Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Influence of the Two Stay Two Stray Learning Model and Learning Motivation on Civics Learning Outcomes in Primary School Students Sinaga, Risna; Perangi-angin, Reh Bungana Br; Simaremare, Aman
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3828

Abstract

This research aims to determine the differences in the results of PPKn subjects for groups of students taught using the TWO STAY TWO STRAY and inquiry models, differences in the results of PPKn subjects for groups of students who have high and low learning motivation, and learning motivation in influencing the results of Civics subjects. This research was carried out at SDN 091713 Amborokan with class IV samples. This type of research is quantitative, using the experimental method (quasi-experiment) with a purposive sampling technique; the researcher chose class IV-A as the experimental class and IV-4 as the control class at SDN 091713. the sample in this study was taken as the entire population; class IV-A students had 32 students, and class IV-B had 32 students. In this case, the experimental class is class IV-A, which applies the Two Stay Two Stray learning model, while class IV-B is the control class, taught using the Inquiry learning model. In this research, analysis techniques are used with the steps of Descriptive Statistical Analysis, Inferential Statistical Analysis, Calculating the average, Calculating the standard deviation, normality test, homogeneity test, and hypothesis testing. The results of the research show that 1) there is an influence of learning models in influencing Civics learning outcomes with a calculated F of 59.805, 2) There is an influence of learning motivation in influencing Civics learning outcomes with a calculated F of 92.04, and 3) there is an interaction of learning models and Civics learning motivation with F count 4.09.
North Sumatera Ethnic-Based Decision-Making Model to Develop Leadership Abilities for Student Communities Simaremare, Aman; Wau, Yasaratodo; Hutagalung, Trisnawati; Tambunan, Husna P
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v26i2.52686

