Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat dengan Usaha Ternak Kambing Pedaging Unggul BoerPE Kentjonowaty, Inggit; Susyanti, Jeni; Atiqoh, Lia Nur; Muchsin, Slamet
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19644

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga, memfasilitasi masyarakat yang ingin berwirausaha, dan mendorong perkembangan budaya pemanfaatan hasil riset dan kreativitas Dosen Universitas Islam Malang untuk masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik pada karang taruna Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Praktek secara langsung mengenai beternak kambing BoerPE dan pembuatan pakan complete feed, sedangkan penyuluhan meliputi: pemeliharaan kambing BoerPE, pembuatan smart kandang kambing, pembuatan pakan complete feed, kesehatan dan penyakit kambing, reproduksi kambing, dan kiat-kiat pemasaran online menggunakan sosial media seperti facebook, Instagram, whatsapp, dan marketplace. Peningkatan kesejahteraan keluarga dilakukan dengan pemberian kambing BoerPE kepada mitra karang taruna Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, pembuatan smart kandang kambing, pemberian pakan, dan peralatan ternak. Kambing BoerPE memiliki keistimewaan sebagai pedaging unggul, sehingga masyarakat Desa Wringinanom dapat beternak kambing BoerPE. Penggunaan sistem bergulir indukan kambing BoerPE dari mitra PkM ke masyarakat Desa Wringinanom setelah melakukan pemeliharaan selama dua tahun atau tiga kali beranak. Secara ekonomi keuntungan pemeliharaan kambing BoerPE lebih tinggi dibandingkan dengan kambing lokal, sehingga keberlanjutan usaha pada peternak kambing BoerPE dan masyarakat akan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menumbuhkan sikap mental wirausaha pada masyarakat Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
KAJIAN SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN (PFH) DENGAN RIWAYAT PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN REPRODUKSI Setyo, Nurhadi; Humaidah, Nurul; Kentjonowaty, Inggit
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1887 di daerah Malang, Jawa Timur. Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Jabung, merupakan salah satu wilayah pengembangan sapi perah di Jawa Timur. Kecamatan ini memiliki potensi tinggi terhadap penularan PMK, terutama pada sapi Peranakan Frisian Holstein (PFH). Menurut Mukhaqi (2023), wabah PMK juga menginfeksi sapi perah anggota peternak Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, dengan jumlah sapi terinfeksi mencapai 3.257 ekor dari awal Juni hingga September 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak riwayat PMK terhadap kejadian gangguan reproduksi pada sapi PFH di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung. Materi penelitian terdiri dari 50 ekor induk sapi perah PFH yang dipilih sesuai kriteria tertentu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2024 dengan desain observasional retrospektif dan metode survei untuk mengevaluasi hubungan antara riwayat PMK dan gangguan reproduksi pada sapi PFH. Variabel yang diamati meliputi variabel independen yaitu sapi dengan riwayat PMK, dan variabel dependen yaitu kejadian gangguan reproduksi. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan teknik  deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 sapi PFH dengan riwayat PMK, terdapat 38 sapi yang mengalami abortus, dan 36 di antaranya mengalami gangguan reproduksi. Gangguan reproduksi yang umum terjadi meliputi endometritis dan retensio plasenta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebanyak 76% sapi PFH dengan riwayat PMK di KAN Jabung mengalami kejadian abortus, dan 94% dari sapi tersebut mengalami gangguan reproduksi, dengan 47% di antaranya mengalami endometritis dan 53% mengalami retensio plasenta.Kata Kunci: Sapi PFH, Penyakit Mulut dan Kuku, Gangguan Reproduksi, Abortus
