Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Faktor Predisposisi, Pendukung, Dan Penguat Dengan Penggunaan APD Dalam Asuhan Persalinan Normal Di Rumah Sakit Hj. BUnda Halimah Kota Batam Tahun 2023 Perangin-angin, Guntur; Sihaloho, Wifa Muslimah; Fahdi, Firdaus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10468

Abstract

Faktor-faktor yang mendorong penggunaan APD selama memberikan pertolongan kebidanan dikenal sebagai faktor predisposisi. Di sisi lain, faktor yang memungkinkan seorang bidan memakai APD saat memberikan pertolongan kebidanan di rumah sakit dikenal sebagai faktor pemungkin. Dalam pelayanan kebidanan, ada beberapa variabel yang mendorong penggunaan APD. Penggunaan APD merupakan variabel dependen, dan penelitian deskriptif analitik merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel predisposisi (pengetahuan, sikap, masa kerja), faktor pemungkin (fasilitas), dan faktor penguat (kebijakan). Dengan cara melakukan investigasi secara cross sectional. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hj. Bunda Halimah Kota Batam. Bunda Halimah di Kota Batam pada tahun 2023, seluruh populasi terdiri dari 32 bidan yang memberikan asuhan persalinan standar. Strategi sampling lengkap digunakan untuk memilih sampel untuk investigasi ini, ada hubungan penting antara pengetahuan dan ketersediaan APD dan penggunaannya dalam perawatan persalinan biasanya di RS. Hj. Halimah. Bunda Halimah di Kota Batam, sesuai dengan hasil uji Mann Whitney. Variabel informasi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,001 (p0,05), dan 0,101 untuk variabel kebijakan (p>0,05). dengan kepatuhan bidan dalam menggunakan APD pada saat melakukan pertolongan persalinan biasanya di RSIA Hj. Bunda Halimah Kota Batam
Uji Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Propionibacterium acne Dengan Kombinasi Ekstrak Daun Mint (Mentha piperita) Dan Daun Jarak Pagar (Ricinus communis) Fahdi, Firdaus; Sari, Herviani; Maria, Kiki
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9264

Abstract

Daun mint (Mentha piperita) dan jarak pagar (Ricinus communis) telah banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional. Senyawa kimia yang terkandung dalam daun mint dan daun jarak pagar antara lain flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, steroid. Senyawa kimia flavonoid dapat berperan langsung sebagai antibiotik dengan memanfaatkan fungsi mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Daun mint dan daun jarak juga mengandung antimikroba aktif sehingga dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri, salah satu bakteri yang sering ditemukan pada jerawat yaitu Propionibacterium acne. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi ekstrak etanol. daun mint (Mentha piperita) dan daun jarak pagar (Ricinus communis) dapat diformulasikan dalam bentuk salep. Untuk mengetahui efektivitas salep kombinasi ekstrak daun mint (Mentha piperita) dan daun jarak pagar (Ricinus communis) terhadap bakteri. Untuk mengetahui konsentrasi berapa yang efektif dalam menghambat bakteri. Metode penelitian dilakukan dengan mengekstraksi daun mint (Mentha piperita) dan daun jarak pagar (Ricinus communis) dengan metode ekstraksi maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 96% dan dilanjutkan dengan remaserasi dengan pelarut etanol 96%. % pelarut etanol selama 2 hari. Ekstrak tersebut diformulasikan menjadi salep dengan konsentrasi 5% 10% 15%. Bahan pembuatan sediaan salep adalah Vaseline Album, Cera Alba, Methyl Paraben. Evaluasi sediaan salep meliputi Ph, Homogenitas, Organoleptik. Hasil penelitian terhadap 3 formulasi sediaan salep memenuhi uji Ph, Homogenitas, Organoleptik.Kata Kunci : Mencit, Pakan, Kesehatan, Reproduksi
Skrinning Fitokimia Daun Poguntano (Picria fel-terrae Lour.) Menggunakan Metode Maserasi Bertingkat Lestari, Puji; Yusuf, Faisal; Fahdi, Firdaus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9698

