p-Index From 2021 - 2026
12.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Intuisi JIKI Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental MEDIAPSI Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Mirai Management Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Mitra Pendidikan Philanthropy: Journal of Psychology Motiva: Jurnal Psikologi Jurnal Spirits GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling YUME : Journal of Management Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Humanitas : Jurnal Psikologi Psikostudia : Jurnal Psikologi Psibernetika Jurnal Psikohumanika Gema Wiralodra Jurnal Pendidikan dan Konseling ANIMA Indonesian Psychological Journal Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Scientia Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Economics and Digital Business Review Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Journal La Sociale Jurnal SUBLIMAPSI Journal of Social Research Jurnal Cakrawala Ilmiah Psycho Idea Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Social And Economics Research Buletin Psikologi PSIKOPEDIA : Jurnal Psikologi Media Bina Ilmiah Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia IDEA: Jurnal Psikologi HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia journal of social and economic research Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

POLA ASUH OTORITER (AUTHORITARIAN PARENTING) DAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA DI SALAH SATU SMA DI MALUKU TENGAH Marchelino Nick Salenussa; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 3: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.4071

Abstract

Perilaku agresif yang sering dilakukan oleh remaja yaitu dengan menyakiti atau melukai orang lain secara fisik, verbal maupun psikologis. Perilaku agresif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah pola asuh otoriter. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pola asuh otoriter dan perilaku agresif pada siswa di salah satu SMA di Maluku Tengah. Metode pengumpulan data menggunkan skala The Aggression Questionnaire yang dikembangkan oleh Buss dan Perry (1992) dan skala pola asuh otoriter oleh Baumrind (1991). Analisis data yang digunakan berupa uji asumsi yaitu uji normalitas dan uji lineritas dengan bantuan program SPSS 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter dan perilaku agresif pada siswa SMA, yang berarti makin tinggi pola asuh otoriter maka makin tinggi perilaku agresif, dan sebaliknya. Pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif memberikan sumbangan efektif sebesar 53,8% sedangkan 46,2% dipengaruhi oleh faktor lain.
Fear Of Missing Out pada Pengguna Media Sosial dan Kaitannya dengan Loneliness Di Masa Pandemi Covid-19 Jessica Medly Salinding; Christiana Hari Soetjiningsih
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.9227

Abstract

During the pandemic, social media has a big influence on students, causing feelings of loneliness and fear of missing out. Individuals who experience loneliness need closeness with other individuals, but this is not obtained by the individual, resulting in a feeling of fear of missing out. This study is aims to determine the correlation between loneliness and fear of missing out on Satya Wacana Christian University Psychology Faculty students during the pandemic. In this study, the loneliness measured by the UCLA loneliness scale (Version 3), while the fear of missing out by fear of missing out scale. Participants in this study were students of the Faculty of Psychology, class of 2018-2020, the participants in this study were 161 students. From the results of hypothesis test was analyzed by Pearson correlation product moment shows that there is a correlation between loneliness and fear of missing out with a correlation coefficient of 0.298 and significance value of 0.000 (p<0.05). This means that if the higher the level of loneliness, the higher the level of fear of missing out in students. Di masa pandemi, media sosial sangat berpengaruh besar terhadap mahasiswa hingga menimbulkan perasaan loneliness dan fear of missing out. Individu yang mengalami loneliness membutuhkan closeness dengan individu lain, namun hal ini tidak didapatkan oleh individu tersebut, sehingga timbul perasaan fear of missing out. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara loneliness dan fear of missing out pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana pada masa pandemi. Dalam penelitian ini, variabel loneliness diukur menggunakan UCLA loneliness Scale (Version 3), sedangkan untuk fear of missing out menggunakan fear of missing out scale. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2018-2020 yang berjumlah 161 mahasiswa. Dari hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan teknik Pearson correlation product moment dan menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan positif antara loneliness dan fear of missing out dengan kofisien korelasi kedua variabel sebesar 0,289 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Artinya bahwa semakin tinggi tingkat loneliness maka akan tinggi pula tingkat fear of missing out.
Adversity Quotient dan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Anita Gregah Dewantari; Christiana Hari Soetjiningsih
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i3.8631

