Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Upaya Pengelolaan Tinea Corporis pada Pasien Perempuan Usia 50 Tahun dengan Pelayanan Kedokteran Keluarga di Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Chairina, Nanda; Zara, Noviana; Utariningsih, Wheny; Novalia, Vera; Debbyousha, Maulina; Mardiati, Mardiati; Fitriany, Julia; Mauliza, Mauliza; Muna, Zurratul; Julistia, Rini
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 1 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i1.10180

Abstract

Pasien perempuan berusia 50 tahun datang dengan keluhan timbulnya bercak kemerahan disertai rasa gatal pada daerah perut sejak ± 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, awalnya dirinya tidak menyadari adanya bercak kemerahan yang timbul. Bercak awalnya muncul dengan sisik putih sebesar uang logam di perut dan lama-kelamaan berubah menjadi kemerahan. Bercak kemerahan tersebut dirasakan sangat gatal terutama bila berkeringat dan membaik saat setelah mandi. Apabila bercak terasa gatal, pasien juga sering menggaruk bercak tersebut sehingga semakin melebar. Menurut pasien gatal tidak dipengaruhi makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Pasien didiagnosis tinea corporis dengan status gizi baik. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan secara kuantitatif dan kualitatif. Diperlukan berbagai pendekatan untuk melakukan tatalaksana komprehensif terhadap masalah kesehatan, baik secara medikamentosa dan non medikamentosa serta edukasi untuk memperbaiki kualitas hidup dan mencegah terjadinya perburukan kesehatan yang lebih lanjut.
Studi Kasus Gizi Kurang pada Anak Usia 49 Bulan di Desa Geulumpang Sulu Timu Puskesmas Dewantara Kabupaten Aceh Utara Lubis, Aisyah Nita Yasmin; Savitri, Dhannisa Ika; Ardiansyah, Tgk. Fikri; Kholilullah, Vina Zaynah; Mailyn, Yaiza Aynaya; Zara, Noviana; Maulina, Meutia; Novalia, Vera; Utariningsih, Wheny; Dewi, Rahmia; Ita Zahara, Cut
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 1 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i1.13758

Abstract

Gizi merupakan salah satu faktor penting yang dapat menentukan tingkat kesehatan antara pertumbuhan fisik dan perkembangan mental seseorang. Balita merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi. Penyebab langsung terjadinya gizi kurang salah satunya dipengaruhi oleh asupan zat gizi. Gizi kurang masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Oleh karena itu, dalam   upaya penatalaksaan penyakit dibutuhkan peran keluarga untuk mencapai  tujuan terapi yang maksimal. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus terhadap seorang anak balita An. A, laki-laki berusia 49 bulan di Desa Geulumpang Sulu Timu, Dewantara, Aceh Utara tahun 2023. Studi kasus ini dilakukan dengan cara observasi pasien melalui pendekatan home visit. Diagnosis gizi kurang ditegakkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Setelah diagnosis ditegakkan pasien diberikan tatalaksana secara komprehensif. Dilakukan edukasi dan    pemantauan pada anak dan keluarga didapatkan ada hasil perbaikan di akhir kunjungan. Pada kunjungan pertama didapatkan BB pasien 11,8 kg, kunjungan kedua 12 kg, kunjungan ketiga 12,5 kg. Kesimpulan studi kasus ini didapatkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang pada anak tersebut, diantaranya adalah tingkat pengetahuan, pola asuh ibu, ekonomi keluarga dan kurangnya promosi kesehatan.
Pengaruh Video Animasi terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi pada Siswa SDN 6 Banda Sakti Lhokseumawe Maulana, Ary Fadhil; Sri Rahayu, Mulyati; Utariningsih, Wheny
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 3 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i3.22695

Abstract

Gempa bumi merupakan ancaman alam yang serius di wilayah-wilayah tertentu termasuk Aceh Indonesia. Kota Lhokseumawe, yang terletak di wilayah yang rentan terhadap gempa bumi, sering menghadapi risiko dampak serius akibat kejadian tersebut. Anak-anak rentan menjadi korban utama saat gempa bumi terjadi karena minimnya pengetahuan mengenai kesiapsiagaan gempa bumi, menunjukkan urgensi peningkatan kesiapsiagaan bencana, terutama pada anak- anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi sebagai media edukasi terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa SD Negeri 6 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat quasi eksperimental dengan jenis one group pre-posttest dengan sampel penelitian adalah siswa SDN 6 Banda Sakti yang berjumlah berjumlah 62 orang. Sampel diambil menggunakan stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner LIPI-UNESCO/ISDR. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum pemberian edukasi mayoritas responden berada pada kategori rendah (46,8%). Sedangkan sesudah pemberian edukasi responden terbanyak berada pada kategori sedang (53,2%) dan diikuti kategori tinggi (45,2%).  Uji Wilcoxon menunjukan p value = 0,001 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan tingkat kesiapsiagaan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulan dari penelitian ini video animasi efektif sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan gempa bumi pada siswa SD Negeri 6 Banda Sakti.  
Kesiapsiagaan Masyarakat Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dalam Menghadapi Bencana Banjir Utariningsih, Wheny; Novalia, Vera; Qaristy, Hafiza; MZ, Dila Khairunnisa
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10963

