Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Komik Terhadap Sikap Siswa Dalam Kesiapan Menghadapi Menarche Nur Hidayah; Sri Ramadhany; Muhammad Tamar; Fenita Purnama Sari Indah; Rachmawaty M. Noer
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i1.1089

Abstract

This study aims to determine the effect of educational comic media about menarche on the knowledge and attitudes of fifth grade elementary school students in preparing to face menarche. This type of research uses quasy experiment (Nonequivalent Control Group Design). The research was conducted at Tamalanrea V Inpres Elementary School and Tamalanrea II Inpres Elementary School in Makassar in February 2020. The sample in this study was grade V students who had not experienced menarche as many as 50 people divided into 25 control groups (lecture method) and 25 intervention groups (comic media and lecture method) selected based on purposive sampling technique. Data analysis using the Wilcoxon test (p <0.05). Statistical test results showed in the control group p-value 0.00. There are differences in pre and post attitudes in the control group with the lecture method and the intervention group with the educational comic media and the lecture method. The educational comic media is effective in providing reproductive health education because it can increase student interest in reading. Keywords: Menarche Comics, Attitudes, Menarche Readiness ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik edukasi tentang menarche terhadap pengetahuan dan sikap siswa kelas V sekolah dasar dalam kesiapan menghadapi menarche. Jenis penelitian menggunakan quasy eksperimen (Nonequivalent Control Group Design). penelitian dilakukan di SD Inpres Tamalanrea V dan SD Inpres Tamalanrea II Kota Makassar pada Februari 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas V yang belum mengalami menarche sebanyak 50 orang yang terbagi 25 kelompok control (metode ceramah) dan 25 kelompok intervensi (media komik dan metode ceramah) yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon (p<0,05). Hasil uji statistic menunjukkan pada kelompok control p-value 0.00. Ada perbedaan sikap pre dan post pada kelompok control dengan metode ceramah dan kelompok intervensi dengan media komik edukasi dan metode ceramah. Media komik edukasi efektif dalam pemberian edukasi kesehatan reproduksi karena mampu meningkatkan minat baca siswi. Kata Kunci : Komik Menarche, Sikap, Kesiapan Menarche
Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare pada Balita Fenita Purnama Sari Indah; Nurwulan Adi Ismaya; Lela Kania Rahsa Puji; Nur Hasanah; Fadly Putra Jaya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.596

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis dan penyakit potensial KLB yang disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan antara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 103 keluarga yang memiliki balita. Variabel bebas adalah STBM yang mencakup perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengolahan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan air limbah rumah tangga. Hasil penelitian diperoleh bahwa hanya perilaku BABS yang signifikan dengan kejadian diare pada balita (nilai p= 0,000) dengan OR= 6,720, sedangkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (nilai p= 0,237), pengelolaan sampah rumah tangga (nilai p= 1,000), pengelolaan air limbah rumah tangga (nilai p= 0,237) tidak berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Responden yang memiliki perilaku buang air besar sembarangan mempunyai kecenderungan 6,7 kali lebih besar balita untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang tidak melakukan buang air besar sembarangan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu agar terdapat edukasi kesehatan yang menarik mengenai sanitasi sangat diperlukan.
Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare pada Balita Fenita Purnama Sari Indah; Nurwulan Adi Ismaya; Lela Kania Rahsa Puji; Nur Hasanah; Fadly Putra Jaya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.596

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis dan penyakit potensial KLB yang disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan antara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 103 keluarga yang memiliki balita. Variabel bebas adalah STBM yang mencakup perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengolahan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan air limbah rumah tangga. Hasil penelitian diperoleh bahwa hanya perilaku BABS yang signifikan dengan kejadian diare pada balita (nilai p= 0,000) dengan OR= 6,720, sedangkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (nilai p= 0,237), pengelolaan sampah rumah tangga (nilai p= 1,000), pengelolaan air limbah rumah tangga (nilai p= 0,237) tidak berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Responden yang memiliki perilaku buang air besar sembarangan mempunyai kecenderungan 6,7 kali lebih besar balita untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang tidak melakukan buang air besar sembarangan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu agar terdapat edukasi kesehatan yang menarik mengenai sanitasi sangat diperlukan.
Analisis Beban Kerja Metode Cardiovascular Load Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Fenita Purnama Sari; Mutiara Ramadani; Andriyani Rahmah Fahriati
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.480

