Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Dinas Sosial dalam Penanganan Lanjut Usia Terlantar di Kabupaten Karawang: Analisis Teori Peran Biddle & Thomas dan Logic Model Yin Vierra Pramuliawati; Evi Priyanti; Haura Atthahara
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ht6xzy52

Abstract

Penelitian kualitatif studi kasus ini menganalisis peran Dinas Sosial Kabupaten Karawang dalam penanganan lansia terlantar melalui teori peran Biddle & Thomas (harapan, norma, penampilan, dan sanksi). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis secara Terstruktur menggunakan teknik logic model.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara yuridis fondasi pelayanan telah kuat, namun implementasinya di lapangan masih mengalami kesenjangan dan polarisasi output. Pada dimensi harapan dan norma, terjadi asimetri informasi dan diskoneksi ekspektasi di mana panti swasta mitra belum menerima stimulasi anggaran atau logistik secara merata. Pada dimensi penampilan peran, program advokasi hak sipil dan jaminan kesehatan sudah berjalan, tetapi efektivitasnya terhambat oleh kendala klasik birokrasi, seperti keterbatasan anggaran, pemutakhiran data terpadu yang belum akurat, dan minimnya armada penjangkauan wilayah pelosok. Akibatnya, pada dimensi sanksi, mekanisme pengawasan bulanan dinilai masih mandek pada tataran administratif di atas meja. Dinas Sosial Karawang perlu mereformasi strategi dari pendekatan pasif birokratis menjadi proaktif melalui gerakan jemput bola bersama pengurus RT/RW, mengonversi skema bantuan triwulanan menjadi bulanan, serta membangun transparansi regulasi demi mewujudkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh lansia terlantar. Kebaruan ilmiah (novelty) dari riset ini terletak pada integrasi teoretis antara Teori Peran Biddle & Thomas dengan kerangka kausalitas Logic Model Robert K. Yin yang belum pernah diterapkan sebelumnya dalam konteks tata kelola birokrasi sosial di Kabupaten Karawang.
Protection of the Rights and Obligations of Indonesian Migrant Workers in the Informal Sector in Saudi Arabia: A Retrospective Study Using Interpretative Phenomenological Analysis Siti Marwah; Evi Priyanti; Dadan Kurniansyah
Journal of Social Science Utilizing Technology Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jssut.v2i3.1153

Abstract

Background. Indonesian migrant workers in the informal sector in Saudi Arabia face serious challenges related to protecting their rights and obligations. Lack of understanding and implementation of safeguards can pose risks to their working and living conditions. Purpose. This research aims to explore the construction of meaning regarding the protection of the rights and obligations of Indonesian migrant workers in Saudi Arabia. The formulation of the problem is: How do Indonesian migrant workers in the informal sector in Saudi Arabia obtain protection of their rights and obligations from the government? What are the main challenges faced by migrant workers regarding the protection of their rights and obligations? Method. This research uses a retrospective study approach with the Interpretative Phenomenology method. Through phenomenological interviews with five people directly involved in Saudi Arabia's informal sector, data was collected to identify the understanding and implementation of protecting the rights of Indonesian migrant workers. This research is based on governance theory which provides a theoretical framework for understanding how the Indonesian government protects the rights of migrant workers abroad and interacts with international institutions. Results. The results of this research indicate the need to increase awareness, understanding and implementation of effective protection for Indonesian migrant workers in Saudi Arabia's informal sector. Cooperation between the Indonesian government and relevant parties in Saudi Arabia needs to be improved to ensure better protection for the rights and obligations of migrant workers. Conclusion. The output of this research is that every Indonesian migrant worker (PMI) is expected to have an electronic Indonesian migrant worker (E-PMI) to protect the rights and obligations of Indonesian migrant workers (PMI) and ensure their identity is officially recorded. By having E-PMI, migrant workers will have better protection and will be safer when working abroad.
Implementasi Program Bimbingan Teknis Pendidikan Inklusif di Kabupaten Karawang : Analisis Collaborative Governance Lindiya Anggraeni; Evi Priyanti
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1327

