Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Epistema

Analisis Kesesuaian Implementasi Sintaks Project Based Learning dalam Proses Pembelajaran Muhibbullah, Muhammad Muhibbuddin; Alviani, Virnanda Zikha; Natasya, Deshinta; Rahmadini, Aini Rizka; Trilisiana, Novi
Epistema Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i1.63964

Abstract

Model pembelajaran berperan penting dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Pada abad 21 ini pembelajaran yang dibutuhkan adalah pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang dinilai tepat untuk diimplementasikan adalah Project Based Learning (PjBL), model pembelajaran bersifat student centered dan dinilai dapat mengakomodasi upaya pengembangan keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21 ini. Project Based Learning memiliki sintaks yang terbilang cukup panjang dan jangka waktu pelaksanaannya cukup memakan waktu, sehingga rawan terjadi kesalahan dan ketidaktuntasan dalam pengimplementasian sintaks PjBL, hal ini kemudian menjadi rumusan permasalahan utama yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang datanya diperoleh melalui wawancara dan diolah dengan konsep analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Project Based Learning di SMKN 2 Yogyakarta sudah sesuai dengan sintaks PjBL walaupun masih terdapat kekurangan. Namun, metode ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap perkembangan kemampuan peserta didik jika pelaksanaannya dapat dioptimalkan.
Modul pendidikan perlindungan anak dari kekerasan seksual untuk guru sekolah dasar Trilisiana, Novi; Ismaniati, Christina; Wahyuningsih, Dian
Epistema Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v1i2.34900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan berupa modul tentang peningkatan kinerja guru SD dalam penyelenggaraan pembelajaran anak dari kekerasan seksual. Penelitian ini dilaksanakan melalui model penelitian prosedural yang mengacu pada model desain instruksional oleh Atwi Suparman. Model ini memiliki tiga tahap. Tahap pertama adalah mengidentifikasi kebutuhan instruksional yang terdiri dari melakukan analisis instruksional, mengidentifikasi prilaku dan karakteristik awal pengguna produk, dan menulis tujuan instruksional umum. Tahap kedua adalah mengembangkan yang meliputi menulis tujuan instruksional khusus dan menyusun alat penilaian hasil belajar. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi formatif yang termasuk di dalamnya kegiatan revisi. Hasil penelitian berupa modul peningkatan kinerja guru untuk pendidikan perlindungan anak dari kekerasan seksual dinyatakan layak dalam kategori sangat baik. Produk ini disimpulkan layak untuk digunakan berdasarkan instrumen penilaian kelayakan bahan ajar cetak.Kata Kunci: Peningkatan kinerja guru; Modul guru; Anti kekerasan seksual anak; Pendidikan seksual.
Keterampilan kolaborasi mahasiswa teknologi pendidikan dalam mata kuliah kewirausahaan berbasis proyek Nadhiroh, Putri Siti; Trilisiana, Novi
Epistema Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v1i1.32322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) Proses pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan berbasis proyek pada mahasiswa Teknologi Pendidikan sebagai strategi pengembangan keterampilan kolaborasi; (2) Keterampilan kolaborasi mahasiswa Teknologi Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berjenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran kewirausahaan sudah dilakukan dengan baik melalui 6 tahapan, yaitu penyajian masalah, perencanaan kerja, penjadwalan, pembuatan proyek, penilaian, dan evaluasi. Keterampilan kolaborasi mahasiswa menunjukkan hasil yang baik, (1) Mahasiswa sudah mampu berkomunikasi dengan baik; (2) Mahasiswa tertib dalam kehadiran; (3) Mampu memimpin anggotanya; (4) Mahasiswa memiliki kesadaran tinggi untuk menyelesaikan proyek; (5) Kerjasama dilakukan dengan baik; (6) Mahasiswa menggunakan sumber terpercaya; (7) Mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan perubahan; (8) Mampu mengontrol emosi; dan (9) Sembilan dari sebelas kelompok lolos terdanai PMW 2019. Namun ada beberapa temuan indikator yang belum maksimal: (1) Mahasiswa tidak membuat peraturan; (2) Kurang percaya diri; dan (3) Pengorganisasian kinerja tidak dilakukan secara rinci. This study aims to describe, (1) The learning process of project-based Entrepreneurship Courses in Educational Technology students as a strategy for developing collaboration skills; (2) Collaboration skills of Educational Technology students. This research uses a qualitative method that is a type of case study. