Bank syariah di Indonesia menghadapi persaingan ketat dengan bank konvensional, terutama di era digital dan perubahan perilaku nasabah. Keunggulan prinsip bagi hasil dan kepatuhan syariah menjadi nilai tambah, namun inovasi produk, kualitas layanan digital, dan literasi masyarakat masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi daya saing bank syariah melalui analisis literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review, dengan menganalisis berbagai penelitian terdahulu terkait faktor internal dan eksternal yang memengaruhi daya saing bank syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor internal utama yang memengaruhi daya saing bank syariah, yaitu produk dan layanan, promosi dan edukasi, sumber daya manusia, teknologi dan infrastruktur, serta struktur dan operasional. Selain itu, faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, regulasi, dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah juga berperan signifikan. Keunggulan produk syariah, kompetensi SDM, literasi nasabah, serta percepatan digitalisasi menjadi determinan penting dalam membentuk posisi kompetitif bank. Peningkatan daya saing bank syariah memerlukan strategi holistik yang mengintegrasikan penguatan faktor internal dan adaptasi terhadap faktor eksternal.