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kabupaten Karawang berdasarkan model An Integrative Framework for Collaborative Governance dari Emerson, Nabatchi, dan Balogh (2012). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif tipe 2. Partisipan dipilih melalui purposive sampling dan data dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi didorong oleh permasalahan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang belum tertangani, sehingga mendorong inisiatif aktor nonpemerintah untuk membangun kolaborasi. Dinamika kolaborasi pada awalnya berjalan efektif melalui terbentuknya pemahaman, komitmen, dan kepercayaan bersama, namun kemudian melemah akibat perubahan struktural serta pergeseran prioritas anggaran dan kebijakan pendidikan inklusif. Aksi kolaborasi diwujudkan melalui pelatihan tiga tahap pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan sekolah dalam menerima dan melayani anak berkebutuhan khusus. Program ini berdampak meningkatkan pengetahuan guru, namun optimalisasi dampaknya memerlukan dukungan GPK, sarana-prasarana, pendanaan, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan kebijakan dan memperkaya kajian collaborative governance dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini terbatas di Kabupaten Karawang, sehingga mendorong penelitian lanjutan pada konteks daerah lainya.
Co-Authors Achmad Fachrezi Adib Fadhilah Naufal Adinda Dwi Sapitri Ahmad Najib Akmal Aldi Muhamad Rizki Algie Rahmawan Hidayat Amelia Ningsih Anastasia Silalahi Anggi Nur Andini Annisa Maudy Tri Anjani Arif Baidillah aris agustin Aryani, Lina Bagus Setiawan Bayu Hendarmoko Bernika Bahrum Dadan Kurniansyah Dadan Kurniansyah Dadan Kurniansyah Denisse Andrea Juliana Devi Afrilia Dewi Noor Azijah Dewi Noor Azizah Diana Noviyanti Dimas Rangga Agustin Dipha Rizka Humaira Elinda Suci Damayanti Endah Pratiwi Khusnul Qotimah Eva Agus Triana Eva Apriliani Rukmana Febriantin, S.IP., M.IPol., Kariena Ferry Tri Handono Gauri Tifani Azzahrah Gerfi Farhandhika Giantino Fachry Gili Argenti Gina Raihan S Gun Gun Gumilar GunGun Gumila Hanny Purnamasari Harino Widyanto Hasfirullah Syaban Bashar Hasfirulloh Syaban Bashar Haura Atthahara Indra Aditya Indri Rismawati Ipan Ipan Irza Fari Syahdilla Nasution Ishma Ratu Genia Ken Ayu Feelyipa Kristina Ismail Lathifa Nurul Fadilah Latifah Zahroh Lindiya Anggraeni Lukmanul Hakim Hakim Made Panji Teguh Santoso Mael Difrando Simanjuntak Marvin Angelo Gracino Maulana Habil Hasyim Maulana Rifai Mira Amalia Utari Mohamad Bintang Ramadhan Mohammad Hafizh Waliyyudin Mufar Ramdani Muhammad Indra Yanuar Muhammad Syahru Ramadhan Nabila Hidayah Nabila Salsabila Naila Nabiila Nandira Maharani Neni Suwarni Noviarama Dwi Prayusi Novidayanti Sri Rahayu Nurul Aeni Pandu Ari Pramudya Qonita Widyaning Ratni Rachmat Ramdhani Raden Nur Indri Handayawati Mauludi Rahman Rahman Ranggadipa Putra Mustopa Reni Apriyani Rio Nardianto Rizka Nurfadilah Rizki Hidayatulloh Rudyk Nababan Rury Eka Aulia Sari Salsabila Ramadanti Shela Sagita Siti Khotimah Siti Marwah Siti Nurhaliza Siti Sarah Mauludya Mulyana Sopyan Resmana Sopyan Resmana Adiarsa Sugiarti, Cucu Urvi Nurjanah Vierra Pramuliawati Widya Indah Pradani Yeyet Solihat Yulyana, Eka Yuvita Nira Metasari Zahra Syafa Aulia