Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Makna Asosiatif Lirik Lagu œDiri Karya Tulus Gusriani, Atika; Yanti, Zherry Putria; Tatalia, Ricci Gemarni
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i3.63690

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis lirik lagu "Diri" dari album Tulus. Tulus, seorang musisi Indonesia terkenal, tidak hanya menciptakan lagu untuk hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan motivasi melalui karya karyanya. Lagu terbarunya pada 2022, "Diri," mengandung makna yang mendalam mengenai penerimaan diri sendiri. Komunikasi Tulus disampaikan melalui lirik lagu, yang membuat karyanya terus diminati oleh masyarakat. Makna asosiatif dalam lirik lagu seringkali berbeda dari makna sebenarnya, namun tetap memiliki kaitan dengan makna yang lebih dalam. Penelitian ini makna asosiatif yang di dapatkan pada keseluruhan lirik lagu tersebut, pesan yang disampaikan adalah tentang perjalanan pribadi untuk mencapai kedamaian batin. Mulai dari berdamai dan mengampuni diri sendiri, berbicara dengan diri sendiri secara positif, hingga memahami dan menghargai diri, lirik ini menyoroti pentingnya pertumbuhan pribadi dan kesembuhan emosional. Pesan tersebut juga mengajak pendengar untuk menjauhi rasa sakit, bersikap bijak dalam mendengarkan dan memahami batasan diri, serta merayakan kehidupan yang cukup bermakna.
Implementation of Differentiation Strategy in Teaching Procedure Texts in Grade VII at MTsS Thawalib Padang Pasaribu, Salmiati Br; Tatalia, Ricci Gemarni; Fitri, Rahayu
International Journal of Educational Sciences and Development Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/ijesd.v3i1.1274

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction strategies in teaching procedure texts in Grade VII at MTsS Thawalib Padang. The research focuses on the planning, implementation, and evaluation of this strategy in adapting learning to the diversity of students' learning styles, interests, and needs. Methodology/approach – This study employs a qualitative approach with a case study strategy. Data is collected through interviews, observations, and documentation from teachers and Grade VII students. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and validation using triangulation to ensure the accuracy of findings. Findings – The research findings indicate that the differentiated instruction strategy is effective in enhancing students' understanding and motivation toward procedure texts. In the planning stage, this strategy adapts learning to student diversity while integrating Islamic values, fostering an inclusive learning environment. During implementation, teachers apply differentiation in content, methods, and learning products using active techniques such as discussions, demonstrations, and skill-based projects. In the evaluation stage, a reflective approach with formative and summative assessments allows teachers to adjust instructional strategies based on student feedback.
LANSKAP LINGUISTIK DI MUSEUM ADITYAWARMAN Ramadhani, Anggini Tria; Bahardur, Iswadi; Tatalia, Ricci Gemarni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42744