Abstract

Latar belakang: Poguntano (Picria fel-terrae Lour.) adalah tanaman yang digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk pengobatan demam, infeksi herpes, kanker dan inflamasi. Daun poguntano telah diketahui mengandung banyak senyawa yang memiliki aktivitas farmakologi. Tujuan: Skrining fitokimia dilakukan untuk mengetahui golongan senyawa yang terdapat dalam ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol dari daun poguntano. Metode: Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode ekstraksi bertingkat dimulai dari pelarut yang memiliki kepolaran rendah hingga kepolaran tinggi. Diperoleh ekstrak n-heksana, ekstrak etil asetat dan ekstrak etanol daun poguntano. Selanjutnya masing-masing ekstrak dilakukan pengujian skrinning fitokimia untuk mengetahui golongan senyawa pada masing-masing ekstrak tersebut. Hasil: Pemeriksaan terhadap ekstrak n-heksana mengandung senyawa triterpenoid/steroid, ekstrak etil asetat mengandung senyawa flavonoid, glikosida, saponin dan tanin. Ekstrak Etanol daun poguntano mengandung flavonoid dan tannin. Kesimpulan: Ekstrak etil asetat memiliki kandungan senyawa yang paling banyak yaitu flavonoid, glikosida, saponin dan tannin dibandingkan dengan ekstrak n-heksana dan etanol sehingga lebih berpotensi untuk dikembangkan dalam penemuan obat baru. Saran: Hasil penelitian ini lebih lanjut dapat digunakan sebagai bahan penelitian upaya untuk penemuan bahan obat baru
Pengaruh Variasi Konsentrasi Salep Ekstrak Daun Sembung Rambat (Micania micrantha) Terhadap Aktivitas Antibakteri Pada Staphylococcus epidermidis Fahdi, Firdaus; Sari, Herviani; Nasution, Wardah Jamilah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi salep ekstrak etanol 96% daun sembung rambat (Mikania micrantha) terhadap aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, diikuti dengan formulasi salep pada konsentrasi 20%, 25%, dan 30%. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram menunjukkan bahwa zona hambat rata-rata pada konsentrasi 20%, 25%, dan 30% masing-masing adalah 9,41 mm, 11,28 mm, dan 13,31 mm, dengan kontrol positif gentamicin menghasilkan zona hambat 14,4 mm. Hasil ini mengindikasikan bahwa konsentrasi salep 30% mendekati efektivitas kontrol positif dan memiliki potensi antibakteri yang kuat. Hasil penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pemanfaatan daun sembung rambat sebagai bahan aktif dalam sediaan salep antibakteri
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KEJADIAN HEPATITIS B PADA TENAGA KESEHATAN DI RS GRANDMED LUBUK PAKAM: ANALYSIS OF FACTORS THAT CAUSE THE INCIDENT OF HEPATITIS B IN HEALTH PERSONNEL AT GRANDMED LUBUK PAKAM HOSPITAL Lubis, Siska Anggreni; Sembiring, Pintata; Fahdi, Firdaus; Sari, Nur Mala
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.815

Abstract

Hepatitis B adalah salah satu risiko infeksi utama bagi tenaga kesehatan akibat paparan darah dan cairan tubuh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status vaksinasi, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan riwayat cedera jarum suntik terhadap kejadian hepatitis B di RS Grandmed Lubuk Pakam. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 68 tenaga kesehatan melalui teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status vaksinasi hepatitis B memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hepatitis B (p=0,005; OR=18,048). Penggunaan APD secara konsisten juga berpengaruh signifikan dalam menurunkan risiko infeksi (p=0,008; OR=0,064). Selain itu, riwayat cedera jarum suntik meningkatkan risiko infeksi hepatitis B secara signifikan (p=0,019; OR=10,867). Tenaga kesehatan yang tidak divaksinasi, tidak menggunakan APD, atau memiliki riwayat cedera jarum suntik memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi hepatitis B. Penelitian ini menegaskan pentingnya vaksinasi hepatitis B sebagai intervensi prioritas untuk melindungi tenaga kesehatan dari risiko infeksi. Selain itu, kepatuhan dalam penggunaan APD dan penerapan protokol pencegahan cedera jarum suntik harus menjadi bagian integral dalam sistem kesehatan nasional. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat mendorong kebijakan kesehatan lokal maupun nasional untuk meningkatkan cakupan vaksinasi hepatitis B, memperkuat pengawasan penggunaan APD, serta memastikan ketersediaan alat keselamatan medis di fasilitas kesehatan
Formulation of Lempuyang Essential Oil Lotion (Zingiber zerumbet (L.) Smith) as a Mosquito Repellent Fahdi, Firdaus; Harahap , Khoirunnisa; Sari , Herviani; Iksen
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 7 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v7i1.7416

