Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Perubahan Berat Badan Anak Gizi Kurang pada Siswa Sekolah Dasar yang Mendapatkan Clarhiz Cookies dengan Original Cookies Juliantri, Marcella; Siregar, Afriyana; Sartono, Sartono; Telisa, Imelda; Hartati, Yuli
JURNAL RISET GIZI Vol. 11 No. 2 (2023): November (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i2.9003

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan salah satu penyakit tidak menular. Keadaan gizi kurang pada anak dapat dilihat jika nilai z-score yang diperoleh adalah -3 s/d <-2 SD. Keadaan gizi kurang pada anak-anak akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Sebab itu, anak gizi kurang memiliki keterbatasan untuk belajar dan bekerja serta bersikap dibanding dengan anak normal. Prevalensi wasting pada anak usia 5-12 tahun berdasarkan Indeks IMT/U di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 10,8 % terdiri dari 4,4 % sangat kurus dan 6,4 % kurus.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perubahan berat badan anak gizi kurang pada siswa sekolah dasar yang mendapatkan clarhiz cookies dengan original cookies.Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest posttest with two group. Sampel berjumah 60 anak gizi kurang yang dibagi dua kelompok yaitu perlakuan yang mendapatkan clarhiz cookies dan kelompok pembanding yang mendapatkan original cookies dengan menggunakan metode proporsional strarified quota sampling.Hasil : Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok perlakuan 0,62 kg (p-value =0,000) dan kelompok pembanding 0,18 kg (p-value =0,000). Sedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000.Kesimpulan : ada perbedaan pemberian clarhiz cookies dengan original cookies terhadap perubahan berat badan anak gizi kurang pada siswa sekolah dasar.
Daya Terima Nugget Panggang Berbasis Ikan Salem, Tepung Jagung, Daun Kelor Dan Jamur Kuping Hartati, Yuli; Vino Pratiwi, Dinda; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda; Nazarena, Yunita
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan pada remaja terus meningkat dan berhubungan erat dengan pola makan tinggi energi dan rendah serat. Diperlukan inovasi makanan selingan yang sehat, tinggi serat, dan rendah kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat dan serat pangan) dari nugget panggang berbasis ikan salem, tepung jagung, daun kelor, dan jamur kuping. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat formulasi. Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik 5 poin terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 (ikan salem 60g, tepung jagung 20g, daun kelor 25g, jamur kuping 30g) merupakan formula yang paling disukai panelis dari segi aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan gizi F1 per 100 gram adalah energi 190,1 kkal, protein 12,55 g, lemak 3,72 g, karbohidrat 26,6 g, dan serat pangan 16,47 g.
Edukasi Gizi dalam Mencegah Anemia untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Siswi di SMA Negeri 11 Palembang Telisa, Imelda; Hartati, Yuli; Meilina, Ayu; Eliza, Eliza
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1799

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada remaja putri adalah kekurangan energi dan protein. Rendahnya asupan energi dan protein sebagai makronutrien dapat berkontribusi terhadap rendahnya asupan mikronutrien. Asupan makronutrien seperti protein berperan pada penyimpanan dan transportasi zat besi. Kekurangan zat besi menyebabkan terjadinya anemia. Sehingga diperlukan pemberian edukasi guna memberikan pengetahuan tentang gizi seimbang, makanan yang dapat meningkatkan status gizi serta memberikan kesadaran kepada siswi akan pentingnya makanan yang bergizi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswi mengenai gizi seimbang dan makanan yang dapat mencegah anemia. Kegiatan dilakukan kepada siswi SMAN 11 Palembang dengan melibatkan 30 siswi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kadar Hb, penyuluihan melalui ceramah interaktif sebanyak 2 kali selama 1 bulan, dan pemberian buku saku diakhir kegiatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan pos-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil kegiatan pengabmas didapatkan bahwa terjadi peningkatan kadar Hb, pengetahuan dan sikap siswi terhadap anemia. Rata-rata kadar Hb meningkat dari 11,60 g/dL menjadi 12,63 g/dL. Tingkat pengetahuan siswi mengenai gizi dan anemia meningkat dari rata-rata 63 poin menjadi 78 poin.