Claim Missing Document
Check
Articles

Designing and Evaluating the User Interface of a Socratic Dialogue Chatbot to Enhance Student Engagement in Online Learning Platforms Widjanarko, Alexander; Haq, Isri Amirul; Mubarok, Berlian Davis Dwi; Purnawirawan, Okta
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 11 No. 1: April 2026
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.111886

Abstract

History education in Phase F is often perceived as monotonous and dominated by rote memorization, with 92.9% of students feeling burdened and 89.3% feeling bored. Standard generative AI tools may worsen this issue by functioning as instant answering machines, fostering cognitive dependency. This study aims to describe the User Interface (UI) and User Experience (UX) design process of “Kak Sarah,” a Learning Management System (LMS) platform featuring a chatbot designed to act as a Socratic facilitator through historical role-play, and to evaluate its usability and impact on student engagement. The UI/UX development employed the Successive Approximation Model (SAM) integrated with the Design Thinking approach, consisting of empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The platform’s usability was evaluated using the System Usability Scale (SUS) with 136 respondents, while its impact on engagement was tested on 312 Grade XI students across five high schools. Results indicate that the UI design successfully translated four narrative learning stages into an interactive interface. The usability evaluation produced a SUS score of 86.09 (Excellent / Grade A). Observation data and conversation logs showed that all students engaged in reflective thinking rather than accepting direct answers, supported by a 35.03-point increase in critical thinking scores (p = 0.005). These findings suggest that integrating SAM and Design Thinking can produce an effective Socratic chatbot interface that enhances student engagement in history learning.
Peningkatan Berpikir Kritis dan Empati Historis Siswa Melalui Pembelajaran Adaptif Berbasis Ai Kak Sarah di SMK Kristen PETRA Surabaya Widjanarko, Alexander Imanuel; Haq, Isri Amirul; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v3i2.84

Abstract

Berdasarkan survei awal di SMK Kristen Petra Surabaya, sebanyak 78% siswa mengalami kesulitan memahami konteks peristiwa sejarah secara mendalam. Hanya 35% siswa yang mampu menganalisis peristiwa sejarah secara kritis karena dominasi metode ceramah konvensional yang pasif. Kondisi ini menyebabkan rendahnya empati historis dan degradasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan platform digital ”Kak Sarah” untuk mentransformasi pembelajaran sejarah menjadi lebih interaktif dan bermakna. Mitra dipilih karena merupakan sekolah Pusat Keunggulan yang membutuhkan inovasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas kurikulum vokasi nasional. Metode pelaksanaan menggunakan Successive Approximation Model melalui tahap persiapan koordinasi, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil implementasi secara menyeluruh. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan intensif kepada tiga guru sejarah serta penerapan langsung pada satu kelas eksperimen siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan skor berpikir kritis siswa yang signifikan (dari 47,93 menjadi 83,79) yang berdampak pada kemampuan penalaran sejarah dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat kepuasan siswa mencapai 87% dengan temuan kualitatif bahwa dialog Sokratik meningkatkan keberanian berargumen. Program ini menjamin keberlanjutan melalui transfer kepemilikan penuh kepada mitra dan efisiensi biaya operasional menggunakan model AI open-source. Program ini berhasil memberdayakan tiga guru sejarah dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan artifisial secara mandiri pada kegiatan pembelajaran. Dampak jangka panjang dibuktikan melalui penandatanganan implementation agreement sebagai komitmen sekolah dalam menggunakan platform secara berkelanjutan. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi literasi digital pendidik dan menciptakan ekosistem pembelajaran sejarah yang inklusif.   Abstract Based on an initial survey at Petra Christian Vocational School Surabaya, 78% of students had difficulty understanding the context of historical events in depth. Only 35% of students were able to critically analyze historical events due to the dominance of passive conventional lecture methods. This condition leads to low historical empathy and degradation of students' critical thinking skills in facing 21st-century challenges. This community service program aims to implement the "Kak Sarah" digital platform to transform history learning into a more interactive and meaningful one. The partner was selected because it is a Center of Excellence school that requires technological innovation to improve the effectiveness of the national vocational curriculum. The implementation method uses the Successive Approximation Model through stages of preparation and coordination, training implementation, and comprehensive evaluation of implementation results. The implementation phase included intensive training for three history teachers and direct application in one experimental class of students. The community service results showed a significant increase in students' critical thinking scores (from 47.93 to 83.79) which impacted historical reasoning abilities in everyday life. The student satisfaction rate reached 87% with qualitative findings that Socratic dialogue increased the courage to argue. This program ensures sustainability through the transfer of full ownership to the partner and operational cost efficiency using an open-source AI model. This program successfully empowered three history teachers to independently integrate artificial intelligence technology into their learning activities. The long-term impact was demonstrated through the signing of an implementation agreement, demonstrating the school's commitment to the platform's continued use. This service provides a tangible contribution to educators' digital literacy and creates an inclusive history learning ecosystem.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif Lms Terintegrasi Chatbot "Kak Sarah" Sebagai Upaya Digitalisasi Mata Pelajaran Sejarah di SMAK Santo Yusup Surabaya Dwi Mubarok, Berlian Davis; Alfian, Afiif Al Hauzaan; Pratama, Yuven Reksa; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v3i2.85

