Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Visipena

PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Indah Yanuar Rizki; Miftahus Surur; Irma Noervadilah
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1433

Abstract

Learning at this time focuses on students in achieving learning objectives. One of the important skills to develop is communication skills. Communication is an important thing in everyday life. This study aims to determine that learning with the guided inquiry model can develop students' communication skills. This research uses Pre-experimental Designs by using One-Shot Case Study design. Data collection techniques in this study using observation and documentation techniques. Data analysis in this study used the normality test with Shapiro Wilk and the t-test paired samples test difference test. The results of the analysis show that the data is normally distributed with the value of Significant in observation 1 of 0.143 and the value of Significant in observation 2 of 0.128. The correlation coefficient value is 0.484 with the value of Sig. of 0.031. Because the value of Significant 0.031 < 0.05, it can be said that there is a relationship between observation 1 and observation 2. It is known that the value of tcount = 9,151 and the value of ttable = 2,093, meaning that the value of ttable = 2,093 < tcount value = 9,151 Ha is accepted. It can be concluded that there is a significant influence on the guided inquiry learning model on students' communication skills. Abstrak Pembelajaran pada saat ini berfokus kepada siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu keterampilan yang penting untuk dikembangkan adalah keterampilan komunikasi. Komunikasi merupakan hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) dapat mengembangkan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan desain Pre-experimental Designs dengan menggunakan desain One-Shot Case Study. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas dengan Shapiro wilk dan uji beda t test paired samples test. Hasil analisis menunjukkan data terdistribusi normal dengan nilai Signifikan pada observasi 1 sebesar 0,143 dan nilai Signifikan pada observasi 2 sebesar 0,128. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,484 dengan nilai Signifikan sebesar 0,031. Karena nilai Signifikan 0,031 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara observasi 1 dan observasi 2. Diketahui nilai thitung =9,151 dan nilai ttabel = 2,093, berarti nilai ttabel = 2,093 < nilai thitung = 9,151 Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap keterampilan komunikasi siswa. Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Komunikasi Lisan
PENERAPAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS X DI MA SARJI AR-RASYID Ike Yanuarti Soima; Miftahus Surur; Yesi Puspitasari
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1459

Abstract

This study aims to determine whether there is an increase in students' critical thinking skills after the implementation of the PBL (Problem Based Learning) Learning Model Assisted by Video Media in the class X sociology subject at MA Sarji Ar-Rasyid. The method used is Classroom Action Research using a spiral schema model from Hopkins using four phases, namely planning, action, observation, reflection. Methods of collecting data using observation methods, interview methods, documentation methods and test methods. The data analysis technique in this study used qualitative data analysis and descriptive statistical data analysis. The results of the study show that there is an increase in students' critical thinking skills after the implementation of this learning model, this is evidenced by the acquisition of the percentage of critical thinking indicators in the 1st cycle of the 1st meeting by 34% (Low) and 43% (Low) at the 2nd meeting. about 9%. And in the second cycle of the 1st meeting, the percentage of critical thinking indicators increased by 73% (Medium) and 84% (High) at the 2nd meeting or increased by 11% in the High category. Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan berfikir kritis peserta didik setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Berbantuan Media Video pada mata pelajaran sosiologi kelas X di MA Sarji Ar-Rasyid. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model skema spiral dari Hopkins dengan menggunakan empat fase yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi dan metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data statistik deskriptif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berfikir kritis peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran ini, hal ini dibuktikan dengan perolehan persentase indikator berfikir kritis pada siklus 1 pertemuan ke-1 sebesar 34%(Rendah) dan 43% (Rendah) pada pertemuan ke 2 meningkat sekitar 9%. Dan pada siklus 2 pertemuan ke-1 persentase indikator berfikir kritis meningkat sebesar 73% (Sedang) dan 84% (Tinggi) pada pertemuan ke-2 atau mengalami peningkatan sebesar 11% dengan kategori Tinggi. Kata Kunci : Problem Based Learning, Kemampuan Berfikir Kritis, Penelitian Tindakan Kelas