Claim Missing Document
Check
Articles

GAYA KEPEMIMPINAN LPP TVRI NTT DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN Eugenius Suba Boro; Monika Wutun; Felisianus Efrem Jelahut
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i1.501

Abstract

Gaya komunikasi pimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh setiap pemimpin. Kemampuan seorang pemimpin dalam menentukan gaya kepemimpinan merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan meningkatkan kinerja karyawan pada sebuah perusahaan. Kepala tim di LPP TVRI NTT berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatkan kinerja karyawan agar tujuan perusahaan dapat tercapai dengan yang diharapkan, karena keberhasilan dari perusahaan sendiri tidak sepenuhnya dilakukan oleh pemimpin, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh karyawan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kepemimpinan kontingensi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 7 orang informan. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa situasi dapat mempengaruhi gaya komunikasi yang digunakan seperti kompleksitas lingkungan, kemampuan anggota tim, dan sifat tugas. Ada dua gaya komunikasi yang sering digunakan oleh pimpinan diLPP TVRI NTT yaitu gaya komunikasi kekeluargaan dan gaya komunikasi fleksibel dan penggunaan berbagai macam inovasi dalam berkomunikasi untuk meningkatkan kinerja melalui penggunaan berbagai media komunikasi misalnya penggunaan aplikasi WhatsApp dan Zoom di LPP TVRI NTT yang telah membantu untuk mempermudah komunikasi antara karyawan dan pimpinan.
Penguatan Literasi Media Digital Bagi Siswa SMPN 13 Kupang Wutun, Monika; Mas amah
Bakti Cendana Vol 8 No 2 (2025): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.8.2.2025.180-192

Abstract

Di era banjir informasi ini, masyarakat mendapatkan pasokkan informasi dari berbagai media dengan berbagai bentuk tampilan pesannya. Hal sama berlaku untuk konten atau isi pesan yang bervariasi dan menerpa Masyarakat kita. Selain itu, informasi yang terjadi pada saat yang sama akan dapat beredar luas di seluruh dunia karena disebarluaskan melalui media digital seperti media sosial yang tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Selain itu, ancaman hoax, disinformasi dan misinformasi biasanya menyertai sebaran informasi melalui media sosial. Karena itu Tim Pelaksana PKM melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyrakat (PKM) dengan judul PKM Pelatihan Literasi Media Digital Bagi Siswa SMP Di Kota Kupang dan bermitra bersama SMPN 13 Kupang. Atas dukungan Kepala SMPN 13 Kupang, maka kegiatan telah sukses dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juli 2024. Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan pemahaman siswa SMP tentang literasi digital khususnya bagaimana generasi muda atau remaja menjadi kritis dalam menilai konten media sosial dan cerdas bermedia.
MAKSIMALISASI FITUR APLIKASI KULIAH ONLINE BAGI MAHASISWA Hana, Ferly T.; Liliweri, Aloysius; Daga, Lukas L; Mas'amah, -; Wutun, Monika; Tuhana, -; Nafie, Juan A.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.5955

