 1) Publikasi Ilmiah pada prosiding dalam Seminar Nasional PKMcsr; 2) Video Kegiatan PKM; 3)Publikasi Media Masa; 4). Hasil evaluasi dari kegiatan tersebut materi sangat relevan dengan kebutuhan remaja dan penting untuk dilakukan berkelanjutan dengan memberikan sarana diskusi antara remaja dengan konselor. Selain itu, diperlukan adanya seminar parenting terkait edukasi dapat dimulai dari rumah.
PPM PROGRAM PERENCANAAN KARIR PADA SISWA DI SMA WIJAYA PUTRA Zuroida, Aironi; Grahani, Firsty Oktaria; Kusnadi, Starry Kireida; Firnanda, Fikri Ardiansya; Sabila, Tutus Risda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2376

Abstract

SMA Wijaya Putra merupakan salah satu Sekolah Swasta yang berada di Surabaya Barat. Dari hasil FGD serta wawancara yang dilakukan dengan Guru BK SMA Wijaya Putra, diketahui bahwa permasalahan mitra pada siswa terutama kelas XII yang akan lulus banyak siswa yang mengalami kebingungan dalam merencanakan karir, memilik untuk langsung bekerja atau kuliah setelah lulus SMA. Sejauh ini siswa SMA Wijaya Putra masih kurang memiliki pemahaman akan pentingnya menyusun jenjang karir, kurang memiliki self awareness terkait pentingnya menyusun jenjang karir sejak dini. Hal ini disebabkan pula oleh Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai jenis karir. Belum jelas dalam hal memilih karir yang tepat sesuai dengan minat dan bakat, dan belum memiliki informasi secara detil mengenai karir yang diminati, sehingga berdampak pula kepada kurangnya aksi terkait penyusunan/goal setting akan perencanaan karir. Berangkat dari permasalahan yang ada, solusi yang ditawarkan adalah sebagai berikut : (i) Memberikan Psikoedukasi berkaitan dengan pengembangan karir; (ii) Memberikan psikoedukasi mengenai jenis-jenis karir dan potensi karir yang ada di dunia kerja; (iii) Siswa dapat mengetahui minat dan potensi dibantu dengan instrument tes minat dan bakat; (iv) Memberikan pemahaman kepada siswa agar tumbuh Self awareness terkait pentingnya perencanaan karir; (v) Siswa diminta untuk membuat perencanaan karir jangka pendek. Metode yang digunakan adalah dengan Psikoedukasi dan pendampingan.
Forgiveness Dan Fatherless Pada Remaja Korban Toxic Relationship Zuroida, Aironi; Agustin, Ardianti
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 1 (2025): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v9i1.9102

Abstract

Adolescence is an emotionally challenging period, with adolescents often facing unstable feelings and erratic behavior patterns. The adolescent phase is characterized by intense peer and romantic relationships, which are often the main focus of their lives, usually leading to toxic relationships. The phenomenon of Fatherlessness, the absence of a father figure, can exacerbate the emotional impact, especially on girls, who tend to have difficulties in building healthy relationships. This study shows that Forgiveness plays an important role in helping adolescent victims of toxic relationships reduce the negative impact of Fatherlessness. The Forgiveness process allows individuals to let go of feelings of resentment and build better self-control. The method used in this study is a quantitative approach with a purposive sampling technique and data collection through Forgiveness and Fatherless scale questionnaires. The results showed a significant relationship between the level of Forgiveness and Fatherlessness, which has implications for improving adolescents' emotional well-being and their ability to move out of harmful relationships.
The Role of Self-Esteem in Responding to Dating Violence: A Case Study of Dating Violence Victims Nur Irmayanti; Fristy Oktaria Grahani; Aironi Zuroidah
Proceeding of the International Conference on Social Sciences and Humanities Innovation Vol. 1 No. 1 (2024): June : Proceeding of the International Conference on Social Sciences and Humani
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/icsshi.v1i1.13