Abstract

This research aims to determine the relationship between the adversity quotient and the anxiety of final year students in dealing with the world of work at various universities in Indonesia. This research was conducted using a correlational quantitative method by involving final year students from various universities in Indonesia. The samples in this research were taken by means of non probability techniques, specifically with the type of accidental sampling. The data analysis method used is the Pearson product moment correlation method. The results showed that there was a significant negative relationship between Adversity Quotient and anxiety in dealing with the world of work with r value = -0.731 and significance = 0.000 (p<0.05).  Thus, it may be inferred that the higher adversity quotient level will be more likely to reduce the level of anxiety in dealing with the world of work. On the other hand, the lower level of adversity quotient will be more likely able to increase the level of anxiety in dealing with the world of work. Adversity quotient was managed to provide an effective contribution of 50.8% to anxiety in dealing with the world of work. Therefore, this research is expected to be a provision of knowledge to increase or form an adversity quotient in reducing anxiety in facing with the world of work. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Adversity Quotient dan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 170 mahasiswa dari berbagai Perguruan tinggi di Indonesia dengan menggunakan teknik sampling accidental. Metode analisis data yang digunakan yaitu dengan metode korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara Adversity Quotient dan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja dengan nilai r = -0,731 dan signifikansi = 0,000 (p<0,05). Artinya semakin tinggi Adversity Quotient maka semakin rendah munculnya kecemasan dalam menghadapi dunia kerja, dan sebaliknya jika Adversity Quotient rendah maka kecemasan dalam menghadapi dunia kerja semakin tinggi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan untuk meningkatkan atau membentuk adversity quotient dalam mengurangi kecemasan dalam menghadapi dunia kerja.
Fenomena Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa: Bagaimana Kaitannya Dengan Kecanduan Smartphone Saat Pandemi COVID-19 Berlangsung? Patricia Oriza Novalyne; Christiana Hari Soetjiningsih
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i3.8636

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship between smartphone addiction and academic procrastination behavior during the Covid-19 pandemic. Participants totaled 203 active UKSW students obtained using purposive sampling techniques. The measuring instruments used in this study were the Indonesian version of smartphone addiction scale-short version (SAS-SV) with a total of 21 items with reliability r = 0.818 and an academic procrastination scale totaling 25 items with reliability r = 0.870. The results of the hypothesis test have a significant positive relationship between smartphone addiction and the academic procrastination of students during the Covid-19 pandemic. The results of the hypothesis test with the Spearman Rank correlation technique have a significant positive relationship between smartphone addiction and student academic procrastination during the COVID-19 pandemic. Smartphone addiction contributes 10.6% effectively to academic procrastination behavior while 89.4% is influenced by other factors such as physical or health conditions and psychological conditions, parental parenting and the environment such as the family environment, society, and schools. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan academic  procrastination  di masa pandemi covid-19.  Partisipan berjumlah 203 mahasiswa aktif UKSW yang diperoleh dengan menggunakan teknik accidental.  Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah smartphone addiction scale-short version (SAS-SV) versi bahasa indonesia dengan jumlah 21 aitem dengan reliabilitas r=0,818 dan skala prokrastinasi akademik yang berjumlah 25 aitem dengan reliabilitas r=0,870. Hasil uji hipotesis dengan teknik korelasi Rank Spearman terdapat hubungan positif signifikan antara smartphone addiction dengan academic procrastination mahasiswa di masa pandemi covid-19. Smartphone addiction memberikan sumbangan efektif sebesar 10,6% pada academic procrastination sedangkan 89,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya seperti kondisi fisik atau kesehatan dan kondisi psikologis, pola asuh orangtua dan lingkungan seperti lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah.
Burnout pada Tenaga Kesehatan selama Masa Pandemi: Benarkah Self-Efficacy Memiliki Pengaruh? Christia Rosmelinda Satyawati; Christiana Hari Soetjiningsih
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.9226

