Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

RISIKO GANGGUAN PERNAFASAN PADA PEKERJA BARBER SHOP: RISK FACTOR OF RESPIRATORY DISORDERS IN BARBER SHOP WORKERS Agustiawan; Wasita, Rai Riska Resty
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.650

Abstract

Bahaya di lingkungan kerja dapat dibagi menjadi tiga kategori, antara lain bahaya kesehatan, keselamatan serta lingkungan. Bahaya kesehatan merupakan semua segala aktivitas yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit dalam semua pekerja. Penata rambut secara signifikan mengalami peningkatan risiko gejala pernapasan, seperti batuk, mengi, sesak napas, dan sesak di dada, serta penurunan VC, FVC, dan FEV1 secara signifikan. Pendekatan umum untuk penyakit akibat kerja adalah relokasi pekerja ke lingkungan kerja yang lebih sehat. Namun, tidak mungkin industri tata rambut mampu memberdayakan pekerja dengan alternatif penempatan yang berarti di semua wilayah baik di negara berpenghasilan tinggi maupun rendah. Upaya untuk mengganti produk yang mengandung berbagai zat berbahaya dengan produk yang tidak terlalu berbahaya harus diprioritaskan. Pemilihan alat pelindung diri untuk mencegah dan melindungi tubuh dari paparan inhalan harus memenuhi syarat mampu melindungi tubuh dari inhalasi zat / material, tidak mudah rusak, ringan dan tidak membatasi gerak atau menimbulkan rasa tidak nyaman, serta mudah dibersihkan.
KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK Nora Maulina; Muhammad Fadhlan La Tabari; Agustiawan; Rai Riska Resty Wasita; Andi Nasir
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.694

Abstract

Pendahuluan: Tembakau heat not burn (HnB) pada umumnya dipasarkan sebagai produk yang aman, meskipun isu tersebut masih kontroversial. Kami meneliti karakteristik dan persepsi pengguna tembakau HnB. Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menyebar kuesioner menggunakan aplikasi google-form. Data penelitian ini kami sajikan dalam Tabel dan Grafik, dimana analisis univariat dilakukan untuk menilai persebaran karakteristik responden penelitian. Semua data penelitian yang kami masukkan bersifat anonim atau hanya menggunakan inisial nama. Hasil: Responden dalam penelitian ini didominasi usia 25-30 tahun (67,6%) dan sarjana / diploma (87,3%). Responden pada umumnya merokok lebih dari lima tahun dan baru menggunakan tembakau HnB dalam satu tahun terakhir. Adapun 70,4% responden beranggapan bahwa tembakau HnB aman dibandingkan rokok konvensional. Responden penelitian yang menggunakan tembakau HnB sebagai upaya berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan upaya untuk berhenti merokok. Hal ini ditunjukkan tingginya tingkat konversi dari menggunakan rokok konvensional menjadi menggunakan tembakau HnB. Kesimpulan: Mayoritas responden yang menggunakan tembakau HnB untuk kepentingan berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan usaha untuk berhenti merokok. Kami merekomendasikan cara lain yang dapat digunakan untuk berhenti merokok, seperti konseling dan menguatkan niat untuk menghindari lingkungan perokok. Hal ini mengingat produk HnB yang digunakan juga tetap menciptakan emisi berbahaya.
Pemetaan Penyakit HIV/AIDS Berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) di Tabanan Tahun 2021 Dwiguna, Dewa Made Hengki; Adisanjaya, Nyoman Ngurah; Wasita, Rai Riska Resty
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3631