Abstract

This study aims to analyze the impact of self-esteem (HD) on dating violence (DV) using simple linear regression analysis. The results show that there is a significant relationship between HD and DV, with an unstandardized regression coefficient of 0.992, meaning that every one-unit increase in HD is expected to cause a 0.992-unit increase in DV. Although this relationship is statistically significant, the correlation coefficient (R) of 0.310 indicates that the effect of HD on DV is relatively weak. This suggests that while there is a positive relationship between the two variables, the strength of the relationship is not substantial enough to have a major impact on DV. Previous research also shows similar findings, where the relationship is significant but weak. A limitation of this study lies in the use of a simple linear regression model that includes only one independent variable. Therefore, further research using multiple regression models is recommended, incorporating additional variables that may have a greater impact on DV. This study provides an initial understanding of the relationship between self-esteem and dating violence, but further development is needed to strengthen the findings.
Terapi Forgiveness untuk Meningkatkan Optimisme Anak yang Berhadapan dengan Hukum Zuroida, Aironi; Irmayanti, Nur
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.185 KB) | DOI: 10.29080/jpp.v10i2.245

Abstract

Anak yang berhadapan dengan hukum ditempatkan di rumah tahanan dan itu membuat mereka merasa tidak berdaya dan pesimis menghadapi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan Forgivness Therapy terhadap tingkat optimisme anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Sejumlah anak yang berhadapan dengan hukum di bawah naungan UPT Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putera (PRSMP) Surabaya dilibatkan dalam penelitian ini. Design penelitian eksperimen menggunakan teknik sampling jenuh dengan mengambil semua populasi yang ada. Semua populasi akan diberi pelatihan Forgivness Therapy dan akan diukur tingkat optimisnya menggunakan skala optimisme. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian nununjukkan ada perbedaan nilai optimisme pada anak yang berhadapan dengan hukum ABH sebelum dan sesudah diberikan terapi forgiveness. Dengan kata lain terapi forgiveness dapat dianggap efektif untuk meningkatkan optimisme pada ABH.
Penerimaan Diri dan Psychological Well Being (PWB) Pada Remaja Penyandang Tunarungu Kusnadi, Starry Kireida; Zuroida, Aironi; Purwaningtyas, Fifin Dwi; Nurlaily, Lutfiana; Valentina, Natasha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17148

Abstract

Penelitian in imempunyai tujuan guna melihat korelasi penerimaan diri dengan psychological well being (PWB) pada remaja penyandang tunarungu. Tunarungu memiliki hambatan dalam perkembangan sosial, komunikasi, bahasa, serta emosi. Melalui hambatan itu seseorang yang mengalami tunarungu wajib dapat berdamai dengan kondisi, perihal ini mempunyai arti wajib bisa menerima dirinya. Banyak remaja tunarungu yang marah dan malu dengan kondisinya yang tidak bisa mendengar. Mereka merasa tidak menarik, apalagi dengan alat bantu dengar yang digunakan menyebabkan mereka tidak percaya diri, pesimis dengan masa depannya dan enggan berinteraksi sosial. Hal ini menunjukkan bahwa remaja tunarungu merasa sulit untuk menerima kondisinya sehingga tidak sejahtera secara psikologis. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data memakai skala penerimaan diri serta skala psychological well being (PWB). Subjek penelitian ini remaja penyandang tunarungu 12-18 tahun. Temuan uji korelasi pearson menampilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000<0,05 mempunyai arti terdapat keterkaitan yang signifikan diantara penerimaan diri dengan PWB pada remaja penyandang tunarungu.
Gambaran Ketergantungan Emosional Dan Harga Diri Pada Korban Kekerasan Dalam Pacaran: Sistematik Review Irmayanti, Nur; Zuroidah, Aironi
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterkaitan emosional, harga diri, dan pengalaman kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber relevan. Data dikumpulkan melalui pencarian literatur di database elektronik seperti PubMed, PsycINFO, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci seperti "dating violence", "emotional dependency", "self-esteem", "intimate partner violence", "psychological impact", dan "adolescents". Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui identifikasi tema, sintesis informasi, dan evaluasi kritis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa korban kekerasan dalam pacaran sering mengalami keterkaitan emosional yang kuat dengan pelaku, yang diperkuat oleh rasa cinta, ketergantungan emosional, dan harapan akan perubahan pelaku. Ketergantungan emosional ini memperkuat siklus kekerasan dan menyulitkan korban untuk mengakhiri hubungan berbahaya. Kekerasan dalam pacaran juga berdampak signifikan pada harga diri korban, yang sering merasa tidak berharga, tidak berdaya, dan mengalami penurunan rasa percaya diri. Harga diri yang rendah menghambat korban untuk keluar dari hubungan yang penuh kekerasan. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi yang mencakup dukungan emosional, penguatan harga diri, dan edukasi tentang hubungan sehat.
Mindfulness as A Strategy for Emotion Regulation in Fatherless Adolescents Ardianti Agustin; Firsty Oktaria Grahani; Aironi Zuroida; M.Reza Rahmadian; Vidi Yuliana Sari
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v15i1.25283