Abstract

  Pembelajaran sejarah di tingkat sekolah menengah sering kali terjebak pada metode hafalan pasif, yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis dan minimnya empati historis siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi pembelajaran sejarah di SMA Katolik Santo Yusup Surabaya melalui implementasi platform asisten virtual berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama "Kak Sarah". Platform ini dikembangkan menggunakan model Successive Approximation Model (SAM) yang terintegrasi dengan Design Thinking, memanfaatkan teknologi Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk menyajikan simulasi peran naratif dan dialog sokratik yang akurat. Implementasi dilakukan melalui pelatihan guru dan uji coba langsung di kelas yang melibatkan siswa kelas XI. Hasil evaluasi menunjukkan dampak signifikan, di mana rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen meningkat drastis dari 53,22 (pre-test) menjadi 88,06 (post-test). Peningkatan ini jauh melampaui kelas kontrol, dengan signifikansi statistik (p=0,005). Selain aspek kognitif, validasi ahli materi dan media mengonfirmasi kelayakan platform sebagai media pembelajaran adaptif. Program ini berhasil menjembatani kesenjangan teknologi di sekolah mitra dan menciptakan pengalaman belajar sejarah yang mendalam (deep learning) serta menyenangkan.   Abctract History learning at the secondary school level is often trapped in passive rote memorization methods, leading to low critical thinking skills and a lack of historical empathy among students. This community service activity aims to transform history learning at SMA Katolik Santo Yusup Surabaya through the implementation of an Artificial Intelligence (AI)-based virtual assistant platform named "Kak Sarah." The platform was developed using the Successive Approximation Model (SAM) integrated with Design Thinking, utilizing Retrieval-Augmented Generation (RAG) technology to present accurate narrative role-playing simulations and Socratic dialogues. Implementation was carried out through teacher training and direct classroom trials involving 11th-grade students. Evaluation results showed a significant impact, where the average critical thinking score of experimental class students increased drastically from 53.22 (pre-test) to 88.06 (post-test). This improvement far exceeded the control class, with statistical significance (p=0.005). In addition to cognitive aspects, validation from subject matter and media experts confirmed the platform's feasibility as an adaptive learning medium. This program successfully bridged the technological gap at the partner school and created a deep, enjoyable history learning experience.
Implementasi Asisten Virtual AI Chatbot ”Kak Sarah” untuk Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Sejarah Di SMK Negeri 5 Malang Haq, Isri Amirul; Widjanarko, Alexander Imanuel; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v2i2.86