Abstract

Mosquito-borne diseases, such as malaria, pose a significant public health threat in Indonesia, with cases increasing to 400,000 in 2023. This study focuses on developing a natural mosquito repellent lotion using lempuyang (Zingiber zerumbet (L.) Smith) essential oil, known for its insecticidal properties, as a sustainable and eco-friendly alternative to synthetic repellents. The objective of this study is to formulate and evaluate a mosquito repellent lotion using lempuyang essential oil at varying concentrations (5%, 10%, and 15%) and assess its physical properties, safety, and repellent efficacy. Lempuyang essential oil was extracted via steam distillation from fresh rhizomes. Lotion formulations were prepared with different oil concentrations and evaluated for organoleptic properties, homogeneity, emulsion type, pH, spreadability, and stability. Skin irritation tests were conducted and mosquito repellent efficacy was tested using Culex sp. mosquitoes in a controlled environment. The essential oil extraction via steam distillation yielded 0.4% oil from fresh lempuyang rhizomes, producing a pale yellowish-white oil. All lotion formulations exhibited desirable organoleptic properties, homogeneity, and spreadability (5–7 cm), with pH levels (6.18–7.46) suitable for skin application. Stability tests confirmed no changes in appearance, color, or odor over four weeks. Irritation tests showed no adverse reactions, confirming the lotion’s safety. The 15% formulation demonstrated the highest mosquito repellent efficacy, providing 82.45% protection, outperforming the 5% and 10% formulations. These results highlight the 15% lempuyang essential oil lotion as a promising, natural, and safe mosquito repellent. Submitted: 23-03-2025, Revised: 16-04-2025, Accepted: 21-04-2025, Published regularly: June 2025
SOSIALISASI PROFESI APOTEKER DAN EDUKASI DAMPAK MINUMAN KEMASAN TINGGI GULA TERHADAP DIABETES DIKALANGAN REMAJA SMA IT JABAL NOOR Harahap, Nurul Dahlia; Sianipar, Masria Phetheresia; Elysa, Elysa; Fahdi, Firdaus; Sembiring, Bunga Mari; Harahap, Nina Irmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i3.2432

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi remaja di SMA IT Jabal Noor mengenai dampak konsumsi minuman kemasan tinggi gula terhadap risiko diabetes. Kegiatan ini melibatkan apoteker, Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman siswa/siswi tentang resiko bahaya penyakit diabetes dengan konsumsi minuman kemasan yang mengandung gula berlebihan., dan pada kegitan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pembelajaran kepada merek tentang makanan yang bernutrisi khususnya minumann yang baik untuk dikonsumsi dan menerapakn gaya hidup yang sehat. Metode yang digunakan meliputi presentasi, pre test dan post test diskusi interaktif, dan distribusi materi edukatif. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai risiko diabetes setelah sosialisasi. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong pola hidup sehat di kalangan remaja.
Quality analysis of cooking oil (RBD Palm Olein) based on PORAM standard specifications Lestari, Puji; Yusuf, Faisal; Fahdi, Firdaus
Science Midwifery Vol 12 No 2 (2024): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i2.1597

