Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Manajemen Keuangan dan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Kinerja Pada UMKM Dapur Bunda Vivi Christianto Putri, Gloria Era; Candraningrat, Candraningrat
TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tmg.v3i2.60994

Abstract

UMKM Dapur Bunda Vivi merupakan UMKM yang menjual produk makanan seperti nasi bakar dan sambal yang berdiri sejak tahun 2019 berlokasi Jl. Beciro. Selama UMKM Dapur Bunda Vivi berdiri ada dua hal permasalahan utama yang dihadapi yaitu Manajemen Keuangan dan Digital Marketing, dalam manajemen keuangan tidak mengetahui tentang pembukuan dari pengeluaran dan pemasukan buku besar, neraca, laba rugi, perubahan modal, arus kas serta tidak memiliki pencatatan keuangan harian yang dapat berbahaya bagi UMKM. Permasalahan selanjutnya adalah kegiatan Digital Marketing penjualan yang dilakukan hanya melalui mulut ke mulut dan membuka lapak di pinggir jalan untuk nasi bakar dan untuk sambal dititipkan di toko. Dengan adanya permasalahan ini membuat pemilik usaha tidak dapat mengambil keputusan yang tepat. Maka dari itu, solusinya adalah membuatkan format pembukuan keuangan sederhana melalui buku akuntansi secara manual dan secara online menggunakan excel dan menambah saluran pemasaran melalui kegiatan promosi di Tiktok selain membuat promosi di media sosial kegiatan yang lainnya dengan mengupload produk di Tokopedia dan Tiktok Shop yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan. Hasil dari Kerja Praktek ini yakni pembuatan pembukuan secara sederhana dengan excel agar dapat memudahkan pemilik dalam pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang terjadi sehingga dapat mengetahui saldo yang diperoleh dalam periode tertentu. Pemasaran melalui Tiktok dengan membuat konten dapat membantu dalam pengenalan produk untuk meningkatkan penjualan.
Analysis of the Effect of Market and Proactive Orientation with Market Capabilities on Export Performance in East Java Export-Oriented MSMEs Alicia, Alicia; Wibowo, Januar; Candraningrat, Candraningrat; Supriyanto, Antok
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 14 No. 2: September 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mb.v14i2.17874

Abstract

Research aims: This study examines the causal relationships affecting export performance, including market orientation, proactive orientation, and market capability. Design/Methodology/Approach: This study used a quantitative approach, which was carried out by distributing questionnaires to 140 MSMEs in East Java that had already exported. This study was tested utilizing SmartPLS 4 with partial least squares-structural equation model (PLS-SEM) analysis.Research findings: The results exhibited that market orientation significantly affected export performance and market capability. Proactive orientation substantially affected export performance and market capabilities. Besides, market capability directly and significantly influenced the relationship between market orientation, proactive orientation, and export performance.Theoretical Contribution/Originality: Adding market capability as a mediating variable to test the influence of market orientation and proactive orientation on export performance in export MSMEs in Surabaya.Practitioners/Policy Implications: In improving the export performance of MSMEs, oversight institutions or policymakers are expected to provide regular education, training, and guidance on how to observe and take advantage of changes in the export market, obtain information about customers and the export market situation and study and identify opportunities that exist in the export market.Research Limitations/Implications: In this study, the research locations were limited to the Surabaya area, so further researchers can expand the research locations. Data collection can also be done by interviewing, so that respondents are more open to answering questions. In addition, there were only three variables affecting export performance in this study: market orientation, proactive orientation, and market capability. Because the R-Square value of market capability was still at 0.392, or 40%, other independent variables can influence as much as 60%, such as customer orientation, international orientation, demographic orientation, strategic orientation, and others. Besides, the R-Square value of export performance was 0.538, or 54%, so other mediating variables may affect as much as 467%, such as innovation, production, and productive and dynamic capabilities.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Nasabah PT. Bank BRI KC Balikpapan Sudirman Dinda Natasya Amarty; Candraningrat Candraningrat
Global Leadership Organizational Research in Management Vol. 3 No. 1 (2025): Global Leadership Organizational Research in Management
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/glory.v3i1.2080

Abstract

This research aims to analyze the influence of service and product quality on the level of customer satisfaction of PT. Bank BRI KC Balikpapan Sudirman. Using a survey-based quantitative approach, this research involved 30 respondents as samples. The data obtained was analyzed using the multiple linear regression method using SPSS version 26 software. The research results show that service quality and product quality have a positive and significant impact on customer satisfaction. The regression coefficient for service quality was recorded at 0.313 with a significance level of 0.020, while the regression coefficient for product quality was 0.493 with a significance level of <0.001. The R Square value obtained is 0.537, indicating that 53.7% of the variation in customer satisfaction can be explained by these two variables, while the other 46.3% is influenced by factors outside this research model. These results confirm that product quality has a more dominant influence on customer satisfaction than service quality. Therefore, banks are advised to continue to innovate in developing product features and improving service quality through regular training for employees. This research provides a practical contribution to the banking sector in an effort to increase customer satisfaction and loyalty.
Strategi Pemasaran Produk Lokal Dalam Meningkatkan Daya Saing Di Pasar Global Di Luwu Timur Melissa Lukmawati Manurung; Candraningrat Candraningrat
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1205

