Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Adopsi Teknologi Telemedicine pada Tenaga Kesehatan Andriani, Rika; Nisaa, Arifatun
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 11, No 2 (2023): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v11i2.518

Abstract

AbstractTelemedicine is a remote healthcare service over health information technology infrastructure. Telemedicine can increase the efficiency and effectiveness of healthcare services. The challenge to using telemedicine is the low adoption rate. Preliminary studies on health workers in Central Java showed that only 21% of health workers provided telemedicine. The reasons were health care facilities where they worked did not have telemedicine services (58%), they did not know how to use telemedicine (21%), limited telemedicine services (21%), and inadequate facilitating conditions (19%). This study aimed to identify health workers’ perceptions related to the adoption of telemedicine. A cross-sectional survey was conducted through an online questionnaire to collect research data. The sample was 87 health workers using telemedicine who were selected with consecutive sampling techniques. The research instrument was a structured questionnaire. Data analysis was performed with descriptive statistical analysis. Findings showed that most health workers responded positively to the adoption of telemedicine to usefulness, satisfaction, ease of use, and reliability. The majority of negative responses were in the effectiveness of telemedicine, i.e., they can’t see patients like in a face-to-face consultation, they can not talk to the patient easily, and telemedicine can not provide specific health services. The majority of negative responses were also in the reliability of telemedicine, i.e., telemedicine did not give clear error messages to fix problems, and telemedicine was not the same as an in-person visit.Keywords: telehealth, telemedicine, health workersAbstrakTelemedicine merupakan pelayanan kesehatan jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk memberikan konsultasi dan perawatan pasien. Layanan telemedicine dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan. Tantangan terbesar pemanfaatan telemedicine adalah tingkat adopsi yang rendah. Studi pendahuluan di Jawa Tengah menunjukkan hanya 21% tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan melalui telemedicine. Alasan responden tidak memberikan pelayanan telemedicine karena fasilitas pelayanan kesehatan tempat bekerja tidak ada layanan telemedicine (58%), tidak mengetahui cara menggunakan (21%), pelayanan telemedicine terbatas (21%), dan fasilitas pendukung tidak memadai (19%).Studi inibertujuan mengidentifikasi persepsi tenaga kesehatan terkait adopsi telemedicine. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional survey. Sampel penelitian adalah 87 tenaga kesehatan yang menggunakan telemedicine yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling.   Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey secara daring. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tenaga kesehatan menunjukkan respon positif terhadap adopsi teknologi telemedicine yang dilihat dari aspek kegunaan (usefulness), kepuasan (satisfaction), kemudahan penggunaan (ease of use), dan kehandalan (reliability). Mayoritas respon negatif pada aspek efektivitas (effectiveness) yaitu tidak dapat melihat pasien seperti bertemu langsung, tidak dapat berbicara kepada pasien dengan mudah, dan telemedicine tidak dapat melakukan pelayanan kesehatan yang diinginkan. Mayoritas respon negatif juga berada pada aspek kehandalan (reliability) yaitu telemedicine tidak memberi pesan kesalahan secara jelas dan memberi tahu cara memperbaiki masalah serta kunjungan yang diberikan melalui telemedicine tidak sama dengan kunjungan langsung. Kata kunci : telehealth, telemedicine, tenaga kesehatan
ANALISIS IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS KERJA DI RSJD DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA Alfitasari, Arum; Andriani, Rika; Pertiwi, Julia
Jurnal Infokes Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v15i1.4778

Abstract

Rekam medis elektronik (RME) adalah penerapan teknologi informasi dalam sistem rekam medis yang menggantikan sistem manual menjadi lebih efektif dan efisien. Implementasi RME di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta belum sepenuhnya meningkatkan efisiensi kerja petugas. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan RME dengan peningkatan efektivitas kerja di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel pada penelitian 375 orang dipilih dengan metode purposive sampling dengan berbagai macam profesi pengguna RME. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup terdiri dari 22 pertanyaan valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji rank spearman yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas data dengan hasil p<0,05 yaitu 0,23 menunjukkan data didistribusi tidak normal. Hasil analisis menunjukkan nilai p= 0,000 dan r= 0,691. Hal ini berarti terdapat korelasi signifikan dengan arah hubungan positif yang kuat. Hasil studi tersebut menunjukkan perlu adanya sistem pencoretan dan tanda tangan elektronik, RME yang kompatibel dan fleksibel, staf medis, administrasi, TI, serta manajemen rumah sakit dilibatkan saat proses pemilihan dan pemasangan sistem untuk meningkatkan interoperabilitas dan fleksibilitas mencegah kegagalan sistem
Utilization of Android-Based Applications for Young Women In Dealing with Dysmenorrhea Igiany, Prita Devy; Alfitasari, Arum; Andriani, Rika; Pertiwi, Julia; Nisaa, Arifatun
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i1.6386

