Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA PEGAWAI DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DI KANTOR DESA KAMIRI DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Haslindah, Andi; Andrie, Andrie; Syamsir, Syamsir; Setiawan, Sandi
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 3 No. 02 (2022): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.88 KB) | DOI: 10.47398/justme.v3i02.33

Abstract

Pada dasarnya manusia membutuhkan pelayanan, bahkan secara realita dapat dikatakan bahwa pelayanan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan di kantor desa, yang berlokasi di Desa Kamiri. Metode pengumpulan data ini di lakukan penyebaran kusioner kepada 95 responden. Analisis data yang di lakukan yaitu tentang suara masyarakat (Voice Of Costumer) terhadap pelayanan kantor desa, SPSS 16, Serta penyusunan House Of Quality. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk melakukan analisis pelayanan, terdapat 5 atribut meliputi Tangible, Assurance, Responsive, Reliability dan Emphaty. Setelah dilakukan penganalisaan data terhadap atribut yang paling berpengaruh, ditemukan bahwa pelayanan yang merupakan atribut dari Reliability memiliki skor paling tinggi dengan nilai 5,183 dabn Atribut kebersihan dan parkiran yang merupakan dimensi mutu Tangible, memperoleh skor terendah dengan nilai 1,328 sehingga bagian ini perlu perlu mendapatkan perhatian khusus agar playanan yang di harapkan bisa terwujud serta sarana dan prasarana yang belum memadai segera di lengkapi. Kesimpulan pelayanan kantor desa sesuai dengan rumah mutu kualitas (House Of Quality). Basically, humans need service, even, in reality, it can be said that service cannot be separated from human life. The purpose of this study was to determine the community's response to the services provided at the village office, which is located in Kamiri Village. This data collection method was carried out by distributing questionnaires to 95 respondents. The data analysis that was carried out was about the voice of the community (Voice of Customer) on village office services, SPSS 16, and the preparation of the House of Quality. The results obtained from this study indicate that to perform service analysis, there are 5 attributes Tangible, Assurance, Responsive, Reliability, and Empathy. After analyzing the data on the most influential attributes, it was found that the service which is an attribute of Reliability has the highest score with a value of 5.183, and the attribute of cleanliness and parking, which is a Tangible quality dimension, gets the lowest score with a value of 1.328 so this section needs special attention. so that the expected service can be realized and the facilities and infrastructure that are not yet adequate are immediately completed. Conclusion village office services in accordance with the quality of the house (House Of Quality).
ANALISA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA KARYAWAN PT.INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PT.IKI) PERSERO MAKASSAR Haslindah, Andi; Haslinah, Andi; Rahmatullah, Rahmatullah
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 3 No. 02 (2022): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.813 KB) | DOI: 10.47398/justme.v3i02.36

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada galangan kapal, merupakan hal yang sangat penting bagi para pekerja khususnya di PT IKI saat pengoperasian. Hasil ini telah menentukan tingkat risiko yang mempengaruhi proses kinerja karyawan di PT. IKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang sering terjadi di dalam kegiatan konstruksi dan mengidentifikasi bagaimana penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan kerja di PT. IKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT.IKI dan untuk mengetahui risiko-risiko saat Proses pengoprasian di PT.IKI. Data yang dipakai yaitu hasil dari kuisioner dan tahap wawancara pada HRD dan karyawan karyawan PT.IKI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pihak K3 dari PT. IKI sendiri telah melakukan pencatatan setiap kecelakaan yang terjadi diperusahaan dan telah melakukan pengendalian kecelakaan kerja yang terjadi. Namun masih terdapat beberapa kekurangan seperti APAR yang disediakan belum memadai, fasilitas K3 seperti informasi statistik kecelakaan kerja, dan rambu-rambu K3 yang terdapat diperusahaan masih kurang, selebihnya penerapan K3 di perusahaan sudah tinggi sehiggga mengurangi resiko kecelakaan kerja. Occupational Health and Safety in shipyards are very important for workers, especially at PT IKI during operation. These results have determined the level of risk that affects the process of employee performance at PT. IKI. This research is divided into two stages, the first is to identify the causes of work accidents that often occur in construction activities and the second is to identify how the occupational safety and health system is implemented at PT. IKI. The purpose of this study was to determine the implementation of Occupational Health and Safety at PT.IKI and to find out the risks during the operation process at PT.IKI. The data used are the results of the questionnaire and the interview stage at HRD and PT.IKI employees. The results of this study indicate that the K3 from PT. IKI itself has recorded every accident that occurred in the company and has controlled work accidents that occur. However, there are still some deficiencies, such as the fire extinguishers provided are inadequate, K3 facilities such as statistical information on work accidents, and the K3 signs in the company are still lacking, the rest is that the application of K3 in the company is high so that it reduces the risk of work accidents.
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN SALES DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DI PT KOLEGA MITRA BERJASA Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi; Rizal, Rizal; Saputra, Dodiek Rara
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.43