Abstract

Bencana banjir adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia. Selain menyebabkan kerugian dan korban jiwa, banjir juga menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, masyarakat yang berhadapan langsung dengan bencana, wajib memiliki kesiapsigaan yang akan membantu masyarakat dalam menentukan tindakan ketika terjadi bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dalam menghadapi bencana banjir. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei menggunakan kuesioner tertutup. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah proportionate stratified random sampling. Teknik ini dilakukan dengan membagi populasi menurut karakteristik yaitu berdasarkan dusunnya dimana Desa Mane Kareung terdiri dari 3 dusun. Masing-masing dusun kemudian ditentukan jumlah sampel yang dibutuhkan. Data hasil survei kemudian diolah menggunkan komputer dan dianalisis dengan membuat tabel pada setiap variabel. Dalam penelitian ini, kesiapsiagaan diukur menggunakan analisis indeks kesiapsiagaan. Hasil penelitian berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan nilai indeks kesiapsiagaan 65,9 (siap) dengan rincian parameter sebagai berikut:  Pengetahuan dan Sikap (KA) masuk dalam kategori siap yaitu dengan indeks 72, Rencana Tanggap Darurat (EP) masuk dalam kategori hampir siap dengan nilai indeks 62, Sistem Peringatan Bencana (EWS) dalam kategori siap dengan nilai indeks 66, dan Mobilisasi Sumberdaya (MRC) termasuk dalam kategori kurang siap dengan nilai indeks 52. Kesimpulan penelitian ini adalah kesiapsiagaan masyarakat di Desa Mane Kareung dalam menghadapi bencana banjir tergolong siap. 
Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Mulyati Sri; Utariningsih, Wheny; Wahyuni, Sri
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v2i2.15989

Abstract

Jalur Ring of Fire menimbulkan beberapa bencana salah satunya yaitu bencana alam gempa bumi yang sering terjadi di negara Indonesia termasuk Aceh.  Kerentanan pada anak-anak terhadap bencana terjadi dikarenakan keterbatasan pemahaman tentang risiko-risiko di sekeliling mereka yang berakibat tidak adanya kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi suatu bencana. Hal ini menunjukkan perlu adanya pengetahuan tentang bencana dan pengurangan risiko bencana sejak dini pada anak untuk dapat memberikan pemahaman dan pengarahan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadinya suatu ancaman bencana yang ada disekitar mereka. Oleh karena itu, sosialisasi terhadap mitiigasi bencana gempa bumi penting dilakukan sejak dini untuk memperkecil risiko menjadi korban melalui pendidikan bencana di sekolah. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 6 Banda Sakti Lhokseumawe melibatkan siswa dan para guru. Solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan melalui metode ceramah, video animasi dan leaflet terkait kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan langkah-langkah penyelamatan diri bila tiba-tiba terjadi gempa bumi. Hasil yang didapatkan adalah terdapat peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan akan bencana gempa bumi bagi siswa sekolah dasar dan guru.
PENINGKATAN RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA UTEUN KOT, MUARA DUA, LHOKSEUMAWE Rizka, Adi; Sofia, Rizka; Utariningsih, Wheny; Sintia, Aviva; Enggola, Rara
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3305

Abstract

Kondisi topografi berupa dataran membuat Uteun Kot menjadi wilayah yang hampir setiap tahun dilanda bencana banjir. Permasalahan yang terjadi dalam bencana adalah masih rendahnya penanggulangan bencana khususnya pada pencegahan bencana. Padahal bencana yang terjadi telah berdampak pada seluruh bidang, baik ekonomi, sosial-budaya, politik hingga dampak terhadap kesehatan. Kondisi demikian menuntut masyarakat yang berhadapan langsung dengan bencana untuk mememiliki resiliensi terhadap bencana banjir. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara umum adalah membentuk kelompok siaga bencana Desa Uteun Kot dan meningkatkan pengetahuan dasar mengenai cara melakukan basic life support dan balut bidai kepada masyarakat Desa Uten Kot. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah masyarakat Desa Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Secara spesifik yang menjadi mitra adalah pemuda Desa Uteun Kot atau masyarakat yang mampu menjadi kelompok masyarakat siaga bencana berjumlah 20 orang. Metode yang dilakukan dalam PKM ini adalah mitra akan didampingi dalam pembentukan kelompok masyarakat/tim siaga bencana, selanjutnya juga akan dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek langsung basic life support dan balut bidai agar masyarakat mampu menolong sebelum bantuan medis datang.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait BLS dan balut bidai, tidak ada masyarakat yang mendapat nilai kurang baik, peserta yang memiliki nilai baik sebanyak  25% naik menjadi 65% setelah dilakukan pelatihan, nilai sangat baik juga dicapai oleh 35% peserta setelah mendapatkan pelatihan. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian berbasis OJS, publikasi kegiatan pada media massa online serta perbaikan tata nilai masyarakat dalam hal pendidikan.
Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Pada Masyarakat Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Novalia, Vera; Utariningsih, Wheny; Zara, Noviana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2845

