Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Mahasiswa KKN 25 UINSU dalam Pengembangan UMKM Ternak Ikan Gurame UPR Ma'arif bagi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Desa Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Maulida, Sri Aqilah; Andrina, Raissa Puan; Ananda, Putri; Mutohir Sitorus, Taufiq Fazar; Zuhri, Rasyid Ahmad; Wibowo, Muhammad Rizky; Wibowo, M Padeli; Tanjung, Siti Nur Aminah; Siagian, Dina Mardiana; Juliati Nasution, Yenni Samri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran mahasiswa KKN 25 UINSU dalam pengembangan UMKM ternak ikan gurame di UPR Ma’arif dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Tanjung Seri, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pengelola UPR Ma’arif serta masyarakat sekitar, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN 25 UINSU berperan dalam membantu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh UPR Ma’arif, seperti serangan hama yang menurunkan produksi dan keterbatasan akses pasar digital. Upaya yang dilakukan mahasiswa meliputi pengembangan inisiatif pemasaran digital, seperti pembuatan akun media sosial, untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk. Kontribusi mahasiswa KKN 25 UINSU berperan penting dalam memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta membantu adaptasi terhadap perkembangan teknologi pemasaran.
Pemanfaatan Jaringan Sosial Untuk Pemasaran Produk Skintific Pada Aplikasi Tiktok Rahmadhani, Lailani Octavia; Muksin, Nani Nurani; Fauzi, Nurul Baridah; Hisan, Khairatun; Ananda, Putri
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/0q9qh923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan pemasaran produk Skintific di aplikasi TikTok menggunakan pendekatan Social Network Analysis (SNA). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah  kualitatif yang  berfokus pada kolaborasi antara media sosial TikTok dan penjualan produk Skintific. Menurut Borgatti et al. (2018) dan Scott (2017), SNA adalah teknik yang mempelajari pertukaran sumber daya di antara aktor dan hubungan antara unit-unit sosial. SNA dipilih karena kemampuannya mengungkap dan menganalisis interaksi dalam jaringan sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi literatur, dengan fokus pada mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang membeli produk Moisturizer Skintific melalui TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai nodes utama, menghubungkan Skintific dengan pengguna dan memfasilitasi penyebaran informasi produk secara viral melalui like, komentar, dan berbagi konten. Kesuksesan pemasaran Skintific di TikTok didukung oleh kesesuaian demografis pengguna, konten kreatif yang relevan, pemanfaatan fitur TikTok Shop, kolaborasi dengan influencer, konsistensi posting, dan responsivitas terhadap tren. TikTok memberikan manfaat signifikan bagi Skintific seperti jangkauan audiens global, engagement tinggi, peningkatan brand awareness, pemasaran otentik, analisis data real-time, dan konversi penjualan langsung. Kesimpulannya, Skintific berhasil menggunakan TikTok sebagai platform utama untuk promosi dan penjualan produk skincare, meningkatkan kesadaran dan kepercayaan konsumen melalui kolaborasi dengan influencer, serta memanfaatkan TikTok Shop untuk interaksi dan penjualan yang efektif.  Kata Kunci: Jaringan sosial, pemasaran, TikTok, Skintific, Media sosial.
Efektivitas Hipoglikemik Fraksi Etil Asetat Ampas Tahu menggunakan Model Hewan Ikan Zebra (Danio rerio) Herlina, Nina; Mulyati; Yulianita; Ananda, Putri
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v5i1.183

