Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

AUDIT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN METODE FRAMEWORK 4.0 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WANGAYA Wasita, Rai Riska Resty; Firsta Adnyana, Gabriel
Journal of Health Service Management Vol 28 No 01 (2025)
Publisher : Departemen of Health Policy and Management, Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281 Telp 0274-547490

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpk.v28i01.17663

Abstract

Background: Wangaya Regional General Hospital (RSUD) has utilized a hospital management information system (SIMRS) since 2013 to support every health service process in the hospital. In its implementation, several obstacles are still encountered that can hinder the objectives of SIMRS as well as obstacles in the preparation of recommendations for SIMRS development, resulting in management having difficulty in determining the direction and policies for SIMRS development. Objectives: To determine the level of maturity of the implementation and recommendations in the development of SIMRS in order to increase the effectiveness of achieving the mission of Wangaya Hospital, Denpasar City as a Regional Public Service Agency (BLUD). Methods: Quantitative descriptive research with a case study approach. A sample of seven SIMRS officers was obtained by total sampling. The data collection method was by observing the implementation of SIMRS and providing questionnaires referring to the maturity level based on the 4 COBIT 4 domains. Results: Based on the research results, the maturity level values ​​were obtained in the Planning and Organization, Acquisition and Implementation, Delivery and Support, and Monitoring and Evaluation domains with an average maturity level valu e of 3 (Defined Level). Conclusions: This shows that the SIMRS maturity level of Wangaya Hospital is generally at level 3 (Defined Level), while in general the SIMRS maturity level that Wangaya Hospital wants to achieve is at level 5 (Optimized Level). It is necessary to carry out governance that is aligned by creating SIMRS procedures and policies that are in accordance with the strategy of Wangaya Hospital, Denpasar to achieve the hospital's vision and mission.
EFEKTIVITAS E-BOOK DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA REKAM MEDIS TENTANG MANFAAT JALAN CEPAT TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI Sariyani, Made Dewi; Nugraha, I Gusti Ngurah Manik; Wasita, Rai Riska Resty; Karismayani, Gusti Ayu Mutiara; Wijayanti, Putu Okta; Dinatha, Ngurah Mahendra; Susanto, Agus Donny
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5452

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini telah mendorong berbagai perubahan dalam kehidupan manusia, menandai pergeseran dari era informasi ke era digital di berbagai bidang. Salah satu bentuk inovasi dalam penyampaian informasi adalah e-book, yaitu perangkat lunak berbasis buku yang menyajikan format dan isi layaknya buku konvensional, namun dikemas dalam bentuk elektronik yang lebih praktis dan mudah diakses. Di sisi lain, gaya hidup tidak aktif dan kurangnya pengetahuan menjadi faktor risiko yang signifikan terhadap gangguan kesehatan reproduksi, terutama di kalangan remaja. Aktivitas fisik seperti jalan cepat diketahui dapat meningkatkan sirkulasi darah, menyeimbangkan hormon, serta mendukung fungsi sistem reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-book dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa program studi rekam medis mengenai manfaat jalan cepat terhadap kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman, tepat sasaran, dan mendorong perubahan perilaku mahasiswa ke arah yang lebih positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-book tersebut sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku mahasiswa terkait manfaat jalan cepat bagi kesehatan reproduksi.
Evaluasi SIMRS pada Instalasi Rekam Medis RS Restu Ibu Balikpapan dengan Metode HOT-Fit Syah Putra, M. Nur Sugiyanto; Wasita, Rai Riska Resty; Datya, Aulia Iefan; Karsana, I Wayan Widi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 13, No 1 (2025): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v13i1.629