Abstract

Covid-19 pandemic provides a new situation in health sector. The increasing number of patients in hospital makes health workers have to be able to adapt in order to continue work optimally. Self-efficacy is an individual’s belief in his ability to deal with various situations that occur. If this situation is not followed with high self-efficacy can allow health workers to experience prolonged stress which can lead to burnout. This study is aims to determine the correlation between self-efficacy and burnout in health workers at RSUD Banyumas during the pandemic. Self-efficacy level measured by General Self-Efficacy (GSE) and burnout level measured by Maslach Burnout Inventory (MBI). The participants in this study were 187 professsional caregivers at RSUD Banyumas and have worked during the pandemic. Hypothesis test was analyzed by Spearman technique and the result of correlation coefficient is -0,256 with a significance value 0,000 (p<0,05), which means there is a negative significant correlation between two variables. This means that if the health workers self-efficacy is increase than the level of burnout experience by the health workers will be decreased, and the otherwise.Pandemi Covid-19 memberikan situasi baru di bidang kesehatan. Meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit menjadikan tenaga kesehatan harus mampu beradaptasi agar tetap dapat bekerja secara optimal. Self-efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan yang dimiliki untuk menghadapi berbagai situasi yang terjadi. Perubahan situasi ini apabila tidak diimbangi dengan self-efficacy yang tinggi dapat memungkinkan tenaga kesehatan mengalami stres berkepanjangan yang kemudian mampu mengakibatkan burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan burnout pada tenaga kesehatan di RSUD Banyumas selama masa pandemi. Tingkat self-efficacy diukur dengan General Self-Efficacy (GSE) sedangkan tingkat burnout diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory (MBI). Partisipan pada penelitian ini adalah 187 tenaga kesehatan dengan karakteristik tenaga kesehatan Profesional Pemberi Asuhan (PPA) di RSUD Banyumas dan pernah bekerja selama pandemi covid-19. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik Spearman dengan hasil koefisien korelasi sebesar -0,256 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara self-efficacy dan burnout, di mana semakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki maka akan semakin rendah tingkat burnout yang dialami, dan sebaliknya.
Hubungan Antara Work Life Balance dan Stres Kerja Pada Karyawan Maria Angelica Urba; Christiana Hari Soetjiningsih
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 4 No. 3 (2022): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v4i3.383

Abstract

Human resource is one of the resources that has an important role in achieving organizational goals. If an organization cannot balance time for work and family time, the individual will feel a conflict that can make an individual experience work stress. The study aims to determine the relationship between work-life balance and work stress on BULOG employees. This research is a quantitative correlational with a sample of 38 employees selected by using accidental sampling technique. The dimensions on the scale correspond to the dimensions desired by William & Cooper (1997), namely aspects of the work itself, role management, interpersonal relationships, organizational style, career development, and work-family conflict. Whereas the work life balance measurement tool in this study was adapted from the scale developed by Yusuf (2018), namely the work life balance inventory with a total of 13 item items and a cronbach's alpha of 0.806. The results obtained prove that there is a significant negative relationship between work life balance and work stress with a correlation coefficient of -0.606 with a significant value of 0.000 (p < 0.05). The findings show that the level of work-life balance and stress work of BULOG staff is in the current category.
Religiusitas dan Psychological Well-Being selama Masa Pandemi pada Anggota Gerakan Pemuda GPIB Tamansari Salatiga Theo Desiano Winman; Christiana Hari Soetjiningsih
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v6i2.4901