Abstract

Menstruation is a natural process that all adolescent girls experience. However, many young women feel uncomfortable or experience dysmenorrhea during this time. The main issues surrounding this topic are the lack of information about dysmenorrhea, the underutilization of android applications, and the lack of training on how to use these applications for health purposes, specifically for dysmenorrhea. To address these problems, the proposed solutions include increasing awareness and understanding about dysmenorrhea and providing training on how to use android applications for health, specifically for dysmenorrhea. The goal of this activity is to utilize android-based health applications, such as menstrual cycle reminder apps, to help adolescent girls manage dysmenorrhea and continue with their daily activities. This activity was conducted with 410 students from MTS Negeri 1 Boyolali in grades VII and VIII. The implementation of this activity involves several stages, including socialization, training, technology application, mentoring, evaluation, and planning for program sustainability. The partners' knowledge and understanding were evaluated by comparing pretest and posttest results, which showed an average score increase of 26.2 from 58.18 to 84.34. The students' enthusiasm for participating in the activity was also high, as evidenced by their active participation and application of the knowledge gained. The follow-up plan that will be carried out based on the results of community service includes optimizing the role of the School Health Unit in improving the reproductive health of students through collaboration with local health centers. Keywords: Adolescent, Android, Dysmenorrhea
Edukasi Tentang Determinan Kunjungan ANC-6 Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan Haslin, Sharfina; Aritonang, Juneris; Simanjuntak, Netti Meilani; Andriani, Rika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i7.1733

Abstract

Kunjungan antenatal ke-6 (ANC-6) merupakan indikator penting dalam pemantauan kehamilan yang berkualitas dalam deteksi dini komplikasi kehamilan. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa faktor paritas, pengetahuan ibu hamil, dan dukungan suami berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan kunjungan ANC-6, dengan dukungan suami sebagai determinan paling dominan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil dan suami mengenai pentingnya kunjungan ANC-6 sebagai upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Kegiatan dilakukan di PMB Lidya pada Juni 2025 dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok kecil, dan penyebaran leaflet edukatif. Peserta terdiri atas 15 ibu hamil dan 8 suami. Hasil pre dan post-test menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta secara signifikan. Selain itu, terjadi peningkatan komitmen dari para suami dalam mendampingi istri melakukan kunjungan ANC. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis determinan kunjungan ANC-6 dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan cakupan kunjungan ANC dan menurunkan risiko komplikasi kehamilan.
ANALISIS DETERMINAN KUNJUNGAN ANTENATAL KEENAM (ANC-6) PADA IBU HAMIL: STUDI DI PMB LIDYA Haslin, Sharfina; Aritonang, Juneris; Simanjuntak, Netti Meilani; Andriani, Rika
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i1.1507

Abstract

Cakupan pelayanan antenatal dipantau melalui kunjungan K1 hingga K6. Standar saat ini menetapkan minimal enam kali kunjungan selama kehamilan. Namun, pencapaiannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pekerjaan, paritas, pengetahuan, dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara keempat faktor tersebut dengan kunjungan K6 pada ibu hamil di Klinik Mawar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 35 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kunjungan K6 (p = 0,418). Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara paritas (p = 0,002), pengetahuan (p = 0,020), dan dukungan suami (p = 0,000) dengan kunjungan K6. Diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta penguatan peran suami melalui pendekatan keluarga dan komunikasi efektif. Program berbasis komunitas juga direkomendasikan untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan ANC secara lengkap.
PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA SANTRI Andriani, Rika; Rosita, Erlia; Bancin, Ratnawati; Samsidar, Samsidar; Makruf, Hafizul; Nurkhaliza, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4997

Abstract

 Di Seluruh Dunia Lebih dari 200 juta orang setiap hari menderita kudis/scabies, Scabies salah satu kondisi dermatologis yang paling umum. Scabies merupakan penyakit kulit dan salah satu penyebab kematian secara global. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian scabies di Pesantren Serambi Mekah Kabupaten Aceh Barat. Analitik observasional merupakan jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian yaitu 70 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Personal Hygiene dengan kejadian Scabies pada santri di Pesantren Serambi Mekah Kabupaten Aceh Barat dengan p-value 0,020.  
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TEKNIK MENYUSUI EFEKTIF DI DESA COT PLUH Bancin, Ratnawati; Rosita, Erlia; Andriani, Rika; Mawarni, Yuslinar; Nurmawar, Nurmawar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5005