Abstract

Abstract              Restu Ibu Hospital Balikpapan has implemented a Hospital Management Information System since 2008 through an application called APL, which was updated in 2021. However, the system still faces several issues, including the absence of a user manual and frequent operational disruptions. This study aimed to evaluate the influence of human, organizational, and technological factors on the net benefits of the information system in the Medical Records Unit. A quantitative approach with a cross-sectional design was used, involving 33 medical records staff as respondents. Data were collected using a questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The results indicated that the human factor (sig = 0.010), organizational factor (sig = 0.037), and technological factor (sig = 0.035) had significant effects on the net benefits of the system. Simultaneously, all three factors also showed a significant influence (sig = 0.000). These findings highlight the importance of regular monitoring and evaluation to maintain and improve the quality of the information system in use.Keyword: evaluation, HOT-FIT, net-benefit, SIMRS. Abstrak              Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sejak tahun 2008 melalui aplikasi bernama APL yang diperbarui pada tahun 2021. Namun, sistem ini masih menghadapi kendala seperti ketiadaan buku panduan dan seringnya terjadi gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor manusia, organisasi, dan teknologi terhadap manfaat bersih sistem informasi pada Instalasi Rekam Medis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang dan melibatkan 33 petugas rekam medis sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia (sig = 0,010), organisasi (sig = 0,037), dan teknologi (sig = 0,035) berpengaruh signifikan terhadap manfaat bersih sistem informasi. Secara simultan, ketiga faktor tersebut juga berpengaruh signifikan (sig = 0,000). Temuan ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala guna menjaga dan meningkatkan kualitas sistem informasi yang digunakan.Kata Kunci: evaluasi, HOT-Fit, net-benefit, SIMRS.
Mapping of Syphilis Cases Using Geographic Information System (GIS) in Denpasar City in 2024 Adinatha, I Wayan Laksamana Putra; Adisanjaya, Nyoman Ngurah; Wasita, Rai Riska Resty; Wijayanti, Putu Okta
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i2.1069

Abstract

Cases of sexually transmitted infections (STIs), especially syphilis, continue to show an increase in various regions of Indonesia, including Denpasar City. This disease not only causes serious medical impacts but also has implications for social aspects and community productivity. This study was conducted with the aim of describing the distribution pattern and classifying syphilis cases in Denpasar City in 2024 through a Geographic Information System (GIS) approach. The study used a quantitative method with a descriptive design. Secondary data analyzed amounted to 297 cases, obtained from the Denpasar City Health Office and the Kerti Praja Foundation, with a research sample of 170 cases based on the calculation of the Slovin formula. Patient location points were determined through address data converted to GPS coordinates, then processed using ArcView 3.3 software to produce distribution maps and classification of cases using the Kingma method. The results indicated that there were 170 cases of syphilis in four regions. The most cases were recorded in South Denpasar with 85 (high category), followed by West Denpasar with 52 (medium category), while North Denpasar had 22 cases and East Denpasar had 11 (low category). The majority of cases were found in the productive age group of 26-45 years, followed by the age group of 12-25 years. In addition, the number of cases occurred more in men (136 cases) than women (34 cases). This mapping is expected to serve as a basis for developing more targeted prevention strategies and health interventions, especially for productive and vulnerable age groups.
Interactive E-Book on Improving Health Promotion Students' Communication Skills when They Offer Community Counseling Made Dewi Sariyani; Ni Luh Seri Astuti; Kadek Sri Ariyanti; Rai Riska Resty Wasita; Gusti Ayu Mutiara Kharismayani
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v13i1.94956

