Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Antusiasme dan Kreativitas Siswa Kelas X Sekolah Penggerak dalam Menulis Cerpen melalui Meniru dan Memodifikasi Nurjamin, Asep; Mulyanto, Agus; Nurjamin, Lucky R.; Fajriah, Yustika Nur
Anufa Ikaprobsi Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/anufa.v3i1.106

Abstract

Rendahnya antusiasme dan kreativitas siswa kelas X dalam menulis cerpen, bahkan di Sekolah Penggerak yang seharusnya menjadi pusat inovasi pembelajaran, menunjukkan adanya permasalahan serius dalam strategi pengajaran sastra. Banyak siswa kesulitan memulai tulisan, mengembangkan alur, serta mengekspresikan ide secara orisinal, yang mengakibatkan rendahnya kualitas karya. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan model meniru dan memodifikasi dalam meningkatkan antusiasme dan kreativitas siswa menulis cerpen. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kualitatif-kuantitatif, melibatkan siswa kelas X di satu Sekolah Penggerak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes menulis cerpen, dan dokumentasi karya siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah penerapan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap peniruan terhadap teks teladan memberikan stimulus awal yang efektif, sementara tahap modifikasi mendorong siswa mengintegrasikan ide pribadi ke dalam kerangka cerita yang telah dipahami. Peningkatan terlihat pada aspek kohesi, koherensi, kekayaan kosakata, serta variasi ide cerita. Selain itu, antusiasme siswa meningkat signifikan, tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi dan kolaborasi kreatif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa model meniru dan memodifikasi efektif sebagai strategi pembelajaran menulis cerpen, sekaligus relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kreatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
GAMERIK Simulation Model Improves Students’ Computer Assembly Skills: Model Simulasi GAMERIK Meningkatkan Keterampilan Perakitan Komputer Siswa Nuryadi, Adi; Darmawan, Deni; Rahadian, Dian; Nurjamin, Asep; Jamilah, Jamilah; Maulani, Galih Abdul Fatah
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1572

Abstract

General Background: Practical technical learning such as computer assembly often faces challenges due to low student motivation and limited practice facilities. Specific Background: At SMAN 2 Garut, conventional methods have proven less effective in improving computer assembly skills. Knowledge Gap: Few gamification-based simulation learning models have been tested to significantly enhance technical skills. Aims: This study aims to develop and evaluate the effectiveness of the GAMERIK (Gamification of Computer Assembly) learning model using the PC Creator 2 simulation to improve Grade X students’ computer assembly skills. Results: Using an R&D approach with the ADDIE model, data were collected through observation, questionnaires, interviews, pretests, and posttests. A paired sample t-test showed a significant increase in students’ motivation, conceptual understanding, and assembly skills (p < 0.05). Novelty: The integration of PC Creator 2’s automated assessment algorithm within the gamification model provided immediate feedback, accelerating the learning process. Implications: GAMERIK offers an innovative solution for practice-based learning in schools with limited facilities and is relevant to the development of simulation- and gamification-based informatics learning media. Highlights: Enhances motivation and skills in technical learning. Uses simulation with automated assessment for feedback. Offers solutions for schools with limited practice facilities. Keywords: GAMERIK, Gamification, PC Creator 2, Computer Assembly Skills, Simulation
Integrating Generative Artificial Intelligence (AI)-Based Multimodal Learning in Education to Enhance Literacy Aligned with Sustainable Development Goals (SDGs) Nurjamin, Asep; Nurjamin, Lucky Rahayu; Fajriah, Yustika Nur; Nurjamin, Aisyah Khoerunnisa; Firdaus, Hijrin Ahmad
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 5, No 1 (2026): (ONLINE FIRST) AJERT: VOLUME 5, ISSUE 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the integration of artificial intelligence (AI)-based multimodal learning in education to enhance students’ literacy in alignment with Sustainable Development Goals. A quasi-experimental design was employed with elementary students who participated in lessons supported by teacher modelling and AI scaffolding. The intervention was implemented through literacy tasks focusing on descriptive writing and multimodal expression. The results indicated that students improved in their ability to construct coherent descriptive texts enriched with visual elements, demonstrating progress in vocabulary use and multimodal literacy. These findings are significant because the combination of teacher guidance and AI feedback strengthened the learning process by connecting linguistic concepts with meaningful tasks. The study highlights the impact of aligning educational innovations with Sustainable Development Goals (SDGs), showing that AI-assisted multimodal learning can foster student-centered pedagogy, improve literacy development, and provide sustainable pathways for integrating digital technologies into education.
KAJIAN STRUKTUR DAN NILAI PUISI NADOMAN DI LINGKUNGAN PESANTREN KECAMATAN SINGAJAYA KABUPATEN GARUT Sudrajat, Aan Ansor; Hasim, Abdul; Nurjamin, Asep
Salingka Vol 19, No 2 (2022): SALINGKA: Edisi Desember 2022
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v19i2.736

