Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Farmasi Meningkatkan Literasi Siswa Tentang Vape, Obat ilegal, dan Ketepatan dalam Penggunaan Obat Psikotropika Yuliawati; Sadli, Nurul; Amalia Nasution, Riska; Sani K, Fathnur; Lestari, Uce; Andriani, Annisa; Syamsurizal; Fitrianingsih
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i3.1113

Abstract

Meningkatnya prevalensi gangguan kesehatan mental memerlukan intervensi yang sistematis, salah satunya melalui peningkatan literasi kesehatan mental pada populasi remaja. Tingkat literasi rendahnya cenderung menangani masalah mental ke praktik-praktik berisiko, termasuk menganggapan keliru bahwa rokok elektrik lebih aman daripada rokok konvensional padahal sejumlah zat terlarang seperti etomidate, metomidate, dan ketamin dilaporkan dapat ditemukan pada beberapa produk cairan rokok elektrik serta penggunaan psikotropika yang tidak tepat bahkan meningkatkan kondisi psikologis. Untuk itu dilakukan intervensi edukatif pada siswa MAN 1 Kota Jambi menggunakan kombinasi ceramah, diskusi aktif, dan materi audiovisual untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pencegahan. Evaluasi efektivitas program dilakukan dengan instrumen pre-test dan post-test berbasis Google Form , hasilnya menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 55,12 menjadi 80,48, disertai respon antusias dari peserta terhadap representasi materi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu berbasis partisipasi aktif mampu meningkatkan literasi dan kesiapan remaja dalam mencegah serta mengelola gangguan kesehatan mental. Namun, keinginan dan dampak intervensi memerlukan langkah lanjutan berupa kolaborasi berkelanjutan antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan.
Penerapan Teknologi Akuaponik di Pondok Pesantren Bogor Yuliawati; Rahayu, Arifah; Mumpuni, RR Fia Sri; Arifin, Nirbita Anindya; Ani, Neng; Alfatih, Annas; Tanjung, Saprudin; Lubis, Muhammad Jamil
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i1.21842

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi santri. Salah satu wirausaha inovatif yang dapat diterapkan adalah teknologi akuaponik, yaitu sistem terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dengan hidroponik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi akuaponik sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri pondok pesantren An-Nahdoh. Metode pendampingan yang dilakukan adalah ceramah, simulasi, praktik, evaluasi, dan monitoring. Pengukuran pengetahuan dilakukan berbasis pre-test dan post-test terhadap 38 santri. Sistem yang diterapkan adalah deep flow technique (DFT) dengan komoditas ikan lele serta sayuran kangkung, selada, dan bayam. Kegiatan pendampingan penerapan teknologi akuaponik di Pondok Pesantren An-Nahdoh telah berjalan dengan baik dan berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya akuaponik. Santri tidak hanya memahami konsep dasar akuaponik, tetapi juga mampu menerapkan tahapan budidaya ikan lele dan tanaman sayuran dengan sistem DFT secara tepat. Kemampuan tersebut diperkuat dengan keberhasilan menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti sayuran segar dan olahan nugget lele, yang menunjukkan bahwa teknologi akuaponik berpotensi menjadi sarana pembelajaran sekaligus media pengembangan kewirausahaan santri. Upaya untuk menjamin keberlanjutan program telah dilakukan dengan melakukan penyusunan jadwal pemeliharaan rutin, pembentukan kelompok santri penanggungjawab, serta pelatihan berkala bagi santri baru oleh tim pengelola. Selain itu, model pendampingan ini memiliki potensi untuk direplikasi pada pesantren lain yang memiliki kebutuhan dan kapasitas serupa, sehingga dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan teknologi akuaponik sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi pesantren.
STRUKTUR PASAR DAN DAYA SAING EKSPOR NANAS OLAHAN INDONESIA KE PASAR JEPANG Jeremia Christ Adi Baskara; Yuliawati; Baskara, Jeremia Christ Adi; Yuliawati, Yuliawati
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.16-29

Abstract

Jepang merupakan negara tujuan ekspor nanas olahan dengan potensi besar. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan terhadap komoditas tropis tersebut di pasar Jepang. Meskipun perjanjian Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) seharusnya membuka peluang lebih besar bagi ekspor nanas olahan, Indonesia belum memanfaatkannya secara optimal. Hal ini tercermin dari tren ekspor nanas olahan Indonesia yang fluktuatif dan cenderung mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, dominasi negara lain seperti Filipina dan Thailand menyebabkan Indonesia hanya berperan sebagai pengikut pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan struktur pasar dan menganalisis daya saing ekspor nanas olahan Indonesia di pasar Jepang dibandingkan dengan Filipina, Thailand, dan Malaysia. Analisis struktur pasar dilakukan dengan menggunakan Concentration Ratio (CR4) dan Herfindahl-Hirschman Index (HHI). Sementara itu, daya saing dianalisis dengan Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar nanas olahan di Jepang bersifat oligopoli dengan konsentrasi yang tinggi. Nanas olahan Indonesia memiliki keunggulan komparatif di pasar Jepang dengan nilai rata-rata RCA sebesar 6,43. Di sisi lain, terdapat keunggulan kompetitif yang dimiliki nanas olahan Indonesia, tetapi kurang dinamis ditunjukkan dalam kategori Falling Star. Selain itu, hasil analisis ISP menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pengekspor nanas olahan di pasar internasional.
Chili Seed (Capsicum frutescens) Viability Using Radical Emergence with Correlation to Germination Undang; Nurhosiah, F; Setyono; Yuliawati
Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Vol. 7 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijar.v7i1.817

