Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Komunikasi Persuasif Trailer Serial Drama dalam Menarik Minat Audiens Murtiawani, Allaysha; Fatimah, Anggun Nadia; Rizki, Menati Fajar; Sari, Wina Puspita; Seyma, Qoryna Noer
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.363

Abstract

Penayangan trailer pada sebuah serial drama memiliki peran penting dalam menarik minat audiens terhadap suatu tayangan. Seiring berkembangnya platform streaming digital, trailer mulai digunakan sebagai media komunikasi awal untuk membangun ketertarikan audiens terhadap serial yang akan dirilis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi persuasif dalam trailer dari serial Squid Game 2 melalui akun @netflixid, serta membahas makna simbolik yang terdapat dalam trailer. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi persuasif dan analisis semiotika Ferdinand de Sauusure dengan pendekatan penanda (signifer) dan petanda (signifed). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi beberapa scene dalam trailer yang berdurasi 1 menit 48 detik. Dari hasil observasi tersebut, telah ditemukan 12 scene yang merepresentasikan bentuk komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Netflix untuk menarik minat audiens. Hasil penelitian menunjukkan, komunikasi persuasif yang digunakan oleh Netflix berupa teknik ganjaran, teknik tataan, teknik asosiasi, dan teknik integrasi. Sementara itu, analisis semiotika Ferdinand de Saussure menunjukkan simbol-simbol yang terdapat dalam trailer, membangun ekspektasi dan menciptakan keterikatan emosional audiens. Dengan demikian, hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah penelitian ini memberikan pemahaman komunikasi persuasif dengan pendekatan semiotik pada trailer dapat menjadi sarana efektif menarik minat audiens terhadap serial drama.
Startup strategies in building brand awareness: (Roland Barthes' semiotic analysis of Korean drama Start-Up) Bella Amalia; Anggun Nadia Fatimah; Menati Fajar Rizki; Wina Puspita Sari; Qoryna Noer Seyma El Farabi
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 5 (2025): May 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i5.379

Abstract

Digital technology development has driven the rapid growth of startups in Indonesia. In increasingly fierce competition, brand awareness strategies are key to strengthening identity and attracting the attention of the public and investors. One way to understand and inspire this strategy is through the analysis of representations in popular media, such as Korean dramas, which have broad appeal and influence. This study aims to analyze Samsan Tech's brand awareness strategy in Start-Up dramas using the Attention, Interest, Desire, Action (AIDA) model, as well as examine its symbolic meaning through Roland Barthes' semiotics. This study uses a qualitative approach with content analysis and semiotics methods to explore the meaning of denotative, connotative, and mythical. Data were collected through observation and scene documentation featuring brand awareness strategies, and supported by literature reviews related to AIDA models and startup communication strategies. The results show that Samsan Tech applied the AIDA model by attracting attention through competition, building interest through product presentations, creating desires through relationships with public figures and business projections, and encouraging action through cooperation with large investors. Barthes' analysis reveals symbolic meanings, such as entrepreneurial spirit, team collaboration, and the struggle to face business challenges. This study shows that popular dramas can represent an inspiring business strategy and shape the public perception of startups.
Digital content management strategies for enhancing stakeholder engagement: A communication perspective on website-based platforms Abdul Kholik; Menati Fajar Rizki; Farah Widari Maulydia; Mohammad Arsha Syahdan; Arbifadhil Fikri Anadyar; Nasya Rizqy Zalikha
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 10 (2025): October 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i9.747

Abstract

This study examines the strategic implementation of website-based Content Management Systems (CMS) as a communication tool to enhance stakeholder engagement in digital environments. Using a qualitative research approach combined with the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) methodology, this research analyzes the development and implementation of a digital communication platform for Nasyid Nusantara Jakarta, focusing on its effectiveness in strengthening stakeholder relationships and supporting Sustainable Development Goal 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Through focus group discussions with 13 participants and a comprehensive website evaluation, the study reveals that strategic digital content management can significantly improve organizational communication effectiveness. The research findings indicate that the implemented CMS platform achieved an overall effectiveness score of 80%, demonstrating strong technical functionality (100%) and content credibility (85.2%), while identifying areas for improvement in transparency, accountability (58.8%), and interactive engagement (66.7%). This study contributes to communication theory by demonstrating how digital platforms can serve as strategic communication tools that facilitate meaningful stakeholder dialogue and community building. These findings have practical implications for organizations seeking to leverage digital communication technologies to enhance stakeholder engagement and achieve sustainable development objectives through effective content management.
Pengaruh Konten Soft Selling Instagram @gramediadigital terhadap Minat Beli Produk Gramedia Digital Phoebe Valencia; Asep Soegiarto; Wina Puspita Sari; Anggun Nadia Fatimah; Menati Fajar Rizki
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2499

