Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

P Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru Geografi di Kabupaten Tasikmalaya Satiyasih Rosali, Ely; Fadjarajani, Siti; As'ari, Ruli; Hakim, Erwin Hilman; Mulyanie, Erni; RS, Esta Rendra; Indrianeu, Tineu
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.10

Abstract

Professional competence is one of the four core competencies that teachers must possess. The ability to write and publish scientific papers is a crucial aspect of sustainable professional development. Based on observations, many geography teachers have yet to understand the structure and process of scientific writing effectively. A community service program conducted by the team from the Geography Education Study Program at Universitas Siliwangi, in collaboration with the Geography Subject Teachers' Forum (MGMP) of Tasikmalaya Regency, is a strategic step to enhance the professional competence of teachers, particularly in terms of scientific publication. This community service program focuses on scientific writing techniques, from concept dissemination to hands-on practice in writing, centered on themes of interest to the teachers. This method involves the development of technical skills, such as constructing research instruments, and builds teachers' confidence in publishing their work in scientific journals. With ongoing workshops and mentoring, the outcome is teachers' ability to write and publish scientific papers. This effort not only strengthens professionalism but also enriches knowledge in geography education. Keywords: Training; Scientific Writing; Geography Teacher
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN SEBARAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Stiyadi, Sony; Amrullah, Muhammad Adib; Nadhif Ranasuria, Muhammad; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 4 No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v4i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran objek wisata di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat analisis spasial. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan untuk mencatat koordinat, elevasi, dan kondisi objek wisata, wawancara singkat dengan masyarakat dan pengelola wisata, serta studi kepustakaan sebagai pendukung analisis. Data spasial diperoleh menggunakan GPS Garmin 65S, sedangkan peta dasar seperti batas administrasi dan jaringan jalan diunduh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Seluruh data kemudian diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 untuk menghasilkan peta sebaran lima objek wisata utama, yaitu Situ Lengkong, Situ Ciater, Bukit Baros, Curug 7 Cibolang, dan Situs Cidehem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIG mampu menyajikan informasi lokasi wisata secara akurat dan memberikan gambaran pola persebaran yang bermanfaat untuk melihat potensi serta hubungan spasial antarobjek wisata. Pemetaan yang dihasilkan dapat dijadikan dasar dalam perencanaan pengembangan pariwisata, terutama terkait peningkatan fasilitas, aksesibilitas, dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan, sehingga pengembangan pariwisata di Kecamatan Panjalu dapat dilakukan lebih terarah dan berbasis data.
Efektivitas Sistem Chiller Machine dalam Upaya Meningkatkan Produksi dan Kualitas Budidaya Ikan Koi di Tasikmalaya Mustofa, Romy Faisal; Fadjarajani, Siti; Gustaman, Randy Fadillah Gustaman
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21829

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya ikan koi di Kota Tasikmalaya melalui penerapan teknologi chiller machine berbasis limbah kulkas bekas. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok petani ikan DRA KOI adalah fluktuasi suhu air kolam akibat perubahan cuaca yang menyebabkan stres, penurunan pertumbuhan, serta menurunnya kualitas warna dan daya tahan ikan. Metode: Pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, dengan melibatkan 20 peserta yang aktif mengikuti pelatihan dan praktik langsung perakitan chiller machine. Melalui pendekatan learning by doing, peserta mempelajari prinsip kerja sistem pendingin, komponen utama, dan proses perakitan yang sederhana namun efektif. Hasil uji coba menunjukkan chiller machine mampu menurunkan suhu air kolam dari 30°C menjadi 25°C secara stabil, menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan ikan koi. Hasil: Kegiatan ini memberikan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital untuk memperkuat kapasitas bisnis petani koi. Dampak kegiatan mencakup peningkatan keterampilan teknis, kesadaran akan pentingnya teknologi tepat guna, serta penguatan solidaritas sosial masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknis, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 8, 12, dan 14 melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, dan pelestarian ekosistem perairan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis teknologi lokal dapat menjadi solusi efektif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat perikanan dan memperkuat ketahanan sektor akuakultur di tingkat lokal.
DEVELOPMENT OF A NATURAL LABORATORY MODEL BASED ON LOCAL WISDOM TO ENHANCE DISASTER LITERACY Asari, Ruli; Fadjarajani, Siti; Badriah, Liah; Nurjamilah, Ai Siti; Shaari, Mohammad Zohir Bin Ahmad
GeoEco Vol 11, No 1 (2025): GeoEco January 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v11i1.95089

Abstract

This study presents a natural laboratory model based on local wisdom to improve disaster literacy, drawing on the indigenous knowledge of Kampung Naga and Kampung Kuta in West Java, Indonesia. By integrating traditional disaster mitigation practices, such as Ngasuh Lembur and Sedekah Bumi, with modern tools like Geographic Information Systems (GIS), the research offers a culturally tailored disaster education framework. The model, tested by 120 Geography Education students at Universitas Siliwangi, demonstrated a 32% improvement in students' understanding of disaster risks. The synergy between cultural traditions and modern techniques fostered stronger engagement and deeper retention of disaster preparedness knowledge. Feedback highlighted the importance of balancing cultural authenticity with technological innovation, leading to refinements that enhanced both relevance and effectiveness. This study addresses a critical gap in disaster education by offering a sustainable, adaptable framework that bridges local wisdom and formal education, making it applicable across diverse cultural and environmental settings globally.