Abstract

Ampas tahu mengandung isoflavon genistein dan daidzein yang diduga memiliki efek hipoglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek hipoglikemik fraksi etil asetat ampas tahu (FEAAT). Ekstraksi isoflavon ampas tahu dilakukan dengan metode refluks menggunakan etanol dan HCl, kemudian fraksinasi menggunakan etil asetat. Efek hipoglikemik FEAAT dibuktikan menggunakan ikan zebra sebagai hewan uji. Kelompok perlakuan terdiri dari kontrol negatif (akuades), FEAAT1 dan FEAAT2 dengan konsentrasi 3,75% dan 5% serta kontrol positif (metformin). Hiperglikemia diinduksi dengan perendaman menggunakan aloksan 0,05% selama 30 menit, glukosa 1% selama 30 menit. Selanjutnya dilakukan pemberian sampel uji selama 120 menit secara berurutan untuk menguji efek hipoglikemik dari sampel uji. Cuplikan darah diambil pada menit ke-0, 30, 60, 90, dan 120 untuk diuji kadar glukosa darah. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada luas Area Under Curve (AUC0-120) kontrol negatif dengan FEAAT2 dan metformin (p < 0,01). Sementara hasil nilai AUC0-120 FEAAT1 tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif. FEAAT2 efektif sebagai agen hipoglikemik pada model hewan ikan zebra yang diinduksi hiperglikemik.
The Impact of product quality and celebrity endorsment on purchase decision: Brand image as mediation Ananda, Putri; Hendri, M. Irfani; Purmono, Bintoro Bagus; Rosnani, Titik; Karsim, Karsim
Junal Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2024): January: Management Science and Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmas.v7i1.378

Abstract

The tea processing industry has experienced rapid development. Tea production in Indonesia ranks among the top five largest tea-producing countries, with a total production of 136.80 tons in 2022. This creates promising business opportunities for tea beverage enterprises, evident in the proliferation of various contemporary tea-based drinks offered by numerous brands and outlets emerging within Indonesian society. One notable example is Es Teh Indonesia. PT Es Teh Indonesia is a local brand specializing in contemporary tea beverages, established in 2018 and currently operating 945 outlets. This research examines the influence of celebrity endorsement and product quality on purchasing decisions, with brand image as an intervening variable in Es Teh Indonesia. The hypotheses formulated in this study will be tested using causal research. Data collection will be carried out by distributing questionnaires to 225 respondents using purposive sampling techniques. Structural Equation Modeling (SEM) will be employed with the assistance of AMOS 24 for data analysis. The research findings reveal that product quality has a positive and significant impact on brand image, celebrity endorsement has a positive and significant effect on brand image, brand image significant influences purchase decisions, product quality has a positive and significant impact on purchase decisions, and celebrity endorsement positive and significant affects purchase decisions.
Nilai Kebudayaan Dalam Tradisi Basale Layang Pada Ritual Pengobatan Suku Anak Dalam Damanik, Bella Silvesteria; Naula, Neca; Irawan, Candra Rindi; Ananda, Putri; Nurhafifah, Fatia Zulfa; Nurjannah; Sasabila, Alesia; Khoirunnisa, Indah; Destrinelli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.23965

Abstract

This study aims to explore the cultural values embedded in the Basale Layang tradition practiced during healing rituals by the Suku Anak Dalam (Indigenous People of the Forest), and to examine its potential transformation into artistic forms as a medium for cultural education. The research adopts a qualitative descriptive approach, utilizing observation, in-depth interviews, and documentation methods. Data were gathered from cultural practitioners, ethnographic records, and written sources related to the Basale Layang practice. The analysis identified three core elements: spiritual, social, and cultural values manifested through healing chants (layang), symbolic objects, and collective community involvement. Findings reveal that Basale Layang holds a profound symbolic structure representing the interconnectedness of humans, ancestors, and the natural cosmos. Ritual chants, sacred objects, and distinctive movement patterns demonstrate potential for transformation into performance arts such as dance and music. This transformation can serve as an educational tool that not only preserves cultural heritage but also enhances character education by introducing values such as solidarity, spirituality, and reverence for ancestral traditions. This study supports the view that traditional arts can function as strategic mediums for cultural revitalization and value-based education within schools. Thus, integrating the values of Basale Layang into arts education contributes significantly to sustaining local identity amidst the forces of globalization.
AKUNTANSI KOMPARATIF AMERIKA DAN ASIA Ananda, Putri; Siregar, Anggi Adelia; Lubis, M. Alpansyah; Maharani, Maharani; Nurlaila, Nurlaila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40808

