Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi Mahasiswa PLPT dalam Membangun Lingkungan Belajar yang Menyenangkan di Madrasah Aliyah Haekal Fardeni; Destri Widi Astuti; Adinda Mutiara Rahma Lubis; Eva Mizkat
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Artikel Periode Agustus 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i02.6971

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Pengenalan Lapangan Prasekolahan Terpadu (PLPT) Universitas Asahan telah dilaksanakan di Madrasah Aliyah Darul Falah dengan fokus utama pada strategi mahasiswa dalam membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan siswa untuk belajar melalui cara-cara kreatif, interaktif, serta kontekstual, sehingga mampu meningkatkan motivasi, rasa ingin tahu, sekaligus pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Realisasi kegiatan dilakukan dengan memperkenalkan beragam media pembelajaran inovatif yang sederhana namun efektif. Beberapa di antaranya adalah teka-teki silang untuk melatih daya ingat dan keterampilan berpikir kritis, papan baretrika (barisan dan deret aritmatika) untuk memudahkan pemahaman konsep matematika, serta media ULIN (unsur-unsur lingkaran dari kardus dan karton) yang memungkinkan siswa belajar melalui praktik langsung. Kombinasi media tersebut mendorong siswa untuk lebih aktif, antusias, dan berani mengemukakan pendapat pada saat diskusi maupun praktik. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa penerapan strategi berbasis media kreatif mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mengurangi kejenuhan, dan secara nyata meningkatkan pemahaman siswa. Kesimpulannya, inovasi media sederhana dapat menjadi solusi tepat bagi guru dalam menghidupkan kelas. Saran yang diberikan ialah sekolah diharapkan terus mengoptimalkan pemanfaatan media kreatif, sementara penelitian lanjutan dapat diarahkan pada pengembangan variasi media baru agar lebih berkelanjutan serta mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di era digital.
Program Pengabdian Pendidikan melalui Pelatihan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa Haekal Fardeni; Indri Anggraini; Erika Utami; Khovita Sari; Eva Mizkat; Intan Maulina
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.6972

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterampilan public speaking siswa yang berdampak pada kurangnya kepercayaan diri dalam menyampaikan ide dan pendapat di depan umum. Kondisi tersebut membuat siswa sering ragu saat berinteraksi, baik dalam kegiatan pembelajaran di kelas maupun dalam forum yang lebih luas. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi lisan siswa melalui pelatihan public speaking berbasis praktik dan kolaborasi. Peserta kegiatan berjumlah tiga puluh lima siswa SMA sederajat yang dipilih secara representatif, sehingga pelaksanaan program mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Metode kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup teknik vokal, penguasaan bahasa tubuh, dan strategi membangun rasa percaya diri. Pelatihan dilaksanakan secara intensif dalam bentuk praktik pidato singkat, diskusi kelompok, serta simulasi presentasi kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan public speaking siswa. Dari total 35 peserta, nilai rata-rata post-test mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan hasil pre-test. Selain peningkatan nilai, mayoritas peserta juga menunjukkan perubahan sikap, yakni lebih percaya diri, berani berbicara, dan terampil menyampaikan gagasan di hadapan audiens. Temuan ini membuktikan bahwa seluruh peserta memperoleh manfaat nyata dari program yang dijalankan. Dengan demikian, pelatihan public speaking ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekaligus mendukung pencapaian kompetensi abad 21 yang menekankan pada kemampuan berkomunikasi secara efektif, kritis, dan kolaboratif.