Abstract

Abstrak Pandemi Covid – 19 yang masih terus berlangsung hingga kini membuat pertemuan secara online menjadi pilihan untuk berbagai aktifitas termasuk perkuliahan. Untuk mempermudah tatap maya maka beberapa aplikasi pun digunakan agar bisa memperlancar proses pembelajaran. Aplikasi online yang paling sering digunakan adalah Zoom, Google Meet dan E-Learning. Aplikasi – aplikasi ini juga digunakan oleh kedua mitra kegiatan PkM ini yakni mahasiswa baru prodi ilmu komunikasi dan prodi ilmu politik. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 30 orang yang berasal dari tujuh kelas semester satu pada kedua prodi diatas. Adapun materi yang disampaikan oleh para narasumber berfokus fitur – fitur yang paling sering dipakai mahasiswa saat kuliah online berlangsung, disertai dengan contoh menu dan tujuan penggunaannya. Para peserta yang terlibat diharapkan bisa memperoleh pengetahuan dan memanfaatkannya saat perkuliahan online. Para dosen tentunya akan terbantu jika teknis pemanfaatan fitur aplikasi bisa di kuasai oleh mahasiswa. Para peserta pun nantinya bisa menjadi katalisator teknis dalam kelas untuk membantu mahasiswa lain saat penggunaan aplikasi – aplikasi tersebut Abstract The pandemic of Covid-19, which is still ongoing until now, has made online meetings become an option for various activities, including lectures. In order to facilitate virtual face-to-face, several applications were being used to facilitate the learning process. The most frequently online applications for lectures that have been applied are Zoom, Google Meet and E-Learning. These applications are also used by the two community dedication partners, namely new students from the communication science and the political science study programs. The participants involved in this activity were 30 people from seven first semester classes in the two study programs above. The materials presented by the speakers were focused on the features that most often used by the students when online lectures, completed by the examples of the menus and their intended use. The participants involved were expected to be able to gain knowledge and finally use it for the online lectures. The lecturers will certainly be helped if the technical use of application features can be mastered by students. The participants can later become technical catalysts in the classroom to help other students when using these application
Kampanye Literasi Media ‘Diet Televisi’ Bagi Mahasiswa Di Kota Kupang Wutun, Monika; Daga, Lukas Lebi; Swan, Maria V. D. P; Meilawati, Fitria Titi; Lada, Henny L. L.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 16 No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v16i1.8080

Abstract

Abstrak Kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk media dikenal dengan istilah literasi media. Literasi media dapat dipahami sebagai seperangkat perspektif yang digunakan secara aktif saat mengakses media masa untuk menginterpretasikan pesan yang dihadapi. Kemampuan literasi media idealnya dimiliki oleh semua orang termasuk masyarakat NTT. Sebab kemampuan literasi penting dimiliki pada era disrupsi atau banjir informasi. Era seperti ini mengisyaratkan perlunya kemampuan memilah informasi yang benar berguna dari informasi yang terkategori hoax. Kemampuan seperti ini dibutuhkan juga oleh kelompok mahasiswa. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, generasi masa depan, kelompok intelektual muda diharapkan memiliki kemampuan literasi media. Karena itu, untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi media di kalangan mahasiswa maka tim pelaksana PKM dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Undana bekerja sama dengan mitra Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTT menyelenggarakan kegiatan kampanye literasi media khususnya televisi bagi organisasi mahasiswa di Kota Kupang lewat pembagian leaflet dengan topik Diet TV Upaya Menonton Televisi Secara Cerdas dan Kritis kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang pada Jumat, 10 Juni 2022. Sebelum pembagian leaflet dilaksanakan diskusi literasi media dengan topik sesuai materi leaflet yang didistribusikan kepada kelompok target ini dan mendapatkan tanggapan positif dari mahasiswa. Kata kunci: Literasi Media, Diet TV, HMI Cabang Kupang, KPID NTT Abstract The ability to access, analyze, evaluate, and communicate information in various forms of media is known as media literacy. Media literacy can be understood as a set of perspectives that are used actively when accessing mass media to interpret the messages they encounter. Ideally, everyone should have media literacy skills, including the people of East Nusa Tenggara Province (NTT). This ability is important in disruption era or a flood of information era. This era implies the need to be able to sort out useful information and hoax. This kind of ability is also needed by student groups. Students as the nation's next generation, future generations, and young intellectual groups are expected to have media literacy skills. Therefore, to increase understanding of media literacy among students, the PKM Implementation Team from the Communication Studies Department, FISIP Nusa Cendana University in collaboration with the Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) NTT partners held a Media Literacy Campaign, especially Television for Student Organizations in Kupang City through distribution leaflet with the topic Diet TV Efforts to Watch Television Intelligently and Critically to the Islamic Student Association (HMI) Kupang Branch on Friday, June 10, 2022. Prior to the distribution of the leaflet, a media literacy discussion was held on the topic according to the leaflet material distributed to this target group and received a positive response from students. Keywords: Media Literacy, Diet TV, HMI Kupang Branch, KPID NTT
PEMBEKALAN TEKNIK MEMBUAT LAMARAN KERJA DAN TIPS MENGHADAPI WAWANCARA KERJA BAGI CALON ALUMNI Manafe, Yermia Djefri; Daga, Lukas Lebi; Wutun, Monika; Hana, Ferly Tanggu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 16 No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v16i2.9522