Abstract

Pengkajian dan penelitian terhadap puisi nadoman dilatarbelakangi karena terdapat makna yang mendalam dari setiap baitnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur dan nilai-nilai puisi nadoman. Objek penelitian yaitu puisi nadoman “Maot teh Ngadodoho dan Siksa Kubur”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis struktur puisi nadoman “Maot teh Ngadodoho” dan “Siksa Kubur”, rima yang terdiri dari asonansi dan aliterasi didominasi oleh pengulangan bunyi vokal /a/. Irama ketika dilantunkan oleh penutur, irama yang terdengar memang terdengar sama pada pelafalan setiap barisnya, namun ada perbedaan jumlah ketukan yang terdapat setiap kata pada setiap barisnya. Gaya bahasa yang terdapat meliputi: majas personifikasi, sinekdok pars prototo, metafora, hiperbola, antripomorfisme, disfemisme, inversi, repetisi, dan pararelisme. Puisi nadoman “Maot teh Ngadodoho” bertema kematian. Puisi nadoman “Siksa Kubur” bertema Siksa Kubur. Nilai-nilai yang ditemukan meliputi nilai pendidikan aqidah, ibadah dan akhlak.Kata kunci  : Struktur, Nilai, Puisi Nadoman
Mobile Cipta Puisi: An Innovative Application for Learning Poetry Writing Kartini, Ari; Sunendar, Dadang; Sumiyadi, Sumiyadi; Yulianeta, Yulianeta; Nurjamin, Asep; Maulana, Cepri
International Journal of Language Education Vol. 9, No. 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v1i1.77397

Abstract

This study aims to describe the utilization of innovative media in learning to write poetry developed in the form of a mobile application. This research uses the Research and Development (R&D) method by adopting the R2D2 model, which focuses on three main stages: (a) determination, (b) design and development, and (c) dissemination. The research approach used was descriptive quantitative, with data obtained through the assessment of media experts, material experts, and 105 student users of the application using a Likert scale questionnaire. Data analysis was carried out using the Gregory matrix technique and the calculation of the response scale. The results of this study show that: (1) Validation by media experts and material experts with the Gregory matrix resulted in a score of 1.0, which was interpreted as ‘very high’ validity; (2) User assessment of the MCP application obtained a score of 3.575, which fell into the ‘Very Good’ category; (3) Input from experts and users generally includes aspects of completeness of instructions for use, visual appearance, material enrichment, and provision of poetry anthologies from contemporary poets. The success of this application is due to the application of good instructional design and usability principles so that appearance and navigation are considered optimal. In addition, the utilization of technology that meets user needs also supports the high validity of the media. Meanwhile, the material is highly valid based on theoretical studies, fulfillment of user needs, and expert involvement in the development process. Thus, this research significantly contributes to improving the effectiveness of poetry learning while encouraging innovation in the development of digital learning media.
Sinergi Guru Dan Teknologi: Pendampingan Deep Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Nurjamin, Asep; Asmaniah, Zainah; N., Aisyah Khoerunnisa; Tanjung, Ramdani; Masrini, Imas; Rahmalia, Rika; Rosita, Iros
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/67xgwg29

