Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Grand Desain, Inisiasi Wisata Halal dan Edukasi Pasar Ternak Kedung Berkah Dalam Peningkatan Pendapatan Bumdes Desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Ridhwan, Ridhwan; Amir, Amri; Rafiqi, Rafiqi; Alissa, Evalina; Amri, Ary Dean; Inggriani Powa, Natasya
JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/jpmmocci.v3i1.224

Abstract

This community service program aims to improve the economic well-being of the residents of Tirta Kencana Village through the development of halal tourism and livestock market education. The strategies implemented include the construction of Muslim-friendly tourism infrastructure, community training on halal tourism standards, and education for livestock farmers to enhance livestock productivity and market access. Through the "Grand Design," the program maps the village's potential and designs sustainable management strategies. The results of this program demonstrate an increase in the community's capacity to provide tourism services and market livestock products, a rise in the number of visiting tourists, and increased income for the Village-Owned Enterprises (BUMDES) as drivers of the local economy. This program has also succeeded in raising community awareness of the importance of environmentally friendly tourism and the role of BUMDES in fostering the village's economic independence. With these efforts, Tirta Kencana Village is expected to serve as a model for competitive halal tourism villages at the national level.
Implementasi Penyaluran Zakat Oleh Badan Amil Zakat Nasional Kota Jambi Kepada Korban Pinjaman Online Syelvita, Rema; Amin Qodri, Muhammad; Alissa, Evalina
Zaaken: Journal of Civil and Business Law Vol. 5 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/zaaken.v5i3.38124

Abstract

This study aims to explore the role of the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of Jambi City in assisting individuals burdened with debt, including those who have fallen victim to online loans. Although the phenomenon of online loans has caused many people to face financial difficulties due to high interest rates and inhumane collection practices, the findings of this study show that, to date, no one has directly sought assistance from BAZNAS Jambi City as a result of being a victim of online loans. Generally, those seeking assistance from BAZNAS are individuals in debt to meet basic needs or cover medical expenses, with between one and five people receiving help each year. First, BAZNAS performs an identification step to make sure that the debt was used for legitimate purposes. Priority is given to impoverished individuals who are in genuine need. Through a descriptive qualitative approach and case studies in Jambi City, this research examines the effectiveness of zakat distribution by BAZNAS in assisting indebted individuals. The findings indicate that while zakat can alleviate financial burdens, its effectiveness needs to be enhanced through broader public education and more accurate identification mechanisms to reach more victims of online loans and others in financial distress.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG ITSBAT NIKAH TERHADAP STATUS PERKAWINAN DI DESA DELIMA KECAMATAN TEBING TINGGI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Amir, Diana; Yarni, Meri; Alissa, Evalina; Suhermi, Suhermi; Bafadhal, Faizah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1407

Abstract

Itsbat nikah adalah penetapan hukum terhadap perkawinan yang telah sah secara agama namun belum dicatat oleh Pejabat Pencatat Nikah di Kantor Urusan Agama. Di Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, masih banyak masyarakat yang melangsungkan pernikahan di bawah tangan tanpa pencatatan resmi, sehingga status perkawinan mereka belum diakui secara hukum. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan hukum tentang implikasi itsbat nikah terhadap status perkawinan, khususnya terkait hak-hak suami istri dan anak yang lahir dari pernikahan tersebut. Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2024 di Kantor Kepala Desa Delima dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab, diharapkan masyarakat memahami pentingnya pencatatan perkawinan serta prosedur pengajuan itsbat nikah ke Pengadilan Agama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai urgensi pencatatan perkawinan untuk memperoleh hak-hak legal, termasuk pengakuan terhadap status anak. Kata Kunci: Itsbat Nikah, Status Perkawinan
Pertanggungjawaban Bidan Praktik Mandiri dalam Pelayanan Kesehatan Pasca Berlakunya UU Kesehatan No.17 Tahun 2023 Salima, Gaby Lastia; Budhiartie, Arrie; Alissa, Evalina
Soepra Jurnal Hukum Kesehatan Vol 10, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/sjhk.v10i2.12181