Abstract

RBD Palm olein is processed from the fruit of the oil palm (Elaeis guineensis) and used as cooking oil. RBD Palm Olein is widely used for cooking oil in many countries. Quality is an important and useful characteristic of edible oil commodities and their transactions from a business aspect. This study aims to analyze the quality of cooking oil based on PORAM (The Palm Oil Refiners Association of Malaysia) specification. Quality parameters requirements as listed in the Palm Oil Refinery Association of Malaysia (PORAM) specification such as moisture and impurities (M&I), free fatty acids (FFA), slip melting point (SMP), iodine value (IV) and colour were determined. There were six samples in total and the quality analysis result is compared with the PORAM Specification. All samples are fulfilled PORAM specifications.
Ekstrak Daun Mimba (Azaradiracta indica A.Juss) Sebagai Antijamur Candida albicans Dalam Sediaan Sampo Krim Antiketombe Fahdi, Firdaus; Gracesandy, Giacinta; Sari, Herviani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7768

Abstract

Ketombe adalah suatu kondisi yang tidak normal pada kulit kepala yang disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans. Daun mimba (Azaradiracta indica A. Juss) sebagai bahan alami, mengandung senyawa antijamur seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan formulasi sampo antiketombe dengan menggunakan ekstrak etanol daun mimba (Azaradiracta indica A. Juss). Penelitian diawali dengan membuat ekstrak daun mimba yang diperoleh dengan metode maserasi. Kemudian ekstrak diformulasikan menjadi sediaan sampo dalam tiga variasi konsentrasi, yaitu 1,5%, 2%, dan 2,5%. Sediaan dievaluasi organoleptik, pH, tinggi busa, homogenitas, viskositas, dan daya sebar serta pengaruh konsentrasi ekstrak etanol pada aktivitas antijamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba (Azaradiracta indica A. Juss) dapat di formulasikan dalam sediaan sampo antiketombe yang homogen, berwarna hijau muda, dan memiliki daya sebar 6 cm, dengan pH 7 dan memiliki viskositas 2000 cps. Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode difusi cakram dengan mengamati daerah hambatan pertumbuhan jamur yang menunjukkan bahwa konsentrasi 2,5% dan kontrol (+) sampo Ketoconazole memberikan diameter zona hambat tertinggi menunjukkan respons yang kuat dalam menghambat pertumbuhan mikroba. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p-value 0,05) terhadap luas zona hambat Candida albicans pada setiap kelompok data.
Karakterisasi Simplisia Dan Skrining Fitokimia Herba Suruhan (Peperomia pellucida H.B.&K.) Lestari, Puji; Yusuf, Faisal; Fahdi, Firdaus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9699

Abstract

Latar belakang: Simplisia adalah bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat tradisional, yang dalam praktiknya belum mengalami pengolahan lebih lanjut selain proses pengeringan Salah satu tumbuhan obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah herba suruhan (Peperomia pellucida H.B.K.). Simplisia sebagai bahan baku ekstrak harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam monografi buku Materia Medika Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan skrining fitokimia dari simplisia herba suruhan standar mutu dan keamanan dari bahan baku obat tradisional. Hasil: Diperoleh kadar sari yang larut dalam air 18,8%, kadar sari yang larut dalam etanol 12,83%, kadar abu total  3,85 %, kadar abu yang tidak larut dalam asam 1,17 % dan kadar air 6,66 %. Hasil pemeriksaan mikroskopik serbuk simplisia dijumpai adanya rambut penutup, parenkim, berkas pembuluh dengan penebalan spiral, tetes minyak, stomata tipe anomositik, pada tulang daun terdapat berkas pembuluh dan hablur kalsium oksalat berbentuk drusse dan persegi, sel batu dan sel epidermis. Skrining fitokimia terhadap serbuk simplisia menunjukkan adanya senyawa golongan flavonoida, glikosida, tannin dan triterpenoida/steroida bebas. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan karakterisasi simplisia herba suruhan (Peperomia pellucida H.B.K.) memenuhi syarat dimana kadar sari yang larut dalam air 18,8%, kadar sari yang larut dalam etanol 12,83%, kadar abu total  3,85 %, kadar abu yang tidak larut dalam asam 1,17% dan kadar air 6,66 %.