Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Persepsi Guru Kelas I Terhadap Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Julia; Ningsih, Dewi Ismu Purwa; Setyowati, Dessy
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 01 (2022): Artikel Riset Edisi April 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i01.1506

Abstract

Membaca merupakan aktifitas yang melibatkan kemampuan individu dalam pengolahan mental sehingga dapat merekam, menilai dan mengevaluasi informasi yang tertuang dalam bentuk tulisan. Jadi kemampuan membaca sangat penting untuk dikuasai oleh peserta didik di kelas awal yaitu 1 dan 2 sebagai langkah pertama dan sangat mendasar untuk mengenal tulisan, memahami informasi, mengeksplorasi pemahaman sehingga menjawab rasa keingintahuan peserta didik terhadap ilmu pengetahuan yang tersurat dan sistematik. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru kelas 1 terhadap metode SAS pada pembelajaran membaca permulaan yang dirancang guru kelas 1 di SDN 61 Sungai Raya, kelas 1 di SDN 06 Sungai Raya, kelas 1 di SDN 14 Sungai Raya dan kelas 1 di SDN 46 Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari persentase keseluruhan total skor angket penelitian menunjukkan persepsi guru dalam penggunaan metode SAS di kelas 1 cukup baik dengan kategori dalam hasil tes adalah “C” dengan skor total akhir 77% yang dilihat dari data per sekolah. Berdasarkan hasil penelitian tentang persepsi guru terhadap metode SAS pada Kelas I maka dapat diperoleh simpulan bahwa dari hasil angket yang sudah didapatkan oleh peneliti, tentang persepsi guru terhadap metode SAS ini secara teori dan tata pelaksanaannya bisa digunakan di kelas rendah terutama kelas I.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA CAPA PALOH MELALUI SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI BERBASIS PROGRAM INOVASI DESA DAN POTENSI LOKAL Julia; Hamdani; Ibnu Yasier; Fahmi, Nuzulul; Abubakar, Al Asri; Junaidi; Karnilawati; Safrika; Malia, Rezqi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v1i1.26

Abstract

Economic empowerment is an important tool in improving the community's economy. The Integrated System is basically an integrated agricultural system that is capable of being an important choice of strategy to increase resilience, security, food quality and improve the community's economy. One of the solutions in developing integrated agriculture is to utilize the Village Innovation and Local Potential Program. This community service program aims to increase people's knowledge of integrated agriculture by taking advantage of village innovation program offers in terms of supporting local potential to improve the economy. The method used in this activity is counseling on integrated agriculture in building food security by taking advantage of village innovation program offers and local potential. The partners for this activity are all the people of Gampong Capa Paloh, Padang Tiji District, Pidie Regency. From this activity it can be concluded that the partner community is very active during the implementation of activities in the context of empowering the community's economy in Gampong Capa Paloh
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN USAHA UMKM KUE TRADISIONAL (KUE BHOI) DI GAMPONG SUKON MESJID KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Hamdani; Julia; Al Asri Abubakar; Ibnu Yasier
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kue Bhoi sendiri biasanya diperoleh di pasar pasar tradisional ataupun dipesan langsung pada pembuatanya. Gampong Sukon merupakan salah satu desa di pidie yang menjalankan usaha kue bhoi, Untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian menggunakan metode deskriptif. Dalam hal pemasaran, usaha produksi kue bhoi di Gampong Sukon masjid sudah memasarakan hingga keluar Kabupaten. Strategi pemasaran kue bhoi ini yaitu dengan mempertahankan kualitas rasa, memperbanyak distributor penjualan serta mempertahankan kualitas produk.
IMPLEMENTASI METODE OUTDOOR LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Nasution, Zulfan Kamal; Julia; Nurdinah Hanifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40777

Abstract

Student motivation in social studies on local environmental topics remains low due to teacher-centered learning and limited contextual experiences. This study examines the implementation of outdoor learning to enhance motivation and student responses in fourth-grade students at SDN Gudang Kopi I, while describing the planning and execution of the learning process. The study employs a qualitative case study approach, focusing on a single context in depth. Data were collected through semi-structured interviews, direct observation of outdoor activities, field notes, and supporting documentation, then analyzed descriptively. Findings indicate that outdoor learning was structured with teaching modules, task division, and the use of the surrounding environment as a learning resource. Implementation increased student motivation, reflected in active participation, focus, curiosity, willingness to ask questions, and engagement. Students also showed positive responses to this learning experience. The study concludes that outdoor learning effectively transforms abstract content into concrete experiences, strengthening motivation, engagement, and positive student responses. Implications highlight the importance of systematic teacher planning, guidance during field activities, and the use of the environment as a contextual learning laboratory in social studies instruction.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 7 Julia; Kholid Ansori
JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol. 4 No. 1 (2025): JIPDAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/z1zg7j77

Abstract

This study aims to describe the application of human resource management (HRM) to enhance competitive advantage at State Vocational High School (SMKN) 7 Batang Hari. This study used a qualitative descriptive approach with field study methods. Data were collected through interviews, observations, and documentation with the principal and teachers as the primary sources. The results indicate that human resource management at SMKN 7 Batang Hari is implemented through the process of planning teaching staff needs, placing teachers according to competency, implementing academic supervision, and fostering discipline and work motivation. These efforts strengthen a culture of professionalism and responsibility among teachers, which has implications for improving the quality of learning and the school's reputation.
Analisis Sistem Pengawasan dan Dasar Penetapan Tarif Penyeberangan Feri pada Malam Hari di Jalur Mandomai-Sei Pitung Julia; Novi Angga Safitri; Karina Awalia Zahra
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tarif penyeberangan feri pada malam hari di jalur Mandomai-Sei Pitung yang tidak menentu dan berbeda-beda setiap malamnya tanpa standar yang jelas. Masyarakat di wilayah yang terbatas infrastruktur jembatannya sangat bergantung pada jalur feri ini untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi sehari-hari, mengingat jalur darat alternatif mencapai ±100 km. Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas tidak melakukan pengawasan pada malam hari, sehingga penetapan tarif sepenuhnya diserahkan kepada pengelola feri tanpa pertanggungjawaban kepada pengguna jasa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dasar penetapan tarif dan bagaimana pelaksanaan sistem pengawasan terhadap tarif penyeberangan feri pada malam hari di jalur Mandomai-Sei Pitung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian lapangan (Field Research). Objek penelitian adalah sistem pengawasan dan dasar penetapan tarif penyeberangan feri malam hari di jalur Mandomai-Sei Pitung. Subjek penelitian berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 pemilik kapal feri dan 2 pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas sebagai subjek utama, serta 3 informan dari masyarakat pengguna jasa feri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dasar penetapan tarif bersifat situasional dan tidak mengacu pada regulasi resmi, melainkan didasarkan pada biaya operasional terutama bahan bakar solar serta jumlah penumpang tiap pelayaran tanpa standar tertulis yang baku, sehingga tarif berbeda-beda setiap malamnya. 2) Pengawasan Dinas Perhubungan hanya berlangsung pukul 06.00-17.15 WIB sehingga tidak ada pengawasan pada malam hari, dan penetapan tarif dilakukan sepihak oleh pengelola feri tanpa dapat dipertanggungjawabkan. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian biaya bagi masyarakat sekaligus ketidakstabilan pendapatan bagi pengelola feri.