Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Loosepart di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Hadijah, Hadijah; Pahrul, Yolanda; Tabrani, Mohamad Bayi; Nur, Maulida; Dayurni, Popi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stimulasi aspek kognitif anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berhitung sebagai salah satu dasar keterampilan akademik. Observasi awal di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Linduk menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 5–6 tahun masih mengalami kesulitan dalam mengenal konsep angka, menyebutkan urutan bilangan, serta melakukan kegiatan menghitung sederhana. Permasalahan tersebut menjadi dasar perlunya penggunaan media pembelajaran yang menarik, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran berhitung dengan memanfaatkan media loosepart serta menganalisis sejauh mana media tersebut mampu meningkatkan kemampuan berhitung anak. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi kegiatan belajar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media loosepart dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal angka, menghitung benda, serta mengurutkan bilangan secara lebih tepat. Peningkatan hasil belajar terlihat dari perbedaan antara siklus I dan siklus II. Selain itu, media loosepart menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, serta mampu menumbuhkan minat belajar anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa loosepart merupakan media efektif untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini, khususnya dalam keterampilan berhitung.
The PENGARUH MEDIA FLASHCARD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA ANAK USIA 5-6 TAHUN Sarwiti, Sarwiti; Sari, Muthia; Ayu Kurniawati, Devi; Sina, Ibnu; Pahrul, Yolanda
Journal of Professional Elementary Education Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v4i2.162

Abstract

This study investigated the impact of using flashcard media on the reading literacy skills of 5-6-year-old children at RA Asalsabila. Early childhood reading literacy encompasses recognizing letters, sounds, blending letters, and reading syllables and simple words. Using a quantitative method with a quasi-experimental design (pretest-posttest control), this research involved 40 children divided into an experimental group (using flashcards) and a control group (without flashcards). Data was collected through observation and reading tests. The results showed a significant difference between the two groups. The average posttest score of the experimental group dramatically increased from 49.80 to 81.75, while the control group only reached 66.20 (Sig. 2-tailed = 0.000 < 0.05). This proves that flashcards significantly improve reading literacy because their visual, interactive, and multisensory nature attracts children's attention and stimulates their cognition and language. This research contributes to innovations in early childhood education learning and serves as an important reference for educators.
Sosialisasi Penerapan Technology Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Digital di Sekolah Dasar Negeri Larangan Kabupaten Serang Oktania, Sella; Hidayat, Amat; Pahrul, Yolanda; Junedi, Beni; Abdul Baqi, Fuad; Hermansah, Hermansah; Rizqi Ramdani, Saefullah; Hasanah, Windatul; Nida Nisrina, Ajeng; Hilaliyah, Tatu
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa sekolah dasar melalui penerapan metode Technology-Based Learning (TBL). Dalam era digital ini, keterampilan literasi digital menjadi sangat penting, terutama bagi siswa sekolah dasar yang sedang berada dalam tahap perkembangan penting. Metode dalam pengabdian ini menggunakan kualitatif deskriptif, Teknik pengumpulan data dengan observasi wawancara dan dokumentasi, Lokasi penelitian di Sekolah Dasar Negeri Larangan Kabupaten Serang. Subjek penelitian terdiri dari 10 guru dan orangtua serata 30 anak kelas 4 dan 5. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan guru, pengembangan modul literasi digital, dan implementasi pembelajaran berbasis teknologi di kelas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan literasi digital siswa dan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat pengajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Practical Life terhadap Kemandirian Mengurus Diri pada Anak di TK Pembina Kecamatan Kabupaten Padang Pariaman Pahrul, Yolanda; Watipah, Yovani Sri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.982

