Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Face Mist Ekstrak Biji Pepaya California (Carica papaya L.) Terhadap Bakteri Gram Positif Puji Lestari; Loisa Kristina Saragih; Firdaus Fahdi; Faisal Yusuf; Herviani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13373

Abstract

Latar Belakang : Biji papaya (carica papaya L.) memiliki senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, berpotensi sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan Face mist spray Ekstrak etanol Biji papaya (carica papaya L.) Pada konsentrasi 15%,18%dan 20%. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan pengujian parameter parameter uji evaluasi fisik sediaan face mist spray yang meli puti uji organoleptic, uji homogenitas, uji ph, uji viskositas, uji waktu kering. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram dengan 3 kali pengulangan. Hasil aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode one-way ANOVA di lanjut dengan uji Post hoc Tukey HSD Hasil penelitian yang di dapatkan pada bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidi.dengan metode difusi cakram. Hasil uji ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 20% dengan zona hambat 21,79 mm sangat kuat. ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi terhadap bakteri Staphylococcus epidermidi pada konsentrasi 20% dengan zona hambat 20,81 mm yaitu saangat kuat, sedangakan pada bakteri Staphylococcus aureus ekstrak etanol biji pepaya dengan zona hambat tertinggi dengan diameter zona hambat yaitu 17,40 mm dengan kategori kuat.Verietas yang memberikan zona hambat tertinggi adalah ekstrak etanol biji pepaya (carica papaya L). Terhadap bakteri Propionibacterium acnes
Analisis Perbandingan Kadar Besi (Fe) Pada Air PAM Dan Air Sumur Galian Di Perumahan Banyumas Deli Tua Menggunakan Metode Spetrofotometri UV-VIS Bunga Mari Sembiring; Nova Elisa Mayola Tamba; Firdaus Fahdi; Dwike Nirmalasari Theresia Barus; Herviani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13012

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk membedakan kandungan besi dalam air pompa dan air tanah di kompleks perumahan Banyumas Deli Tua menggunakan metode visibilitas ultraviolet. Sampel air dikumpulkan dari kedua sumber, kemudian dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi besi antara air pompa dari sumur dan air gali. Penelitian ini penting karena menjamin keamanan kualitas air minum bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di Laboratorium Kimia Analisis Kuantitatif, Jurusan Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. Pengambilan sampel air dilakukan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan sebelumnya. Kandungan besi dalam sampel dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Informasi yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai kandungan besi air pompa dan air sumur gali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan besi dalam air sumur gali (0,0906 mg/L) dan air PAM (0,03904 mg/L) di perumahan Banyumas Deli Tua Medan masih memenuhi standar kualitas kesehatan (0,3 mg/L). Analisis kualitatif sampel air dengan larutan kalium menunjukkan bahwa besi terdapat di semua sampel air. Metode spektrofotometri ultraviolet-visible berhasil menganalisis kandungan besi dalam air sumur dan air PAM. Studi ini menunjukkan bahwa metode spektrofotometri UV-VIS cocok untuk menganalisis kandungan besi dalam air sumur dari proyek penggalian dan proyek PAM di kompleks Banyumas Deli Tua. Kandungan besi dalam kedua jenis air tersebut masih cukup untuk kesehatan. Saran untuk penelitian tambahan adalah menyelidiki daerah lain di Kota Medan dan meningkatkan jumlah parameter kualitas air yang diuji
Pemanfaatan Daun Rimbang untuk Pencegahan Diare Firdaus Fahdi; Hariati Hariati; Herviani Sari
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8133

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena mudah menimbulkan dehidrasi, terutama pada balita, tetapi sebagian besar kasus sebenarnya dapat dicegah melalui perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan air bersih, sanitasi yang layak, cuci tangan pakai sabun, imunisasi rotavirus, serta tata laksana awal yang tepat di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai pencegahan diare melalui edukasi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, praktik pembuatan oralit, pengenalan tanda bahaya diare, dan pemanfaatan daun rimbang (Solanum torvum Sw.) sebagai bahan pangan lokal dalam edukasi keluarga. Daun rimbang diketahui mengandung serat, protein, mineral, dan senyawa fenolik, serta pada studi in vitro menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Salmonella enteritidis. Namun, pada kegiatan ini daun rimbang ditempatkan sebagai sumber pangan lokal dan media edukasi, bukan sebagai pengganti oralit, zinc, atau terapi medis standar. Kegiatan dilaksanakan di namo tualang dengan peserta 10 kader. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, pre-test, penyuluhan, demonstrasi, diskusi, post-test, dan evaluasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan kader. Simpulan, pemberdayaan kader berbasis sumber daya lokal berpotensi memperkuat pencegahan diare di tingkat rumah tangga bila dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan evidence-based.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rumput Laut Israel (Asystasiagangetica L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Eschericia coli Herviani Sari; Firdaus Fahdi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7694

Abstract

Rumput israel (Asystasia gangetica) atau sering disebut dengan tanaman Ara sungsang merupakan salah satu tanaman budidaya yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol rumput Israel dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak etanol rumput Israel pada berbagai konsentrasi. Metode : Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram kertas. Aktivitas ini ditandai dengan terbentuknya zona bening pada area paper disc. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 4 perlakuan konsentrasi yaitu 25%, 50%, 75%, 100%, dan kontrol negatif aquades dan kontrol positif amoksisilin. Hasil : Berdasarkan hasil uji one way ANOVA menunjukkan adanya pengaruh aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dengan nilai signifikansi (p0,05) dengan nilai F = 53.393. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan berbagai konsentrasi ekstrak rumput Israel dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penentuan diameter zona hambat sebelum perlakuan adalah 16mm dan sesudah perlakuan. Konsentrasi ekstrak lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli yaitu konsentrasi 100% dengan diameter 20,4 mm