Abstract

Lanskap linguistik di Museum Adityawarman menghasilkan berbagai bentuk variasi bahasa. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan (1) Bentuk variasi bahasa dalam lanskap linguistik pada papan informasi di barang peninggalan sejarah Minangkabau, (2) fungsi bahasa dalam lanskap linguistik pada papan informasi di barang peninggalan sejarah Minangkabau di Museum Adityawarman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan  metode penelitian kualitatif yang bersifat deskripstif, atau biasa disebut dengan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini yaitu Museum Adityawarman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dokumentasi yang menggunakan teknik catat-rekam.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi bahasa yaitu Monolingualisme, Bilingualisme dan Multingualisme. Variasi monolingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Minangkabau. Kemudian variasi bilingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia Inggris dan bahasa Indonesia-Miangkabau Selain itu, variasi multilingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia-Inggris-Minangkabu. Variasi Lanskap Linguistik yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini yaitu variasi bilingualisme bahasa Indonesia-Inggris tepatnya di museum Adityawarman. Lanskap Linguistik yang di temukan pada Museum Adityawarman memiliki fungsi informatif. Fungsi informatif pada Lanskap Linguistik di Museum Adityawarman memberikan informasi kepada pengunjung berupa papan informasi mengenai barang peninggalan sejarah.
Pengaruh Penggunaan Model Numbered Head Together terhadap Kemampuan Menganalisis Informasi Teks Eksplanasi Aprilian, Serli; Pebriani, Yulia; Tatalia, Ricci Gemarni
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2022): Mei 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i3.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model Numbered Head Together terhadap kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Rancangan yang dipilih adalah posttes only control design. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI Busana 1 (Kelas Uji Coba), kelas XI Perhotelan 1 (kelas kontrol) dan Kelas XI UPW (kelas eksperimen). Instrumen penelitian berupa tes objektif menganalisis informasi teks eksplanasi. Prosedur penelitian ini yaitu pelaksanaan tes uji coba soal objektif menganalisis informasi teks eksplanasi, pelaksanan pembelajaran kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi tanpa perlakuan, pelaksanaan pembelajaran kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi dengan model Numbered Head Together, dan posttes kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi. Hasil penelitian yaitu sebagai berikut. Pertama, tingkat kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang memperoleh nilai rata-rata 73,06 dengan klasifikasi Lebih dari Cukup (LdC). Kedua, tingkat kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi dengan menggunakan model Numbered Head Together siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang memperoleh nilai rata-rata 80,24 dengan klasifikasi Baik (B). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t bahwa hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak pada taraf signifikan 95% dan dk=(n1+n2)-2 yaitu thitung> ttabel (4,60 > 1,67). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Numbered Head Together terhadap kemampuan menganalisis informasi teks eksplanasi siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang.
DEKONSTRUKSI TOKOH GURU DESI DALAM NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA (KAJIAN DEKONSTRUKSI DERRIDA) Tatalia, Ricci Gemarni; Yulianti, Upit
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.2.2.31.2020

Abstract

Guru Desi merupakan tokoh utama dalam novel Guru Aini karya Andra Hirata yang digambarkan secara antagonis yang memilki karakter pemarah, ditakuti oleh muridnya, dan tidak memiliki sikap toleransi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan analisis dekonstruksi tokoh guru Desi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang berkaitan dengan karakter tokoh guru Desi. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan memanfaatkan alat bantu berupa buku-buku acuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis dekonstruksi ditemukan bahwa guru Desi memiliki karakter penyabar, hal ini terlihat dari ketabahannya mengajarkan matematika pada Aini. Selain itu, guru Desi bukanlah guru yang ditakuti tetapi guru yang dikagumi karena kecerdasannya dan keteguhan prinsipnya. Toleransi guru Desi juga dapat ditemukan dari kesempatan yang diberikan oleh guru Desi kepada Aini untuk menjadi murid di kelasnya.Kata kunci: novel, tokoh, dekonstruksi, derrida 
PSIKIS PROBLEMS OF THE CHARACTER OF BARRA SADEWA IN NOVEL HABIBIE YA NOUR EL AIN KARYA MAYA LESTARI GF Anisa, Tria; Laila, Aruna; Tatalia, Ricci Gemarni
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.3.2.70.2021

Abstract

This research is motivated by the existence of psychological problems described by the author in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF. The formulation of the problem in this study is, how are the psychological problems of the character Barra Sadewad in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF. In accordance with the formulation of the problem, the purpose of this study is to describe the psychological problems of the character Barra Sadewa in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF. The type and method of this research are qualitative research and descriptive methods of analysis. The data in this study are words and sentences related to psychological problems in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF. The results of this study indicate that in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF there are psychological problems experienced by the character Barra Sadewa. The psychological problems in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF are depression, obsession, anxiety, guilt, inadequacy, anger, hurt, dissatisfaction, and concern. Some of the psychological problems that occur in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF are depression which dominates the occurrence of psychological problems in characters. The cause of depression in the character in the novel Habibie Ya Nour El Ain by Maya Lestari GF is feeling disappointed with her life and presence which her parents did not want.
RELATIONSHIP OF VOCABULARYMASTERY WITH HIGH SCHOOL STUDENTS’ SPEECH TEXT WRITING SKILLS SOURCED FROM LITERARY WORKS Wiskarnid, Wiskarnid; Tatalia, Ricci Gemarni; Rahmat, Wahyudi
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.4.1.77.2022