Abstract

The low communication skills of health promotion students in providing counseling to the community are characterized by a lack of self-confidence, limited ability to formulate health messages, and the predominance of conventional lecture-based learning methods. This study aims to develop an interactive e-book as a learning medium to enhance students’ communication skills in health promotion activities. The research employed a Research and Development (R&D) method adapted from the Behaviour Centre Design model. The study involved 11 health promotion students selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observations, and expert validation instruments for content and media. Data analysis was conducted qualitatively using a source triangulation approach to ensure validity. The results indicate that the interactive e-book is highly suitable for students’ needs, effectively improves their confidence, motivation, and communication skills, and is well received by both lecturers and students. The study implies that the interactive e-book can serve as an innovative learning medium relevant to the health promotion curriculum while preparing students to become more capable agents of change in raising community awareness and promoting healthy living behaviors.
Analisis Efektivitas Sistem Keterangan Kematian di Rumah Sakit Daerah Mangusada Saraswati, Ni Nengah Mamik Dinda; Karsana, I Wayan Widi; Wasita, Rai Riska Resty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembuatan surat keterangan kematain di Rumah Sakit Daerah Mangusada masih dilakukan secara manual dengan media tulis tangan. Dimana hal tersebut mengakibatkan informasi yang diberikan berdampak tidak akurat atau terdapat kesalahan. Pembuatan surat keterangan kematian yang masih manual memerlukan waktu penerbitan yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa waktu penerbitan surat keterangan kematian untuk mempercepat penerbitan surat keterangan kematian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre Exprimental yaitu One Group PreTest-PostTest. Sampel di ambil dengan teknik purposive sampling yang dimana pemilihan sampel dengan kriteria yang telah ditentukan da mendapatkan sampel sebanyak 31 orang petugas yaitu admin rawat inap, admin igd dan admin rekam medis. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar kuesioner yang sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian menggunakan pengujian uji usability dengan kuesioner yang di dapatkan dari tabel kategori kelayakan yaitu 80,93% atau dikategorikan “Baik”. Kemudia dilakukan uji Paired Sampel T-Test didapat hasil signifikan yaitu 0,000 < 0,05, yang telah menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima atau adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah menggunakan sistem keterangan kematian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan sistem keterangan kematian, berhasil dalam membantu petugas admin rawat inap dan igd dalam melakukan pembuatan surat keterangan kematian dan mempercepat waktu penerbitan surat keterangan kematian. Dengan adanya penelitian ini dapat di jadikan saran bagi pihak rumah sakit untuk dibuatkan sistem keterangan kematian untuk mempercepat penyediaan surat keterangan kematian.
Analisis Efektivitas Sistem Penyediaan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung Rahmasari, Ni Kadek Wintari; Karsana, I Wayan Widi; Wasita, Rai Riska Resty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rekam medis adalah penyediaan rekam Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal di bidang rekam medis, waktu penyediaan dokumen rekam medis rawat inap harus kecil sama dengan 15 menit. Penyediaan rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Daerah Mangusada masih terlaksana secara manual menyebabkan masih ditemukannya keterlambatan penyediaan rekam medis rawat inap melebihi standar pelayanan minimal yang ditetapkan oleh Kepmenkes. Selain itu disebabkan karena kurangnya pengawasan terkait penyediaan rekam medis dan ketidaktersediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) menyebabkan masi terjadinya keterlambatan dalam penyediaan rekam medis rawat inap. Lamanya waktu penyediaan rekam medis rawat inap akan menghambat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien karena pelayanan tidak bisa dilakukan tanpa adanya berkas rekam medis. Metode analisis pengembangan sistem yang digunakan yaitu System Develompent Life Cycle (SDLC) atau sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall approach). Sampel pada penelitian ini yaitu sejumlah 31 diantaranya 25 petugas admin rawat inap dan petugas rekam medis sebanyak 6 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang diisi oleh sampel yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian menggunakan uji usability yaitu 86,96% atau dapat diklasifikasikan “Sangat Baik”. Hasil uji Paired Sample T-Test telah dilakukan dengan nilai signifikan yaitu 0,000 > 0,05, hal ini menyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yaitu adanya efektivitas waktu penyediaan rekam medis rawat inap pada Rumah Sakit Derah Mangusada Badung. Adapun waktu rata-rata penyediaan rekam medis rawat inap saat pretest dilakukan yaitu 16 menit dan waktu rata-rata penyediaan rekam medis posttest yaitu 10 menit 57 detik sehingga terdapat selisih waktu saat sistem digunakan. Pada penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan sistem penyediaan rekam medis, dimana sistem ini mampu membantu petugas rekam medis dan admin rawat inap dalam proses penyediaan rekam medis dan meminimalisir keterlambatan dalam penyediaan rekam medis.
Analysis Of The i-Care Application On National Health Insurance Patient Satisfaction At Pratama Marga Ayu Clinic Wasita, Rai Riska Resty
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 1 (2024): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v10i1.2768