Abstract

Kelelahan adalah proses yang mengakibatkan penurunan kesejahteraan, kapasitas atau kinerja sebagai akibat dari aktivitas kerja. Kelelahan merupakan kejadian yang umum terjadi ketika seseorang bekerja, dimana faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja diantaranya adalah umur, jenis kelamin, status gizi, keadaan psikologis, masa kerja, shift kerja, durasi kerja dan beban kerja. International Labour Organization (ILO) menyatakan setiap tahun sebanyak 2 juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Menteri ketenagakerjaan menyebutkan, adanya peningkatan kasus kecelakaan kerja di tahun 2017 dengan tahun 2018 sebanyak 123 ribu kasus yang salah satu faktornya adalah kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan metode CVL (cardiovascular load), umur dan durasi kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja gudang di Inti Jaya Satu Petshop Ciputat. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional, data yang dikumpulkan untuk beban kerja menggunakan metode CVL yaitu pengukuran denyut nadi dan Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2). Jumlah sampel sebanyak 37 responden. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji fisher exact diperoleh hasil adanya hubungan beban kerja dengan metode CVL dengan kelelahan kerja dengan P.value 0,029 < 0,05, tidak ada hubungan umur (P.value 0,233 > 0,05) dan durasi kerja (P.value 0,687 > 0,05) dengan kelelahan kerja pada pekerja gudang di Inti jaya Satu Petshop Ciputat. Diharapkan pekerja dapat memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin dan melakukan peregangan otot di sela-sela aktivitas kerja.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA DI PMI KOTA TANGERANG SELATAN Nia Octaviani; Fenita Purnama Sari Indah; Ayatun Fil Ilmi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.481

Abstract

Jenis pekerjaan yang menggunakan tenaga kerja yang sangat besar, aktivitas yang berulang, dan peregangan otot yang berlebihan dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal. PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang melakukan pelayanan kesehatan pada masyarakat sehingga pajanan ergonomi dapat dialami oleh pekerjanya. 7 dari 10 pekerja di PMI Kota Tangerang Selatan mengalami keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja di PMI Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner dan observasi) dan sekunder (data pekerja) menggunakan metode cross sectional. Sampel diambil menggunakan total sampling dengan jumlah 59 orang. Berdasarkan hasil analisis uji bivariate, diketahui bahwa terdapat 2 variabel independen yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal yaitu usia kerja (p-value = 0,049) dan masa kerja (p-value = 0,011) sedangkan yang tidak berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal yaitu Indeks Massa Tubuh (p-value = 0,907). Dapat disimpulkan bahwa hasil analisis uji Chi Square menunjukan terdapat hubungan antara usia kerja dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja di PMI Kota Tangerang Selatan dan tidak ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja di PMI Kota Tangerang Selatan. Bagi pihak PMI Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat menyesuaikan posisi dengan alat kerja yang digunakan dan melaksanakan pelatihan mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pada pekerja di PMI Kota Tangerang Selatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASTHENOPIA PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER DI PT. CIPTA KREASNDO GRACIA KABUPATEN TANGERANG Nelsa Dwi Safitri Lubis; Fenita Purnama Sari Indah; Ida Listiana
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i02.485

Abstract

Asthenopia atau kelelahan mata merupakan suatu istilah yang menunjukkan kumpulan gejala yang dirasakan oleh seseorang terkait dengan masalah penglihatan yang dialami mata karena otot-otot (siliaris) mata yang dipaksa bekerja keras, terutama saat harus melihat objek dekat dalam jangka waktu lama yang ditandai dengan gejala somatik atau persepsi seperti sakit kepala, penglihatan kabur, mata kering dan sensasi benda asing disekitar mata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan asthenopia pada pekerja pengguna komputer di PT. Cipta Kreasindo Gracia Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekeja pengguna komputer di PT. Cipta Kreasindo Gracia Kabupaten Tangerang dengan jumlah sampel 36 pekerja ditentukan dengan cara total sampling. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji chi-square diperoleh hasil tidak ada hubungan antara usia dengan keluhan asthenopia (P-value=0,115>0,05), ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan asthenopia (P-Value=0,010<0,05), ada hubungan jarak penggunaan komputer dengan keluhan asthenopia (P-value=0,000<0,05) dan durasi penggunaan komputer dengan keluhan asthenopia (P-value=0,000<0,05). Untuk mengantisipasi dan mengurangi terjadinya asthenopia diharapkan pekerja dapat mengatur jarak penggunaan komputer yang ideal pada saat bekerja dan melakukan pengaturan waktu istirahat mata pada saat menggunakan komputer.
ANALISIS PERILAKU SEKSUAL PADA ANAK JALANAN Wahyu Gito Putro; Fenita Purnama Sari Indah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 2 No 02 (2022): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v2i2.475

