Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan RTK-NTRIP Untuk Pemetaan Batas Bidang Tanah Bagi Siswa SMK Geomatika Kota Bandar Lampung Fadly, Romi; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Rahmadi, Eko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta agar mampu memahami teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan RTK-NTRIP, melatih peserta untuk mengenal dan mengoperasikan alat survey GNSS metode RTK-NTIP, serta melatih peserta agar mempu melakukan pengukuran batas bidang tanah menggunakan GNSS metode RTK-NTRIP. Metode kegiatan yang dilakukan berupa: 1). Penyampaian materi melalui ceramah dikelas tentang teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan alat GNSS metode RTK-NTRIP. 2). Praktik pengenalan dan mengoperasikan peralatan GNSS, yang dilakukan di lapangan dengan memberi kesempatan setiap siswa mengoperasikan peralatan tersebut. 3). Pelatihan langsung di lapangan untuk pengukuran batas bidang tanah. Pengukuran bidang tanah ini di bagi beberapa kelompok, setiap kelompok mengukur batas bidang tanah yang telah ditentukan. 4) Melakukan evaluasi terhadap keberhasilan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 44,92% terkait penggunaan alat GNSS untuk pemetaan batas bidang tanah dengan metode RTK-NTRIP setelah dilakukan pelatihan. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test masing-masing sebesar 48,63% dan 93,55%. Kegiatan pelatihan berjalan efektif dilihat dari nilai N-Gain sebesar 0.87. Selama pelatihan para peserta sangat serius, tekun, aktif, dan responsif, serta aktif melakukan diskusi. Kegiatan juga menghasilkan peta sampel batas bidang bidang tanah hasil pengukuran saat latihan praktik.
RELATIONSHIP BETWEEN LAND COVER CHANGES AND THE SURFACE AREA OF LAKE RANAU Naimullah, Muhammad; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Fadly, Romi
Jurnal Belantara Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i1.1109

Abstract

Ranau Lake is one of Indonesia's 30 national priority lakes facing pressures from climate change and human activities, negatively impacting its water quality and ecosystem. This study aims to analyze land cover changes in the catchment area, measure the changes in the lake's surface area, and examine the relationship between land cover changes and Ranau Lake's surface area from 2016–2022. The data includes Sentinel-1A IW GRDH imagery, ESRI land cover maps, and Google Earth images. The analysis employed Support Vector Machine (SVM) classification, spatial analysis, and linear regression. The results reveal that water bodies, vegetation, and built-up land categories experienced an increase of 36.78 hectares, 33.96 hectares, and 9.1 hectares, respectively, while bare land decreased by 80.03 hectares. Ranau Lake's surface area increased by 28.3 hectares, showing a significant relationship between land cover changes in water bodies (R² = 99.88%), bare land (R² = 94.92%), vegetation (R² = 66.06%), and built-up land (R² = 56.85%) and the lake's surface area. These findings highlight the critical role of land cover changes in influencing the dynamics of lake surface area, an essential indicator of ecosystem health. This study emphasizes the importance of sustainable land cover management in supporting Ranau Lake's conservation. Continuous use of SAR-based remote sensing technology is recommended for land cover monitoring, enabling data-driven decision-making in water resource management.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi untuk Menumbuhkan Kesadaran tentang Pentingnya Kecukupan Gizi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Anggriani, Latusi; Nafiah, Uyun; Yulistian, Saldi; Angraini, Desti; Badariah, Badariah; Siregar, Fitri Ana; Anisa, Rahma; Febrian, Ricky
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17937