Abstract

Kebutuhan akan integrasi teknologi cerdas dalam pembelajaran semakin mendesak, khususnya bagi guru sekolah dasar yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas literasi siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini dipilih karena rendahnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya deep learning, dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Limbangan, Garut, dengan melibatkan 43 guru sekolah dasar, masing-masing satu guru dari setiap sekolah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep deep learning, workshop pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, pendampingan praktik implementasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, serta evaluasi melalui angket, observasi, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep deep learning, keterampilan awal dalam penggunaan aplikasi pendukung pembelajaran, serta tumbuhnya sinergi antar-guru dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif. Meski demikian, tantangan berupa keterbatasan sarana digital dan variasi kemampuan literasi teknologi masih dihadapi. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan intensif dapat mendorong kesiapan guru SD dalam memanfaatkan deep learning untuk memperkaya strategi pembelajaran bahasa Indonesia.
Hedges and Boosters in Student Scientific Articles within the Framework of a Pragmatic Metadiscourse Ardhianti, Mimas; Susilo, Jimat; Nurjamin, Asep; Prawoto, Eko Cahyo
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 11 No. 4 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i4.9018

Abstract

The ability of students to edit scientific papers is still low, especially in mastering the use of hedge (fencing devices) and boosters (strengthening devices). Hedges and boosters are forms of expression of the author's attitude towards propositional content through epistemic modalities. This study aims to describe hedges and boosters in student scientific articles within the framework of a pragmatic metadiscourse. A qualitative descriptive approach was used in this study. The data used is in the form of editing words, sentences, and paragraphs in scientific articles editing courses. The source of this research data is a scientific article by PGRI Adi Buana University Surabaya students in 2022. Data collection techniques use documentation techniques and recording techniques. Data analysis techniques to identify hedges and word lists of boosters using the AntConc application built by Lawrence Anthony. Data that has been obtained from the AntConc application found the frequency of hedges and boosters in scientific articles. The results of this study showed that the use of modal verb hedges in the first position was 214 frequencies, followed by 59 adverbs of hedges, and verb hedges were 3 frequencies, while the use of booster in the first position was 202 frequencies, followed by adverbs booster of 63 frequencies, and booster verbs of 6 frequencies. This study shows that students ability to tendency to (1) use epistemic modalities in modal verbs, (2) tend to use more capital verbs that mean certainty and possibility, and (3) tend to use adverbs to mean epistemic modalities.
Optimization of Literacy Clinic Empowerment: An Efforts to Improve Teachers' Ability in Dealing with High Grade Students Who Have Difficulties in Reading Nurjamin, Asep; Nurwahidah, Lina Siti; Nugraha, Fajar
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/q8npbp32

Abstract

One of the learning problems experienced by high school teachers is the difficulty of teaching students who have difficulty reading. This problem often makes teachers helpless. Therefore, a training program entitled "Optimizing the Empowerment of Literacy Clinics" was carried out for two days on June 4-5, 2024, which was attended by eighty-two fifth-grade high school teachers. The main objective of this training is to empower teachers in providing support and guidance to students who have difficulty reading through "literacy clinics", so that they are able to provide appropriate and sustainable interventions. The training materials are very necessary and effective in improving the reading skills of high school students who have difficulty reading. The success of the training can be seen from the high attendance of participants, good absorption of the material, and the preparation of logical and measurable follow-up plans by all participants. The results of the program evaluation showed significant achievement of objectives. Further recommendations include in-depth evaluation, further training, external collaboration, and dissemination of best practices to increase the impact of the program in the future.
Peningkatan Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Melalui Pendekatan Pembelajaran Problem-Based Learning Nurjamin, Asep; Ardhianti, Mimas; Susilo, Jimat
Widyantara Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v1i2.55