PENGARUH TINGKAT LAKTASI TERHADAP KADAR LEMAK DAN SOLID NON FAT KOLOSTRUM SAPI FRIESIAN HOLSTAIN DI PETERNAKAN MODERN KABUPATEN BLITAR Wijaya, Ega Adi; Kentjonowaty, Inggit; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat laktasi terhadap kadar lemak dan Solid Non Fat kolostrum sapi Friesian Holstain di peternakan modern Kabupaten Blitar. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2023 - 07 Oktober 2023. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sapi perah FH laktasi 1 - 4 sebanyak 20 ekor dengan nilai BCS 3,5. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampel kolostrum diambil secara purposive sampling hari pertama sapi post calving pagi kurang dari 1 jam setelah anak keluar dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuannya adalah P1 = laktasi 1, P2 = laktasi 2, P3 = laktasi 3, P4 = laktasi 4. Variabel yang diamati yakni kadar lemak dan kadar SNF kolostrum. Data dianalisis menggunakan ANOVA (one-way analysis). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh (P>0,05) tingkat laktasi terhadap kadar lemak dan SNF kolostrum sapi FH. Rataan lemak kolostrum P1 = 6,07 ± 2,10%, P2 = 5,754 ± 1,53%, P3 = 6,92 ± 2,12%, P4 = 5,26 ± 2,32%. Rataan SNF kolostrum P1 = 22,77 ± 2,78%, P2 = 20,82 ± 3,60%, P3 = 23,04 ± 3,39%, P4 = 20,932 ± 6,43%. Kesimpulanya adalah tingkat laktasi tidak berpengaruh terhadap lemak dan SNF kolostrum sapi FH sehingga kolostrum laktasi 1-4 bisa diberikan untuk pedet namun pada tingkat laktasi 3 memperoleh kadar lemak dan SNF yang optimal. Kata kunci : Friesian Holstain, Kolostrum, Lemak, Solid Non Fat
PENGARUH JENIS PRODUK SUSU TERHADAP KADAR PROTEIN DAN LEMAK PADA KEFIR khowi, Muhamad Abdul; Kentjonowaty, Inggit; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak jenis produk susu terhadap kandungan protein dan lemak dalam kefir. Materi penelitian ini terdiri dari susu sapi segar 250 ml, 250 ml susu UHT, larutan buffer, 50g bubuk skim, dan bibit kefir 5%. Alat yang dipergunakan yaitu panci, kompor, timbangan, saringan, lactoscan, tabung reaksi, thermometer, dan pipet ukur. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan desain acak lengkap (RAL), yang melibatkan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (susu sapi segar), P1 (susu sapi UHT), dan P2 (susu sapi skim). Variabel yang diamati yaitu kadar protein dan kadar lemak. Data dianalisis menggunakan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT untuk mengidentifikasi perbedaan antar perlakuan jika ada. Hasil menunjukkan bahwa jenis produk susu memiliki pengaruh signifikan (P<0,01) terhadap kadar protein kefir dengan rata-rata P1=1,33a, P0=1,41a, P2=2,38b, tetapi tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap kadar lemak, dengan rata-rata kadar lemak kefir P1=2,29, P2=2,44, P0=3,48. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa jenis produk susu mempengaruhi kadar protein tetapi tidak mempengaruhi kadar lemak. Jenis susu terbaik untuk membuat kefir adalah susu bubuk skim dengan kadar protein sebesar 2,38% dan kadar lemak sebesar 1,44%. Kata kunci: Jenis susu, kadar protein, lemak kefir 
PERSEPSI PETERNAK TERHADAP PENGGUNAAN TEKNOLOGI DI PETERNAKAN SAPI PERAH DESA JAMBESARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Hafidi, Moh.; Susilowati, Sri; Kentjonowaty, Inggit
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang tanggal 04 Juni sampai 04 Juli 2024. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi peternak ke penggunaan teknologi peternakan sapi perah. Variabel yang diteliti yaitu teat dipping, complete feed, mesin chopper dan mesin perah. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan survey dan observasi terhadap responden. Materi penelitian ini ialah para peternak sapi perah PFH dengan menyebarkan kuesioner kepada 46 responden. Skala Likert untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi ke kejadian sosial. Hasil penelitian menunjukkan persepsi peternak terhadap penggunaan teknologi rata-rata memiliki persentase <60% dalam kategori “sangat setuju”. Karakteristik dapat diukur dari segi umur, pendidikan dan lama beternak. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan teknologi memberikan manfaat ke peternak sapi perah dalam upaya meningkatkan usaha.Kata Kunci : Persepsi Peternak, Teknologi, Sapi Perah