Abstract

Background: The Social Security Administering Agency (BPJS) for Healthh as the organizer has developed an information technology system-based application in the form of the i-Care application. This new breakthrough is expected to make it easier for users to view the health service history of service users at health facilities online. The i-Care application has been implemented since early 2023 and while using this application no evaluation has been carried out to determine the level of satisfaction of JKN participants using i-Care. Objectives: The aim of the research is to analyze the use of the i-Care application on National Health Insurance patient satisfaction at the Marga Ayu Clinic. Research Metodes: This research is a quantitative analytical research with a cross sectional approach where sample selection was carried out using the role of thumb of 50 JKN participants. Data collection was carried out by distributing questionnaires referring to the EUCS method. The questions were divided into 5 categories, namely: content, accuracy, format, ease of use, timeliness and user satisfaction. The analysis test used the Spearman Rank test to find out the correlation between the use of the i-Care application and the satisfaction of National Health Insurance patients at the Marga Ayu Clinic. Results: The research results show that there is a significant, positive and strong relationship between the variables content (0.000<0.05), accuracy (0.005<0.05), format (0.017<0.05), ease of use (0.001<0.5) and timeliness (0.003<0.05) on i-Care user satisfaction. Conclusion: There is a significant, positive and strong relationship between content, format, ease of use, timeliness and i-Care user satisfaction. However, the accuracy variable is not related to satisfaction with a sig value of 0.434 (>0.005). This is because there is still data or information that is not updated enough and sometimes errors occur in the application.
Sistem Pemantauan Tanda Vital Pasien Dengan Parameter Suhu Tubuh Dan Denyut Jantung Berbasis Internet Of Things Dan Cloud Computing Karsana, I Wayan Widi; Kurniawijaya, Putu Andhika; Wasita, Rai Riska Resty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.9918

Abstract

Pemeriksaan tanda vital merupakan pengukuran fungsi tubuh yang paling dasar untukmengetahui tanda klinis dan berguna untuk memperkuat diagnosis suatu penyakit yang diderita oleh pasien dan menjadi informasi penting dalam menentukan perencanaan perawatan medis yang sesuai. Kesalahan dalam melakukan diagnosa berdasarkan data pengukuran yang diperoleh dapat mengakibatkan yang kesalahan yang fatal dalam melakukan penanganan terhadap kondisi kesehatan pasien. Penelitian membuat prototipe sistem pemantauan tanda vital pada pasien secara realtime dengan data yang diperoleh dapat disimpan pada server sehingga dapat dijadikan bahan analisis kesehatan oleh tenaga medis untuk mengurangi kesalahan dalam melakukan diagnosa dan penanganan terhadap pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan prototipe sistem pemantauan tanda vital pasien dengan parameter suhu tubuh dan denyut jantung berbasis internet of things dan cloud computing dan pengujian akan dilakukan dengan alat standar yang digunakan oleh para medis dan sudah dikalibrasi. Informasi tanda vital pasien akan dipantau secara realtime dengan tidak memerlukan banyak kontak dengan pasien secara langsung(contactless). Data yang tersimpan pada komputasi awan memudahkan tenaga medis untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan pasien karena dapat diakses dari manapun melalui jaringan internet.
Penyebab Pengembalian Klaim Pasien Rawat Inap Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Surya Husada Denpasar Fir, Maria Alfira Juita; Sari, Ni Kadek Yunita; Wasita, Rai Riska Resty
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2466