Abstract

Dominasi metode konvensional dalam pembelajaran sejarah di SMK Negeri 5 Malang menyebabkan stagnasi kompetensi kognitif, di mana siswa cenderung pasif dan hanya menghafal fakta. Berdasarkan asesmen diagnostik awal, kemampuan berpikir kritis siswa berada pada level rendah dengan skor rata-rata baseline 48,70. Fenomena ini menciptakan urgensi untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan solusi melalui platform ”Kak Sarah”, asisten virtual berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengintegrasikan algoritma Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan metode Socratic Mentoring. Teknologi ini dirancang untuk memicu dialog inkuiri mendalam guna menstimulasi nalar analisis siswa. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif melalui fase persiapan, pelatihan guru, dan uji coba lapangan menggunakan desain quasi-experimental. Hasil evaluasi menunjukkan dampak signifikan; rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen meningkat tajam dari 48,70 menjadi 83,87 pada post-test, jauh mengungguli kelas kontrol yang hanya mencapai 63,22. Selain lonjakan performa akademik, respon antusias pengguna sebesar 87% menegaskan efektivitas sistem dalam menciptakan iklim belajar interaktif. Keberlanjutan program dijamin melalui penandatanganan Implementation Agreement dan alih teknologi sepenuhnya kepada mitra sekolah untuk penggunaan jangka panjang.   Abstract The dominance of conventional methods in history learning at SMK Negeri 5 Malang has led to a stagnation in cognitive competence, where students tend to be passive and rely on rote memorization. Based on the initial diagnostic assessment, students' critical thinking skills were at a low level with a baseline average score of 48.70. This phenomenon creates an urgency to introduce learning innovations relevant to the digital era. This community service aims to implement a solution through the ”Kak Sarah” platform, an Artificial Intelligence (AI)-based virtual assistant integrating Retrieval-Augmented Generation (RAG) algorithms and the Socratic Mentoring method. This technology is designed to trigger deep inquiry dialogues to stimulate students' analytical reasoning. The implementation method applied a participatory approach through preparation phases, teacher training, and field trials using a quasi-experimental design. Evaluation results showed a significant impact; the average critical thinking score of students in the experimental class increased sharply from 48.70 to 83.87 in the post-test, far outperforming the control class which only reached 63.22. In addition to the surge in academic performance, an enthusiastic user response of 87% confirmed the system's effectiveness in creating an interactive learning climate. Program sustainability is ensured through the signing of an Implementation Agreement and full technology transfer to the school partner for long-term use.
Hubungan Efikasi Diri, Dukungan Sosial, dan Self-Regulated Learning dengan Kecemasan Belajar Pemrograman Pada Mahasiswa Firdaus, Thariq; PURNAWIRAWAN, OKTA; Hidayat, Nurul
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan belajar pemrograman merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer seiring dengan tingginya tuntutan kognitif dan kompleksitas materi pemrograman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial, dan self-regulated learning dengan kecemasan belajar pemrograman pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 104 mahasiswa aktif FILKOM UB yang pernah atau sedang menempuh mata kuliah pemrograman. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan bantuan perangkat lunak JASP. Berdasarkan hasil uji asumsi, sebagian besar data tidak berdistribusi normal sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan kecemasan belajar pemrograman, serta hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dengan kecemasan belajar pemrograman. Sementara itu, dukungan sosial menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan kecemasan belajar pemrograman. Temuan ini mengindikasikan bahwa efikasi diri dan self-regulated learning berperan sebagai faktor protektif terhadap kecemasan belajar, sedangkan dukungan sosial merefleksikan respons adaptif mahasiswa terhadap kecemasan yang telah dialami.
