Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SOSIALISASI IDENTIFIKASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD SAWAHLUNTO Rahmadhani, Rahmadhani; Dewi, Siti Handam; Yudhanto, Satrio Bhagas; Ilahi, Vitratul
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i12.1074

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen yang berisi identitas pasien, serta salah satu bukti tertulis tentang proses pelayanan yang berisi data klinis pasien selama proses diagnosis serta pengobatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui sosialisasi identifikasi rekam medis elektronik di RSUD Sawahlunto. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional pendekatan kuantitatif. Sampel dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 120 rekam medis. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat didapatkan kelengkapan berkas rekam medis dikarenakan diperlukannya identifikasi dari rekam medis. Diharapkan kepada unit untuk dapat melakukan selalu monitoring dan evaluasi setiap kegiatan yang dilakukan direkam medis RSUD Sawahlunto agar dapat berjalan baik dan lengkap.
PENERAPAN KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP Yulia, Yulfa; Putri, Kalasta Ayunda; Oktamianiza, Oktamianiza; Putra, Deni Maisa; Rahmadhani, Rahmadhani; Hakki, Nur Habibah
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9094

Abstract

Keterlambatan pengembalian rekam medis dapat menghambat kegiatan pengelolaan dan beresiko hilangnya rekam medis. Salah satu faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis diantaranya terlambat karena berkas yang belum lengkap. Sehingga diperlukan motivasi perawat dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 46 perawat dengan sampel 32 perawat menggunakan proportional sampling dengan analisis univariat dan analisis bivariate. Berdasarkan hasil bahwa perawat yang kurang baik tanggung jawabnya terbukti 86% tidak tepat waktu, perawat dengan pengembangan dirinya terbukti 71% tidak tepat waktu, sedangkan perawat yang kurang mandiri dalam bertindak terbukti 79% tidak tepat waktu. Tanggung jawab dan pengembangan diri perawat memiliki hubungan dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang, sebaiknya perawat terus melakukan pengembangan diri guna meningkatkan keterampilan dan memperbaiki efektifiktas kerja untuk mencapai hasil kerja yang diharapkan seperti selalu mengikuti sosialisasi, mengikuti pelatihan dan bebas mengeluarkan pendapat saat berdiskusi.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN NAIL ART DALAM PROGRAM PEMBINAAN MAHASISWA WIRAUSAHA (PPMW) : MEMBANGUN POTENSI USAHA KREATIF DI KALANGAN MAHASISWA Rahmadhani, Rahmadhani; Ningrum, Ayu Lestari Setia; Suryati, Suryati; Pebriani, Reny Aziatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38133

Abstract

Kewirausahaan memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pola pikir kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap inovasi, pengelolaan risiko, dan daya saing, menjadikan kewirausahaan impian banyak orang. Terdapat tujuh semangat entrepreneur yang menjadi panduan, termasuk passion, kemandirian, dan ketekunan. Nail art telah muncul sebagai tren yang signifikan dalam industri kecantikan, menawarkan peluang usaha yang menarik terutama bagi kalangan perempuan. Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (PPMW) bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan wirausaha di bidang ini melalui workshop kewirausahaan yang komprehensif. workshop ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar nail art dan penggunaan alat, tetapi juga aspek penting dalam menjalankan usaha, seperti manajemen keuangan, strategi pemasaran, dan branding. Selain meningkatkan keterampilan teknis, program ini berfokus pada membangun kepercayaan diri dan semangat kewirausahaan, serta menciptakan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan. Workshop juga menekankan penggunaan bahan ramah lingkungan dan tren terkini dalam desain nail art, sejalan dengan kesadaran konsumen akan keberlanjutan. Diharapkan, mahasiswa dapat menjadi pelopor inovasi dalam industri ini, berkontribusi pada ekonomi kreatif, dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan semua potensi yang dimiliki, nail art dapat bertransformasi dari sekadar hobi menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui pelatihan yang tepat, mahasiswa dapat mengubah minat mereka menjadi peluang usaha yang bermanfaat dan menguntungkan.
META-ANALYSIS OF THE EFFECT OF INQUIRY TRAINING LEARNING MODEL ON THE LEARNING OUTCOMES OF HIGH SCHOOL PHYSICS STUDENTS CLASS X Rahmadhani, Rahmadhani
Journal of Learning and Technology in Physics Vol. 3 No. 1
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jltp.v3i1.57020