Abstract

Pasar global kini semakin ditandai dengan kompetisi yang ketat dan perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung sangat cepat. Kemajuan teknologi, globalisasi, serta akses internet yang semakin meluas telah mengubah perilaku konsumen secara signifikan, menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi perusahaan yang ingin memasarkan produk mereka secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global, serta memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha di Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis strategi pemasaran produk lokal di Luwu Timur dan dampaknya terhadap daya saing di pasar global. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk keripik pisang serta peluang dan ancaman yang ada di pasar global. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran produk lokal di Luwu Timur perlu ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan budaya lokal yang kaya, serta menerapkan teknologi digital, produk lokal Luwu Timur dapat lebih kompetitif di pasar internasional.
Penerapan Strategi Pemasaran Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan (Studi Deskriptif Pada Pelaku UMKM Pengrajin Gula Aren di Desa Halong Kecamatan Haruai) Yuliana Yuliana; Candraningrat Candraningrat
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i4.5294

Abstract

UMKM merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah sebagi jenis usaha yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, atau badan usaha kecil dengan skala operasional dan aset yang terbatas. Perekonomian nasional didorong oleh UMKM yang membuka peluang kerja, mendorong kemajuan ekonomi setempat, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Gula aren merupakan salah satu komoditas yang diperjualbelikan oleh UMKM. Nira pohon aren (pohon Enau) dimanfaatkan untuk membuat gula aren sebagai pemanis alami. Untuk membuat gula aren, nira ini diambil dari bunga jantan pohon aren dan dimasak hingga mengeras dan mengental. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif karena gula aren yang termasuk dalam golongan gula merah sering digunakan sebagai pengganti gula tebu atau gula pasir dalam berbagai hidangan dan minuman. Namun, industri gula aren menghadapi tantangan yang cukup besar dalam menjaga keterhubungannya di era digital yang terus berkembang pesat ini. Desa Halong di Kecamatan Haruai menjadi lokasi penelitian. Sebanyak empat konsumen dan perajin gula aren dilibatkan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku industri gula aren mulai memanfaatkan berbagai media sosial, antara lain Facebook, Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok, sebagai bagian dari taktik pemasaran digital berbasis media sosial yang berhasil mendongkrak penjualan gula aren tradisional. untuk menjangkau pelanggan secara luas, terutama generasi muda yang lebih mengerti teknologi. Konten yang kreatif dan instruktif yang dikemas dengan baik dapat meningkatkan minat beli, meningkatkan brand awareness, dan meningkatkan reputasi gula aren sebagai produk kontemporer. Pemasaran influencer dan promosi iklan digital kini menjadi bagian dari strategi pemasaran digital. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tren digital yang berubah, memahami target pasar, dan mengembangkan merek secara konsisten semuanya berperan dalam keberhasilan strategi ini.
Analisis SWOT terhadap Strategi Produksi Pakaian di Perusahaan Moran Sewn Bali Ni Putu Pande Dian Aprilia Dewi; Candraningrat
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i4.5358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai strategi produksi pakaian di Moran Sewn Bali dengan menggunakan metodologi SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Data utama dikumpulkan melalui kunjungan lapangan, dan analisis dokumen di seluruh perusahaan, adapun wawancara dengan 30 partisipan untuk memperkaya pemahaman riil dilapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki aset internal yang signifikan, seperti kualitas bahan baku yang berstandar internasional, produk desain unik yang memiliki sedikit unsur budaya Bali, dan pemanfaatan inovasi teknologi. Namun, perusahaan juga memiliki masalah internal yang bergantung pada penduduk setempat, seperti kurangnya keterampilan tenaga kerja lokal, rantai pasokan yang tidak stabil, dan praktik yang kurang optimal yang bergantung pada lingkungan setempat. Di sisi eksternal, Moran Sewn Bali memiliki peluang luar biasa untuk memperluas basis pelanggannya ke Eropa dan Amerika, serta memanfaatkan tren mode global yang berfokus pada keberlanjutan. Namun, bahaya seperti persaingan dari merek global, perubahan peraturan pemerintah, dan ketidakstabilan ekonomi di seluruh dunia perlu dipantau. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, penelitian ini menyarankan agar perusahaan meningkatkan manajemen sumber daya manusia, menjaga rantai pasokan, mengoptimalkan praktik lingkungan, dan memanfaatkan teknologi digital untuk periklanan. Dengan langkah-langkah strategis ini, Moran Sewn Bali dapat meningkatkan kapasitasnya untuk bersaing di pasar global. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur industri pakaian, khususnya yang berkaitan dengan perusahaan menengah di negara-negara berkembang.
Eksplorasi Persepsi Konsumen Terhadap Strategi Price Discount (Promo Super Si Gayan) Supermarket Tiara Dewata Denpasar I Putu Adi Surya; Candraningrat
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i4.5360

