Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Pondok Pesantren Abnaul Amir Kabupaten Gowa: Increasing Awareness of Clean and Healthy Living Behavior at the Abnaul Amir Islamic Boarding School, Gowa Regency Arranury, Zil Fadhilah; Wijaya, Dian Rezki; Yusmaniar, Wilda; Bahsur, Muh Nur Ichsan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.5892

Abstract

Islamic boarding schools, as Islamic educational institutions in Indonesia, are important in supporting health programs, especially in promoting health and cleanliness in everyday life. This service aims to increase the knowledge and awareness of Islamic boarding school students about PHBS. The service uses the SL (Service Learning) approach through counseling on Clean and Healthy Living Behavior at the Abnaul Amir Islamic boarding school, Kab. Gowa. The results of this service activity show a positive response from Islamic boarding school students, as seen from their activeness during counseling and increased understanding regarding PHBS after the counseling. Abnaul Amir Islamic boarding school students have a good understanding of PHBS, so they are expected to be able to keep themselves and their environment clean and healthy independently.
Empowering Waste Management by Establishing a Waste Corner to Become a Healthy School: Pemberdayaan Pengelolaan Sampah dengan Pembentukan Pojok Sampah Guna Menjadi Sekolah Sehat Jayadi, Yusma Indah; Maharani, Widia; Nurlita, Nurlita; Wijaya, Dian Rezki
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1391

Abstract

Waste is often defined as goods or materials that are considered useless so that they never get good management through the recycling process. Human quality is a major issue and has an important role in management efforts. Empowerment programs in the environment school as a source of environmental learning through waste management is one of the efforts that can be given to students to increase environmental awareness. This empowerment program aims to increase the knowledge and awareness of the school community in waste management correctly and properly. This Empowerment Program was conducted at SJHS 8 Makassar by making waste corner and forming waste corner cadres through the approach of Participatory Learning and Action (PAL). This program involved 15 students who became cadres of the waste corner and 45 students who were given education by the waste corner cadres. As a result of this empowerment, a waste corner was formed and 15 waste corner cadres were selected. Giving training to waste corner cadres was considered effective because there was an increase in knowledge before and after the training, from 12.67 to 18.87. Besides that, education by waste corner cadres to 45 students of SJHS 8 Makassar showed an increase in knowledge, from 13.22 to 17.91. The result of the paired t-test showed a significance value of p = 0.000 (p < 0.05) so it could be concluded that there is a different level of knowledge of cadres and students before and after training/education on waste management. Community empowerment through the establishment of waste corners and waste corner cadres as well as providing training/education related to waste management has a significant effect on the level of knowledge about waste management. Therefore, it is necessary to provide continuous socialization to increase the interest and participation of the school community in waste management. Abstrak Sampah sering kali diartikan sebagai barang atau material yang dianggap tidak berguna sehingga tidak pernah mendapatkan pengelolaan yang baik melalui proses daur ulang. Kualitas manusia menjadi isu utama dan memiliki peran penting dalam upaya pengelolaannya. Program pemberdayaan di lingkungan sekolah sebagai sumber belajar lingkungan melalui pengelolaan sampah merupakan salah satu upaya yang dapat diberikan kepada siswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Program Pemberdayaan ini dilakukan di SJHS 8 Makassar dengan membuat pojok sampah dan membentuk kader-kader pojok sampah melalui pendekatan Participatory Learning and Action (PAL). Program ini melibatkan 15 siswa yang menjadi kader pojok sampah dan 45 siswa yang diberikan edukasi oleh kader pojok sampah. Hasil dari pemberdayaan ini adalah terbentuknya pojok sampah dan terpilihnya 15 orang kader pojok sampah. Pemberian pelatihan kepada kader pojok sampah dinilai efektif karena terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, yaitu dari 12,67 menjadi 18,87. Selain itu, edukasi yang dilakukan oleh kader pojok sampah kepada 45 siswa SJHS 8 Makassar menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari 13,22 menjadi 17,91. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kader dan siswa sebelum dan sesudah pelatihan/edukasi pengelolaan sampah. Pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan pojok sampah dan kader pojok sampah serta pemberian pelatihan/edukasi terkait pengelolaan sampah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang pengelolaan sampah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi secara terus menerus untuk meningkatkan minat dan partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan sampah.
Education For Healthy Latrine In Kampala Hamlets, Limapoccoe Village, Maros Regency Wijaya, Dian Rezki
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2023): Volume 14 Nomor 2 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i2.667