Abstract

Artikel ini berfokus pada pembahasan mengenai perbedaan di dalam penerapan praktik akuntansi yang terjadi di Asia dan benua Amerika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perbedaan dan kesamaan dalam regulasi serta praktik akuntansi di Asia dan Benua Amerika melalui analisis mengenai sejarah, landasan hukum, organisasi, standar akuntansi, sertifikasi, dan praktik akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Data penelitian ini diperoleh dari data sekunder yang sudah tersedia dari artikel dan karya ilmiah di situs pencarian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perkembangan sejarah akuntansi dan landasan hukum mengenai keberadaan awal terbentuknya komite akuntansi pada Asia dan Benua Amerika. Selain itu, standar PSAK Asia dan standar GAAP di Benua Amerika juga memiliki perbedaan dari segi properti investasi, metode inventaris, pendekatan basis, pembalikan kerugian penurunan nilai, penilaian aset tetap, dan biaya pengembangan.
The BNPL phenomenon: Digital consumer communication and behavior in shopee paylater Ananda, Putri; Pramesthi, Jasmine Alya
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 13, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v13i2.64209

Abstract

Background: Buy Now, Pay Later (BNPL) services experienced 125% growth in Indonesia in 2021-2022. It proves a fundamental transformation in consumer communication and fintech marketing communications, in which the platform’s persuasive architecture and digital word-of-mouth communications shape the financial decisions of the younger generation. Purpose: The study examined consumers’ experiences with Shopee PayLater (SPayLater) through a phenomenological approach, exploring utilitarian-hedonic motivations, impacts on shopping patterns and financial management, users’ subjective experiences, and the socio-psychological factors that influence continued usage behavior. Methods: It employed Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) with 20 active SPayLater users. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews and digital observations. They were analyzed by integrating the Theory of Planned Behavior, Self-Determination Theory, and Hedonic-Utilitarian motivation theory, with triangulation of methods, sources, and theories. Results: The findings reveal a shift in consumption behavior from “buying by need” to “buying by want,” with peer recommendation more persuasive than formal marketing communication. Implications: The research produces a Digital PayLater Consumer Communication Model (DPCCM) that explains the BNPL communication ecosystem through five components: platform communication strategy, social network influence, individual psychological mechanisms, behavioral consumption manifestation, and feedback loop dynamics. The research provides a significant theoretical contribution to the digital communication literature by producing a new framework for understanding how the dynamics of persuasive communication in the digital commerce ecosystem shape the financial decisions and consumption behavior of Indonesia’s young generation.
Gambaran Self-Esteem Siswa dari Keluarga Broken Home dan Implikasinya dalam Pelayanan Ananda, Putri; Nurfarhanah, Nurfarhanah
TSAQOFAH Vol 5 No 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i5.7023

Abstract

This study is motivated by the high number of adolescents experiencing low self-esteem, with one of the main contributing factors being an unstable family environment or broken home. The research aims to describe the self-esteem of students from broken home families at SMK Negeri 2 Bukittinggi, based on five key aspects: (1) overall self-esteem, (2) significance, (3) competence, (4) virtue, and (5) power. A quantitative descriptive method was employed, with a sample of 144 students selected using purposive sampling. Data were collected using a self-esteem questionnaire and analyzed through descriptive statistical techniques. The results indicate that: (1) overall self-esteem falls into the low category, (2) the aspects of significance and competence are in the moderate category, and (3) the aspects of virtue and power are in the low category. These findings suggest that students from broken home families tend to have weak self-confidence and self-perception, particularly regarding personal virtue and strength. The study implies that Guidance and Counseling (BK) teachers play a vital role in providing personal development services through individual counseling, group guidance, information services, and classroom guidance to holistically enhance students' self-esteem.