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam kebiasaan membaca masyarakat, yang kini semakin beralih ke platform digital seperti Gramedia Digital. Dalam menghadapi tantangan pemasaran produk digital, strategi konten soft selling melalui media sosial menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten soft selling di Instagram @gramediadigital terhadap minat beli produk Gramedia Digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei daring dan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 397 responden yang merupakan pengikut akun Instagram @gramediadigital dan telah melihat konten soft selling pada periode Januari-April 2025. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji korelasi Pearson setelah melalui asumsi uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,884 dan angka signifikansi 0,000 (< 0,05). Sehingga, dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan oleh peneliti terbukti, yaitu adanya pengaruh signifikan dari konten soft selling Instagram @gramediadigital terhadap minat beli produk Gramedia Digital. Dapat disimpulkan bahwa temuan ini membuktikan bahwa strategi konten soft selling yang bersifat halus, informatif, dan menarik secara visual dapat mendorong ketertarikan dan minat beli konsumen terhadap produk secara efektif, serta dapat dijadikan dasar untuk strategi Public Relations, pemasaran digital, dan pengembangan komunikasi yang lebih kreatif dan berkelanjutan
Analisis Standarisasi Cover Konten Video Instagram @suaradotcom dalam Meningkatkan Konsistensi dan Brand Awareness Suara.com Anastasia Liana Triastuti; Menati Fajar Rizki; Asep Soegiarto; Anggun Nadia Fatimah; Abdul Kholik
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi standarisasi cover konten video Instagram @suaradotcom dalam meningkatkan konsistensi tampilan visual serta membangun brand awareness Suara.com sebagai salah satu portal media berita digital di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya media sosial Instagram, sebagai salah satu sarana penyebaran informasi dan pembentukan identitas merek di era digital. Suara.com sebelumnya belum memiliki kebijakan standarisasi konten visual yang baku, khususnya pada tampilan cover konten video Instagram @suaradotcom, sehingga membuat tampilan pada feeds Instagram terlihat tidak konsisten yang berpotensi mengurangi kekuatan citra merek di mata audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan terdiri dari tim internal Suara.com dan beberapa followers akun Instagram @suaradotcom. Penelitian ini menggunakan teori identitas merek oleh Aditya Wardhana serta teori brand awareness dari David A. Aaker sebagai landasan dalam menganalisis masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkannya standarisasi visual sejak Januari 2025—dengan elemen khas seperti overlay warna merah dan ungu, tipografi kapital tebal, dan pencantuman logo Suara.com—terjadi peningkatan dalam konsistensi tampilan feeds dan daya tarik visual. Hal ini berdampak positif terhadap brand awareness, terbukti dari meningkatnya jumlah pengikut serta respons positif dari audiens yang merasa tampilan konten menjadi lebih rapi, menarik, dan mudah dikenali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa standarisasi visual yang terencana dan konsisten mampu memperkuat identitas merek dan meningkatkan kesadaran audiens terhadap Suara.com. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi media digital lain dalam merancang strategi komunikasi visual di media sosial.
Strategi Social Media Marketing Penerbit Grasindo dalam Meningkatkan Brand Equity Melalui Key Opinion Leader (KOL) di Instagram Anita Firdaus; Menati Fajar Rizki; Asep Soegiarto; Anggun Nadia Fatimah; Muria Putriana
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi social media marketing yang dijalankan oleh Penerbit Grasindo dalam meningkatkan brand equity melalui kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL) di platform Instagram. Seiring meningkatnya peran media sosial dalam pemasaran digital, Grasindo memanfaatkan Instagram sebagai media utama promosi dan komunikasi dengan audiens, khususnya melalui konten yang melibatkan Key Opinion Leader (KOL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi konten Instagram, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grasindo menerapkan strategi social media marketing berdasarkan empat elemen dari Gunelius (2011), yaitu content creation, content sharing, connecting, dan community building. KOL dipilih berdasarkan model VisCAP (Visibility, Credibility, Attraction, Power) untuk memastikan kesesuaian karakter dengan citra merek. Strategi ini berkontribusi terhadap peningkatan brand equity, seperti brand awareness, membentuk asosiasi merek yang positif (brand association), memperkuat persepsi kualitas (perceived quality), serta mendorong loyalitas pembaca terhadap produk Grasindo (brand loyalty). Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dengan KOL melalui media sosial berperan dalam mendukung upaya meningkatkan dan mempertahankan brand equity,, khususnya di industri penerbitan yang semakin kompetitif dan digital
Pengaruh Content Marketing Shopee Affiliate di Tiktok terhadap Minat Beli Generasi Z pada Produk Fesyen Cheryl Olivia Sabina; Asep Soegiarto; Wina Puspita Sari; Mentari Anugrah Imsa; Menati Fajar Rizki