Abstract

Penerapan teknik menyusui yang benar berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI serta mencegah berbagai komplikasi, seperti puting lecet dan kurangnya asupan nutrisi pada bayi. Namun, kurangnya pengetahuan ibu sering menjadi kendala utama dalam praktik menyusui yang efektif. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman ibu, khususnya terkait teknik menyusui yang tepat. Media audio visual merupakan salah satu metode pendidikan kesehatan yang dinilai efektif karena mampu menyajikan informasi secara visual dan auditori, sehingga lebih mudah dipahami dan diingat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media audio visual dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui efektif di Desa Cot Pluh. Jenis penelitian Quasy Eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian yaitu 12 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui efektif di Desa Cot Pluh dengan hasil p-value 0,041.  
The Influence Of Hotel Facilities On Service Quality At Hotel Bunda Bukittinggi Andriani, Rika
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6909

Abstract

 This study aims to analyze the quality of service at Bunda Bukittinggi hotel in terms of hotel facilities. The population in this study were all employees at Hotel Bunda Bukittinggi, both contract employees and permanent employees, totaling 31 employees. Then the sample in this study was the entire population using the census method, which means that the entire population was sampled. Then test the research instrument with validity test and reliability test. Before the multiple linear regression test is carried out, the classical assumption test is carried out by testing normality, linearity, multicollinearity and so on. From the results of multiple linear regression tests, the results show that hotel facilities have a positive and significant effect on Service Quality at Hotel Bunda Bukittinggi both partially and simultaneously have a positive and significant effect so that all hypotheses proposed can be accepted.  Keywords: Service quality, Facilities, Hotel. 
Madeung Cultural Practices on Postpartum Maternal Health in Aceh Rika, Erlia Rosita; Margawati, Ani; Andriani, Rika; Bancin, Ratnawati; Asyura, Syarifah; Makruf, Hafizul; Samsidar, Samsidar
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Vol. 4 No. 2 (2025): Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health
Publisher : Nur Science Institute and Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/griyawidya.v4i2.2036

Abstract

Background: Nagan Raya is one of the districts that still carrying out the culture of madeung for postpartum mothers.The postpartum mothers do the culture of madeung in order to get health in the future. The purpose of this study was to explore in indepth about the culture of madeung for postpartum mothers in the working area of Jeuram (Parom) Public Health Center in Nagan Raya Regency, Aceh, Indonesia. Method: This researh was a qualitative study with ethnographic approach with in-depth interviews conducted on 11 participants who were obtained by purposive sampling. Data analysis in this study was analyzed using content analysis.  The data in this study uses data triangulation. Result: The result of the research showed that the culture of madeung for example dietary restrictions,  bareut pruet (abdominal belt), using warm stone (toet bate), naite, prohibiting to go out of the house for 44 day can have a negative impact on postpartum mothers.   Implication: It is recommended that the management of Jeuram (Parom) Puskesmas develop healthpromotion not only to postpartum mothers but also to the whole community, including the oldgeneration, about the culture of madeung, particularly about restricted tocertain foods,abdominal belt, using warm stone, and fumigation which can harm the health of mothers and their babies in in the future. Novelty: The present study revealed the madeung culture for postpartum mothers in Aceh specially In the District of Nagan Raya
PEMODELAN PENERIMAAN REKAM MEDIS ELEKTONIK (RME) PADA SOCIETY  ERA 5.0 : STUDI KASUS DI RSUP SURAKARTA Pertiwi, Julia; Andriani, Rika; Nisaa, Arifatun; Amalia, Faradila Rizky; Igiany, Prita Devy
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/f74q2a16

Abstract

Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik (RME) di Indonesia diberlakukan wajib bagi fasyankes sejak 2022 sebagai wujud adaptasi dari society era 5.0. Sebagai aplikasi yang baru diimplementasikan perlu dilakukan analisis penerimaan untuk memastikan kualitas dan keandalan RME. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan RME di RSUP Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada Maret–April 2025 dengan sampel berjumlah 106 orang meliputi dokter, perekam medis, perawat, apoteker, radiographer dan petugas IT yang diambil dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berjumlah 45 pertanyaan yang diadopsi dari penelitian terdahulu dan diisi oleh responden. Teori model penerimaan teknologi yang digunakan adalah UTAUT. Model ini berfokus pada empat faktor utama: harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui outer model (model pengukuran) dan inner model (model struktural). Hasil penelitian menunjukkan intensi pengguna terhadap perilaku pengguna (p=<0,001 dan T=4,294); harapan usaha terhadap intensi pengguna (p=0,562 dan T=0,580); kondisi fasilitas terhadap perilaku pengguna (p=0,003 dan T=2,987); harapan kinerja terhadap intensi pengguna (p=0,113 dan T=1,583); pengaruh sosial terhadap intensi pengguna (p=0,006 dan T=2,732). Untuk meningkatkan intensi pengguna RME perlu dilakukan pengawasan secara rutin pada komponen sistem dan pengguna.