Abstract

Anak-anak bebas dari masalah kesehatan, eksploitasi dan kekerasan, putus sekolah dan terlibat dalam aksi kejahatan. Jumlah anak jalanan yang didata dari 2,9 juta anak jalanan, terdapat 34.400 anak jalanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pada anak jalanan Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini menemukan 55 anak jalanan di Kota Bogor. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.hasil Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan, maka hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah 16 anak jalanan (29,09%) memiliki perilaku seksual yang kurang baik. Pada analisis bivariat, tidak ada hubungan dengan perilaku seksual pada anak jalanan di Kota Bogor ( p-value = 0,29 > 0,05) dan ada hubungan sikap dengan perilaku seksual pada anak jalanan di Kota Bogor (ρ -value = 0,04 < 0,05). Perlu dilakukan berbagai upaya untuk mencegah perilaku seksual pada anak jalanan.
Perception of Women's Exposure to Birth in the Forest – A Cross-Sectional Study on Yei Tribe, Merauke Regency, Indonesia Fenita Purnama Sari Indah; Riris Andriati; Ika Rohmawati; Rina Kartikasari; Dini Rachmaniah; Andiyan Andiyan
Folia Medica Indonesiana Vol. 58 No. 2 (2022): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.541 KB) | DOI: 10.20473/fmi.v58i2.29457

Abstract

Highlights: The maternal mortality for women's exposed birth in the forest on Tribe Kampung Poo, Merauke Regency is higher. Mother's knowledge perceptions of women’s exposure to birth in the forest were more dominant than community leader’s roles, husband or family roles and respondent characteristics. Abstract: In one of the districts in Papua, namely the Merauke Regency, the maternal mortality number in 2016 reached 17 cases, 13 cases in 2017, 6 cases in 2018, 9 cases in 2019, and 7 cases in 2020. Data in 2020 showed that 4,163 of the 5,377 deliveries by health workers assistance in Merauke Regency had not been fully achieved. There were 4,098 deliveries carried out in health care facilities. This study analyzed determinant factors on perceptions of the exile women giving birth in the forest from women of Yei Tribe, Poo Village, Merauke Regency, Indonesia. This study used analytic design methods with a cross-sectional approach. The sampling was non-probability with a total sample method of 57 mothers with toddlers. Univariate analysis was used to describe the characteristics of each research variable, including respondent characteristics, mother's knowledge, the role of community leaders, and the role of husband or family, while the dependent variable was the perception of women giving birth in the forest. This study found that there was a correlation between education (p-value 0.000; OR=13.33), knowledge (p-value 0.000; OR=133.00), the community leaders’ role (p-value 0.009; OR=5.00), and husband’s role (p-value 0.000; OR=28.00) with perceptions of the exile women giving birth in the forest at women of Yei Tribe, Poo Village, Merauke Regency, Indonesia. Therefore, knowledge is dominant in the perceptions of exiled women giving birth in the forest.
Profile and Clinical Character of COVID-19 Patients at Zahirah Hospital, South Jakarta: Profil dan Karakter Klinis Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Zahirah, Jakarta Selatan Nur Hasanah; Lela Kania Rahsa Puji; Nurwulan Adi Ismaya; Vini Irnia; Fenita Puranamasari Indah
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 8 No. 2 (2022): (October 2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2022.v8.i2.15823

Abstract

Background: The rapid spread of COVID-19 makes people anxious and afraid of this outbreak. The government has implemented policies to prevent the spread of the corona virus. One of the implementations is Large-Scale Social Restrictions. This condition causes a considerable impact on several sectors, especially health, economy and education. Objectivity: this study was to determine the characteristics of COVID-19 patients receiving treatment at Zahirah General Hospital. Material and methode: Methode of the research is observational with a cross sectional design with a total sample of 328. Result: The results showed that the most cases of COVID-19 occurred at the age Late seniors (43%), male sex as much as 52%, experiencing fever (97%), the most comorbid disease was diabetes as much as 56%, treatment carried out by giving antivirals+supplements (79%), all patients were given supplements in the form of: Acetylcysteine, Vitamin C, B-complex, Zinc, Vitamin D. Avigan/ favipiravir was the most widely used antiviral (42%), the length of time the patient was treated for 14-21 days (41%), All COVID-19 patients with comorbidities show lymphocyte levels that are lower than normal limits. Conclusion: Late seniors, men are more susceptible to COVID-19 infection, diabetes is the comorbid disease that causes death and the most severe COVID-19 symptoms, and all COVID-19 patients with comorbidities have lower lymphocyte levels
Efektivitas edukasi kesehatan menggunakan permainan tebak gambar dan audiovisual terhadap pemahaman kesehatan gigi dan mulut Fenita Purnama Sari Indah; Tri Okta Ratnaningtyas; Rita Dwi Pratiwi; Ida Listiana; Desty Alyumah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i1.3809

