Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Kualitas Organoleptik Bolu Pandan Menggunakan Gula Pasir dan Gula Halus Atikah, Rahadatul Aysi; Siregar, Juliana; Gusnita, Wiwik; Anggraini, Ezi
Al-DYAS Vol 4 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v4i2.5900

Abstract

This study is motivated by differences in the texture of sugar used in cake processing, particularly pandan sponge cake, where granulated sugar commonly used has a coarse texture and its impact on product quality has not been widely studied. The objective of the study is to analyze the effect of using granulated sugar versus powdered sugar on the quality of pandan sponge cake, covering aspects such as shape, volume, color, aroma, texture, and taste. This research is a true experimental study with three replications for each treatment. Data were collected through organoleptic tests using sensory evaluation methods by panelists to assess the cake quality based on predetermined indicators. Data analysis was conducted using the Independent Sample t-Test to determine significant differences between the two types of sugar. The results show that the use of powdered sugar significantly improves the volume, color, texture, and taste of pandan sponge cake compared to granulated sugar. These findings indicate that the choice of sugar type plays a crucial role in producing pandan sponge cake with superior sensory quality.
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA MATA KULIAH SENI KULINER Siregar, Juliana; Khaira Ummah, Kuntum; Baroroh, Riski; Gusnita, Wiwik
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2144-2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Seni Kuliner. Menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi Experiment dan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, penelitian ini melibatkan mahasiswa D3 Tata Boga FPP UNP tahun masuk 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test dan post-test pada kelas eksperimen meningkat dari 78,93 menjadi 82,93 dengan selisih 4,00 poin, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 77,21 menjadi 78,79 dengan selisih 1,57 poin. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -3,62 dengan nilai p sebesar 0,0003 untuk kelas eksperimen, dan nilai Z sebesar -2,83 dengan nilai p sebesar 0,0046 untuk kelas kontrol, yang menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan secara statistik pada kedua kelas. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa, memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam, serta meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik mereka.
HUBUNGAN KETERAMPILAN TATA BOGA DENGAN MINAT SISWA MAN 1 SOLOK PLUS KETERAMPILAN (PK) MELANJUTKAN STUDI JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) TATA BOGA Mardiyah, Fauzanil; Siregar, Juliana; Gusnita, Wiwik; Anggraini, Ezi
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.88399

Abstract

The background of this study is based on the importance of vocational skills in secondary education, particularly in Madrasah Aliyah, which has implemented culinary arts learning through direct practice and the strengthening of other competencies. In addition, there is a need to determine the extent to which the skills acquired by students influence their decisions to pursue further education in the same field. This study aims to examine the relationship between culinary skills and the interest of students at MAN 1 Solok Plus Skills (PK) in continuing their studies in the Family Welfare Education (PKK) Culinary Arts major. The study employed a quantitative correlational approach with a total sample of 85 eleventh-grade culinary skills students. The data collection instrument was a closed-ended questionnaire using a Likert scale, which had been tested for validity and reliability. The results of the data analysis showed that students' culinary skills were in the fairly high category, and their interest in continuing their studies was in the high category. The Pearson correlation test indicated a strong and significant relationship between culinary skills and the interest in continuing studies in the PKK Culinary Arts major, with a correlation coefficient of 0.752 and a significance value of 0.000 (p 0.05). Therefore, the alternative hypothesis is accepted. The findings suggest that the higher the students' culinary skills, the greater their interest in pursuing further education in the same field. This study recommends strengthening skill-based programs as a strategy to enhance students’ motivation to continue their studies to higher levels of education. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan vokasional dalam pendidikan menengah, yaitu pada Madrasah Aliyah yang telah menerapkan pembelajaran tata boga melalui praktik langsung, dan penguatan kompetensi lainnya. Serta kebutuhan untuk mengetahui sejauh mana keterampilan yang diperoleh siswa dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih pendidikan lanjutan di bidang yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan tata boga dengan minat siswa MAN 1 Solok Plus Keterampilan (PK) dalam melanjutkan studi ke jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tata Boga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel sebanyak 85 siswa kelas XI keterampilan tata boga. Instrumen pengumpulan data berupa angket tertutup dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan tata boga siswa berada pada kategori cukup tinggi, dan minat melanjutkan studi juga berada pada kategori tinggi. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara keterampilan tata boga dengan minat melanjutkan studi ke jurusan PKK Tata Boga, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,752 dan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi keterampilan tata boga yang dimiliki siswa, maka semakin besar pula minat mereka untuk melanjutkan pendidikan di bidang yang sama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program keterampilan sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi siswa dalam melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. 
PKM PELATIHAN MENGOLAH PRODUK PASTRY DAN BAKERY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU KETERAMPILAN AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN MADRASAH ALIYAH PLUS SUMATERA BARAT Siregar, Juliana; Al Ikhlas, Al Ikhlas; Syarif, Wirnelis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1076-1084