Abstract

Klaim BPJS Kesehatan adalah pengajuan biaya perawatan pasien BPJS selama pasien di rawat dan mendapatkan penggantian biaya sesuai denga tarif (INA-CBG’S). Proses pengajuan klaim dari Rumah Sakit kepada BPJS Kesehatan memiliki tahap verifikasi administrasi kepesertaan, administrasi pelayanan, dan verfikasi pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu membuat gambaran atau deskripsi tentang objek yang diteliti. Instrumen penelitian menggunakan checklist dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis Triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh gambaran ketidaklengkapan pengembalian klaim yaitu, terdapat Resume Medis yang lengkap sebanyak 30 (32%) dan yang tidak lengkap sebanyak 64 (68%) dan pemeriksaan penunjang yang sesuai sebanyak 38 (41%) dan yang tidak sesuai sebanyak 56 (59%). Penyebab ketidaklengkapan resume medis adalah petugas koding kesulitan untuk menentukan diagnosa karena DPJP sudah menentukan diagnosa sendiri yang biasa digunakan untuk pasien-pasien tertentu meskipun kadang tidak ada data pendukung, dan petugas input tetap memasukkan diagnosa tersebut untuk mencegah penolakan klaim karena adanya batas pengajuan berkas klaim, dan ada juga karena perbedaan persepsi antara verifikator rumah sakit dengan verifikator BPJS Kesehatan.
Co-Authors Adi Putra, I Putu Agus Gangga Adinatha, I Wayan Laksamana Putra Agung Yogeswara, Ida Bagus Agus Donny Susanto Agustiawan Andi Nasir Ayu Wita Kusumawati, I Gusti Bambang Hadi Kartiko Banoet, Oriegenes Elia Gihon Benge, Sebastian Sadrak M. A. Darmayanthi, Ni Luh Melia Putri Dartini, Made Ayu Datya, Aulia Iefan Diana Safitiri Dwiguna, Dewa Made Hengki Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Fir, Maria Alfira Juita Firsta Adnyana, Gabriel Gerson Feoh Gusti Ayu Mutiara Kharismayani I Gusti Ayu Wita Kusumawati I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Wayan Nurata I Wayan Widi Karsana Ida Bagus Agung Yogeswara Juliarta Suputra Kadek Sri Ariyanti Karismayani, Gusti Ayu Mutiara Karsana, I Wayan Widi Komang Cyntia Irene Imayana Kurniati , Ni Made Made Dewi Sariyani Maharani, Luh Putu Franciska Mahayathi, Ida Ayu Manik Manik Nugraha, I Gusti Ngurah Mantra, Ida Bagus Ketut Muhammad Fadhlan La Tabari Ngurah Mahendra Dinatha Ni Kadek Sri Windariyasih NI KADEK YUNITA SARI Ni Luh Seri Astuti Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Kurniati Ni Made Sri Nopiyani Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Wayan Deswiniyanti Ni Wayan Nursini Nora Maulina Nugraha, I Gusti Ngurah Manik Nurata, I Wayan Nyoman Ngurah Adi Sanjaya Nyoman Ngurah Adisanjaya Pande Putu Januraga Patut, Irene Andryani Pebriani, Ni Kadek Valentina Pratiwi, Ni Luh Gede Syntha Purwaningtyas Kusumaningsih Putu Andhika Kurniawijaya Putu Okta Wijayanti Rahmasari, Ni Kadek Wintari Rayne, Kezia Saraswati, Ni Nengah Mamik Dinda Sumadewi, Ni Luh Utari Sunartini, Ini Made Suputra, I Made Juliarta Suwari, Yogi Desita Syah Putra, M. Nur Sugiyanto Wayan Nurata Widyawati, Ivana Kusuma Wijayanti, Putu Okta yulianita, ni luh putu