PENGARUH PENAMBAHAN SUSU SKIM TERHADAP KADAR LEMAK DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK PADA KEFIR Mahmuda, Yuwanda Lailatul; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Kentjonowaty, Inggit
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan susu skim terhadap kadar lemak dan kualitas organoleptic pada kefir. Materi pada penelitian ini adalah 4 liter susu sapi segar, 80 gram susus kim bubuk, dan 120 ml grain kefir. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P0 = tanpa penambahan susu skim, P1 = penambahan susu skim sebanyak 3%, P2 = penambahan susu skim sebanyak 6%, P3 = penambahan susu skim sebanyak 9%. Variabel pengamatan adalah kadar lemak dan kualitas organoleptik. Data penelitian dianalisis dengan ANOVA (Analysis Of Variance) dan dilanjut dengan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan susuk kim tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar lemak dan berpengaruh nyata (P<0,05) pada kualitas organoleptik kefir (rasa, dan tingkat kesukaan), namun berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada tekstur. Adapun nilai rata-rata kadar lemak setiap perlakuan yaitu P0 :22,22%, P1 :22,18%, P2 :22,75%, P3 :22,13%. Sedangkan nilai modus rasa perlakuan yaitu P0 : 3ᵃ, P1 : 3ᵃ, P2 : 3ᵃ, P3 : 4ᵇ. Nilai rata-rata tekstur setiap perlakuan yaitu P0 : 3ᵃ, P1 : 3ᵃ, P2 : 3ᵃ, P3 : 4ᵇ. Nilai rata-rata tingkat kesukaan perlakuan yaitu P0 : 2ᵃ, P1 : 3ᵇ, P2 : 3ᵇ, P3 : 4ᶜ. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan susu skim pada kefir tidak mempengaruhi kadar lemak tetapi mempengaruhi kualitas organoleptik (rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan) kefir. Kualitas organoleptik (rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan) kefir optimal dengan adanya penambahan 9% susu skim yang diinkubasi selama 24 jam pada suhu 30°C, yaitu kefir memiliki rasa asam, tekstur kental dan tingkat kesukaan panelis dalam taraf suka.Kata Kunci: kefir, susu skim bubuk, kadar lemak, kualitas organoleptik
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAMUR TIRAM PADA NUGGET AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP KADAR LEMAK DAN ORGANOLEPTIK Nisak, Siti; Kentjonowaty, Inggit; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang dari 26 Juni hingga 26 Juli 2024. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak penambahan tepung jamur tiram pada nugget ayam petelur afkir terhadap kadar lemak dan kualitas organoleptik. Bahan-bahan yang digunakan meliputi daging ayam petelur afkir berusia 80 minggu (bagian dada) seberat 2000 gram, tepung jamur tiram, tepung tapioka, tepung panir, es batu, bawang putih, garam/kaldu jamur, merica, air, dan putih telur. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang mencakup 4 perlakuan dengan 5 ulangan masing-masing, yaitu (P0: 0%, P1: 10%, P2: 20%, P3: 30%). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tepung jamur tiram berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap kadar lemak dan uji organoleptik. Nilai rata-rata kadar lemak tertinggi ditemukan pada perlakuan P0 sebesar 3,03% dan nilai terendah pada P3 sebesar 1,63%. Kualitas organoleptik rasa nugget menunjukkan nilai terendah pada P3 (3) dan nilai tertinggi pada P0 (5). Untuk aroma nugget, nilai terendah tercatat pada P3 (1) dan nilai tertinggi pada P0 (4). Sedangkan untuk tekstur nugget, nilai terendah ditemukan pada P0 (2) dan nilai tertinggi pada P3 (5). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan tepung jamur tiram dalam berbagai konsentrasi memengaruhi kadar lemak dan kualitas organoleptik nugget. Perlakuan P3 memberikan kualitas terbaik dengan kadar lemak 1,63% dan kualitas organoleptik, khususnya rasa, dengan nilai 3 (agak gurih). Disarankan untuk menggunakan tepung jamur tiram dengan konsentrasi 30% dalam pembuatan nugget untuk menurunkan kadar lemak dan meningkatkan kualitas organoleptik nugget ayam petelur afkir.Kata Kunci : nugget, daging ayam petelur afkir, tepung jamur tiram, kadar lemak dan organoleptik