Abstract

Gerakan Pemuda GPIB merupakan persekutuan pemuda-pemudi di GPIB khususnya Tamansari Salatiga yang biasanya mengadakan pelayanan ibadah dan latihan paduan suara bersama di gereja, namun kegiatan-kegiatan tersebut sempat terhambat dan terpaksa diadakan secara online akibat pandemic COVID-19. Situasi dimasa pandemi ini juga berdampak pada psychological well-being khususnya para pemuda. Salah satu faktor yang mempengaruhi psychological well-being adalah religiusitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan psychological well-being pada pemuda GP GPIB Tamansari Salatiga selama masa pandemi COVID-19. Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang pemuda GP GPIB Tamansari. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu Ryff s Psychological Well-Being Scale dan Centrality of Religiosity Scale. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang positif antara religiusitas dengan psychological well-being pada pemuda GP GPIB Tamansari Salatiga selama masa pandemi COVID-19 (r = 0,366; p<0,05).Kata Kunci: Psychological well-being, religiusitas, masa pandemi, COVID-19, pemuda, GPIB Tamansari Salatiga
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KECEMASAN MELAHIRKAN PADA IBU HAMIL ANAK PERTAMA (PRIMIGRAVIDA) Millesia Sukma Christi; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1065

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan melahirkan pada ibu hamil anak pertama (primigravida). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi sebanyak 43 ibu hamil primigravida 3 bulan terakhir dari bulan Agustus sampai November 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologi kecemasan dan dukungan sosial. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji hipotesis dengan teknik korelasi Pearson terdapat hubungan negatif signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan melahirkan pada ibu hamil anak pertama (primigravida). Sumbangan efektif variabel dukungan sosial berpengaruh sebesar 51,1% terhadap variabel kecemasan, sedangkan 48,9% dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti kesehatan atau kondisi psikologis dan lingkungan seperti lingkungan keluarga dan masyarakat.
ACADEMIC SELF EFFICACY DAN ADVERSITY QUOTIENT PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA Agnes Pasadenia; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4309