Abstract

GIS atau sistem informasi berbasis pemetaan dan geografis adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang terkait dengan sistem pemetaan dan analisis. Menurut data yang diperoleh saat ini dari rumah sakit umum daerah Tabanan diperoleh 6276 kasus. Adapun rancangan penelitian yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif dipilih bertujuan membuat deskripsi yang akurat, faktual dan sistematis mengenai gambaran pemetaan distribusi penyebab penyakit HIV/AIDS. Dalam menghitung sampel pada penelitian ini menggunakan sampel yang diperoleh sebesar 376 sampel. Pemetaan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tabanan dengan penderita sangat tinggi adalah kecamatan Tabanan dengan 98 kasus, Kecamatan ABS dengan kasus sedang yaitu kecamatan Salemedeg dengan kasus 52, Kecamatan dengan kasus rendah yaitu Kecamatan Penebel 48 kasus, Kecamatan Marga 31 kasus, dan kasus sangat rendah adalah pada Kecamatan Baturiti 24 kasus dan kecamatan Pupuan 11 kasus. Hasil perhitungan klasifikasi diperoleh sebaran kasus HIV/AIDS yang diklarifikasikan menjadi 5 kategori yaitu mulai dari sangat rendah. Rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Yang didominasi oleh jenis kelamin laki-laki berjumlah 191 orang, berusia rata-rata 30-39 tahun, dan didominasi dengan pekerjaan tenaga non profesional/karyawan.
Tinjauan Efektivitas Implementasi Rekam Medis Elektronik Pada Pendaftaran Pasien Rawat Inap Di RSUD Sanjiwani Gianyar Tahun 2024 Darmayanthi, Ni Luh Melia Putri; Maharani, Luh Putu Franciska; Wasita, Rai Riska Resty; Karsana, I Wayan Widi
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3543

Abstract

Implementasi rekam medis elektronik (RME) di rumah sakit merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan. Hambatan akses data pasien yang lambat dapat memperlambat respons penanganan dan menurunkan tingkat kepuasan pasien. Namun, tantangan teknis dan kesiapan tenaga kerja masih menjadi kendala dalam penerapan RME. Di RSUD Sanjiwani Gianyar, ketergantungan pada kestabilan jaringan internet dan kebutuhan pelatihan tambahan bagi petugas menjadi masalah utama. Jika tidak segera diatasi, kendala ini dapat mengurangi manfaat maksimal dari sistem RME, terutama dalam mempercepat pendaftaran pasien rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan RME di RSUD Sanjiwani Gianyar dalam mempercepat akses data pasien selama pendaftaran pasien rawat inap. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara terstruktur dengan lima petugas admission yang langsung menggunakan RME. Populasi penelitian terdiri dari seluruh petugas yang terlibat dalam pendaftaran pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar, dengan sampel purposif pada petugas admission berpengalaman dalam penggunaan RME. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME mampu mempercepat akses data pasien menjadi sekitar 1–2 menit, jauh lebih cepat dibandingkan metode manual yang memerlukan waktu 5–10 menit. Meskipun RME terbukti efektif dalam mempercepat akses data, kendala seperti kestabilan jaringan internet dan kebutuhan pelatihan tambahan masih memerlukan perhatian. Secara keseluruhan, implementasi RME di RSUD Sanjiwani Gianyar berdampak positif terhadap efisiensi pendaftaran pasien rawat inap, namun dukungan teknis dan pelatihan staf tetap perlu ditingkatkan untuk optimalisasi layanan.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dalam Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode HOT-FIT di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar Benge, Sebastian Sadrak M. A.; Rayne, Kezia; Patut, Irene Andryani; Sunartini, Ini Made; Wasita, Rai Riska Resty
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3568