Abstract

Permanent healthy latrines are latrines that already use a goose-neck construction and are located inside the house. In 2020, 72.3% of Indonesian families have used permanent healthy latrines. The remaining 18.5% use semi-permanent healthy latrines and 9.2% use sharing/communal latrines. This research uses quantitative research with purposive sampling technique. This study uses quasi-experimental designs with a one-group pretest-posttest. The research population is the population living in Kampala Hamlets, Limapoccoe Village. Respondents in this study amounted to 30 respondents. The variables seen in this study are Knowledge and Attitudes Regarding the Healthy Latrine. This research was conducted in December 2021. Data processing was carried out in a descriptive analytic manner with the Wilcoxon test. The results of the research conducted on the level of community knowledge in the Kampala hamlet regarding healthy latrine there was a significant difference (p value 0.00) in the knowledge, attitudes and actions of the community before and after the counseling was carried out. It is necessary to have an integrated counseling program carried out by the puskesmas, posyandu cadres, and Kampala village government so that there is an increase in knowledge, attitudes and actions of healthy latrine.
Determinan Perilaku Ibu dan Dukungan Keluarga Pada 1000 HPK Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Wijaya, Dian Rezki; Widiastuty, Lilis
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.1703

Abstract

Gerakan perbaikan gizi harus dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan yaitu fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan (270 hari) sampai berusia 2 tahun (730 hari). Selain itu gerakan 1000 hari pertama kehidupan merupakan langkah awal dalam mencegah terjadinya stunting karena pada fase ini jika kebutuhan gizi ibu dan janin terpenuhi, maka pertumbuhan janin akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku ibu dan dukungan keluarga pada 1000 hari pertama kehidupan anak dengan kejadian stunting di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi atau balita, menetap ≥ 1 tahun dan KK terdaftar di wilayah Kecamatan Somba Opu sebanyak 92 responden. Data penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara kuesioner yang terdiri dari data pengetahuan, sikap, Tindakan ibu serta dukungan keluarga selama masa 1000 HPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan ibu (p=0,000), sikap ibu (p=0,000), tindakan ibu (p=0,002) dan dukungan keluarga (p=0,002) pada 1000 HPK dengan kejadian sunting di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan agar dilakukan peningkatan health education tentang gizi pada remaja, ibu prahamil, ibu hamil dan ibu balita serta pemberdayaan kemandirian masyarakat dalam kecukupan protein hewani keluarga dan sayur.
Co-Authors Abdul Majid HR. Lagu Adnan, Yudi Afifah Zafira Ahmad Ahmad Al-Azhar, Nurul Afisyah Alfina, Afiah Andi Islamiyah Andi Meriam Andi Susilawaty Andi Zulkifli Abdullah Ansyar, Dian Ihwana Arranury, Zil Fadhilah Asgari, Muhammad Hidir Aswadi Aswadi Bahsur, Muh Nur Ichsan Bs. Titi Haerana Cantika, Rindi Dwi Darwin, Nurul Khaerah Dhea Adhelia Dian Ihwana Ansyar Emmi Bujawati Farah Jilan Nasywa Farhana Azzahra Pisagau Farhansyah, Muhammad Hasbi Ibrahim, Hasbi Irviani Anwar Ibrahim Jihan Sulfitri Karini, Tri Addya Kurniati, Yessy Kurniawan, Agil Laelah, Nur Lestari, Nur Khafifah Lestari, Sri Ayu Lilis Widiastuti Lilis Widiastuty Lilis Widiatuty Luqman, Naurah Khalilah Maesarah, Maesarah Maharani, Widia Mawddah, Nahdah Tunnisah Muhammad Adam Izzulhaq Muhammad Rusmin Munawir Amansyah Munawir Amansyah Nildawati Nildawati, Nildawati Ningsih, Nurwidya Novita Sari Nur Hidayat Nurdiyanah Nurdiyanah Nurdiyanah Syarifuddin Nurhasnina, Sitti Nurhidayat Nurhidayat Nurlita, Nurlita Ramdhany, Nurfitraeny Ranti Ekasari Ranti Ekasari Rauf, Rhosika Amaliah Ria Anggraeni Syahrir Rida Wahida Sadarang, Rimawati Aulia Insani Sitti Raodhah Sukfitrianty Syahrir Sukma Wardani Sukri Palutturi Surahmawati Surahmawati, Syahrul Basri Syamsudhuha Saleh Syamsul Alam Syarif, Alwiyah Nur Thalib, Mutiara Tri Wulandari Yusma Indah Jayadi Yusmaniar, Wilda Zhahiirah, Andi Nur Shabaa Zil Fadhilah Arranury Zil Fadhillah Arranury Zilfadhilah Arranury Zilfadhilah Arranury Zilfadhilah Arranury Zilfadhillah Arranury