PENGARUH BERBAGAI JENIS GULA TERHADAP NILAI pH, SINERESIS DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK YOGHURT Musoffin, Abdul; Kentjonowaty, Inggit; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui pengaruh berbagai jenis gula terhadap nilai pH, sineresis dan kualitas organoleptik yoghurt. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu sapi 3 liter, gula tebu, gula aren, gula batu masing-masing jenis 100 g, bibit yoghurt sebanyak 3% dan form organoleptik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. P0 yoghurt tanpa penambahan gula, P1 yoghurt + gula tebu 4%, P2 yoghurt + gula aren 4%, P3 yoghurt + gula batu 4%. Variabel yang diamati nilai pH, sineresis, kualitas organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis ragam penambahan berbagai macam jenis gula dalam yoghurt berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap nilai pH, sineresis dan kualitas organoleptik. Adapun nilai pH P0 = 4,11a, P1 = 4,16b, P2 = 4,21c, P3 = 4,12a. Nilai sineresis (%) P0 = 4,734b, P1 = 4,512a, P2 = 4,526a, P3 = 4,688a. Nilai kualitas organoleptik warna P0 = 4,46c, P1 = 3,66b, P2 = 2,08a, P3= 4,54c. Rasa P0 = 4,18c, P1 = 3,86b, P2 = 3,64a, P3 = 3,84b. Tekstur P0 = 3,16b, P1 = 3,76c, P2 = 4,06d, P3 = 2,86a, Kesukaan P0 = 3,12a, P1 = 4,10c, P2 = 4,26d, P3 = 3,62d. Kesimpulan bahwa penambahan berbagai jenis gula dalam yoghurt mempengaruhi nilai pH, sineresis dan kualitas organoleptik. Penambahan jenis gula aren 4% menghasilkan kualitas terbaik dengan nilai pH 4,21, nilai sineresis 4,526% dan nilai kualitas organoleptik warna: tidak putih, rasa: agak asam-asam tekstur: kental, kesukaan: suka.Kata kunci: yoghurt, sukrosa, nilai pH, sineresis, kualitas organoleptik
ANALISIS PENGARUH BCS INDUK SAPI PFH PASCA PMK TERHADAP KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) DENGAN SEMEN BEKU SEXING Hariyanto, Muhammad Arizky Akbar; Kentjonowaty, Inggit; Humaidah, Nurul
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Body Condition Score (BCS) induk sapi Peranakan Frisien Holstein (PFH) pasca Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) dengan semen beku sexing. Materi yang digunakan yaitu induk sapi PFH yang sembuh dari PMK berjumlah 30 ekor dengan BCS 2, 3 dan 4 masing-masing 10 ekor, Sapi induk yang digunakan dari bangsa sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) berumur 3-5 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui survey ke peternak saat berlangsungnya proses Inseminasi Buatan (IB). Data sekunder berdasarkan data nomor sapi keanggotaan yang diperoleh dari Koperasi Susu SAE Pujon. Variabel yang diteliti yaitu Conception Rate (CR), Non Return Rate (NRR) dan  Service per Conception (S/C),. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NRR 1 pada BCS 2 = 70% ; BCS 3 = 10% ; BCS 4 = 70% sedangkan NRR2 pada BCS 2 = 60% ; BCS 3 = 90% dan BCS 4 = 70%. Nilai SC pada BCS 2 = 1,4; BCS 3 = 1,1; BCS 4 = 1,3. Nilai CR pada BCS 2 = 60% ; BCS 3 = 90% dan BCS 4 = 70%. Kesimpulan penelitian yaitu keberhasilan IB pasca PMK berdasarkan BCS relatif baik. Disarankan melakukan penelitian lanjutan terkait keberhasilan perlakuan IB menggunakan semen beku sexing.Kata kunci: bcs, ib, pfh, pmk, semen sexing