Abstract

Learning physics is considered difficult and unpleasant by most students. This is because at the time of learning the teacher did not apply a learning model that involved students, resulting in low student learning outcomes. This study aims to reanalyze the influence of the inquiry training learning model on the learning outcomes of high school physics students in class X. This type of research is a quantitative metaanalysis. The sample consists of 10 articles with S1-S6 reputation. The collection of articles uses an instrument, namely an observation sheet. The results obtained that the average effect size of the influence of inquiry training learning model on physics learning outcomes in high school class X is 0.885 in the medium category and the inquiry training learning model is effectively used on heat material with an effect size of 1.162 in the high category. Based on the results of this study, it was found that there was an influence of the inquiry training learning model on the learning outcomes of high school physics students in class X.Keywords: Inquiry Training; Learning Outcomed
SOSIALISASI IDENTIFIKASI MEDICAL RECORD KESEHATAN REMAJA PUTRI DISEKOLAH SMA KOTA PADANG Rahmadhani, Rahmadhani; Oktamianiza, Oktamianiza; Dewi, Siti Handam
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok usia yang menghadapi berbagai tantangan kesehatan reproduksi, sementara pencatatan riwayat kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah masih belum dikelola secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja putri tingkat SMA mengenai kesehatan reproduksi sekaligus memperkenalkan konsep identifikasi dan pencatatan medical record kesehatan reproduksi melalui pendekatan Manajemen Informasi Kesehatan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, diskusi, dan simulasi pengisian format medical record sederhana yang disesuaikan dengan konteks sekolah. Peserta kegiatan berjumlah XX siswi SMA. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 58,8 pada pre-test menjadi 82,3 pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan informasi kesehatan sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.
Pengembangan Instrumen Berpikir Komputasional Berbasis Elektronik Materi Sistem Komputer: A Systematic Literature Review Rahmadhani, Rahmadhani; Djuniadi, Djuniadi; Isnaeni, Wiwi; Rusilowati, Ani; Multazam, Multazam; Andrjati, Noening
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis tren, karakteristik, dan kualitas pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik pada materi sistem komputer di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas proses seleksi literatur. Pencarian artikel dilakukan pada basis data Scopus, Sinta, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2018–2025, sehingga diperoleh 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik menggunakan kerangka model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2019 dengan dominasi penggunaan model 4D, serta jenis instrumen yang paling banyak dikembangkan berupa e-LKPD dan asesmen digital berbasis web. Sebagian besar instrumen mengacu pada kerangka berpikir komputasional ISTE dan CSTA dengan penekanan utama pada indikator algorithmic thinking dan abstraction, sementara indikator decomposition dan debugging relatif kurang mendapat perhatian. Dari aspek kualitas, instrumen yang dikembangkan umumnya menunjukkan nilai validitas dan reliabilitas yang tinggi, namun sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap develop dan belum optimal dalam tahap disseminate. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan instrumen asesmen berpikir komputasional berbasis elektronik yang lebih komprehensif, seimbang antarindikator, serta diuji dan diimplementasikan secara luas untuk mendukung evaluasi pembelajaran informatika dan implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang SMP.
Pendampingan Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen di Kelurahan Lere Sukmah H, Nabila; Nuraini, Nuraini; Rahmadhani, Rahmadhani; Kapalari, Farianti; Halisah, Halisah; Khusnah, Marfi'atul; Az Zahra, Fadhlani Widya; Ryan, Moh; Rezaldi, Rezaldi; Ramadhan, Munif; Sigin, Moh; Jihan, Jihan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/g0f60905