Abstract

Sistem informasi rumah sakit (SIMRS) merupakan suatu tatanan yang berkaitan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian informasi, analisis data dan penyimpulan informasi serta penyampaian informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. Penerapan SIMRS di RSUD Wangaya masih ditemukan kendala antara lain belum ada penggunaan manual book terkait dengan pelaksanaan SIMRS, sering terjadi black screen karena penggunaan komputer dalam waktu yang lama dan sistem yang sering mengalami downtime karena masalah internet atau loading yang cukup berat disebabkan proses unggah data dalam jumlah yang banyak sehingga pelayanan tidak berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SIMRS-RME menggunakan metode HOT-FIT yang meliputi aspek Human, Organization, Technology, dan Net-Benefit. Instrumen dalam penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tiga orang petugas SIMRS. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa faktor Human terkait pemahaman dan kepuasan pengguna cukup baik hal ini didasari dari hasil wawancara bahwa pihak manajemen SIMRS sudah melakukan pelatihan namun masih terbatas. Pada aspek Organization, dukungan manajemen cukup efektif dalam koordinasi antarunit, meskipun evaluasi berkala masih kurang. Faktor Technology menghadapi kendala jaringan dan perangkat keras yang memengaruhi kualitas sistem. SIMRS di RSUD Wangaya secara umum memberikan manfaat positif pada efisiensi kerja dan komunikasi, namun optimalisasi infrastruktur dan evaluasi rutin disarankan untuk mendukung keberlanjutan implementasi. Diperlukan peningkatan kualitas SIMRS-RME melalui kegiatan penambahan pelatihan, penguatan jaringan, serta monitoring dan evaluasi rutin.
Evaluasi Aplikasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Online Dengan Technology Acceptance Model di Rumah Sakit Umum Daerah Tabanan Adi Putra, I Putu Agus Gangga; Karsana, I Wayan Widi; Wasita, Rai Riska Resty
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 2 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i2.609

Abstract

AbstractRSUD (Regional General Hospital) Tabanan has implemented online outpatient registration via the WhatsApp application, but there are still various obstacles, and from July to October 2023, only 0.22% of patients registered online, resulting in suboptimal services. The Technology Acceptance Model (TAM) is divided into five components: perceived ease of use (PEOU), perceived usefulness (PU), attitudes toward using (ATU), behavioral intention to use (BIU), and actual technology use (AU). These levels must be considered when evaluating the application. This research design utilizes a combination of case studies and narratives. There were a total of 6,395 patients. The quantitative analysis sample contained 380 patients, and the qualitative analysis sample included 9 respondents. It used techniques including observation checklists, questionnaires, and interview drafts. The study included both simple and multivariate linear regression techniques. The results showed that the PEOU variable had a positive effect on the PU, the PEOU variable had a positive effect on the ATU, the PU variable had a positive effect on the ATU, the PU variable had a positive effect on the BIU, the ATU variable had a positive effect on the BIU, the PU variable had no effect on the AU, and the BIU variable had a positive effect on the AU. There is no influence between PU variables on AU because there are still several obstacles, so even though the application is useful, it does not affect the real conditions in its use. Hospitals should be encouraged to evaluate procedures and improve the quality of online registration applications. Future researchers can use other analytical methods and a larger number of samples to make suggestions. Keywords: evaluation, online patient registration, WhatsApp, TAM  AbstrakRSUD Tabanan sudah menerapkan pendaftaran pasien rawat jalan online melalui aplikasi WhatsApp, akan tetapi masih terdapat beberapa hambatan dan selama bulan Juli - Oktober 2023 hanya 0,22% pasien yang melakukan pendaftaran secara online, sehingga pelayanan yang diberikan menjadi kurang optimal. Maka dari itu, perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui penerimaan aplikasi oleh pengguna dengan Technology Acceptance Model (TAM), yang terdiri dari persepsi kemudahan pengguna (PEOU), persepsi kegunaan (PU), sikap dalam penggunaan teknologi (ATU), minat perilaku menggunakan teknologi (BIU) dan penggunaan teknologi sesungguhnya (AU). Rancangan penelitian ini menggunakan mix method studi kasus dan naratif. Jumlah populasi sebanyak 6.395 pasien. Sampel analisis kuantitatif sebanyak 380 pasien dan sampel analisis kualitatif sebanyak 9 orang responden. Menggunakan instrumen checklist observasi, kuesioner dan draft wawancara. Analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel PEOU berpengaruh positif terhadap PU, variabel PEOU berpengaruh positif terhadap ATU, variabel PU berpengaruh positif terhadap ATU, variabel PU berpengaruh positif terhadap BIU, variabel ATU berpengaruh positif terhadap BIU, variabel PU tidak berpengaruh terhadap AU, serta variabel BIU berpengaruh positif terhadap AU. Tidak adanya pengaruh antara variabel PU terhadap AU karena masih terdapat beberapa kendala, sehingga walaupun aplikasi berguna, tetapi tidak mempengaruhi kondisi nyata dalam penggunaannya. Saran bagi rumah sakit yaitu dilakukan evaluasi prosedur serta peningkatan mutu dan kualitas aplikasi pendaftaran online. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode analisis lain dan menggunakan ukuran sampel yang lebih banyak.Kata Kunci: evaluasi, pendaftaran pasien online, WhatsApp, TAM
Analisis Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Konvensional ke Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Juliarta Suputra; I Gusti Ngurah Manik Nugraha; I Wayan Nurata; Rai Riska Resty Wasita
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5737