Abstract

This research is motivated by changes in consumer behavior after the COVID-19 pandemic who are increasingly sensitive to prices and selective in responding to promotions. Tiara Dewata Supermarket in Denpasar launched the "Super Si Gayan Promo" program as a price discount strategy to attract consumer shopping interest, but there has been no in-depth academic study on its effectiveness. The purpose of this study is to explore consumer perception of the promotional program. The research uses an exploratory qualitative approach with in-depth interview methods and observation of 6 consumers who have participated in the promotion and 1 party from the management of Tiara Dewata. The results show that consumers generally value discounts as attractive incentives that increase spending value, but there are differences of opinion regarding exclusive access for members, purchase limits, and transparency of product information. This strategy also influences consumer digital behavior, such as increased visits and interaction through apps. The implications of these findings emphasize the importance of inclusive, adaptive and transparent promotions in meeting consumer expectations and building long-term loyalty in increasingly competitive retail competition.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DESTINASI PARIWISATA MELALUI MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS PANTAI TANJUNG JUMLAI) Risda Risda; Candraningrat Candraningrat
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i4.5564

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh pengelola Pantai Tanjung Jumlai untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sudah berjalan, namun masih bersifat sporadis, dengan konten monoton dan frekuensi unggahan tidak konsisten. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM, anggaran, serta infrastruktur digital. Meskipun demikian, terdapat peluang besar melaluipenggunaan TikTok, kolaborasi dengan influencer, dan penyediaan informasi praktis secara daring. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan tim digital marketing terpadu, peningkatan kualitas konten, serta pemanfaatan alat analitik digital. Langkah-langkah tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan efektivitas promosi dan daya saing Pantai Tanjung Jumlai secara berkelanjutan.
The Mediating Effect of Presence on Consumer Intention to Use a Social Media Platform Candraningrat; Zainul Wasik; Lia Febria lina
Journal of Managerial Sciences and Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus: Journal of Managerial Sciences and Studies
Publisher : PT. Mawadaku Sukses Solusindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61160/jomss.v3i2.87

Abstract

Using the stimulus-organism-response paradigm, this study examined the impact of presence on consumers' intentions to engage in social commerce (i.e., the consumers' intention to participate in social commerce through the presence role). The internal states of an organism were separated into two levels under the framework of social trade: presence as well as effect and thought. To keep things simple, enjoyment and utility were chosen as emotion and cognitive variables, while social presence and telepresence were chosen as presence dimensions. The investigation's findings demonstrated how telepresence and social presence served as mediators between the inputs (interaction and vibrancy) and the resulting internal states (enjoyment and utility). The organism's reaction was strongly impacted by both utility and enjoyment (i.e., social commerce's goal of customer engagement). As a result, it became clear that presence's mediating function in the context of social trade was crucial.
Dampak Perilaku Pemimpin Paradox Terhadap Kinerja Bawahan Melalui Keterbukaan Pengalaman dan Orientasi Tujuan Pembelajaran Dian Palupi; Suhermin; Mohammad Faisal; Candraningrat
Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 1 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35590/jeb.v12i1.12354

Abstract

Purpose: This study aims to analyze how openness to experience and learning goal orientation influence paradoxical leader behavior and the mediating effect of paradoxical leader behavior and the moderating effect of psychological capital on follower performance. Design/methodology/approach: This research is a quantitative research, using PLS-SEM data analysis. The sampling method uses purposive sampling. The respondents were 102 lecturers and administrative staff at universities who had subordinates. Questionnaires were distributed to collect data Findings: Significant results were shown by openness to experience on paradox leader behavior, as well as learning goal orientation on paradoxical leader behavior and learning goal orientation on follower performance. The results showed that paradoxical leader behavior neither did mediate openness to experience nor learning goal orientation on follower performance, Meanwhile, insignificant results were also shown by openness to experience on follower performance, and paradoxical leader behavior on follower performance. In addition, there was no moderating effect of psychological capital on paradoxical leader behavior on follower performance. Research limitations/implications: This study has limitations, as the population in this study only came from private universities in Indonesia. Future research could be expanded to include public universities or other demographic groups/sectors and adding other variables to deepen understanding of the relationship between these variables. Practical implications: The results of the study indicate that leaders and foundations at private universities need to develop a culture and create a work environment through rules and policies that emphasize learning goal orientation and openness to experience to encourage adaptive paradoxical leadership behavior. Employees who understand paradoxical leader behavior can see conflicting and competing demands as phenomena in the organization and can integrate various demands so that the contradictions between them can be productive. Originality/value: This research contributes to the implementation of Paradox Theory and Personality Traits in influencing the performance of subordinates among lecturers at private universities in Indonesia. This represents a research gap and is interesting because there is not much research on this topic. Paper Type: This article is a research paper examining the influence of openness to experience and learning goal orientation on paradoxical leader behavior, the mediating effect of paradoxical leader behavior, and the moderating effect of psychological capital on follower performance. Keywords: Paradox leader behavior; openness to experience; learning goal orientation; follower performance, psychological capital.