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menjadi epidemik di dunia. Indonesia merupakan Negara dengan jumlah penderita TB Paru terbanyak kedua di dunia setelah india. Pada tahun 2018, terdeteksi 8.471 kasus tuberkulosis di Provinsi Aceh. Kota Lhokseumawe dengan CNR kasus TBC tertinggi berada di Provinsi Aceh, yaitu sebesar 351 per kasus 100.000 penduduk. Di Kabupaten Muara Dua jumlah penderita tuberkulosis yaitu 201 per 100.000 penduduk. Tujuan: Mengetahui gambaran pengaruh media promosi kesehatan tentang pengetahuan dan pencegahan penyakit tuberkulosis pada masyarakat desa uteunkot kecamatan muara dua kota Lhokseumawe. Metode: Penelitian ini melibatkan 90 masyarakat dengan Jenis penelitian quasi eksperimen one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar check list dan observasi. Hasil: Sebagian besar responden pengetahuan cukup tentang pengetahuan dan pencegahan penyakit tuberkulosis sebelum diberikan edukasi terbanyak pada kategori baik 14 orang (15,5%), cukup 54 (60%) dan kurang 22 orang (24%) setelah diberikan edukasi yang terbanyak baik 19 orang (21,1%), cukup 70(77,8%) dan kurang 1 orang (1,1%). Berdasarkan uji stastistik adanya pengaruh pengetahuan terhadap pengetahuan dan pencegahan penyakit tuberculosis didapatkan p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh media promosi pengetahuan terhadap pengetahuan dan pencegahan penyakit tuberculosis. Diharapkan kepada responden agar dapat meningkatkan informasi tentang penyakit tuberkulosis.Kata Kunci: Penyakit tuberkulosis, Pengetahuan, PencegahanBackground: Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. This disease is an epidemic in the world. Indonesia is a country with the second highest number of pulmonary TB sufferers in the world after India. In 2018, 8,471 cases of tuberculosis were detected in Aceh Province. Lhokseumawe City with the highest CNR of TB cases is in Aceh Province, which is 351 cases per 100,000 residents. In Muara Dua District, the number of tuberculosis sufferers is 201 per 100,000 population. Objective: To find out the description of the influence of health promotion media on knowledge and prevention of tuberculosis in the people of Uteunkot Village, Muara Dua District, Lhokseumawe City. Methods: This study involved 90 people with a quasi-experimental research type of one group pretest-posttest design. Data was collected using a check list sheet and observation. Results: Most of the respondents had sufficient knowledge about knowledge and prevention of tuberculosis before being given education, mostly in the good category, 14 people (15.5%), enough 54 (60%) and lacking 22 people (24%) after being given education, most of them were good 19 people (21.1%), enough 70 (77.8%) and less 1 person (1.1%). Based on statistical tests, the effect of knowledge on knowledge and prevention of tuberculosis was obtained p-value = 0.000 (p <0.05). The conclusion of this study is that there is an influence of knowledge promotion media on knowledge and prevention of tuberculosis. It is expected that respondents can increase information about tuberculosisKeywords: Tuberculosis Disease, Knowledge, Prevention
Analisis Tingkat Polifarmasi dan Kepatuhan Pengobatan terhadap Risiko Drug Related Problems pada Pasien Prolanis di Puskesmas Dewantara Aceh Utara Rahmayani Siregar, Sarah; Fitriany, Julia; Utariningsih, Wheny; Husni Fansury Nasution, Muhammad; Mazaya Balqis, Kamila; Miranda, Miranda
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.25074

Abstract

Polifarmasi dan kepatuhan pengobatan merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap timbulnya Drug Related Problems (DRP), terutama pada pasien dengan penyakit kronis seperti peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat polifarmasi dan kepatuhan pengobatan terhadap risiko DRP pada pasien Prolanis di Puskesmas Dewantara, Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik total sampling terhadap 98 pasien Prolanis yang menjalani pengobatan rutin selama periode 1–30 September 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner kepatuhan (MMAS-8) dan telaah resep pasien untuk identifikasi polifarmasi serta DRP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia pra-lansia (40,8%) dan berjenis kelamin perempuan (59,2%), dengan diagnosis terbanyak adalah Diabetes Melitus (26,5%). Mayoritas pasien mengalami polifarmasi minor (39,8%), memiliki tingkat kepatuhan rendah (48%), serta mengalami DRP (68,4%) dengan kategori terbanyak berupa interaksi obat (22,4%). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat polifarmasi dan kepatuhan pengobatan dengan kejadian DRP (p<0,001). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat polifarmasi dan semakin rendah kepatuhan pasien, maka semakin besar risiko terjadinya DRP.