Abstract

Mahasiswa merupakan kaum terpelajar yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk mencapai cita-cita yakni bekerja di bidang yang sesuai dengan keahlian. Selama kuliah mahasiswa dibekali dengan berbagai kecakapan untuk memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja. Namun setelah lulus dan menjadi seringkali mereka menghadapi kendala saat melamar pekerjaan. Kendala yang sering dikeluhkan yakni tentang cara membuat surat lamaran yang baik dan cara menghadapi wawancara kerja. Kedua ketrampilan ini bukan merupakan bagian yang dipelajari dalam materi perkuliahan sehingga para alumni perlu dibekali dengan keterampilan tersebut. Saat yang dianggap tepat untuk pembekalan ini yakni saat mereka masih menjadi calon alumni atau mahasiswa tingkat akhir. Keterampilan ini jika diasah tentu akan memberikan rasa percaya diri saat masuk dunia kerja. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknis kepada para calon alumni agar mereka bisa membuat surat lamaran pekerjaan yang baik dan menguasai teknik menjawab saat wawancara kerja.. Mitra yang terlibat pada PKM ini adalah mahasiswa Prodi Ilmu Politik dan Prodi Sosiologi Undana.
Pembekalan Kemampuan Literasi Media Penyiaran Dan Media Sosial Bagi Siswa SMA Wutun, Monika; ., Mas’amah; Nafie, Juan Ardiles
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 17 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v17i2.12120

Abstract

Kovergensi media tidak dapat dihindari oleh media massa konvensional seperti surat kabar atau koran, majalah, radio siaran, dan televisi. Media baru hasil konvergensi berbasis internet bisa berupa website berita, streaming radio/televisi, memiliki dan mengoptimalkan berbagai pilihan media sosial yang tersedia saat ini. Dengan konvergensi ini media dapat menjangkau masyarakat lebih cepat dan diharapkan lebih tepat. Ketersediaan berbagai media informasi membuat masyarakat mengalami disrupsi informasi. Karena itu, masyarakat dituntut untuk cerdas dan cermat dalam memilah informasi yang layak dan dibutuhkan termasuk ketika menonton Televisi atau mendengarkan Radio siaran. Selain itu, informasi yang diperoleh dari media sosial yang rentan dengan hoax, penyebaran ujaran kebencian dan berbagai konten negatif lainnya membutuhkan masyarakat yang cerdas bermedia. Karena itu, FISIP Undana tahun 2023 ini menggandeng mitra KPID NTT telah melaksanakan kegiatan pembekalan kemampuan literasi media di era digital bagi siswa SMA di Kota Kupang khususnya di SMA Negeri 6 Kupang. Kegiatan ini telah menghasilkan pemahaman yang tepat tentang literasi media dan komitmen untuk menjadi generasi muda yang cerdas bermedia oleh siswa SMA Negeri 6 Kupang ini. Selain itu, kegiatan ini telah dipublikasikan lewat media sosial seperti facebook, website resmi Program Studi Ilmu Komunikasi dan pada jurnal ilmiah nasional.
LOGIKA DESAIN PESAN DALAM STORYTELLING MARKETING Manafe, Aldo; Wutun, Monika; Aslam, Muhammad
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1628

Abstract

Media sosial membuka peluang bagi individu dan perusahaan untuk menjalankan strategi pemasaran dan promosi inovatif. Persaingan yang ketat mendorong para pemasar, brand ambassador, dan endorser untuk memaksimalkan upaya mereka. Storytelling marketing menjadi salah satu strategi komunikasi yang efektif untuk memaksimalkan proses pemasaran dan promosi. Penelitian ini menganalisis jenis pesan dan logika desain pesan dalam konten storytelling marketing di akun TikTok Natasha Surya (@natasha.surya). Metode analisis isi kualitatif menghasilkan temuan pesan informatif (54%), pesan persuasif (39%), dan pesan koersif (7%). Logika ekspresif (44%), retorika (44%), dan konvensional (12%) juga diidentifikasi dalam konten Natasha. Terdapat pola yang menunjukkan keselarasan antara jenis pesan dan logika desain pesan, yaitu pesan informatif dengan logika ekspresif, pesan persuasif dengan logika retorika, dan pesan koersif dengan logika konvensional. Namun, beberapa variasi juga ditemukan, menunjukkan kompleksitas storytelling marketing di media sosial.
Pelatihan Literasi Digital dan Fotografi Bagi Komunitas Jurnalisme Warga Sasando Kupang (KJWSK) Leuape, Emanuel Sowe; Monika Wutun; Henny L. L. Lada; Christian Balalembang
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i3.2098