Abstract

Pengaruh model pembelajaran practical life terhadap kemandirian mengurus diri pada anak di tk pembina kecamatan. Kemandirian sangat berkaitan erat dengan faktor eksternal seperti pengalaman. Model pembelajaran practical life akan membantu anak untuk melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri, tanpa bantuan orang dewasa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh model pembelajaran practical life terhadap kemandirian mengurus diri pada anak usia dini. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen, dengan 14 orang sampel anak usia 4-5 tahun. Dalam penelitian ini peneliti hanya akan menggunakan satu kelompok yaitu kelompok eksperimen. Desain satu kelompok yang akan digunakan adalah jenis one group pretest-posttest. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampel area, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Pengumpulan data menggunakan skala likert. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran practical life terhadap kemandirian mengurus diri pada subjek, dengan taraf signifikansi 0.001 (0.001<0.005). Seluruh subjek mengalami kenaikan skor dari pretest ke posttest. Keberhasilan dari kegiatan ini setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil yang didapatkan dan perubahan yang terjadi pada subjek adalah sebesar 89.3%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Sari, Nanda; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Pahrul, Yolanda
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 Mei 2023
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v2i2.71

Abstract

This research was motivated by the low reading comprehension skills of third grade students at SDN 035 Indra Puri, Tapung District, Kampar Regency. One solution to overcome this problem is to use the make a match learning model. The purpose of this study was to determine the planning, implementation and improvement of the make a match learning model in improving reading comprehension skills through third grade students at SDN 035 Indrapuri. This research method is classroom action research (PTK) which is carried out in two cycles. Each cycle consists of two meetings and four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. The results of data analysis showed that the average value from cycle I to cycle II increased by 17.5 from 59.23 to 76.73. This means that there was a significant increase. Similarly, student completeness also increased from 54% to 85%. Thus it can be concluded that the make a match learning model can improve the reading skills of class III students at SDN 035 Inra Puri, especially in the theme of Love the Animals and Plants Around..  
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERMAIN BALOK DI KOBER BANI YAHYA Nur, Maulida; Abqoriah, Abqoriah; Pahrul, Yolanda; Rini, Ratu Yustika; Mulyawan , Galuh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.736

Abstract

This study aims to enhance the cognitive abilities of children aged 4–5 years through block play activities at Kober Bani Yahya in Serang City, Banten. The background of the study emphasizes the importance of the play-and-learn approach in early childhood development. The research adopted a two-cycle Classroom Action Research design involving 10 children in Group A. Each cycle comprised four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using both qualitative and quantitative methods. The results indicated a significant improvement in the children’s cognitive abilities. In the pre-cycle, the average cognitive ability ranged from 35–40% (Undeveloped category). Following the block play intervention, the average increased to 58–65% (Starting to Develop and Developing as Expected categories) in Cycle I. The highest improvement was recorded in Cycle II, where the average reached 83–90%, with most children categorized as Very Well Developed.These findings confirm that block play effectively enhances cognitive skills such as shape and size classification, color recognition, problem-solving, and symbolic reasoning. The study concludes that block-based learning is a concrete, enjoyable, and relevant approach to optimizing early childhood cognitive development
Parental Strategies for Stimulating Speech Skills in Young Children Ikromah, Ikromah; Pahrul, Yolanda; Nur, Maulida; Risna, Inten
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.440

Abstract

Speaking ability is an important aspect of early childhood development because it forms the basis of communication, learning, and social interaction. This study aims to describe parental strategies for stimulating speaking skills in early childhood and to identify the factors that influence them. The study used a qualitative method with a case study approach conducted in an early childhood education setting. Data were obtained from three informants, namely parents and their 6-year-old children with speech delays. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed thematically. The findings indicate that parental strategies for stimulating children's speaking skills include creating a pleasant communication environment, reading stories, singing together, role-playing, using visual media such as picture cards and posters, and repeating words to practice pronunciation. Singing and playing were found to be the most effective methods because children enjoyed them and they facilitated the acquisition of new vocabulary. Factors that hinder speech development include limited interaction time due to parents' busy schedules, excessive use of electronic devices, lack of communication with peers, the habit of using “baby talk,” the child's health condition, and hereditary factors. These findings confirm that consistent, varied stimulation tailored to children’s interests is crucial for speaking development during the Golden Age period. The study recommends collaboration between parents and early childhood education institutions in providing a language-rich environment and limiting the use of electronic devices.
Pengaruh Metode Calistung terhadap Transisi PAUD ke SD Usia 5–6 Tahun di TKIT Al-Jauharotunnaqiyyah Fauziah, Chusnul; Hidayat, Amat; Pahrul, Yolanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode calistung terhadap kesiapan anak usia 5–6 tahun dalam masa transisi dari PAUD ke SD di TKIT Al-Jauharotunnaqiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan 30 peserta didik yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa lembar observasi awal dan akhir. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji T, dan perhitungan N-gain untuk melihat efektivitas penerapan metode calistung. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata dari 8,80 menjadi 17,00, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 8,47 menjadi 12,93. Meskipun demikian, nilai N-gain menunjukkan kategori efektivitas rendah. Penelitian ini memberikan gambaran empiris bahwa metode calistung berpengaruh positif terhadap kesiapan akademik anak, namun perlu diterapkan secara bertahap dan tidak menimbulkan tekanan psikologis.
Implementasi Pendekatan Problem Based Learning Dalam Menanamkan Jiwa Kebersihan Anak Usia 4-5 Tahun Di Paud Cikal Cilegon Rahayuningsih, Amin; Umalihayati, Umalihayati; Pahrul, Yolanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.961

