Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN METODE CAKAP TANGGAP PADA SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 3 PLERED KABUPATEN CIREBON TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Yusup, Yusup
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.142 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk meningkatan kemampuan berbicarasiswa dengan menggunakan metode cakap-tanggap di SMPN 3 Plered.Penggunaan metode cakap tanggap didasari oleh prinsip bahwa guru mengajarkanbahasa Indonesia sebagai sebuah keterampilan. Keterampilan dalam mengajardapat dilihat dari kemampuan peserta didik dalam menangkap materi yangdisampaikan oleh guru. Penelitian ini akan menggunakan data yang kemudiandianalisis dengan menggunakan teknik tabulasi dengan kuantitatif berdasarkanhasil tindakan yang dilaksanakan setiap siklus. Hasil tindakan pada setiap siklusdibandingkan dengan hasil tes awal untuk mengetahui persentase peningkatanketerampilan siswa kelas IX D SMPN 3 Plered dalam menceritakan pengalamanyang mengesankan. Hasil observasi menunjukkan kenaikan yang cukup signifikandalam keberanian dan minat siswa untuk melakukan praktik berbicara demikianjuga keterampilan siswa dalam membangun dan mengungkapkan ide. Secara nyatametode cakap tanggap sehingga mengasah keterampilan dalam menyusun gagasan,membangun ide, mengorganisasikan pendapat dan keterampilan dalam kreatifitasberbahasa. Hasil observasi dari 3 tahap dan wawancara dengan siswamenunjukkan pembelajaran dengan metode cakap tanggap dapat mempercepatkemampuan dan meningkatkan keberanian siswa dalam mengungkapkanpendapatnya.Kata Kunci: Kemampuan Berbicara dan Metode Cakap Tanggap
PEMANFAATAN MEDIA TELEVISI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IX E SMP NEGERI 3 PLERED TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 Yusup, Yusup
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.138 KB)

Abstract

Masalah berbicara bukan saja dialami oleh manusia sejak lahir, namun juga bisa dialami oleh seseorang dalam usia tertentu. Permasalahan yang berbeda dihadapi oleh seseorang dengan porsi yang berbeda juga. Pada usia remaja, masalah yang dihadapi dalam berbicara adalah masalah dalam mengemukakan pendapat. Misalnya pada kasus siswa SMP Negeri 3 Plered, yang kurang mampu berbicara untuk mengemukakan gagasan secara sistematis, penggunaan dan pilihan kata yang tidak tepat, bahkan beberapa tidak berani berbicara. Artinya masalah yang dihadapi oleh remaja adalah pada tataran masalah retorika. Berbagai strategi telah dilakukan dalam meningkatkan kemampuan retorika dalam berbicara seorang remaja, namun dari strategi yang dilakukan belum sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, penulis merasa penelitian ini layak dilakukan, yakni dengan memangangkat judul tentang pemanfaatan media televisi dalam meningkatkan kualitas retorika atau kemampuan remaja dalam berbicara. Untuk mengumpulkan data, pelaksanaan penelitian ini disertai dengan pengamatan, diskusi, dan evaluasi. Dari hasil penelitian, data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis dengan metode deskriptif. Sementara evaluasi dilakukan untuk memberikan penilaian terhadap hasil penilaian serta ketuntasan setelah dilakukan pemanfaatan. Oleh karena itu, dari hasil penelitian yang dilakukan, maka peneliti mendapatkan kesimpulan bahwa pemanfaatan media televisi dapat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara remaja. Namun hal tersebut perlu dilakukan dengan penerapan yang tepat. Adapun penerapan yang dilakukan adalah; 1). Membuat persiapan pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa untuk menonton dan menyimak televisi yang sesuai minatnya, kemudian setelah itu siswa berusaha mengungkapkan dengan mengulangkan bahasa yang disampaikan dengan caranya sendiri, 2). Memberikan pengetahuan dari hasil pengalaman kepada siswa terkait dengan teknik penyampaian, 3). Materi yang disampaikan agar variatif sehingga proses pembelajarannya tidak monoton dan membosankan, 4). Membuat catatan-catatan garis besar terkait apa yang akan dibicarakan atau disampaikan, sehingga melalui catatan tersebut siswa dapat berbicara secara sistematis, 5). Diberikan waktu tanya jawab dan menanggapi materi pembelajaran. Tahapan tersebut tentu dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam gaya berbicara atau kemampuan retorikanya. Kemudian, selain itu juga melalui tahapa tersebut siswa akan menambah kemampuan menyimaknya, mengingat dua kegiatan tersebut selalu berkaitan. Kata Kunci: Media Televisi, Kemampuan Berbicara