Abstract

The effectiveness of educational videos and picture charades: A health teaching device in improving oral health knowledge among elementary school students Background: Dental and oral health was one of the public health problems that required comprehensive treatment. Dental and oral health care efforts have to begin from an early age. To overcome the problem among elementary school students need health education used to counseling methods that were under the criteria target of health education.Purpose: To determine of the effectiveness of educational videos and picture charades: A health teaching device in improving oral health knowledge among elementary school students.Method: A quasi-experiment design with a non-equivalent control group with pretest posttest with a sample of 60 people. The group by a video method of 30 respondents and the group by picture charades of 30 respondents, The sample taken by purposive sampling. The technique of collecting data used to a questionnaire sheet. This studied used to Wilxocon signed rank test statistics and Mann Whitney test for data analysis.Results: There was a significant difference in oral health knowledge on educational videos group also picture charades group among elementary school students before and after interventions with (p value = 0.015) and (p value = 0.010) and differences both groups with (p value = 0.011).Conclusion: The video method and picture charades were in the same effective for increasing the knowledge of dental and oral health for fourth-grade students at Government Elementary School (SDN Muncul 3).Keywords: Educational; Videos; Picture charades; A health teaching device; Oral health knowledge; Elementary school studentsPendahuluan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara komperehensif. Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Untuk mengatasi masalah pada siswa sekolah dasar dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan menggunakan metode penyuluhan yang sesuai dengan kriteria sasaran penyuluhan kesehatan. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan dari duapuluh siswa memiliki pemahaman kurang tentang kesehatan gigi dan mulut.Tujuan: Mengetahui perbedaan pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut antara penyuluhan kesehatan dengan metode audiovisual dan permainan tebak gambar.Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group design with Pretest Posttest design dengan sampel yaitu 60 orang. Untuk kelompok metode audiovisual sebanyak 30 responden dan untuk kelompok permainan tebak gambar sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik uji wilcoxon signed rank test dan uji mann whitney test.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan metode audiovisual (p value = 0,015) dan permainan tebakgambar (p value = 0,010) serta perbedaan diantara kedua pengguna metode penyuluhan kesehatan (p value = 0,011).Simpulan: Metode audiovisual dan permainan tebak gambar sama - sama efektifnya untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas IV SDN Muncul 3. Namun, jika dibandingkan kedua metode ini, metode permainan tebak gambar lebih dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Co-Authors Adhy Purnawan Agit Prawida Agustina, Sheila Mita Al-Hafiz, Mohammad Alita, Dini Arum Alwiyati, Nurkhikmah Ananda Ayu Mutoharoh Ananda Eka Safitri Andiyan Andiyan Andiyan Andriyani Rahmah Fahriati Annisa Amalia Hanifa Arief, Ilham Aripin Asep Hidayat Aulia, Gina Ayatun Fil Ilmi Azzahra, Elsa Beny Maulana Satria Budiarti, Ivana Anisah Sri Chatarina Umbul Wahyuni Dede Anggraeni Denden Gumilar Desty Alyumah Desy Darmayanti Detyas, Vicy Varia DEWI FITRIANI ESTER MEINELSA MANURUNG Faizal, Doddy Febriyanti, Nabila Fera Prasisca Ferdhani, Felinda Putri Fildza Anindya Fadhila Firdha Senja Maelaningsih Gama Bagus Kuntoadi Gina Aulia Gita Ayuningtyas Holidah Holidah Holidah, Holidah Humaira Fadhilah Ida Listiana Ika Rohmawati Ita La Tho Kasumawati, Frida Kristina, Indah Listiana, Ida Lukman Handoyo Marta Desri Ayu Maulina, Fresty Cahya Melia, Riska Edwi MI Ekatrina Wijayanti MIFTAH AFIFAH ZAHRANI Muhammad Agus Muljanto Mutiara Ramadani Nanggonman, Richard Devirson Nelsa Dwi Safitri Lubis Ni Bodro Ardi Nia Octaviani Nilawati, Nadia Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hidayah NURFATRIA, BIMA Nurhaetami, Cut Intan Nurhasanah Nurhasanah Nurwulan Adi Ismaya Pratama, Defi Anggara PUJI LESTARI Puji, Lela Kania Rahsa Puspasari, Scholastica Fina Aryu Putrajaya, Fadly Putri Handayani Setyaningsih Rachmaniah, Dini Rachmawaty M. Noer Rahayu, Safitri Rahma, Selvia Aulia Ramdan, Raka Fahri Rani Aprilia Simamora Renti Yunita Rina Kartikasari RIRIS ANDRIATI Riska Edwi Meilia Rita Dwi Pratiwi Sayyidah, Sayyidah Sheli, Sheli Siti Novy Romlah Sitorus, Christina Apnirosi Sitti Umrah Sri Ramadhany Sri Ramadhany Sucipto Sucipto Sucipto Sucipto Sucipto Sucipto Sumarwati Sumarwati Sumarwati Swastika, Aloysia Diva Syucita Febriza Tamar, Muhammad TITA HARDIANTI Tri Okta Ratnaningtyas Uswatun Hasanah Veri, Veri Vini Irnia Wahyu Gito Putro Widyasari, Arni Zafira Hadi, Talitha El Zaki Maulana Riski