Abstract

Mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) diawali dengan analisis SWOT.  Analisis ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Pengukuran kinerja perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu proses untuk menyediakan informasi tentang sejauh mana visi dan misi perusahaan telah dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja karyawan sales dengan menggunakan metode balanced scorecard yang diawali dengan analisi swot. Dari hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisi SWOT, PT Kolega Mitra Berjasa berada dalam kuadran IV (WO) yakni perusahaan menghadapi konsumsi pasar yang terus bertumbuh namun disisi lain perusahaan menghadapi kendala internal. Hasil pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard untuk perspektif keuangan terdiri dari peningkatan keuntungan. Keuntungan yang didapatkan pada perspektif keuangan hanya sebesar 15% dari 20% target yang diberikan. Perspektif pelanggan memfokuskan pada peningkatan jumlah mitra UMKM dan hanya mendapatkan  sebesar 3% dari target yang diberikan sebesar 6% pertumbuhan dalam tiga bulan. Perspektif proses bisnis internal meliputi proses pelayanan salesman terhapat para mitra UMKM memperoleh hasil yang baik karena tidak terdapat complain terhadap kinerja para sales. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan secara keseluruhan berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil skor yang didapatkan yaitu 10 yang dimana sales dapat mengikuti pelatihan yang diberikan oleh manajemen PT Kolega Mitra Berjasa.   Measuring company performance using the Balanced Scorecard (BSC) method begins with a SWOT analysis. This analysis aims to determine the company's internal and external factors. Company performance measurement can be defined as a process to provide information about the extent to which the company's vision and mission have been achieved. This study aimed to measure sales employees' performance using the balanced scorecard method, which began with a swot analysis. The results of the study show that based on a SWOT analysis, PT Kolega Mitra Berjasa is in quadrant IV (WO), namely the company is facing a growing market consumption but on the other hand the company is facing internal constraints. The performance measurement results using the balanced scorecard method from a financial perspective consist of increasing profits. The profit obtained from a financial perspective is only 15% of the 20% target given. The customer perspective focuses on increasing the number of MSME partners and only getting 3% of the given target of 6% growth in three months. The internal business process perspective includes the salesman service process for MSME partners obtaining good results because there are no complaints about the performance of the salespeople. The overall learning and growth perspective is going well, as indicated by the score obtained, which is 10, where sales can take part in the training provided by the management of PT Kolega Mitra Berjasa.
REDESAIN STASIUN KERJA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN 5S (STUDI KASUS BENGKEL MANDIRI TRANS MAKASSAR) Al Mubaraq, Muh Asdar; Haslindah, Andi; Syarifuddin, Rizal
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 5 No. 01 (2024): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v5i01.54