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dalam program Shopee Affiliate di TikTok terhadap minat beli Generasi Z pada produk fesyen. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya penggunaan TikTok dan keterlibatan Generasi Z dalam konsumsi konten digital berbasis afiliasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 173 mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital UNJ, dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Content marketing diukur berdasarkan lima dimensi Karr (2016), dan minat beli berdasarkan model AIDA dari Kotler & Keller (2012). Hasil menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan nilai path coefficient 0.729, T-statistic 9.134, dan P-value 0.000. Nilai R² sebesar 0.531 mengindikasikan bahwa variabel independen menjelaskan 53,1% variasi minat beli. Dimensi reader cognition, sharing motivation, dan persuasion menjadi faktor dominan, sedangkan action dalam proses pembelian masih cenderung rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi content marketing afiliasi di TikTok efektif dalam membentuk minat beli Gen Z, namun konversi ke tindakan perlu diperkuat melalui elemen sosial dan call-to-action yang lebih kuat.
Strategi Kampanye Humas Kementerian Perhubungan dalam Menyosialisasikan Program Mudik Gratis pada Angkutan Lebaran Tahun 2025 Arum Amanda Indrayati; Menati Fajar Rizki; Wina Puspita Sari; Anggun Nadia Fatimah; Muria Putriana
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses prakampanye, proses pengelolaan kampanye, dan hasil evaluasi kampanye oleh Kementerian Perhubungan. Penelitian ini menggunakan konsep Strategi kampanye Public Relations berdasarkan Model Kampanye Ostergaard. Pendekatan yang digunakan mengacu pada model strategi kampanye Public Relations menurut Ostergaard, dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sementara validitas data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye ini disusun secara bertahap dan terencana. Tahap prakampanye berangkat dari urgensi ketidakseimbangan antara lonjakan kebutuhan transportasi saat lebaran dengan ketersediaan sarana angkutan umum. Pada tahap pengelolaan, Kemenhub melakukan perancangan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Evaluasi kampanye keseluruhan dilakukan secara teknis dan komunikatif. Secara keseluruhan, strategi kampanye ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi massal yang aman, tetapi juga memperkuat citra positif pemerintah. Penelitian ini menyarankan agar Humas Kemenhub lebih maksimal dalam memanfaatkan media digital interaktif yang bervariasi serta memperkaya isi pesan dengan pendekatan emosional dan edukatif, seperti narasi pengalaman pemudik atau cerita keselamatan, guna menjangkau audiens yang lebih luas dan memperdalam dampak pesan yang disampaikan
Strategi Komunikasi Humas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Menginformasikan Layanan SAPA 129 Dian Yusuf; Wina Puspita Sari; Asep Soegiarto; Muria Putriana; Menati Fajar Rizki
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi komunikasi yang diterapkan oleh Humas Kemen PPPA dalam menginformasikan layanan SAPA 129, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka analisis model perencanaan strategi komunikasi lima tahap dari Hafied Cangara, yang meliputi Penelitian (Research), Perencanaan (Plan), Pelaksanaan (Execute), Pengukuran (Measure), dan Pelaporan (Report). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan dari Biro Humas Kemen PPPA, observasi, studi dokumentasi, dan diperkuat dengan triangulasi sumber melalui wawancara dengan seorang praktisi komunikasi publik sebagai informan ahli.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemen PPPA telah menerapkan strategi komunikasi secara siklus, terstruktur, dan berbasis data. Proses ini diawali dengan riset mendalam berbasis data dari SIMFONI PPA, dilanjutkan dengan perencanaan multi saluran yang berfokus pada platform digital, diwujudkan melalui diseminasi konten edukatif dan pemanfaatan komunikator kunci, serta dievaluasi dan dilaporkan secara sistematis untuk pengambilan keputusan. Praktik ini divalidasi oleh ahli komunikasi publik sebagai sebuah pendekatan yang profesional dan menunjukkan tingkat kematangan organisasi yang tinggi, terutama dalam pengambilan keputusan berbasis bukti. Faktor pendukung utama adalah dukungan pimpinan yang kuat dan kolaborasi eksternal yang luas. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, tantangan jangkauan ke daerah 3T, serta tingkat kepercayaan publik yang masih perlu ditingkatkan
Implementasi Prinsip Kredibilitas Website dalam Optimasi Konten Digital untuk Sekolah Kholik, Abdul; Rizki, Menati Fajar; Zalikha, Nasya Rizqy; Anadyar, Arbifadhil Fikri; Maulydia, Farah Widari; Syahdan, Mohammad Arsha
Jurnal Pemberdayaan Umat Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jpu.v4i2.5510

Abstract

Purpose: This community service activity aims to implement website credibility principles in digital content optimization for SMK Pelita Alam (Pelita Alam Vocational High School). Methodology/approach: The method used was Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) involving 11 participants consisting of the principal, teachers, administrative staff, and IT coordinator. Evaluation was conducted using a Website Credibility Checklist that includes 10 credibility aspects with 80 indicators. Results/findings: The evaluation results showed an overall credibility score of 52% (moderate category), with the security & privacy aspect achieving the highest score (88%) and the achievements & accomplishments aspect the lowest (25%). Three main improvement priorities identified were: human resource credibility (38%), achievements and accomplishments (25%), and current content & quality assurance (38%). Conclusions: This activity successfully increased the website management team's understanding of the importance of digital credibility and provided a systematic improvement roadmap to enhance the image and public trust toward the vocational education institution. Limitations: The evaluation was limited to internal stakeholder perspectives and did not include user feedback from external audiences such as students or parents. Contribution: This program contributes a replicable model for evaluating and improving digital credibility within educational institutions, combining participatory methods and measurable website indicators.