Analisis Gaya Belajar Siswa SMA Terhadap Teknik Evaluasi Pembelajaran pada Mata Pelajaran Informatika Kelas 10 di SMA Negeri 1 Malang Prameswary, Putri; Bachtiar, Fitra Abdurrachman; Purnawirawan, Okta
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar siswa dengan teknik evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Informatika kelas 10 di SMA Negeri 1 Malang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan angket gaya belajar berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik). Subjek penelitian terdiri dari dua orang guru Informatika dan 14 siswa kelas X yang dipilih secara purposif. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) seluruh siswa memiliki gaya belajar multimodal dengan komponen kinestetik sebagai modalitas paling dominan (hadir pada 86% informan), diikuti kombinasi auditori-kinestetik (43%), visual-kinestetik (21%), dan kinestetik dominan (21%); (2) teknik evaluasi yang digunakan guru sudah bervariasi mencakup tes objektif, tes uraian, praktikum, proyek, dan penilaian keaktifan, namun Sumatif Akhir Semester secara konsisten menggunakan format esai tertulis; (3) kesesuaian antara gaya belajar dan teknik evaluasi bersifat parsial dan kontekstual, kesesuaian tertinggi terjadi pada evaluasi berbasis praktikum, sementara ketidaksesuaian paling signifikan dirasakan oleh siswa berkecenderungan kinestetik kuat terhadap evaluasi sumatif berbentuk esai tertulis. Temuan ini mengindikasikan potensi bias sistematis dalam penilaian yang perlu ditangani melalui diversifikasi teknik evaluasi yang lebih adaptif terhadap keberagaman gaya belajar siswa.
Pengembangan Website Pembuatan Soal Menggunakan Qwen2.5 dengan Studi Kasus Mata Kuliah Teknologi Keamanan Siber Chamdani, Mochammad Rasya Dimas Chamdani; Farisi, Hariz; Purnawirawan, Okta
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Konferensi Nasional
Hubungan Capstone Project terhadap Keterampilan Kolaborasi, Keaktifan, dan Keterlibatan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Wigyantara, Winanda Kusuma; Purnawirawan, Okta; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menuntut peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), agar penguasaan teori dan keterampilan prakti mahasiswa relevan dengan dunia kerja. Upaya perwujudannya dengan pembelajaran berbasis proyek seperti Capstone Project berpotensi mengembangkan keterampilan kolaborasi, keaktifan, dan keterlibatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Capstone Project terhadap keterampilan tersebut pada mahasiswa PTI angkatan 2022 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya dengan pengukurannya yang didasarkan pada persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan Capstone Project.  Metode kuantitatif dengan pendekatan non-eksperimen diterapkan pada data yang telah dikumpulkan dengan kuesioner yang muatannya mengacu pada indikator variabel penelitian serta dianalisis secara statistik. Uji korelasi Spearman’s Rho turut digunakan untuk menguji hipotesis. Capstone Project terbukti memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan keterampilan kolaborasi, keaktifan, dan keterlibatan mahasiswa menurut perolehan nilai koefisien korelasinya. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa persepsi pelaksanaan Capstone Project yang positif bagi mahasiswa sejalan dengan keterampilan kolaborasi, keaktifan, dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, Capstone Project terbukti efektif dalam mengembangkan kualitas pembelajaran mahasiswa dan direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif di perguruan tinggi.
Implementasi Model Reciprocal Learning Menggunakan Media Pembelajaran Kit-Build Concept Map terhadap Pemahaman dan Komunikasi Mahasiswa Ningtias, Mustika; Pinandito, Aryo; Purnawirawan, Okta