Abstract

Makassar (Sulawesi Selatan), Bengkel Mandiri trans bergerak dalam bidang perbaikan bodi, pengelasan dan pengecatan kendaraan. 5S merupakan tools manajemen dari jepang yang berfokus pada pembentukan kualitas dalam lingkungan kerja, dilingkungan para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas seperti temperatur, kelembaban, ventilasi, penerangan, kegaduhan, kebersihan tempat kerja dan tidak memadainya alat-alat perlengkapan kerja. Dengan penerapan 5s bisa meningkatkan tingkat kualitas dan pengurangan lead time. Hasil pengujian dari Maturity model yang akan digunakan akan memiliki tingkatan level, oleh karenanya maturity level 5S pada penelitian ini diperlukan sebagai acuan tingkat kematangan dan perlu didefinisikan pada tahap ini. Proses terbentuknya matriks maturity level ini dimulai dengan input berupa pengumpulan sumber-sumber yang berisi terkait tingkatan maturity level dalam maturity model, sehingga dengan adanya referensi dan data terkait dapat digunakan untuk penyusunan dan pendefinisian maturity level. Kesimpulan dari desain stasiun kerja dengan pendekatan lingkungan kerja fisik dan 5S pada Bengkel Mandiri Trans Makassar dapat peningkatan efisiensi kerja dengan menerapkan pendekatan 5S, stasiun kerja di Bengkel Mandiri Trans Makassar telah relayout ulang sehingga memungkinkan pekerja untuk lebih efisien dalam melakukan tugasnya.
PENGEMBANGAN DESAIN KEMASAN PADA PRODUK KARANGENAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANO PADA SMK-SMTI MAKASSAR Ratnasari, A.; Makmur, Nur Pratiwi; Haslindah, Andi; Hanafie, Ahmad
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 5 No. 01 (2024): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v5i01.57

Abstract

Pada zaman sekarang persaingan bisnis semakin ketat,produsen di tuntut untuk memiliki pola pikir yang kreatif dan inovatif, agar produk yang dihasilkan dapat menarik minat konsumen terhadap produk yang dijual salah satunya mengembangkan desain produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain kemasan pada produk karagenan SMK-SMTI Makassar dan menganalisa tingkat kepuasan konsumen terhadap desain kemasan produk karagenan. Dalam penelitian ini menggunakan metode Kano pada pengembangan desain kemasan produk karagenan di Teaching Factory SMK-SMTI Makassar untuk identifikasi kebutuhan konsumen dan mengategorikan atribut dari produk berdasarkan seberapa baik desain kemasan yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen . Pengumpulan data kebutuhan konsumen dilakukan dengan cara observasi,wawancara dan penyebaran kuesioner melalui Google form. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu Uji Validitas untuk mengetahui apakah data kuesioner yang diperoleh valid atau tidak valid, Uji Reabilitas dengan menggunakan software IBM SPSS 22. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, untuk melakukan pengembangan desain kemasan pada produk karagenan terdapat 2 atribut sesuai dengan kebutuhan konsumen yaitu Desain menarik, dan Awet.
OPTIMASI PROSES PENGOLAHAN BIJI KOPI DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN ( STUDI KASUS UD.KOPI KONDO ) Syarifuddin, Rizal; Haslindah, Andi; Valdo, Rivaldo
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 02 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i02.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan proses pengolahan biji kopi green bean di UD Kopi Kondo menggunakan pendekatan Operation Process Chart (OPC),peta aliran proses (PAP),Value stram mapping (VSM) Dan fishbone diagram untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) serta merumuskan rekomendasi perbaikan, guna meningkatkan efisiensi produksi. Metode penelitian meliputi wawancara dan observasi, detail aktivitas pada 11 tahapan proses, mulai dari transportasi dari gudang,penjemuran biji kopi perkamen,pengadukan dan pemeriksaan biji kopi perkamen,pengisian biji kopi ke dalam karung,transportasi ke area penggilingan,penggilingan biji kopi perkamen,transportasi ke area penjemuran,penjemuran biji kopi green bean,pengadukan dan pemeriksaan biji kopi green bean,pengemasan biji kopi green bean,dan transportasi ke tempat penyimpanan, dengan total volume produksi 1 ton per siklus. Analisis OPC dan PAP menunjukkan bahwa aktivitas transportasi antar area kerja penjemuran dan penggilingan menjadi sumber utama pemborosan waktu akibat jarak yang jauh, Setelah usulan penerapan perbaikan tata letak, waktu transportasi ke area penggilingan dan penjemuran berkurang signifikan masing-masing sebesar 19,72 menit dan 19,63 menit, sehingga total waktu proses berkurang 39,3 menit. Hasil ini meningkatkan value added ratio dari 94% menjadi 95%. Cause and effect analysis mengungkapkan faktor manusia, metode, mesin, dan lingkungan sebagai penyebab pemborosan, yang diatasi dengan pelatihan, redesain layout, dan perbaikan alat transportasi. Kesimpulannya, operation proses chart (OPC),peta aliran proses (PAP),Value stream mapping (VSM) dan fishbone diagram efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi aktivitas yang tidsk bernilai tambah (non-value added), menjadi dasar untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengolahan kopi di UD Kopi Kondo.
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT COKELAT (SURGGASSUM POLYCTIUM) SEBAGAI BAHAN MAKANAN DI KABUPATEN PANGKEP Wirayuda, Tegar; Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.194