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya jiwa kebersihan anak usia 4–5 tahun di PAUD Cikal Kota Cilegon. Tujuan penelitian adalah mengkaji implementasi pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam menanamkan kebersihan pada anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan anak-anak kelas A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu orientasi masalah, investigasi, serta penyampaian solusi. Anak-anak diajak memecahkan permasalahan nyata terkait kebersihan melalui kerja sama, berpikir kritis, dan tanggung jawab. Kegiatan juga melibatkan unsur proyek dan pembentukan karakter. Temuan menunjukkan bahwa PBL efektif menanamkan kebersihan sejak dini sekaligus mengembangkan kemandirian, empati, dan kesadaran terhadap lingkungan. Dengan demikian, PBL terbukti menjadi metode yang tepat dalam pendidikan karakter anak usia dini, khususnya dalam membentuk kebiasaan hidup bersih.
Implementasi Media Flashcard dalam Pembelajaran Berhitung Permulaan Anak Usia 5–6 Tahun di PAUD Bintang Cendikia Ciomas Masruroh, Masruroh; Hidayat, Amat; Pahrul, Yolanda; Mutoharoh, Mutoharoh; Umalihayati, Umalihayati
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 4 No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v4i2.97

Abstract

This study aims to describe the implementation of flashcard media in early numeracy learning and to portray changes in early numeracy skills among children aged 5–6 years at PAUD Bintang Cendikia Ciomas. The research employed a qualitative descriptive approach. Participants were 15 children in Group B, with the classroom teacher serving as the primary data source. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed qualitatively through data organization, selection, display, and conclusion drawing. Trustworthiness was strengthened through technique triangulation. The findings indicate that play-based numeracy activities using flashcards were conducted in a structured and gradual manner, supported by daily lesson planning (RKH) and the use of number cards (1–10) accompanied by concrete pictures. During implementation, children showed positive responses in terms of increased enthusiasm, attention, and active participation. Descriptively, the results portray positive changes in recognizing number symbols, ordering numbers, and matching numbers with quantities. These findings suggest that flashcards may serve as an applicable instructional medium to support early numeracy learning in early childhood settings, particularly where prior instruction tended to be monotonous. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media flashcard dalam pembelajaran berhitung permulaan serta menggambarkan perubahan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5–6 tahun di PAUD Bintang Cendikia Ciomas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah Kelompok B yang berjumlah 15 anak, dengan sumber data utama guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui pengorganisasian data, pemilahan, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis bermain menggunakan flashcard dilaksanakan melalui kegiatan yang terstruktur dan bertahap, didukung perencanaan RKH serta desain kartu angka 1–10 yang disertai gambar konkret. Selama pelaksanaan, anak menunjukkan respons positif berupa peningkatan antusiasme, fokus, dan keterlibatan. Secara deskriptif, terdapat gambaran perubahan positif pada kemampuan mengenal lambang bilangan, mengurutkan angka, dan mencocokkan bilangan dengan jumlah benda. Temuan ini menegaskan bahwa media flashcard dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang aplikatif untuk mendukung pembelajaran berhitung permulaan pada anak usia dini, khususnya dalam konteks pembelajaran yang sebelumnya cenderung monoton.