Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Nilai-Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat si Pogos-Pogos Masyarakat Batak Toba Tompul, Tania; Saragih, Dinda Apriani; Hutauruk, Febri Ola; Sari, Indah; Sibarani, Tomson
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. 2 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v15i2.49698

Abstract

Folktales are oral expressions of local culture that are transmitted from generation to generation. This study aims to analyze the values of local wisdom contained in folk tales, focusing on the aspects of peace and prosperity as well as their meaning and function according to Sibarani's perspective. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including literature study, observation, and recording. This study uses the theory of local wisdom developed by Robert Sibarani. The results of the study identify the values intended to teach morals or norms for community life, and these values play a role in the values of hard work, caring, and social solidarity that reflect the character of the local community as well as the meaning and function of each of the values contained therein. Based on the explanation of the values in the story above, the researcher was interested in describing all the values in this story so that they could be preserved. The story si Pogos-Pogos tells of a man who managed to change his life from poor to rich and successful through hard work, honesty, and good attitude. These values can be revitalized and preserved by the younger generation as part of the formation of a positive cultural character.
DAYOK BINATUR SEBAGAI TRADISI DALAM MASYARAKAT BATAK SIMALUNGUN Tomson Sibarani; Cristien Oktaviani Saragih; Febe Elnosa Kasih; Lastiur Sinaga; Dony Sigiro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9219

Abstract

Dayok Binatur merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai yang dianut masyarakat Batak Simalungun. Posisi ini tidak hanya sekadar bagian dari tradisi, tetapi juga mengandung makna yang mendalam untuk menjaga hubungan sosial dan kekerabatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pesan nilai-nilai sosial dalam Dayok Binatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kasus serta sumber data dari buku, jurnal, dokumen, dan internet guna memperoleh pemahaman dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dayok Binatur berperan sebagai simbol identitas budaya dan sarana pendidikan nilai-nilai sosial, yang membantu masyarakat memahami etika, solidaritas, dan rasa hormat antaranggota keluarga ataupun komunitas. Dengan demikian, Dayok Binatur merupakan manifestasi nyata kearifan lokal yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat Batak Simalungun.
DAYOK BINATUR SEBAGAI TRADISI DALAM MASYARAKAT BATAK SIMALUNGUN Tomson Sibarani; Cristien Oktaviani Saragih; Febe Elnosa Kasih; Dony Sigiro; Lastiur Sinaga
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9220

Abstract

Dayok Binatur merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai yang dianut masyarakat Batak Simalungun. Posisi ini tidak hanya sekadar bagian dari tradisi, tetapi juga mengandung makna yang mendalam untuk menjaga hubungan sosial dan kekerabatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pesan nilai-nilai sosial dalam Dayok Binatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kasus serta sumber data dari buku, jurnal, dokumen, dan internet guna memperoleh pemahaman dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dayok Binatur berperan sebagai simbol identitas budaya dan sarana pendidikan nilai-nilai sosial, yang membantu masyarakat memahami etika, solidaritas, dan rasa hormat antaranggota keluarga ataupun komunitas. Dengan demikian, Dayok Binatur merupakan manifestasi nyata kearifan lokal yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat Batak Simalungun.