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu organisme yang dapat menyediakan makanan sendiri berupa bahan organik yaitu suhu, cahaya matahari, dan pH air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses tentang pengolahan rumput laut menjadi maksimal dan menjadi suatu produk yang banyak diminati Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pengeringan dan perendaman untuk mendapatkan hasil pengolahan yang lebih sempurnah. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Proses pengolahan rumput laut cokelat sebagai bahan makanan yaitu Proses pertama yaitu melakukan pengeringan, pencucian menggunakan air bersih, perendaman menggunakan air beras, pencucian kedua menggunakan air bersih, perendaman dengan air panas, penghalusan menggunakan blender dan yang terakhir tuangkan ke wadah dan potong sesuai keinginan. Dari hal tersebut penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan karena telah menjawab tujuan dimana proses dalam pembuatan bahan makanan dari rumput laut cokelat.
ANALISIS PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI TEMPE UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PERMINTAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RCCP ( ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING ) DI UMKM DI KABUPATEN BONE Musafir, Alpino; Haslindah, Andi; Andrie, Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.197

Abstract

Pada perusahaan manufaktur, proses produksi merupakan bagian dari proses bisnis yang sangat krusial, dimana perusahaan diharuskan mampu menjalankan proses produksi secara efektif dan efisien. Namun permasalahan yang sering dihadapi perusahaan manufaktur yaitu sering terjadinya waste (sesuatu yang tidak bernilai tambah) pada setiap aktivitas produksi, yang mempersulit perusahaan mencapai proses produksi yang efektif dan efisien Pada UMKM Produksi Tempe di KABUPATEN BONE yang bergerak dibidang pembuatan Tempe . Pada UMKM yang memiliki strategi produksi strategi produksi Make to Stock (MTS) untuk produk hasil mesin manual. Tempe adalah makanan yang familiar bagi masyarakat Indonesia yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Masyarakat mengonsumsi tempe karena kandungan proteinnya yang tinggi dan produksinya pun mudah. Kedelai diberikan ragi kapang Rhizopus sp. Rough Cut Capacity Planning (RCCP) merupakan metode yang digunakan untuk mengukur kapasitas stasiun kerja sehingga dapat diketahui apakah suatu jadwal produksi memerlukan kerja lembur, sub contract , dll untuk memenuhi permintaan yang tepat waktu.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Dan Ergonomi Dengan Metode Hirarc Pada Proses Produksi Di Kedai Farhana Haslindah, Andi; Hanafie, Ahmad Hanafie; Zainuddin , Sumardayanti
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.832