Abstract

Background: Gizi memiliki peran penting dalam mencegah kenaikan kasus stunting yang menjadi permasalahan internasional termasuk Indonesia. Tanjung Jabung Barat adalah salah satu daerah yang memiliki kasus stunting relativ rendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Jambi, namun kasus stunting mengalami kenaikan ditahun 2023. Salah satu penyebab kenaikan tersebut terjadi karena kurangnya kegiatan sosialisasi dan edukasi terhadaap masyarakat tentang pentingnya kecukupan gizi tidak hanya pada anak tetapi dimulai dari wanita di usia remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya kecukupan gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Aset Based Community Development (ABCD). Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan analisis. Koordinasi kegiatan dikoordinasikan dengan BKKBN Provinsi Jambi dan P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil: Kegiatan pendampingan dilaksanakan setelah koordinasi melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan dinas P3AP2KB. Kegiatan FGD dilakukan untuk mendapatkan rujukan masalah yang menjadi penyebab kenaikan kasus stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari kegiatan pendampingan didapatkan hasil bahwa 91,5% kader dan PLKB memiliki pemahaman yang cukup tentang stunting termasuk cara pencegahannya. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan untuk mendorong kader dan PLKB untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting. Kesimpulan: Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki pemahaman yang baik tentang gizi sebagai upaya preventif stunting. Namun, masih sedikitnya kegiatan edukasi dan sosialisasi serta tenaga atau SDM satgas stunting yang tidak mencukupi sehingga informasi upaya prevetif khususnya gizi tidak tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat.
Enhancing Weather Monitoring for Agriculture with Deep Learning: Anomaly Detection in East Java Using LSTM Autoencoder and OCSVM Fadillah, Maulana Ahsan; Angraini, Yenni; Anisa, Rahma
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v10i1.1571

Abstract

Agricultural productivity in East Java is under threat from unpredictable and harsh weather patterns, particularly rapid variations in sunlight length and rainfall intensity.  These abnormalities can interrupt agricultural cycles, lower yields, and make farming communities more vulnerable to climatic calamities.  However, current weather monitoring systems frequently fall short of detecting small anomalies in time series weather data that could serve as early warning signs of such disasters.  This study seeks to close this gap by creating a robust anomaly detection methodology adapted to time-dependent weather variables important to agriculture. In this study, a hybrid model combining Long Short-Term Memory (LSTM) autoencoder and One-Class Support Vector Machine (OCSVM) is proposed. The LSTM autoencoder's structure reconstructs time series data and signifies anomalies through reconstruction errors (MSE), while OCSVM validates these anomalies to reduce false positives. The model was applied to daily weather data from East Java spanning 2015–2024. The results showed that the model effectively detected 11 anomalies in sunlight duration and 7 in rainfall, with F1-scores of 0.71 and 0.82, respectively. Several of these anomalies corresponded to actual disaster events such as floods, landslides, and droughts. This research contributed to the field by demonstrating the effectiveness of combining deep learning and machine learning for weather anomaly detection. The proposed framework offers valuable insights for early warning systems and can support local governments and farmers in improving disaster preparedness and enhancing agricultural resilience in East Java.
Pelatihan Penggunaan RTK-NTRIP Untuk Pemetaan Batas Bidang Tanah Bagi Siswa SMK Geomatika Kota Bandar Lampung Fadly, Romi; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Rahmadi, Eko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i1.540

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta agar mampu memahami teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan RTK-NTRIP, melatih peserta untuk mengenal dan mengoperasikan alat survey GNSS metode RTK-NTIP, serta melatih peserta agar mempu melakukan pengukuran batas bidang tanah menggunakan GNSS metode RTK-NTRIP. Metode kegiatan yang dilakukan berupa: 1). Penyampaian materi melalui ceramah dikelas tentang teori dasar pengukuran batas bidang tanah menggunakan alat GNSS metode RTK-NTRIP. 2). Praktik pengenalan dan mengoperasikan peralatan GNSS, yang dilakukan di lapangan dengan memberi kesempatan setiap siswa mengoperasikan peralatan tersebut. 3). Pelatihan langsung di lapangan untuk pengukuran batas bidang tanah. Pengukuran bidang tanah ini di bagi beberapa kelompok, setiap kelompok mengukur batas bidang tanah yang telah ditentukan. 4) Melakukan evaluasi terhadap keberhasilan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 44,92% terkait penggunaan alat GNSS untuk pemetaan batas bidang tanah dengan metode RTK-NTRIP setelah dilakukan pelatihan. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test masing-masing sebesar 48,63% dan 93,55%. Kegiatan pelatihan berjalan efektif dilihat dari nilai N-Gain sebesar 0.87. Selama pelatihan para peserta sangat serius, tekun, aktif, dan responsif, serta aktif melakukan diskusi. Kegiatan juga menghasilkan peta sampel batas bidang bidang tanah hasil pengukuran saat latihan praktik.
Kesesuaian Penggunaan Lahan di Kota Metro Terhadap Pola Ruang Rahmadi, Eko; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Fajriyanto , Fajriyanto
GEOID Vol. 18 No. 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v18i2.1773