Abstract

The importance of effective writing skills at the primary education level cannot be ignored. This article discusses the impact of applying a problem-based learning approach, Problem-Based Learning, in improving writing skills in fourth grade elementary school students in Garut Regency. This research method involves the development of PBL material, application in the classroom, and evaluation of learning outcomes through qualitative and quantitative assessments. The results of this study showed: first, there was a significant improvement in the ability to write argumentative paragraphs. Second, student responses are very positive to the use of the Problem-Based Learning approach in learning to write argumentation paragraphs. However, there were weaknesses in using this learning approach, namely in terms of preparation that teachers must do. Pentingnya kemampuan menulis efektif pada tingkat pendidikan dasar tidak dapat diabaikan. Artikel ini membahas dampak penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah, Problem-Based Learning, dalam meningkatkan kemampuan menulis pada siswa kelas empat sekolah dasar di Kabupaten Garut. Metode penelitian ini melibatkan pengembangan materi PBL, penerapan di kelas, dan evaluasi hasil belajar melalui penilaian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis paragraf argumentasi. Kedua, respons siswa sangat positif terhadap penggunaan pendekatan Problem-Based Learning dalam pembelajaran menulis paragraf argumentasi. Namun demikian, ditemukan adanya kelemahan dalam menggunakan pendekatan pembelajaran ini, yaitu dari segi persiapan yang harus guru lakukan.
ANALISIS STILISTIKA LIRIK LAGU IWAN FALS DALAM MENGUNGKAP NILAI SOSIAL DAN KEMANUSIAAN Ai Roprop Uluwiah; Asep Nurjamin
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qn9z2x87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stilistika lirik lagu Iwan Fals dalam mengungkap nilai sosial dan kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, di mana data dianalisis dari kata, kalimat, dan ungkapan dalam setiap bait lirik lagu. Sumber data penelitian ini adalah lirik lagu-lagu Iwan Fals dari berbagai album dan single. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumenter dengan membaca, mengidentifikasi, dan mengklasifikasikan kata, kalimat, dan ungkapan berdasarkan aspek stilistika. Data dianalisis menggunakan pendekatan stilistika yang mencakup bahasa figuratif dan citraan, kemudian dikategorikan berdasarkan jenis dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik Iwan Fals mengandung berbagai bentuk bahasa figuratif, seperti metafora, simile, personifikasi, metonimia, sinekdoki, epitet, perumpamaan epos, dan allegori. Selain itu, lirik-lirik tersebut juga mengandung citraan yang meliputi citraan penglihatan, pendengaran, perabaan, pencecapan, penciuman, dan gerakan. Bahasa figuratif dan citraan tersebut memperkuat pesan sosial dan kemanusiaan, menekankan kritik terhadap ketidakadilan, kesenjangan sosial, serta menggambarkan kondisi dan perjuangan hidup masyarakat. Contohnya, penggunaan metafora dan simile pada lirik-lirik tertentu mengungkapkan penderitaan masyarakat atau kasih sayang terhadap sesama, sedangkan citraan penglihatan dan pendengaran memperkuat imaji bagi pendengar. Penelitian ini menunjukkan bahwa Iwan Fals tidak hanya menghasilkan karya musik yang indah secara estetika, tetapi juga sarat makna sosial dan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Analisis stilistika membantu memahami bagaimana bahasa figuratif dan citraan digunakan untuk menyampaikan pesan sosial dan nilai kemanusiaan secara efektif dalam lirik lagu-lagu Iwan Fals. Kata Kunci: Stilistika, Bahasa Figuratif, Citraan, Lirik Lagu, Iwan Fals, Nilai Sosial, Nilai Kemanusiaan