Abstract

Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemajuan social ekonomi bangsa. Melalui program keterampilan yang diikuti siswa saat sekolah, dapat mengantisipasi lulusan MA yang tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi, mereka dapat mendirikan usaha sendiri atau bekerja  ke dunia usaha/industry sesuai dengan program keterampilan yang diikutinya saat menempuh pendidikan MA. Namun, dalam proses pelaksanaannya, fasilitas praktek mata pelajaran keterampilan beberapa MA di Sumatera Barat belum memadai sehingga tujuan pembelajran mata pelajaran praktek belum tercapai maksimal.  Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran praktek keterampilan di jenjang pendidikan MAN, maka tim pengabdi merasa tertarik  memberikan pelatihan kepada guru tentang berbagai keterampilan olahan produk yang sedang digemari dikalangan masyarakat, khususnya keterampilan dibidang Pastry dan Bakery menggunakan bahan dan alat yang sederhana. Melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan tim pengabdi ini, pengetahuan guru tentang berbagai macam olahan Pastry dan Bakery yang mudah dalam pengolahannya semakin luas, sehingga saat akan memberikan materi tentang olahan pastry dan Bakery di kelas, kratifitas guru tidak dibatasi oleh kurang lengkapnya fasilistas praktek di sekolah.
Innovating Traditional Culinary Products: Developing ‘Karipap’ as a Creative Economy Driver in Payakumbuh Cultural Village Insan, Ranggi Rahimul; Holinesti, Rahmi; Mustika, Sari; Utami, Riski Gusri; Rahmatunisa, Risma; Siregar, Juliana; Rosel, Ruhul Fitri
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.04.415-423.2025

Abstract

The Balai Kaliki Cultural Village in Payakumbuh City holds great potential for developing a creative economy rooted in traditional Minangkabau culinary heritage. However, this potential remains underutilized, particularly in terms of product innovation, packaging, and marketing. This community service program aimed to enhance the community’s skills in processing, packaging, and promoting innovative karipap products as a step toward developing local creative economy enterprises. The program was conducted in three stages: preparation, which included a needs assessment and coordination with local stakeholders; training, focused on hygienic food processing, innovative recipe development, packaging design, and social media–based branding; and evaluation and mentoring, which involved skill assessments and business sustainability planning. Ten participants, consisting of women and young women from the Family Welfare Movement (PKK), were selected purposively. The findings showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills, with the average test score increasing to 85%. Participants successfully created three new product variations and established social media accounts for marketing purposes. Overall, this program successfully empowered the local community through skill enhancement in culinary innovation, packaging, and digital promotion. It contributes to the advancement of local creative economies while supporting the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly poverty alleviation and food security, and reinforcing Minangkabau cultural identity through local culinary innovation.
Co-Authors Adela, Adela Adira, Elsa Afriani, Winda Afriannur, Heka Al Ikhlas, Al Ikhlas Aldinda, Anggun Ali Anis Anati, Mutiara Andini, Nurul Anggraini, Diana Fitri Anggraini, Ezi Aninda, Femira Nasyirah Anni Faridah Antoni, Jefri Aprillia, Eka Ariusni Ariusni Armel, Bunga Melati Artha, Dwirani Puspa Asmar Yulastri Atikah, Rahadatul Aysi A’yuni, Qurrata Cahyani, Bunga Gusti Cahyani, Vella Tri Cici Andriani Dewi, Mega Silvia Dollah, Elda Febri Edlin, Dhelsa Arindi Efendi, Elma Wahyuni elida elida Ertanto, Boby Faiza, Ardiana Febriani, Lia Febriyanti, Lucy Fitri Rahmadani, Fitri Fridayanti, Lucy Gusnita, Wiwik Harahap, Olivia Harahap, Olivia Feby Mon Hidayat, Kurnia Holinesi, Rahmi Honesty, Helga Nuri Indrayeni, Wiwik Insan, Ranggi Rahimul Jannah, Yori Raudhatil Jasmine, Zoya Jefriyanto, Jefriyanto Kasmita Kasmita Khaira Ummah, Kuntum Lubis, Nur Laila Annisa Lucy Fridayati Mardiyah, Fauzanil Martua, Ansori Mudhiah, Putri Khansa Mustika, Sari Nasution, Nuraliah Pasaribu, Heka Afriannur Pebriani, Amelia Pertiwi, Ayunda Putri Yanti, Aimi Dwi Putri, Syandra Meylani Rahmadini, Nur Rahmi Hidayatul Kharnisa, Aulia Rahmi Holinesti Rahmi, Zulfiandra Rina Anindita Riski Baroroh Riski Gusri Utami Risma Rahmatunisa Rosel, Ruhul Fitri Salsabila, Shofira Saqinah, Natasya Siti Khairun Nisa Susanti, Hafifah Mardiah Syahrul R, Syahrul Syajida, Jihan Tahira Fitri, Fenia ULWAN, NASEH Urmatul Uska Akbar Wahidzal, Fajri Wannur, Nabilah Azzahra Widyawati, Ilhami Pebi Wirnelis Syarif Wiwik Gusnita Wulandari, Yesi Dwi Yasih, Fitri Yelfi, Reno Zamil, Ilham Zebua, Sherli Rahmadani