Abstract

Perkembangan perekonomian di Kota Metro yang didominasi bidang industri, jasa dan pertanian berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan akan lahan. Pemenuhan kebutuhan akan lahan yang berimplikasi dengan kondisi ekonomi pada tingkat kabupaten/kota membutuhkan penggunaan lahan yang selaras dengan acuan yang ada agar mencapai tujuan pembangunan. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data citra landsat 8 menggunakan metode klasifikasi terbimbing dan pengujian hasil klasifikasi dengan menggunakan matriks konfusi. Proses analisis kesesuaian penggunaan lahan terhadap pola ruang dilakukan dengan menggunakan teknik overlay. Hasil penelitian menunjukkan kelas penggunaan lahan terdapat 4 kelas yaitu pemukiman, pertanian, tanah terbuka dan tubuh air. Luas penggunaan lahan yang sesuai dengan pola ruang sebesar 5416,75 Ha, sedangkan luas penggunaan lahan yang tidak sesuai sebesar 1457,25 Ha.    Kata kunci: kesesuaian lahan; penggunaan lahan; pola ruang
Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh Terhadap Estimasi Produktivitas Tanaman Karet di PT Perkebunan Nusantara I Regional 7 Kebun Kedaton Syafitri, Nina; Fajriyanto; Anisa, Rahma
Jurnal Tekno Global Vol. 14 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v14i01.4859

Abstract

ABSTRACT Indonesia is the world's second largest rubber producer with a plantation area of 3.6 million hectares, contributing around 25% to global rubber demand. One of the important plantations in Indonesia is PT Perkebunan Nusantara VII Kebun Kedaton, with a production capacity of 10 tons per day. However, its productivity declined in 2021 due to reduced latex yields influenced by tree age and land conditions. Currently, productivity calculations are still done manually. Remote sensing monitoring technology is one method that can be used to monitor rubber productivity. This study aims to determine the relationship between the vegetation index algorithm and the age and productivity of rubber trees, as well as to compare the results of processing the EVI, ARVI, and IPVI algorithms in estimating productivity at PT Perkebunan Nusantara I Regional 7 Kebun Kedaton. The data used include Sentinel-2A imagery obtained in October 2023, land block boundaries, tree age data, and 2023 production data. The analysis was carried out using simple and multiple linear regression. The results showed that the productivity estimates using the EVI algorithm were 1,758.7 kg/ha/month, ARVI 1,762.1 kg/ha/month, and IPVI 1,782.2 kg/ha/month, while the productivity measured in the field was 1,766.3 kg/ha/month. The RMSE values for the rubber tree productivity estimation model were 1.121 for EVI, 0.619 for ARVI, and 2.334 for IPVI.  Keywords : Productivity Estimation, Rubber Plants, Vegetation Index   ABSTRAK Indonesia adalah produsen karet terbesar kedua di dunia dengan luas perkebunan mencapai 3,6 juta hektar, berkontribusi sekitar 25% terhadap permintaan karet global. Salah satu perkebunan penting di Indonesia adalah PT Perkebunan Nusantara VII Kebun Kedaton, dengan kapasitas produksi 10 ton per hari. Namun, produktivitasnya menurun pada tahun 2021 karena berkurangnya hasil lateks yang dipengaruhi oleh usia pohon dan kondisi lahan. Saat ini, perhitungan produktivitas masih dilakukan secara manual. Teknologi pemantauan melalui penginderaan jauh adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau produktivitas karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara algoritma indeks vegetasi dengan usia dan produktivitas pohon karet, serta membandingkan hasil pemrosesan algoritma EVI, ARVI, dan IPVI dalam estimasi produktivitas di PT Perkebunan Nusantara I Regional 7 Kebun Kedaton. Data yang digunakan mencakup citra Sentinel-2A yang diperoleh pada Oktober 2023, batas blok lahan, data usia pohon, dan data produksi tahun 2023. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan estimasi produktivitas menggunakan algoritma EVI sebesar 1.758,7 Kg/Ha/Bulan, ARVI 1.762,1 Kg/Ha/Bulan, dan IPVI 1.782,2 Kg/Ha/Bulan, sementara produktivitas yang terukur di lapangan adalah 1.766,3 Kg/Ha/Bulan. Nilai RMSE untuk model estimasi produktivitas pohon karet adalah 1,121 untuk EVI, 0,619 untuk ARVI, dan 2,334 untuk IPVI.   Kata Kunci : Estimasi Produktivitas, Tanaman Karet, Indeks Vegetasi
Perbandingan Nilai Ketelitian Geometri Hasil Pengolahan Foto Udara Dengan UAV Wingtra One Gen II Dan Mavic 3 Enterprise (Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Cimanggis Cibitung) Silaban, Regina Marito; Fadly, Romi; Anisa, Rahma; Dewi, Citra
Jurnal Tekno Global Vol. 14 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v14i01.4878