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko bahaya, serta menentukan tingkat risiko pada lingkungan kerja bagian produksi di Kedai kue dan roti Farhana. Proses produksi meliputi beberapa tahapan, yaitu pemilihan bahan baku, penggilingan, penataan, pemanggangan, hingga proses pengemasan (packing). Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi menggunakan berbagai mesin, peralatan, serta bahan baku yang berpotensi menimbulkan bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda. Risiko kategori rendah (low risk) meliputi kaki tersangkut box dan area kerja yang sempit sebesar 14%. Risiko kategori sedang (medium risk) meliputi kaki kesemutan, kaki tersandung kabel, kebisingan mesin, tergelincir, serta kelelahan otot akibat gerakan berulang sebesar 29%. Sementara itu, risiko kategori tinggi (high risk) meliputi terkena panas dari loyang, paparan suhu ruang yang tinggi, serta terpeleset saat pengambilan kue dari oven dengan persentase sebesar 57%. Tidak ditemukan risiko dengan kategori ekstrem (extreme risk) atau sebesar 0%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan langkah-langkah pengendalian risiko guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja serta meningkatkan aspek keselamatan dan ergonomi di lingkungan produksi Kedai kue dan roti Farhana
Co-Authors Abdul Azis Afrayana, Rifqah Agustiadi, Irwan Ahmad Hanafie Al Mubaraq, Muh Asdar Alkarniyadi, Alkarniyadi Alpitasari, Anggi Andrie Andrie Andrie, Andrie Arisanti, Ivon Astuti, Asti Ayu Septiani, Ayu Azis, Fikriyya Zhafira B, Nurayuni Basri Modding Basuki, Try Agung Buana Putra, Muhammad Aswad Budicalista, Randy DARMAWAN, SYAMSUL Dian Pratiwi Dindayatie, Annisah EKA YUNIARTI Endayani Guntur, Sri Yos Ernawati Ernawati Fajrich Ariyana, Chendani Gasali, Muh Hakim Hakim Hakis, Andi Wahyunita Hanafie, Ahmad Hanafie, Ahmad Hanafie Haslinah, Andi Husnar, Laksmita Idrus, Ilham Imran, Al Indirwan, Meylinda Iswandi, M Khaerul, Muh. Aedil Khatimah, Khusnul M, Saripuddin M. Ansyar Bora Ma'ruf, Randi Mabir Masa, Nursiam Makmur, Nur Pratiwi Manatha, Rahmayanti Mardiana Mardiana Mardikawati, Budi Miftahulhairat, Miftahulhairat Muhammad Rayhan Musafir, Alpino Musfirmansyah, Musfirmansyah Muyassirah, Muyassirah Nur Aisyah Nur Hidayat, Feisar Perdana, Ayu Lestari Pongsimpin, Yeldi Pratiwi, Kartika Amika Pura, Erik Krisna Rahman, Ilham Rahmatullah Rahmatullah Ramadhani, Nur Ratnasari, A. Redjeb, Randi Darwis Rismawati Rismawati Rizal Rizal Rosida, Usi Roslina Alam Sa'na, Nur Indah Tenri Saiful, Sultan Sainal, Sainal Saldi Saldi, Saldi Sandi Setiawan Santoso, Tri Setyo Saputra, Dodiek Rara Saputra, Moh. Firman Saputra, Tommy Sartika Sartika Sasly Taslim, Muhammad Nur Senal, Senal Sri Aryani, Sri suardi suardi Sugeng Santoso Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukirman Sukirman Sukirman, Haerunnisa Suradi Suradi Suradi Syamsir Syamsir Syarifuddin Baco Syarifuddin, Rizal Tawin, Tawin Valdo, Rivaldo Wahyudi, Abdul Rahmad Wahyudi, Robi Wirayuda, Tegar Yanti, Alma Yulihasti, Yulihasti Zainuddin , Sumardayanti Zakaria, Junaidin Zakaria, Muhammad Taslim