Abstract

Midwives are required to practice within the scope of their authority as regulated by Minister of Health Regulation No. 28 of 2017 concerning Midwifery Practice Licensing. However,  in  reality,  many  midwives  provide  healthcare  services  beyond  their  authority, causing harm to patients. This study examines the legal relationship between midwives and patients under Law No. 17 of 2023 on Health and the civil liability of midwives in cases of unlawful acts (onrechtmatige daad) that result in harm to patients. Using a normative juridical methodology, the study finds that midwives must deliver healthcare services according to their competence, standards, and legal obligations. If malpractice occurs, resulting in harm to patients, midwives can be held civilly liable under Article 1365 of the Indonesian Civil Code, which regulates liability for unlawful acts. Dalam menjalankan praktiknya, bidan harus mematuhi kewenangan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan   Praktik   Bidan,   namun   faktanya   terdapat   bidan   yang   memberikan pelayanan kesehatan diluar kewenangannya yang sehingga menimbulkan kerugian kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang hubungan hukum antara bidan dan pasien ditinjau dari Undang-Undang No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta bentuk pertanggungjawaban perdata bidan dalam hal terjadinya perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad) yang mengakibatkan timbulnya kerugian bagi pasien. Penelitian ini menggunakan  metodologi  yuridis  normatif.  Hasil  penelitian  menunjukan  bidan  dalam praktik mandirinya wajib memberikan pelayanan kesehatan se%t44Tsuai kompetensi dan standar  serta  hak  dan  kewajiban  yang  ditetapkan.  Apabila  bidan  melakukan  kesalahan dalam praktik yang menimbulkan kerugian pada pasien, ia dapat dikenakan pertanggungjawaban secara hukum perdata. Pertanggungjawaban ini bersumber pada ketentuan perbuatan melawan hukum sebagaimana dijabarkan pada Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Peningkatan Pemahaman Hukum Terhadap Kepemilikan Sertifikat Tanah Bagi Guru Dan Masyarakat Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Alissa, Evalina; Bafadhal , Faizah; Hosen, Hosen; Amir, Diana; Saraswati, Indah
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.686 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.17014

Abstract

Artikel ini merupakan laporan hasil dari pengabdian kepada masayarakat mengenai arti pentingnya kepemilikan sertifikat tanah bagi masyarakat sekitar Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kepemilikan sertifikat tanah. Pelaksanaan Pengabdian ini sangat direspon oleh masyarakat setempat. Dari hasil pengabdian ini, masyarakat memahami pentingnya kepemilikan sertifikat tanah, proses peralihan ha katas tanah serta tahapan pendaftaran tanah. Pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin, baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan informasi terkait pengurusan serta kepemilikan sertifikat tanah.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Eksploitasi Ekonomi di Kota Jambi Rakhmawati, Dessy; Herlina, Nelly; Alissa, Evalina
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.87 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.21011

Abstract

Riset ini memiliki maksud untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban eksploitasi ekonomi di Kota Jambi. Mengingat di kota Jambi masih banyak ditemui anak-anak yang menjadi korban eksploitasi ekonomi mereka di suruh berjualan koran, mengamen bahkan meminta minta. Permasalah dalam riset ini yaitu Bagaimana bentuk perlindungan terhadap anak sebagai korban eksploitasi ekonomi dan apa saja kendala yang di hadapi dalam pelaksanaan perlindungan terhadap anak sebagai korban eksploitasi ekonomi di Kota Jambi? Riset ini merupakan jenis riset empiris yang artinya riset ini mendeskripsikan fakta yang terjadi di lapangan dan mengtahui efektifitas hukum positif di masyarakat, dengan memfokuskan pada informasi primer dan sekunder, dalam hal ini data yang diperoleh langsung dari masyarakat disebut data primer, sedangkan data yang diperoleh dari bahan- bahan kepustakaan adalah data sekunder. Hasil dari Riset ini menunjukan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban eksploitasi ekonomi dilakukan oleh Dinas Sosial, P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan Polresta Kota Jambi dengan menyebarluaskan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, memberikan sosialisasi, melakukan pemantauan terhadap anak yang bekerja, memberikan laporan kepada penegak hukum yang berwenang tentang kegiatan eksploitasi ekonomi, memberikan perlindungan terhadap anak korban ekslpoitasi ekonomi, memberikan sanksi kepada yang melakukan Tindakan eksploitasi ekonomi di Kota Jambi, kemudian kendala yang dihadapi dalam pemberian perlindungan hukum terhadap anak korban eksploitasi ekonomi yaitu kurangnya pemahaman orang tua, masyarakat dan anak-anak tentang eksploitasi ekonomi, kurangnya kepedulian atau kepekaan dalam memberikan informasi kepenegak hukum terkait kegiatan eksploitasi ekonomi serta tidak adanya panti khusus atau rumah aman anak untuk membina anak-anak yang menjadi korban eksploitasi ekonomi.
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di SMAN 2 Sengeti Kabupaten Muaro Jambi Budhiartie, Arrie; Amir, Latifah; Amir, Diana; Fatriani, Riri Maria; Alissa, Evalina; Aryaningrum, Putri
JE (Journal of Empowerment) Vol 6, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i1.4845