Abstract

Adolescents experiencing father absence (fatherless) are vulnerable to difficulties in managing emotions and have a higher risk of mental health disorders, such as anxiety and depression, due to the loss of a significant figure in the emotional learning process. Mindfulness refers to non-judgmental awareness of present-moment experiences that serves as a protective factor in helping individuals manage emotions adaptively. This study aims to examine the effect of mindfulness on emotion regulation among fatherless adolescents. A quantitative approach with a correlational design was applied to 100 fatherless adolescents aged 15–18 years selected through purposive sampling technique with the criteria of not living with their biological father for at least the past three years. Data were collected using the Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) and the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Simple linear regression analysis using IBM SPSS Statistics version 25 showed that mindfulness had a positive and significant effect on emotion regulation (p < 0.05; R² = 0.310), with an effective contribution of 31%. These findings confirm mindfulness as a protective factor that strengthens the ability of fatherless adolescents to manage emotions adaptively. The implications of this research recommend the integration of mindfulness-based interventions in school counseling services and social assistance programs, as well as encourage longitudinal research to examine the effectiveness of such interventions and explore other factors contributing to emotion regulation in this vulnerable population.
PENGUATAN KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA UNTUK MEMBANGUN SINERGI PENDIDIKAN ANAK Aironi Zuroida; Starry Kireida Kusnadi; Nur Fahriya Salsabila; Bayu Andriyani Wahyu L.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2747

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMP Mujahidin Surabaya sebagai upaya menjawab tantangan rendahnya keterlibatan orang tua, kesulitan komunikasi guru dengan wali murid, serta belum adanya mekanisme deteksi dini permasalahan siswa. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya penguatan karakter di rumah, kurangnya pemantauan perkembangan, dan tidak teridentifikasinya secara awal siswa dengan masalah akademik maupun perilaku. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas orang tua dan guru serta menghadirkan sistem deteksi dini yang membantu sekolah dalam memetakan kebutuhan siswa. Metode pelaksanaan mencakup tiga bentuk solusi, yaitu edukasi parenting untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan peran mereka dalam pendidikan anak, pelatihan komunikasi efektif bagi guru dalam membangun kolaborasi dengan wali murid, serta penerapan instrumen screening berbasis Google Form yang diolah melalui Excel guna memetakan siswa yang membutuhkan tindak lanjut konseling. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua melalui evaluasi kuesioner, peningkatan keterampilan komunikasi guru melalui refleksi pasca pelatihan, serta teridentifikasinya siswa dengan masalah akademik maupun perilaku, sebagian direkomendasikan untuk layanan konseling. Program ini memperkuat kapasitas sekolah, guru, dan orang tua sekaligus menghadirkan mekanisme deteksi dini yang berpotensi dikembangkan lebih sistematis.
PENINGKATAN KAPASITAS DALAM PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSIF TK DWP KARANGAN CERME Starry Kireida Kusnadi; Aironi Zuroida; Yusi Nur Asri; Bayu Andriyani Wahyu L.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2749

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Karangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan inklusif di tingkat PAUD. Berdasarkan asesmen awal, ditemukan tiga permasalahan utama, yaitu terbatasnya pengetahuan guru dalam mengidentifikasi dan menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), rendahnya pemahaman orang tua terhadap tumbuh kembang anak, serta minimnya media stimulasi yang mendukung perkembangan anak. Dari 101 peserta didik, tercatat 3 anak terdiagnosa speech delay dan lebih dari 10 anak terindikasi ABK. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga bentuk intervensi. Pertama, edukasi dan diskusi dengan guru mengenai penggunaan alat skrining perkembangan anak, yang meningkatkan keterampilan guru dalam mengenali tanda awal ABK. Kedua, penyuluhan bagi orang tua yang mendorong pemahaman lebih baik tentang pola asuh dan pendampingan anak, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan guru. Ketiga, pemberian alat stimulasi edukatif yang dapat digunakan untuk melatih motorik, konsentrasi, serta pemahaman bahasa anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas guru dalam deteksi dini, bertambahnya kesadaran orang tua terhadap kebutuhan anak, serta tersedianya media stimulasi yang bermanfaat untuk mendukung pembelajaran inklusif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi sekolah dan keluarga guna mewujudkan layanan pendidikan yang lebih ramah bagi ABK.