Abstract

Berdasarkan observasi awal di RSUD Sanjiwani dari 58.996 berkas rekam medis rawat inap yang telah di scan yaitu 15.378 atau 26% dari total berkas rekam medis. Alih media tersebut lambat karena pada tahun 2024 Rumah Sakit sudah diwajibkan untuk menggunakan Rekam Medis Elektronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran alih media rekam medis rawat inap konvensional ke rekam medis elektronik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap 5 orang petugas rekam medis. Dari kurang lebih 71.040 rekam medis rawat inap terdapat sebanyak 28.717 rekam medis rawat inap yang sudah di scan dari periode Desember 2022 sampai Juli 2024. Berdasarkan hasil penelitian proses alih media berawal dari petugas mengambil berkas di rak penyimpanan, dilakukan assembling, entry, setelah itu baru di scan dan disimpan pada edoc. Pelaksanaan alih media masih ditemukan beberapa hambatan seperti kurangnya tenaga rekam medis, mesin yang tidak berfungsi dengan baik, banyak rekam medis tidak lengkap serta berkas rekam medis banyak berisi stapler.Proses pelaksanaan alih media di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Kata Kunci : Alih Media, Rekam Medis,Rekam Medis Elektronik, Digitalisasi
Edukasi Gizi Berbasis Kudapan Protein Hewani untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah SD Kusumawati, I Gusti Ayu Wita; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Mantra, Ida Bagus Ketut; Nursini, Ni Wayan; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Sumadewi, Ni Luh Utari; Kurniati, Ni Made; Wasita, Rai Riska Resty
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i1.71

Abstract

masalah gizi pada anak usia sekolah, terutama stunting, masih menjadi tantangan di banyak daerah Indonesia, termasuk di Kabupaten Karangasem. Program pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi gizi kepada siswa SD Negeri 2 Bunutan melalui penyuluhan dan pemberian kudapan tinggi protein hewani. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan pemberian contoh kudapan bergizi berupa bahan pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya konsumsi gizi, khususnya protein hewani, serta perubahan kebiasaan makan yang lebih sehat. Diharapkan, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di daerah tersebut.   Nutritional problems in school-age children, especially stunting, are still a challenge in many regions in Indonesia, including Karangasem Regency. This community service program aims to provide nutritional education to students of SD Negeri 2 Bunutan through counseling and providing high-protein animal snacks. The methods used include lectures, demonstrations, and providing examples of nutritious snacks in the form of local food ingredients. The results of the activity showed an increase in student knowledge about the importance of nutritional consumption, especially animal protein, as well as changes in healthier eating habits. It is hoped that this activity can contribute to efforts to reduce the prevalence of stunting in the area.
ANALISIS EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP WAKTU PENYEDIAAN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT II UDAYANA DENPASAR Komang Cyntia Irene Imayana; I Wayan Widi Karsana; Rai Riska Resty Wasita
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : program studi Rekam Medis dan Infomasi Kesehatan ITSK RS dr Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jurmiki.v1i2.11