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih meningkatkan pemahaman dan komunikasi mahasiswa antara penggunaan Kit-Build Concept Map software atau peta konsep tradisional pada mata kuliah Microteaching. Metode penelitian yang digunakan kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan Kit-Build Concept Map berbasis software dan kelompok kontrol yang menggunakan peta konsep tradisional. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan angket komunikasi untuk mengukur peningkatan pemahaman serta kemampuan komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan pemahaman yang lebih tinggi dengan nilai gain sebesar 24,4, dibandingkan kelompok kontrol yang hanya memperoleh nilai gain sebesar 12,9. Untuk kemampuan komunikasi mahasiswa di kelompok eksperimen juga menunjukkan hasil yang lebih baik. Berdasarkan uji-t, diperoleh nilai p-value sebesar 0,009843 dengan rata-rata skor komunikasi kelompok eksperimen 31,56 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol 29,09. Penerapan media berbasis software mendorong mahasiswa untuk lebih aktif menyampaikan ide, berdiskusi, dan berkoordinasi dalam menyelesaikan tugas. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa penggunaan Kit-Build Concept Map software mampu dalam meningkatkan pemahaman dan komunikasi akademik mahasiswa, dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif.
Eksplorasi Dimensi Profil Lulusan dalam Implementasi Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Pada Mata Pelajaran Informatika di SMAN 9 Malang Puspitasari, Melina Dyah Anggraini; Purnawirawan, Okta; Rahman, Khalid
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi sebagai kompetensi penting abad ke-21. Namun, implementasi pembelajaran Deep learning pada mata pelajaran Informatika serta kontribusinya terhadap pengembangan ketiga kemampuan tersebut masih belum banyak dikaji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Deep learning pada mata pelajaran Informatika di SMAN 9 Malang serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep learning dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring, serta penilaian perkembangan kompetensi siswa. Pembelajaran didukung oleh Project Based Learning, diskusi kelompok, praktik coding, presentasi, dan studi kasus kontekstual. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi siswa serta didukung oleh budaya pembelajaran sekolah.  
Co-Authors 'Alam, Ghasa Faraasyatul Ade Novi Nurul Ihsani Aditya Rachmadi, Aditya Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Ahmad Zulfi'Azwan Nur Al-Ghifari, Faqih Muhammad Alam, Ghasa Faraasyatul Alfian, Afiif Al Hauzaan Aryo Pinandito Bambang Budi Wiyono Batita, Maurish Sofie Rahmi Braniva, Petra Kanisia Burhanuddin Burhanuddin Caecilio Satrio Wibowo, Immanuel Chamdani, Mochammad Rasya Dimas Chamdani Choirinnisa, Fadila Dedi Kuswandi DEWANTO, ALFIANSYAH PRADANA PUTRA Djoko Kustono Dwi Mubarok, Berlian Davis Fadella, Olivia Jihan Faizatul Amalia, Faizatul Farisi, Hariz Ferrel, Devan Firdaus, Thariq Fitra Abdurrachman Bachtiar Fitriani, Rhea Aulia Rizqika Godham Eko Saputro Hakim, Muhammad Adzinul Hakkun Elmunsyah Hanggara, Buce Trias Haq, Isri Amirul Hibatillah, Achmed I Made Sudana Ilmi, Noraniza Bahrotul Indah Indi Afifah Iskandar, Firza Aurellia Junaidi, Vicent Imanuel Khalid Rahman, Khalid M. Harlanu, M. Maghfiroh, Anik Maysa Putra, Galang Mia Hafizah Tumangger Mubarok, Berlian Davis Dwi Muhammad Usman, Muhammad Nasution, Citra Bunga Alfaritsa Ningtias, Mustika Nurul Hidayat Nurvitasari, Yuvina Prameswary, Putri Pratama, Yuven Reksa Prima Zulvarina, Prima Punaji Setyosari Purnama, Primada Puspita, Chintya Paramita Puspitasari, Melina Dyah Anggraini Ramadhanti, Andani Zahira Satrio Hadi Wijoyo Shinta Maharani, Jeihan Sholihah, Muflihatus Sukmo Wardhono, Wibisono Surya Darma Santoso, Muhdlor Tibyani Tibyani, Tibyani Tri Afirianto, Tri Uun Hariyanti, Uun Vivando, Ardi Widjanarko, Alexander Widjanarko, Alexander Imanuel Wigyantara, Winanda Kusuma wijaya, khonsa ‘Alam, Ghasa Faraasyatul