Abstract

Abstrak Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu melanjutkan pembangunan nasional secara berkelanjutan. Salah satu tantangan yang dihadapi remaja saat ini adalah minimnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi, yang menyebabkan tingginya angka perilaku berisiko seperti pergaulan bebas, aborsi ilegal, serta penyalahgunaan informasi seksual dari media digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif melalui sosialisasi serta penyuluhan hukum kepada siswa-siswi SMAN 2 Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai hak-hak kesehatan reproduksi remaja dan konsekuensi hukum atas pelanggarannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dengan pola Participatory Action Research (PAR) dan Mixed Methods Sequential Exploratory, meliputi tahapan penjajakan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap isu kesehatan reproduksi, partisipasi aktif selama diskusi, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya remaja yang sehat secara fisik, mental, dan sosial serta bertanggung jawab dalam menjaga hak dan kesehatan reproduksinya. Abstract Adolescents are the future generation of the nation, expected to continue national development in a sustainable manner. One of the challenges faced by adolescents today is a lack of understanding about reproductive health, leading to high rates of risky behavior such as casual sex, illegal abortion, and misuse of sexual information from digital media. This community service activity was conducted as a promotional and preventive effort through socialization and legal education for students at SMAN 2 Sengeti, Muaro Jambi Regency. The aim was to provide a comprehensive understanding of teenagers' reproductive health rights and the legal consequences of violating them. The methods used in this activity were a participatory approach using Participatory Action Research (PAR) and Mixed Methods Sequential Exploratory, including the stages of exploration, implementation, and evaluation. The results of the activity showed an increase in students' understanding of reproductive health issues, active participation during discussions, and the growth of collective awareness to become agents of change within the school environment. Thus, this activity is expected to encourage the development of adolescents who are physically, mentally, and socially healthy and responsible in safeguarding their reproductive rights and health.
Pengelolaan Zakat Produktif Mampu Meningkatkan Taraf Kesejahteraan Masyarakat di Desa yang Berbasis Interpreneurship Yetniwati, Yetniwati; Prasna, Adeb Davega; Qodri, Muhammad Amin; Syelvita, Rema; Alissa, Evalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3094

Abstract

Pengelolaan zakat produktif di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan memaparkan urgensi kegiatan penyuluhan hukum tentang zakat dan urgensi pemberian zakat melalui BAZNAS. Pengabdian ini metode pengabdian masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan berbagai stakeholder terkait pengelolaan zakat produktif di Kelurahan Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Berdasarkan Undang-Undang No 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, BAZNAS di Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan lembaga pemerintah non struktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pengelola zakat di lokasi penelitian belum terlaksana dengan optimal, dimana terdapat dua pola dalam penyaluran zakat yaitu pola tradisional dan pola penyaluran produktif. Pola tradisional ini menggunakan dana zakat secara langsung dan diterima oleh mustahiq tanpa perantara. Sedangkan pola penyaluran produktif bermaksud untuk mengubah penerima dari kategori mustahiq menjadi Muzakki. kegiatan pengabdian ini menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kerjasama antara BAZNAS, pemerintah setempat dan UPZ dalam mengelola zakat produktif serta mengidentifikasi potensi sumber daya manusia dan alam yang dapat dikembangkan melalui program intrepreneurship berbasis zakat produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penyelesaian Sengketa Tanah antara Masyarakat Kelurahan Betara Kiri dengan Pihak Perusahaan Melalui Mediasi Mayang Hamidah, Siti; Alissa, Evalina; Manik, Herlina
Zaaken: Journal of Civil and Business Law Vol. 6 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Land disputes remain a persistent problem in Indonesia due to increasing land demand and weak law enforcement. Previous studies often emphasize litigation, while research on the effectiveness of mediation in local land conflicts is still limited. This study addresses that gap by examining the land dispute between the community of Kelurahan Betara Kiri and a private company in Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi Province. The objective is to analyze the mediation process as an alternative dispute resolution mechanism and to identify the main obstacles to its effectiveness. Using an empirical legal approach, the study finds that mediation has been attempted repeatedly since 2018, involving local government, the Forestry Service, and law enforcement agencies. However, the process has not been effective due to persistent disagreements over land ownership interpretation, breach of partnership agreements, leadership dualism within farmer groups, and weak compliance with mediation outcomes. The contribution of this research lies in demonstrating how the combination of unclear land tenure arrangements, institutional weaknesses, and low community legal awareness undermines mediation as a settlement tool. The findings highlight the need for stronger legal certainty, more transparent facilitation, and firmer enforcement to enhance the role of mediation in resolving agrarian conflicts in Indonesia.
Meningkatkan Pemahaman Tentang Pentingnya Itsbat Nikah dalam Perkawinan Siri di Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Alissa, Evalina; Bafadhal, Faizah; Suhermi, Suhermi; Yarni, Meri; Amir, Diana
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.2867

Abstract

Itsbat Nikah (Legalization of Marriage) is a determination of the marriage of husband and wife which has been carried out in accordance with the provisions of the Islamic religion with the fulfillment of the conditions and pillars of marriage, but the marriage has not been or has not been registered with the authorized official, namely the Religious Affairs Office official, in this case the Marriage Registrar Officer. The marriage regulations determined by the Religious Courts have a very big role and contribution in efforts to provide a sense of justice and legal certainty for married couples who do not yet have a marriage book as authentic proof or married couples who carry out unregistered marriages. By stipulating the marriage law, husband and wife will receive their rights as full citizens, including recognition of their children. Community service activities in Sekernan Subdistrict, Muaro Jambi Regency with the theme of increasing understanding of the importance of the Itsbat Nikah in unregistered marriages to increase public insight into the procedures for applying for the Itsbat Nikah related to unregistered marriages which are still found in society for various reasons so that husband and wife are not have a marriage certificate or marriage book. This Community Service Activity was carried out on August 15 2023 at the Office of the Head of Bukit Baling Village, Sekernan District, Muaro Jambi Regency and was attended by the community and local village officials. This service is carried out using lecture, discussion and question and answer sessions.