Abstract

Kegiatan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kelurahan Lere dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi standar jaminan produk halal dan legalitas usaha. Program ini bertujuan membantu UMKM memahami alur sertifikasi halal, mengidentifikasi titik kritis kehalalan bahan dan proses produksi, serta menyiapkan dokumen yang diperlukan, termasuk pendaftaran melalui aplikasi SiHalal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif, yaitu melibatkan UMKM secara aktif dalam setiap tahapan melalui penyuluhan, pelatihan, verifikasi bahan, observasi proses produksi, serta bimbingan teknis terkait regulasi halal dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi halal, kelengkapan administrasi usaha, dan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami prosedur sertifikasi. Pendampingan ini juga membantu mengatasi kendala umum seperti keterbatasan informasi, kurangnya pemahaman bahan baku, serta ketidaksiapan dokumen. Selain memperkuat legalitas usaha melalui NIB, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan konsumen, perluasan peluang pasar, dan peningkatan daya saing produk lokal. Secara keseluruhan, program pendampingan ini efektif dalam mendorong UMKM di Kelurahan Lere untuk memenuhi regulasi halal, meningkatkan kualitas produksi, serta mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
EVALUASI KONSISTENSI PENULISAN DIAGNOSIS PADA RESUME MEDIS DAN RENCANA PULANG DALAM KETEPATAN KODE DIAGNOSIS INFEKSI DI RSUD DR. RASIDIN PADANG Mardiawati, Dewi; Rahmadhani, Rahmadhani; Fadhila, Ghina
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3637

Abstract

Inconsistencies in diagnosis writing and coding accuracy for infection cases remain common. Initial observation of 10 records at Dr. Rasidin Padang Hospital showed 60% inconsistency in diagnoses and 60% in coding. This study aimed to assess the consistency between medical summaries and discharge plans in relation to coding accuracy. Conducted from February to March 2025 using a descriptive quantitative method, the study involved 53 samples from a population of 114, selected via simple random sampling. Data were collected using a checklist and analyzed with univariate analysis via Computerisasi. Results showed 45.3% inconsistent diagnoses and 39.6% inaccurate codes. The issues were linked to suboptimal medical record completion by physicians and coders, affecting data quality and coding accuracy. Hospitals are encouraged to enhance supervision, guidance, and regular training to improve understanding of documentation and coding standards.Keywords: Consistency, Accuracy, Medical Summary, Discharge Planning
ANALISIS KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PASIEN RAWAT JALAN PADA POLI SARAF DI RSUD DR. RASIDIN PADANG Dewi, Siti Handam; Rahmadhani, Rahmadhani; Prima, Arif; Yudhanto, Satrio Bhagas; Hawa, Siti Nur
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3599

Abstract

The clarity of diagnosis writing is an important factor in coding determination. One of the issues found is the illegibility of diagnoses and the lack of completeness in filling out medical resumes, which is caused by the use of terminology in Indonesian and abbreviations that do not conform to standard norms, making it difficult for coders to read and interpret the diagnoses. The research aims to examine the accuracy of the diagnostic codes for outpatient patients in the neurology clinic. The type of research used is quantitative with a cross-sectional method, conducted at the Dr. Rasidin General Hospital in Padang. The research population consists of 532 medical record files, and the sample taken amounts to 84 outpatient medical record files using simple random sampling techniques. The type of research used is quantitative with a cross-sectional method, conducted at the Dr. Rasidin General Hospital in Padang. The research population consists of 532 medical record files, and the sample taken amounts to 84 outpatient medical record files using simple random sampling technique. The research was conducted using observations and a checklist, as well as univariate analysis. Data processing includes editing, coding, tabulation, and data cleaning. The research results indicate that out of 84 medical record files, 28 (33.3%) had unclear diagnoses due to illegible handwriting, 34 (40.5%) were incomplete due to time constraints, and 26 (31.0%) had incorrect codes due to the ambiguity and incompleteness of the diagnosis writing. The ambiguity and incompleteness of diagnosis writing affect the accuracy of coding. In the future, it is hoped that diagnosis writing will adhere to ICD-10 guidelines to facilitate the assignment of diagnosis. Keywords: Code Accuracy, Pattient Diagnosis,Outpatient Care