Abstract

ABSTRACT The UAVs used for photogrammetric mapping have become increasingly diverse, each with distinct specifications. The Wingtra One Gen II has a relatively large size, making it difficult to access steep terrains, while the Mavic 3 Enterprise, with its smaller size, is more capable of reaching even the most challenging areas. This research aims to determine the better UAV based on geometric accuracy, data processing time, and orthophoto quality.The study utilized aerial imagery captured by the Wingtra One Gen II and Mavic 3 Enterprise UAVs in the CCTW Toll Road project. Data processing was carried out using Agisoft Metashape software. The outputs—DEM and orthomosaic—were analyzed and compared for geometric accuracy using 10 Ground Control Points (GCPs) and 9 Independent Check Points (ICPs) as references for data validation, following the guidelines of the Head of the Geospatial Information Agency Regulation No. 6 of 2018 on Technical Standards for Basic Map Accuracy.The results showed that the Wingtra One Gen II had superior geometric accuracy for orthophotos, with better LE90 and CE90 values compared to the Mavic 3 Enterprise. However, in terms of processing time, the Mavic 3 Enterprise was faster, completing the task in 9 hours, 18 minutes, and 13 seconds, compared to the Wingtra One Gen II, which took 2 days, 7 hours, and 16 minutes. The planimetric quality of the orthophotos produced by both UAVs was equally good, aligning perfectly with field conditions.   Keywords: photogrammetry, Wingtra One Gen II, Mavic 3 Enterprise, geometric accuracy   ABSTRAK Wahana atau UAV yang digunakan pada pemetaan dengan metode fotogrametri semakin banyak jenisnya dengan spesifikasi yang berbeda. Wingtra One Gen II memiliki ukuran yang relatif besar sehingga sulit untuk menjangkau area yang terjal sedangkan Mavic 3 Enterprise memiliki ukuran kecil sehinggga mudah menjangkau medan area yang terjal sekalipun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan wahana yang lebih baik berdasarkan nilai ketelitian geometrik, waktu pemrosesan data, dan kualitas othophoto.Penelitian ini menggunakan data foto udara hasil perekaman wahana Wingtra One Gen II dan Mavic 3 Enterprise pada proyek Jalan Tol CCTW. Software pengolahan menggunakan agisoft metashape. Hasil pengolahan yaitu DEM dan Orhomosaic dari kedua wahana dianalisis dan dibandingkan berdasarkan nilai ketelitian geometrik, dengan memanfaatkan titik kontrol tanah yaitu Ground Control Points (GCP) sebanyak 10 titik  dan Independent Check Point (ICP) sebanyak 9 titik sebagai referensi untuk validasi datanya dengan menggunakan panduan Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial No. 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknik Ketelitian Peta Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wahana Wingtra One Gen II memiliki nilai ketelitian geometrik orthopoto LE 90 dan CE 90 lebih baik daripada wahana Mavic 3 Enterprise. Sedangkan dalam waktu pemrosesan, wahana Mavic 3 Enterprise lebih cepat yaitu 9 jam 18 menit 13 detik dibandingkan Wingtra One Gen II dengan waktu pemrosesan 2 hari 7 jam 16 menit. Kualitas planimetris orthophoto dari kedua wahana sama-sama menghasilkan kualitas yang baik yaitu tegak lurus sesuai dengan kondisi di lapangan.  Kata kunci: fotogrametri, Wingtra One Gen II, Mavic 3 Enterprise, ketelitian geometric
Perbandingan penerapan optimasi SGDM dan Adam pada model CNN dengan arsitektur VGG19 dan ResNet-50 dalam memprediksi penyakit paru-paru pneumonia Oktarina, Sachnaz Desta; Alpharofi, Deswita Nur; Hasanah, Delita Nur; Kurniawan, Rizky; Muzakki, Faiz Aji; Najdmuddin, Muhammad Tsaqif; Anisa, Rahma
Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika Vol. 25 No. 2 (2025): Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/mims.v25i2.53746