Abstract

This study aims first to describe the vocabulary mastery of class XI students of SMA N 4 West Sumatra. Second, define the writing skills of class XI students of SMA N 4 West Sumatra. Third, describe the relationship between vocabulary mastery and writing skills of class XI students of SMA N 4 West Sumatra.This type of quantitative research with correlation method. The research population is class XI students of SMA N 4 West Sumatra in 2021/2022. The sample in the study of students of class XI IPS 2 amounted to 34 people. This research data is the score of the objective test of vocabulary mastery and the score of writing lecture texts for class XI SMA 4 West Sumatra students. Based on the results of the study concluded as follows. First, the vocabulary mastery of class XI students of SMA N 4 West Sumatra obtained an average score of 71.38 in the range of 66-75% on a scale of 10, with qualifications more than adequate (LdC). Second, the writing skills of class XI students of SMA N 4 West Sumatra obtained an average score of 78.33 in the range of 76-85% on a scale of 10, with a qualification of Good (B). Third, there is a significant relationship between vocabulary mastery and writing skills of class XI students of SMA N 4 West Sumatra. Then the hypothesis is accepted because the test results prove that tcount> from ttable is 2.39> 1.70. This proves that vocabulary mastery is related to students' text writing skills.
Zakat Philanthropy and Power: Critical Discourse Analysis of BZNAS Disaster Response Narratives in Indonesia Rahmat, Wahyudi; Tiawati, Refa Lina; Cesaria, Anna; Zulfa, Zulfa; Tatalia, Ricci Gemarni; Azri, Harizqi; Mujtaba, Sultan Tirta; Rahmad, Hari Adi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8433

Abstract

This study investigates how the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) constructs its institutional image and legitimacy in disaster management through discourse. Using Teun A. van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) framework, the research explores textual, cognitive, and contextual dimensions of BAZNAS’s disaster response narratives. The study analyzes official publications, press releases, and media reports to reveal how language is strategically employed to shape public perception of BAZNAS as both a faith-based and professional humanitarian actor. The findings demonstrate that BAZNAS incorporates Syariah legitimacy (endorsed by the Indonesian Ulema Council's Fatwa No. 66/2022), technocratic legitimacy (achieved through ISO 9001:2015 certification and unqualified audit opinions), and political legitimacy (via endorsements from State officials). These layers of discourse position BAZNAS as a quasi-state institution bridging religious duty and bureaucratic professionalism. At the superstructural level, narratives emphasize rapid response, organizational efficiency, and structured governance, while micro-level analysis highlights rhetorical strategies such as quantification, metaphors of heroism, and digital transparency that reinforce credibility and public trust. This study concludes that BAZNAS’s discourse transforms the meaning of Zakat from a traditional act of charity into a modern instrument of disaster governance and social resilience. By linking faith-based values with managerial and state-endorsed frameworks, BAZNAS strengthens its role as a central actor in Indonesia’s philanthropic ecosystem. The research contributes to the understanding of Islamic philanthropy, discourse, and power relations in the context of humanitarian crises. Abstrak Penelitian ini menginvestigasi bagaimana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membangun citra kelembagaan dan legitimasi dalam penanggulangan bencana melalui wacana. Dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk, penelitian ini mengeksplorasi dimensi tekstual, kognitif, dan kontekstual dari narasi respons bencana BAZNAS. Studi ini menganalisis publikasi resmi, siaran pers, dan laporan media untuk mengungkap bagaimana bahasa digunakan secara strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap BAZNAS sebagai aktor kemanusiaan yang berbasis keagamaan sekaligus profesional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS menggabungkan legitimasi Syariah (diperkuat oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 66/2022), legitimasi teknokratis (melalui sertifikasi ISO 9001:2015 dan opini audit tanpa pengecualian), serta legitimasi politik (melalui dukungan pejabat negara). Lapisan-lapisan wacana tersebut memosisikan BAZNAS sebagai lembaga kuasi-negara yang menjembatani kewajiban keagamaan dengan profesionalisme birokratis. Pada tataran superstruktur, narasi menonjolkan respons cepat, efisiensi organisasi, dan tata kelola yang terstruktur; sementara analisis pada level mikro menyoroti strategi retoris seperti kuantifikasi, metafora heroisme, dan transparansi digital yang memperkuat kredibilitas dan kepercayaan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wacana BAZNAS mentransformasikan makna zakat dari sekadar tindakan amal tradisional menjadi instrumen modern tata kelola bencana dan ketangguhan sosial. Dengan mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan kerangka manajerial dan dukungan negara, BAZNAS memperkuat perannya sebagai aktor sentral dalam ekosistem filantropi di Indonesia.