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results showed that the entrepreneurial learning activities had been carried out well through 6 stages, namely problem presentation, work planning, scheduling, project making, assessment, and evaluation. Student collaboration skills show good results, (1) Students are able to communicate well; (2) Students are orderly in attendance; (3) Able to lead members; (4) Students have high awareness to complete the project; (5) Cooperation is done well; (6) Students use trusted sources; (7) Students are able to adjust to changes; (8) Able to control emotions; and (9) Nine out of eleven groups qualify for PMW 2019. However, there are some findings of indicators that have not been maximized: (1) Students do not make regulations; (2) Lack of confidence; and (3) Organizing performance is not carried out in detail.
Implementasi metode sariswara Ki Hadjar Dewantara dalam membangun kemerdekaan jiwa individu anak Shandy, Helmy Denada Ari; Trilisiana, Novi
Epistema Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v1i1.32323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan metode pendidikan Metode Sariswara di Club Sariswara Yogyakarta, 2) Mendeskripsikan penerapan Metode Sariswara Yogyakarta, dan 3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode sariswara di Club Sariswara Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan  studi kasus dengan metode kualitatif. Subyek penelitian ini yaitu Direktur Laboratorium Sariswara, Pamong, orang tua dan peserta didik. Objek penelitian ini mengenai penerapan Metode Sariswara di Club Sariswara Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Uji validitas data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metode sariswara merupakan metode mendidik anak dengan menggabungkan 3 pelajaran sekaligus yakni lagu, sastra dan cerita. Penggabungkan ini menjadikan pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek kognitif melainkan juga melibatkan aspek afektif serta psikomotor secara bersamaan. (2) Penerapan metode sariswara dilakukan menggunakan lagu permainan anak (tembang dolanan anak). Dalam penerapan Metode Sariswara terkandung pembelajaran tentang Kemerdekaan Jiwa Individu, yakni: a) Keselarasan. b) Kekeluargaan. c) Musyawarah. d) Toleransi. e) Kebersamaan. f) Demokrasi. g) Disiplin. h) Tanggungjawab. (3) Faktor Pendukung dalam implementasi Metode Sariswara: a) Pembelajaran yang menyenangkan. b) Pesan yang mudah diterima anak. c) Pamong yang penuh kasih sayang. Faktor Penghambat, a) Terbatasnya jumlah Sumber Daya Manusia. b) Peserta didik yang mengalami beberapa kesulitan dalam mencintai budaya khususnya dalam bahasa Jawa. c) Lembaga yang kurang mendukung terhadap gerakan Metode Sariswara, baik lembaga Tamansiswa ataupun lembaga pemerintah. This research aims to 1) Describe the educational methods of the Sariswara Method at the Sariswara Club Yogyakarta, 2) Describe the implementation of the Sariswara Method at Sariswara Club Yogyakarta, and 3) Describe internal and external obstacles to implement the Sariswara Method at Sariswara Club Yogyakarta. This research uses a case study approach with a qualitative method. The subject of this research is the Director of The Yogyakarta Sariswara Laboratory, teacher, students, and parents. The object of this research is the implementation of the Sariswara method at the Sariswara Club Yogyakarta. Data are collected through observation, interview and study of document. Data analysis used employing Miles and Huberman models, namely reduction, data presentation and conclusion. Test the validity of the data is done through triangulation of sources and techniques. The result of this research shows that: (1) The Sariswara Method is a method of educating children by combining 3 lessons at once, namely songs, literature and stories. This integration makes education not only focus on cognitive aspects, but also involves affective and psychomotor aspects simultaneously. (2) The application of the Sariswara Method is carried out using children's play songs (children's song). In the application of the Sariswara Method contained learning about Individual Soul Independence, namely: a) Harmony. b) Family. c) Deliberation. d) Tolerance. e) Togetherness. f) Democracy. g) Discipline. h) Responsibility. (3) Supporting Factors in the application of the theater method: a) Enjoyable learning. b) Messages that are easily received by children. c) A loving guardian. Inhibiting Factors, a) Limited number of Human Resources. b) Students who have difficulty in learning special culture in Javanese. c) Institutions that are less supportive of the Sariswara Method movement, both Tamansiswa Institutions and government agencies.