Abstract

Pneumonia is a leading cause of death among children under five, accounting for 14% of fatalities. Chest X-ray analysis is a key method for diagnosis, but many developing countries have only one radiologist per million people, making timely detection difficult. To address this challenge, Convolutional Neural Networks (CNN) offer a viable solution due to their ability to analyze visual data efficiently. This study evaluates two CNN architectures, VGG19 and ResNet-50, considering their effectiveness in pneumonia detection. Both models were trained using two different optimizers, SGDM and Adam, to determine the best combination for accurate classification. Results using test data indicate that VGG19 with the Adam optimizer achieves the highest accuracy at 90%, surpassing other models which recorded 62%, 77%, and 84% without overfitting. This highlights the potential of artificial intelligence driven diagnostic tools in bridging healthcare gaps and improving pneumonia detection in resource-limited settings. Keywords: Classification, CNN, Optimizer, PneumoniaMSC2020: 62
Analisis Usability Aplikasi Hijra Bank Berbasis ISO 9241-11 dengan Menggunakan Metode Partial Least Square (PLS) Anisa, Rahma; Marleen, Onny
Eksplora Informatika Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v12i1.1005

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan perbankan konvensional, padahal mayoritas penduduk Indonesia menganut agama Islam. Salah satu cara untuk meningkatkan penetrasi perbankan syariah adalah dengan memperbaiki kualitas aplikasi bank syariah. Aspek usability menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah aplikasi dan merupakan syarat bagi penerimaan pengguna terhadap aplikasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi usability dari salah satu aplikasi perbankan syariah, yaitu Hijra Bank. Hijra Bank merupakan bank yang masih terhitung baru, sehingga jumlah fitur yang tersedia masih terbatas. Penelitian berfokus pada aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi kuantitatif random sampling dan analisis heuristik berdasarkan ISO 9241-11, dengan penerapan metode Partial Least Square (PLS). Hasil analisis mengidentifikasi hanya variabel statisfication yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap usability. Sedangkan efficiency dan effectiviness memiliki hubungan yang positif tapi tidak signifikan. Nilai ini yang kemudian digunakan untuk memberikan rekomendasi terkait perbaikan fitur dan solusi yang diperlukan. Sehingga penelitian ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pengembang dalam merancang strategi pengembangan kualitas aplikasi selanjutnya yang lebih baik di masa depan, sebelum semakin banyak fitur dan pengguna aplikasi Hijra Bank.