ANALISIS PERBEDAAN TEKNIK PEMERAHAN TERHADAP KUALITAS SUSU SAPI PFH DI KAN JABUNG Ulinnuha, Ahmad; Kentjonowaty, Inggit; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan teknik pemerahan terhadap kualitas susu sapi perankan friesian holstein (PFH) di KAN JABUNG. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu segar sapi PFH dari 20 ekor laktasi ke-3 dengan bulan laktasi 4. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan 2 perlakuan yaitu lain P1: teknik pemerahan tradisional (full hand), P2: teknik pemerahan modern (bucket milking machene), masing-masing perlakuan diulang 10 kali. Variabel penelitian ini yaitu kadar lemak dan berat jenis susu sapi PFH. . Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t tidak berpasangan. Hasil penelitian kadar lemak susu sapi PFH teknik pemerahan tradisional berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan teknik pemerahan modern, rata rata nilai kadar lemak (%) P1=4,199, P2=5,817. Berat jenis susu sapi PFH teknik pemerahan menggunakan teknik tradisional tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan teknik pemerahan modern. Rata rata nilai berat jenis (g/ml) yaitu P1: 1,0268, P2: 1,0269. Kesimpulan bahwa teknik pemerahan  antara tradisional dengan modern menghasilkan kadar lemak susu sapi PFH yang berbeda, namun tidak berbeda pada berat jenis susu sapi PFH. Teknik pemerahan menggunakan secara modern dapat menghasilkan kadar lemak susu sapi PFH lebih tinggi. Kata kunci: Sapi peranakan Friesian Holstein; teknik pemerahan; kadar lemak; berat jenis
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Wadud Wahab Hasbullah Ach. Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmad Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmad Yusuf Achsan Sabilan Al Falah Aditya Yulianto Putra Afidhatul Masruroh Ahmad Charis Chilman Ahmad Fa’iqin Ahmad Hofit Ahmad Uzairon Alfachrozi Ahmad Yunus Akhmad Syahril Kafi Al Udhma, As’ad M Wafawaid Alhikami, Waliyyul Ahdi Amelia Anggraini Ananda Octa Lutfia Anang Setyawan Andi Setiawan Andreas Njuruma Arrum Novita Sari Atiqoh, Lia Nur Ayu Rahmanda Azwar Bahi Badat Muwakhid Beatrix Rose Veronicha Budi Irwanto JF Bustami Fauzan Cicik Sulistyo Winarni Dedi Suryanto Dewi Masyithoh Dimas Fatkhul Deva Adzanian Dinasari, Irawati Dwi Priyo Utomo Dwiki Wirahadi Kusuma Edy Ustomo Fadillah, Daffa Akbar Fadly Noviyandi Firda Uswatun Khotimah Hafidi, Moh. Handika Deni Hermawan Hariyanto, Muhammad Arizky Akbar Hulwani Rujianto, Alif Noval Iqbal Wahid Muzadi Irawati Dinasari R Irawati Dinasari Retnaningtyas Irsad Irsad Iva Siska Anggraeni Devitasari Jamaluddin, Ahmad Fariz Jeni Susyanti Julio Pratama, Fakhrizal Kharismawan, Wildan Bilal khowi, Muhamad Abdul Khusayni khusayni Lailatul Hikmah M Khusnul Khuluq Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mahmuda, Yuwanda Lailatul Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung Masyithoh, Dewi Moch. Rifa&#039;i Mochammad Basyori Alwi Mudawamah Mudawamah Muhammad Abdul Adhim Muhammad David Bachtiar Muhammad Farid Rizal Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Farid Wajdi Muhammad Havizh Al-Azhar Muhammad Mu’is Mujahidin, Ahmad Alfian Murid, Yanuar Musoffin, Abdul Nabilla Putri A Nika Dona Junia Arjes Nisak, Siti Nisa’us Sholikah Novi Apriyanti Nur Fajar Azizi Nur Haili Nurrosyid, Ahmad Hakim Nurul Humaidah Nurul Humaidah Oktavia Rahayu Puspitarini Oktavia Rahayu Puspitarini Oktavita Rahayu Puspitarini Pramudya Eka Hadi Saputra Puguh Surjowardojo Radika Putri Lailia Rahayu Puspitarini, Oktavia Rasbawati, Rasbawati Ridha Rizkiani Ainun Nishak Rizal Ilmi Rahmatulloh Rizki Ramadhani setyawan Rofi, Achmad Rojana, Dugi Syahri Sadewa, Jihad Sahidan Rais Setyo, Nurhadi Slamet Muchsin Sri Sulistyowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Wahyuni Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Supiyah Puteri Ramdhani Surya Agustian Syaiful Arifin Trinil Susilawati Ulinnuha, Ahmad Umi Kalsum USMAN ALI Usman Ali Veril B, Presiden Vivin Waliyyul Ahdi Alhikami Wenny Nur Azizahi widayat, moch widayat Wijaya, Ega Adi Yunus Ansori Purwanto, Maulana Zainur Udin