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dimaksudkan mengfasilitasi KJWSK guna memiliki kecakapan yang memadai dan relevan dengan bidang kerjanya, yaitu Literasi Digital dan Fotografi dengan sasarannya adalah anggota KJWSK. Metode pelaksanaa kegiatan ini berupa pelatihan meliputi: pemaparan materi dan praktik kerja. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berlangsung baik dengan mendapatkan respon yang positif dari para peserta. Pemahaman literasi digital yang baik menjamin peserta untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara bertanggungjawab dan bijak. Sementara kompetensi fotografi sebagai bekal bagi peserta dalam menghasil foto jurnalistik yang bermutu dalam pemberitaan. Target luaran kegiatan pengabdian ini telah tercapai sesuai dengan harapan, di antaranya: impak kegiatan bagi peserta pengabdian, publikasi kegiatan pengabdian di media massa lokal Pos Kupang.com, publikasi di website kampus, dan penerbitan jurnal.
Kompetensi Jurnalistik Dasar dan Produksi Media Publikasi Sekolah Wutun, Monika; Leuape, Emanuel Sowe; Meilawati, Fitria Titi; Openg, Benediktus Hayono Lawe
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.471

Abstract

Salah satu jenis media yang sering menjadi sarana unjuk kreativitas dan kompetensi menulis siswa SMA adalah Majalah Dinding. Konten majalah dinding di sekolah terdiri dari berita aktivitas sekolah dan berita yang menunjang, informasi hiburan, karya sastra puisi dan prosa serta karya kreativitas lainnya. Sementara mitra SMA Muhammadiyah Kupang sendiri belum memiliki media publikasi sekolah berupa Majalah Dinding. Sehingga tim PKM bermaksud memberikan pelatihan kompetensi jurnalistik dasar berbasis digital sehingga dapat menunjang mitra siswa setempat memproduksi berbagai karya publikatif di Majalah Dinding sekolah. Metode kegiatan terdiri dari pemberian materi dan praktikum yang difasilitasi oleh 2 narasumber yang berkompeten di bidang jurnalistik maupun multimedia.  Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan baik dan sesuai jadwal hingga rampung. Luaran substansial pengabdian ini berupa adanya peningkatan kompetensi jurnalistik dasar di kalangan siswa berupa kemampuan membuat media publikasi sekolah dalam bentuk Majalah Dinding. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan kompetensi jurnalistik peserta mencapai 28,39% dan kecakapan digital sebesar 5,94%. Melalui kegiatan ini kompetensi siswa dapat ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik dasar pada majalah dinding sekolah.  
PEMAKNAAN KEKERASAN JURNALIS PEREMPUAN DALAM PELIPUTAN MEDIA CETAK POS KUPANG Agustina Beatriks Weli Dhasa; Monika Wutun; Maria V.D.P Swan
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pemaknaan kekerasan yang dialami oleh jurnalis perempuan dalam peliputan, khususnya di media cetak Pos Kupang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi fenomenologi Edmund Husserl, penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif para jurnalis perempuan dalam menghadapi berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis saat menjalankan tugas jurnalistik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang telah mengalami kekerasan selama peliputan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan terhadap jurnalis perempuan tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga meninggalkan trauma emosional yang mendalam. Pemaknaan terhadap kekerasan ini berbeda-beda tergantung pada latar belakang, pengalaman, serta daya tahan psikologis masing-masing jurnalis. Penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis perempuan dan perlunya kebijakan media yang responsif terhadap kekerasan berbasis gender.