Abstract

Medical records for outpatients at Udayana Level II Hospital are still being carried out manually which affects the provision of medical record time. Based on the results of observations made during the provision of outpatient medical records, that is an average of 18 minutes. This is not in accordance with the minimum service standards of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia No. 129 of 2008 with a set standard of 10 minutes.The research design was a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The system development analysis method applied is the System Development Life Cycle (SDLC) which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Implementation, Testing, and Maintenance.The results of the study used usability testing on this electronic medical record system and met the usability standard of 88% or can be classified as "very good". The Mann-Whitney test results get a Significance Asym value of 0.000. The significance value of 0.000 <0.05 indicates the influence of the use of electronic medical records on the provision of outpatient medical records at Udayana Level II Hospital in Denpasar with an average time of providing outpatient medical records is 25 seconds.
EVALUASI SISTEM E-RESERVASI RAWAT JALAN DENGAN PIECES FRAMEWORK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM Diana Safitiri; I Wayan Widi Karsana; Rai Riska Resty Wasita
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : program studi Rekam Medis dan Infomasi Kesehatan ITSK RS dr Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jurmiki.v4i1.61

Abstract

The implementation of the e-reservation system at the Regional General Hospital of Mataram has not been maximized due to several obstacles such as errors and long loading times. The purpose of this study is to describe the results of the evaluation of the outpatient e-reservation system at the Mataram Hospital with the PIECES Framework. This type of qualitative research presents the results of interviews and observations conducted by researchers and evaluated with the PIECES Framework. There were 15 informants in this study. The sampling technique used was purposive sampling. The results obtained from this study are the performance of the e-reservation system has produced data according to user needs, makes it easier for users, and still occurs errors, long loading, and failure. Information can already provide accurate, consistent, and relevant information but still get inconsistent information with the services obtained. Economic human resources and supporting resources have supported and helped minimize hospital expenses. Control every employee has access rights and system security is good. Efficiency can already provide convenience in registering through the e-reservation system. The e-reservation system service can already help officers accurately input and output data and reduce waiting time. The conclusion is that the e-reservation system can help users in the service process and facilitate registration so as not to wait long.
Co-Authors Adi Putra, I Putu Agus Gangga Adinatha, I Wayan Laksamana Putra Agung Yogeswara, Ida Bagus Agus Donny Susanto Agustiawan Andi Nasir Ayu Wita Kusumawati, I Gusti Bambang Hadi Kartiko Banoet, Oriegenes Elia Gihon Benge, Sebastian Sadrak M. A. Darmayanthi, Ni Luh Melia Putri Dartini, Made Ayu Datya, Aulia Iefan Diana Safitiri Dwiguna, Dewa Made Hengki Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Fir, Maria Alfira Juita Firsta Adnyana, Gabriel Gerson Feoh Gusti Ayu Mutiara Kharismayani I Gusti Ayu Wita Kusumawati I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Wayan Nurata I Wayan Widi Karsana Ida Bagus Agung Yogeswara Juliarta Suputra Kadek Sri Ariyanti Karismayani, Gusti Ayu Mutiara Karsana, I Wayan Widi Komang Cyntia Irene Imayana Kurniati , Ni Made Made Dewi Sariyani Maharani, Luh Putu Franciska Mahayathi, Ida Ayu Manik Manik Nugraha, I Gusti Ngurah Mantra, Ida Bagus Ketut Muhammad Fadhlan La Tabari Ngurah Mahendra Dinatha Ni Kadek Sri Windariyasih NI KADEK YUNITA SARI Ni Luh Seri Astuti Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Kurniati Ni Made Sri Nopiyani Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Wayan Deswiniyanti Ni Wayan Nursini Nora Maulina Nugraha, I Gusti Ngurah Manik Nurata, I Wayan Nyoman Ngurah Adi Sanjaya Nyoman Ngurah Adisanjaya Pande Putu Januraga Patut, Irene Andryani Pebriani, Ni Kadek Valentina Pratiwi, Ni Luh Gede Syntha Purwaningtyas Kusumaningsih Putu Andhika Kurniawijaya Putu Okta Wijayanti Rahmasari, Ni Kadek Wintari Rayne, Kezia Saraswati, Ni Nengah Mamik Dinda Sumadewi, Ni Luh Utari Sunartini, Ini Made Suputra, I Made Juliarta Suwari, Yogi Desita Syah Putra, M. Nur Sugiyanto Wayan Nurata Widyawati, Ivana Kusuma Wijayanti, Putu Okta yulianita, ni luh putu