Abstract

Chili peppers are a very popular horticultural commodity among Indonesians. The high demand for chili peppers in Indonesia has led to a continuous increase in chili production, making them a valuable commodity. This is due to their distinctive flavor and limited availability. This study aimed to determine the effect of genotype on root emergence time, which correlates with growth capacity and can be used to estimate seed quality. The experiment was designed using a completely randomized design. This study used 10 chili pepper genotypes with 3 replications, resulting in 30 experimental units. Each experimental unit consisted of 25 seeds, resulting in 750 observation units. The observed variables include seed testing in the laboratory: radicle emergence (RE), mean germination time (MGT), germination power (GP), maximum growth potential (MGP), sprout growth rate (SGR), growth speed (GS), uniformity of growth (UG), dry weight of normal sprouts (DWNS), vigor index (VI) and greenhouse testin: seed germination (SG). The results of the radicle emergence test had a very strong positive correlation with seed viability and seed vigor tests, namely GP (r = 0.809), RE (r = 0.895), and UG (r = 0.877). However, RE has a weak correlation with SG (r = 0.138) in the field. Chili seed testing using the radicle emergence test method is carried out by counting the number of radicles that emerge after 120 hours (5 days) of germination. This method is faster than the germination test, which takes 14 days.
Analisis Biaya Langsung Medis Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H. A Thalib Kota Sungai Penuh Rahayu, Stepania Dwimulia; Yuliawati; Maimum; Kasmadi, Fathnur Sani
Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jkfn.v1i2.54

Abstract

Kencing manis atau diabetes melitus, khususnya tipe II, merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat dan menimbulkan beban ekonomi besar bagi individu, keluarga, maupun negara. Biaya kesehatan global akibat penyakit ini diperkirakan mencapai USD 760 miliar per tahun. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dilakukan analisis biaya medis langsung untuk memahami dampak finansial dari diabetes melitus tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen biaya utama yang dikeluarkan oleh penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H. A. Thalib Kota Sungai Penuh pada tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tertinggi terdapat pada layanan laboratorium sebesar Rp18.013.000, sedangkan biaya terendah terdapat pada obat-obatan sebesar Rp6.147.000. Biaya langsung rata-rata yang dikeluarkan setiap pasien mencapai Rp961.267. Hasil ini mengindikasikan bahwa pemeriksaan laboratorium menjadi komponen biaya paling dominan dalam struktur pembiayaan diabetes melitus tipe II. Temuan ini penting sebagai dasar pertimbangan bagi rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merencanakan strategi efisiensi biaya serta meningkatkan efektivitas pengelolaan pelayanan pasien diabetes melitus tipe II..
Co-Authors Agus Rofi’i Alfatih, Annas Alfred Jansen Sutrisno Amalia Nasution, Riska Andriani, Annisa Anggraeni, Sri Wulan Anggraini, Yetti Ani, Neng Anna Sulistyaningrum Ardina, Vinda Elza Arifah Rahayu Arifin, Nirbita Anindya Baskara, Jeremia Christ Adi Bayu Nuswantara Bernardus Ardika Stefano Cecep Warman Darudriyo, Darudriyo Desty Endrawati Subroto Dhumas, Hiperdo Djazuli, Ahzami Dwi Septian, Bagas Dwi Septian, Yoshua Agung Eha Saleha Enjang Pera Irawan Fanani, Muhammad Zainal Febriyanto, Budi Febriyanto, Budi Febriyanto Fia Sri Mumpuni Fidziah Fitrianingsih Fitrianingsih Gebi Sangra Pratiwi Hasbiyah, Desi Herawati, Is Eka I Wayan Lasmawan Indah Novializa Intan Lestari Islahiyati, Refi Jeremia Christ Adi Baskara Johar Permana Lesmana, Dudi Lestari, Retno Puji Hastuti, Sutrio, Islamiyati, Sadiman, Martini Fairus, M.Ridwan, Firda Fibrila, Gangsar Indah Lina Asnamawati, Lina Linda Anisa Liska Simamora Lubis, Muhammad Jamil M Ridwan Maimum Margiati, Sri Maria Maria Marina Herawati Martini Mumpuni, RR Fia Sri Musyahrani, Sylviaghani Neng Intan Nurcahyati Nurani Puspa Ningrum Nurhana Dhea Parlina Nurhosiah, F Nurmalia, Ana Pabriyanti Permana, Septian Prasetyowati Prasetyowati Rahayu, Stepania Dwimulia Rahmalia, Ratu Rahman Ranny Septiyani Robainah Rofana Aghniya Sadiman Sadiman Sadli, Nurul Kamilah Sani K, Fathnur Saputra, Dudu Suhandi Septi Widiyanti Septi Widiyanti Septiana, M Prayoga Setyono Simanjuntak, istok Hasiholan Suryo Wiyono Syamsurizal Tanjung, Saprudin Triesya Maya Dita Uce Lestari Uminar, Ajeng Ninda Undang Undang Undang, Undang Wahyu, Bonny Poernomo Wahyudin, Cecep Yetti Anggraini Yoga Aji Handoko Yonanda, Devi Afriyuni Yuliawati Zidane, M Rafi Diaz