Abstract

Study This aiming for dig influence ethnic in taking decisions and development ability leadership among​ student Faculty Faculty of Education (FIP) State University of Medan (UNIMED). With use approach qualitative and studies case, research This involving student active from various ethnic groups, namely Batak, Malay, and Minangkabau. Data was collected through interview in-depth, observation, and documentation. Research results show that ethnic influence method student in take decision, where Batak students are more tend use approach authoritative, while student Malay and Minangkabau are at the forefront deliberation and consensus. In addition, the findings also revealed that style leadership Students at FIP UNIMED vary in accordance with background behind ethnic they. Leader from Batak ethnicity more nature firm and fast in take decision, while leader from ethnic Malay and Minangkabau more focus on collaboration and inclusivity. Diversity ethnic This give challenge at a time opportunity in development more leadership​ holistic. Therefore that, development ability leadership at FIP UNIMED is necessary consider diversity ethnic as part from learning strategies that can enrich perspective and skills student in face dynamics more social​ wide.
Peran Guru Mata Pelajaran Informatika dalam Membantu Kepala Sekolah Mengelola Manajemen Kesiswaan di SMA Markus Pangaribuan, Melyana Viva; Tampubolon, Johannes Oliver; Sinambela, Nur Mutia; Nursakinah, Hylmi; Simaremare, Aman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru mata pelajaran informatika dalam membantu kepala sekolah mengelola manajemen kesiswaan di SMA Markus Medan, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksaan peran membantu kepala sekolah mengelola manajemen kesiswaan di SMA Markus. Penelitian ini menggunakan penelitian. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Dalam menganalisis data, peneliti secara bertahap menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru informatika tidak hanya sebagai fasiliator pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam perencanaan kegiatan, pengawasan, pembinaan karakter, serta pengelola data dan administrasi kesiswaan. Keterlibatan guru informatika terbukti mendukung pencapaian visi-misi sekolah. Namun, penelitian juga menemukan tantangan yang guru informatika dalam menjalankan perannya dalam membantu kepala sekolah mengelola manajemen kesiswaan, antara lain keragaman latar belakang siswa yang membutuhkan penanganan yang berbeda dan adil. Selain itu, kesulitan dalam menegakkan peraturan sekolah, terkait penggunaan ponsel di sekolah. Meskipun tantangan tersebut ada, perubahan karakter siswa ke arah yang lebih positif telah menjadi bukti keberhasilan manajemen kesiswaan di sekolah.
Peran Kepala Sekolah dan Guru dalam Manajemen Kesiswaan Pada Orientasi Siswa Baru di SMPN 7 Medan Khairuna, Elsa Nadira; A’fah S, Syachfika; Nayla, Zaharatus Syifa; Mutiara, Azzahra; Simaremare, Aman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran kepala sekolah dan guru dalam manajemen kesiswaan pada orientasi siswa baru, serta dampaknya terhadap pengalaman awal siswa. Untuk mendapatkan data peneliti terjun langsung ke lapangan melakukan pengamatan atau observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Dalam menganalisis data, peneliti memiliki empat macam sifat yaitu analisis induktif, analisis dilakukan di lapangan, proses interaktif, dan proses siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah bertanggung jawab dalam menetapkan visi, mengkoordinasikan program, dan mengelola penerimaan serta pembinaan siswa. Guru berfungsi sebagai fasilitator, mentor, dan pembina disiplin. Pelaksanaan OSB (Orientasi Siswa Baru di SMPN 7 Medan selama 3 hari melibatkan pengenalan lingkungan, tata tertib, hak dan kewajiban siswa, serta demonstrasi ekstrakurikuler. Keterkolaborasi antara kepala sekolah dan guru dalam manajemen kesiswaan pada kegiatan OSB di SMPN 7 Medan sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih luas. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan siswa baru dapat beradaptasi dengan baik, memahami budaya sekolah, serta membangun rasa kebersamaan yang kuat di antara mereka.
Peran Guru Bidang Studi dalam Membantu Kepala Sekolah Mengelola Manajemen Kurikulum di MIS Nurul Anwar Al-Maghfiroh, Anzili Rohmah; Nasution, Putri Aningsy; Simanjuntak, Dina Rahmatika Zeini; Fitriani , Lilis; Simaremare, Aman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru bidang studi dalam membantu kepala sekolah mengelola manajemen kurikulum di MIS Nurul Anwar, serta tantangan yang dihadapi oleh guru bidang studi dalam membantu kepala sekolah. dalam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Dalam menganalisis data, peneliti secara bertahap menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru guru bidang studi berperan aktif dalam merencanakan kurikulum dengan cara mengikuti rapat kerja tahunan kepala sekolah dan memberikan masukan terhadap struktur kurikulum. Guru membantu kepala sekolah dalam mengorganisasikan pelaksanaan kurikulum melalui penyusunan jadwal pelajaran, pembagian tugas mengajar, pengelolaan kelas, dan pelaksanaan program remedial.
Peran Guru Wali Kelas dalam Mendukung Kepala Sekolah Mengelola Delapan Standar Manajemen Pendidikan di SDN 060858 Br Tarigan, May Natasya; Br Kembaren, Lisna Emilia; Br Ginting, Emiya Erjilena; Hanifah, Salwa; Simaremare, Aman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran guru wali kelas dalam mendukung kepala sekolah dalam pengelolaan delapan standar manajemen pendidikan di SDN 060858. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi guru wali kelas dalam melaksanakan peran tersebut serta merumuskan solusi yang tepat untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara guru wali kelas dan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dan wawancara terhadap guru wali kelas dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru wali kelas memiliki keterlibatan yang signifikan dalam pelaksanaan kurikulum, pengelolaan kelas, serta mendukung program-program sekolah, seperti kegiatan literasi, budaya sekolah, dan pengelolaan sarana prasarana. Namun, guru menghadapi beberapa kendala utama, yaitu beban administratif yang tinggi, keterbatasan pelatihan manajerial, serta fasilitas sekolah yang kurang memadai.
The Level Of Job Satisfaction Affects Teacher Performance At UPT SMPN 18 Medan Indriyani, Dewi Sri; Simaremare, Aman
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1133

Abstract

Teacher performance is a key determinant of educational quality, as teachers play a central role in the learning process. However, variations in teacher performance are often linked to differences in job satisfaction, which encompasses aspects such as compensation, leadership, work environment, interpersonal relationships, and opportunities for professional development. This study aimed to examine the effect of job satisfaction on teacher performance at UPT SMPN 18 Medan. The research employed a quantitative approach with a descriptive-correlational design. The population consisted of all teachers at UPT SMPN 18 Medan, and the sample was selected using a non-probability sampling technique. Data were collected through Likert-scale questionnaires measuring job satisfaction and teacher performance. The data were analysed using descriptive statistics and simple linear regression, supported by prerequisite tests for normality, linearity, and heteroscedasticity. Hypothesis testing was conducted using the t-test and the coefficient of determination (R²) at the 0.05 significance level. The results show that job satisfaction has a positive and significant effect on teacher performance. The regression analysis indicates that job satisfaction accounts for 32.8% of teacher performance, while the remaining 67.2% is influenced by other factors not examined in this study. These findings suggest that improving teachers’ job satisfaction can enhance their performance. Therefore, school management is encouraged to prioritise strategies that promote job satisfaction to improve teacher performance and achieve educational goals.