Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TANTANGAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA PENDIDIKAN MODERN Haidar Hafiedz; Sabran Sabran; Sri Susmiyati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58565

Abstract

Perkembangan teknologi menghadirkan beragam tantangan baru bagi pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran, termasuk juga dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai kesulitan yang dihadapi guru dalam meningkatkan profesionalisme mereka dalam pendidikan Islam di zaman modern ini. Metode penelitian yang dipilih adalah kualitatif dengan melakukan telaah pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025. Teknik untuk menganalisis data yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kritis. Pendekatan yang analitis dan kritis diterapkan untuk menemukan berbagai isu yang dihadapi guru dalam mengembangkan profesionalisme mereka. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam mencakup kompetensi di bidang pedagogi, akademik, serta nilai -nilai moral dan spiritual. Para guru membahas berbagai tantangan, seperti keterbatasan dalam kompetensi digital, kurangnya perkembangan profesional yang berkesinambungan, serta perubahan dalam karakter dan motivasi peserta didik. Masalah-masalah ini memiliki aspek yang multidimensi, meliputi teknik, pedagogi, struktur, dan moral. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, diperlukan tindakan melalui penguatan kompetensi digital, pengembangan profesional berkelanjutan, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 6 LONG KALI Muhammad Rohan Saputra; Sabran; Sri Susmiyati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13839

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education teachers in implementing religious moderation at SMP Negeri 06 Long Kali. This study uses a qualitative approach with a phenomenological research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis used an interactive analysis model that includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation. The results show that Islamic Religious Education teachers have an important role in implementing religious moderation through four main roles: educators, guides, facilitators, and evaluators. As educators, teachers instill the values ​​of balance, tolerance, and mutual respect in the learning process. As guides, teachers provide direction and advice to students to maintain harmony and avoid conflict in social interactions. As facilitators, teachers create active learning through discussions and questions and answers so that students can understand various perspectives. Meanwhile, as evaluators, teachers assess not only cognitive aspects but also students' attitudes and behaviors in everyday life. Thus, the role of Islamic Religious Education teachers is crucial in fostering moderate religious understanding in students, even when available learning resources are relatively limited.
HUMANISME DALAM E-SUPERVISI (HYBRID) (INTEGRASI TEKNOLOGI & NILAI KARAKTER) Yuliana, Yuliana; Sabran, Sabran; Susmiyati, Sri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1178

Abstract

Penelitian tinjauan literatur ini menganalisis integrasi teknologi canggih dan nilai-nilai humanistik dalam pelaksanaan supervisi pendidikan, khususnya melalui model e-supervisi hibrida. Dalam konteks Society 5.0, transformasi pendidikan menuntut penyeimbangan antara efisiensi teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) dan E-Supervisi dengan pelestarian nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan pengembangan karakter guru. Hasil temuan menunjukkan bahwa penerapan e-supervisi hibrida secara signifikan meningkatkan sistem pengawasan. Model ini menggabungkan alat digital untuk feedback waktu nyata dan bimbingan yang dipersonalisasi dengan pendekatan humanistik, kolaboratif, dan partisipatif. Hal ini tidak hanya meningkatkan literasi digital dan kompetensi profesional guru, tetapi juga mencegah dampak diawasi oleh mesin yang dapat mengurangi otonomi dan motivasi. Peran kepemimpinan humanistik dari kepala sekolah dan pengawas sangat penting dalam menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan empati, komunikasi, dan penumbuhan karakter. Integrasi yang seimbang ini memperkuat iklim kerja kolaboratif, meningkatkan hubungan guru-siswa, dan pada akhirnya, mutu pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan yang menekankan dimensi spiritual dan moral. Secara konseptual, model ini menawarkan kerangka kerja holistik yang memprioritaskan etika digital danpengembangan karakter guru. Penelitian ini merekomendasikan studi kuantitatif lebih lanjut untuk menilai dampak jangka panjang model e-supervisi hibrida berbasis humanisme terhadap kinerja guru dan efektivitas pembelajaran secara lebih luas.
PEMBINAAN PROFESIONALISME GURU (PERSPEKTIF ISLAM) Kurniawan, Muhammad Abdi; Sabran, Sabran; Susmiyati, Sri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1187

Abstract

Pembinaan profesionalisme guru merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu pendidikan Islam yang mengintegrasikan kompetensi pedagogik, keilmuan, dan akhlak mulia. Guru profesional tidak hanya menguasai teknik mengajar, tetapi juga menjadi teladan moral dan spiritual sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan fokus pada pembinaan profesionalisme guru dalam perspektif Islam, hubungan antara profesionalisme guru dan pembentukan karakter siswa, serta implementasi dan tantangan pembinaan yang terkait dengan supervisi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia, serta membutuhkan supervisi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas guru secara komprehensif. Kendala dalam pelaksanaan pembinaan guru meliputi keterbatasan supervisi dan resistensi terhadap perubahan, sehingga diperlukan pendekatan supervisi yang adaptif dan berorientasi pada nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, pembinaan profesionalisme guru yang berlandaskan Islamic values adalah strategi utama dalam mencetak generasi unggul, kompeten, dan berkarakter sesuai visi pendidikan Islam modern.