Abstract

The investigation aims to determine the relationship between academic self-efficacy and adversity quotient in students working on their thesis at Satya Wacana Christian University, Salatiga. This research untiliez the academic self-efficacy scale by Prianto (2010) based on Bandura’s theory and the adversity quotient scale by Boleng (2019) based on Stoltz’s theory. The participant in this study counted 106 studnts according to the number of student who filled out the scale via the google form. Moreover, the level of academic self-efficacy and adversity quotient in students is categorized low. The correlation test results with an r-value of 0,631 with a significance value of p < 0,05. These results demonstrate a positive relationship between academic self-efficacy and advercity quotient. This results can be used as student effort can feel academic self-efficacy when working on their thesis.
HUBUNGAN PET ATTACHMENT DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PEMILIK KUCING DAN ANJING DI SEMARANG Renata Tyrestafani; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan positif antara pet attachment pada psychological well-being pemilik kucing dan anjing di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif tipe korelasional. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lexington Attachment to Pet Scale (LAPS) untuk mengukur tingkat kelekatan hewan dan Ryff Psychological Well Being Scale (RPWBS) untuk mengukur tingkat psychological well-being. Subjek dalam penelitian ini merupakan 82 orang berusia 20-50 tahun yang telah memelihara kucing atau anjing selama minimal 1 tahun. Hasil dari korelasi product moment yang telah dilakukan menunjukkan nilai koefisien antara kelekatan pada hewan peliharaan dengan psychological well-being dengan nilai r sebesar 0,420 dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara pet atttachment dan psychological well-being pemilik kucing dan anjing di kota Semarang.
Co-Authors Adhyartasari, Valensia Putri Adi Setiawan Adinda, Regina Sekkar Afrianti Julia Tangke Payung Agnes Pasadenia Ahmad Naufal Pronorahardjo Ajeng Sista Anindya Allo, Treskia Boro Amaheka, Briskia Grace Augita Amanda Alfina Ananda Ajeng Anissa Andrea Christine Santoso Anggreyna Yohana Tjolly Anisa Putri Sari Anita Gregah Dewantari Anma Caeria Galuh Pramantari Apriliani, Ni Made Rutina Rizki Ardiana, Alvina Della Ari, Made Loka Santi Arthur Huwae Ashari Adhi Baskoro Augustinus Ignatius Kristijanto Aurora Putri Marshanda Baskoro Arie Nugroho Beatrix Agustina Ganta Belga Grace El Roy Bella Yundari Catharina Nilam K Celine, Celine Chairina Gustian Putri Chatarina Anita Lyana Sari Chintia Kurniasih Basompe Christia Rosmelinda Satyawati Christina Anggraeni Kusumawardani Christina Primer Diningtyas Yosalia Christy, Litani Elsa Adiela Claudia Dian Ratna Sari Daniel Deny Kristiawan David Samiyono Deis Sabintoe Dewi Agrianti Ralampi Elia Febry Herniron Bandi Elisa Anggraini Enjang Wahyuningrum Ester Kinny Pyghaiswati Allosau Febryani, Irma Felizarda Menezes Amaral Feri Okta Resa Fransiska Turnip Frianti Darwis, Windy Happy Cahyani Sunusi Happy Cahyani Sunusi Hari Slamet Trianto Hari Slamet Trianto Hermanoes, Serly Elis Heru Astikasari Setya Murti Huwae , Arthur Igang, Fidellio Widhi Prasetyo Ignatia Dimarda Pamintaningtiyas Indira Putri Anugrah Jessica Medly Salinding Jovina Amanda Sugiarto Sugiarto Krisnawati, Evina Kristanti, Puji Kristiadi, Angela Oktakurnia Rahel Laksmita Sekar Widhiasari Lanus, Esiria Lenny Florensia Anggraeni Linda Kusuma Listiya Ismi Amaliya Lospabai, Henkbajeck Jomn Lydia Alamanda Madah, Grace Marcellyna Purede Marchelino Nick Salenussa Maria Angelica Urba Maria Goretti Adiyanti, Maria Goretti Marlon Landu Jawa Meralda, Monica Tasya Olivia Millesia Sukma Christi Mise Chordias Br Ginting Misshael Stievant Chrys Muhammad Taufik Akbar Natanael Ananda Putra Natasya Julietta Rizky Ni Putu Sinta Dewi Nikita Cestin Nalle Novita Novita Nugraheni, Fransiska Dwi Nugroho, Michael Agung Oktovina Maria Talapessy Omega Lambulalo Rengga Palpagan, Marjori Joy Patricia Oriza Novalyne Pongramma, Denis Pratiwi, Sari Indah Putri Mega Oktaviani Putu fahriza dwila saputra Rachel Ayu Anindhita Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati Renata Tyrestafani Reo, Gustanto Revike Meirene Tuelah Richard Noya Rumengan, Kristalin Sahureka, Princess Agracia Miltha Santa Andrea Dewinda Aritonang Santa Andrea Dewinda Aritonang Saragih, Euprasia Sarah Agibina Silva Mangasik Sindhy Mariam Magdalena Pello Siska Andyani Siswoyo, Aufanisa Hanadhia Hadi Snowitje Gaghana, Claudia Ivanca Sondakh, Jourdan Dirk Sri Aryanti Kristianingsih Sunusi, Happy Cahyani Susana Prapunoto Sutarto Wijono Tessalonika Margaretha Thalia P.A, Audrey Ruth Theo Desiano Winman Timotius Iwan Susanto Timotius Iwan Susanto Trissaputri, Dinda Hosiana Tyas, Ersa Agustining Valentina Ratri Harnanda Varianne A.O. Waluyan Venessya Manuhutu Vindy Epivania Wayan Nandia Sari Welly Maria Wisnu Anendya Sekti Yayi Suryo Prabandari Yessika Sola Gratia Yoana Elvita Fetriana Yrinne Naara Cheny Age Yuliyanti, Anggita Dwi Yuniar Siwi Dwi Atia Zaneta Trixie Dacarent Thionata Zecoleony Patricia Zefanya Amarya Christy Zenitha Putri Buana