Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Pada Materi Limit Fungsi Aljabar Nurbani Nurbani; Henny Puspitasari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.4004

Abstract

Latar belakang penelitian yaitu belum adanya media pembelajaran berbasis android pada mata pelajaran Matematika di SMAS 2 Muhammadiyah Pontianak agar siswa dapat belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi Limit Fungsi Aljabar di SMAS 2 Muhammadiyah Pontianak; 2) Kelayakan ahli media dan ahli materi terhadap media pembelajaran berbasis android pada materi Limit Fungsi Aljabar di SMAS  Muhammadiyah 2 Pontianak; 3) Respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis android pada materi Limit Fungsi Aljabar di SMAS  Muhammadiyah 2 Pontianak. Metode yang digunakan yaitu Penelitian dan Pengembangan. Model yang digunakan yaitu Borg and Gall. Penelitian dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. Subjek penelitian dilakukan di kelas XI yang berjumlah 33 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket. Hasil penelitian yaitu pengembangan media pembelajaran berbasis android menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Kelayakan ahli media yaituf 97 termasuk dalam kategori Sangat Layak, sedangkan untuk ahli materi diperoleh skor 110 kategori layak. Respon siswa diperoleh 4  jadi, hasil penilaian media pembelajaran berbasis android termasuk dalam kategori baik.Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis android layak digunakan oleh siswa dalam prose pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Henny Puspitasari; Nurbani; Erni Fatmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2925

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kurangnya minat siswa dalam proses pembelajaran karena media pembelajaran yang digunakan masih berupa buku cetak dan  peran guru sangat mendominasi dalam proses pembelajaran pada matapelajaran Geografi. Oleh karena itu perlu adanya media pembelajaran berbasis multimedia interaktif agar siswa aktif belajar dan menciptakan kemandirian belajar siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Geografi, 2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada interaktif pada mata pelajaran Geografi, 3) untuk mengetahui  siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada interaktif pada mata pelajaran Geografi. Metode penelitian yang digunakan dalam yaitu Research and Development (R&D). Metode ini bertujuan mengembangkan produk dan dilakukan penelitian agar layak digunakan oleh siswa. Model pengembangan yang digunakan yaitu Borg and Gall. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data display dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu rata-rata skor penilaian ahli materi adalah 110 sehingga dikategorikan layak. Sedangkan rata-rata skor penilaian ahli media adalah 97 sehingga dikategorikan layak.  Hasil penilaian respon siswa memiliki skor rata-rata 4 dengan kategori baik.
Self Disclosureof Hiv-Positive Women with Counselors at “Bahagia” Medan Social Rehabilitation Center for People with HIV (BRSODH) Siregar, Ira Nurdewita; Mazdalifah, Mazdalifah; Nurbani, Nurbani
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2786

Abstract

This study aims to describe and analyze how the self-disclosure of women victims of HIV in conducting interpersonal communication with counselors. The research was conducted at the Center for the Social Rehabilitation of People Living with HIV (BRSODHA) "BAHAGIA" Medan. This study uses a qualitative method with a constructivism approach. The research subjects in this study were 2 (two) women HIV victims at BRSODH "Bahagia" Medan and 1 (one) triangulation informant, namely a counselor at BRSODH "Bahagia" Medan. The data collection technique used in-depth interviews, while the theories used as references in this study were the theory of interpersonal communication, self-disclosure and the theory of social penetration. Research findings show that in self-disclosure interpersonal communication, HIV victims are open about the topic of personal experiences, feelings and problems they face. Both informants admitted to telling the topic in depth but still filtering what was revealed. Both informants were afraid and embarrassed to talk about the future because they were afraid to have expectations that did not meet their expectations. Both informants tend to be more comfortable doing self-disclosure to fellow PLWH compared to counselors because of their similarity in status. 
Communication Strategy of Agricultural Extension to Motivating and Fostering Sustainable Food Yard Farmer Women’s Group in Binjai City Ginting, Andriyani Br; Nurbani, Nurbani; Kurniawati, Dewi
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2790

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies carried out by Agricultural Extension Officers (PPL) to motivating and fostering the sustainable food yard Farming Women’s Group (KWT) in Binjai city. The research method used is qualitative methods with interpretive descriptive studies. Determination of research informants by purposive sample. Collecting research data through in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that the Communication Strategy of Agricultural Extension Officers (PPL) in motivating the Women Farmers Group (KWT) in Binjai City is carried out by means of coordination, identify ideas and interests, visits, reducing distance, establishing familiarity using light communication, being listeners and giving awards. The communication strategy of Agricultural Extension Officers (PPL) in fostering the Women Farmers Group (KWT) is carried out by introducing the public through identification of community conditions and potential areas, compiling materials / messages based on field needs, determining the method of delivering messages, selecting and using the media by face to face through the group and individual approaches and making scheduled meetings. The communication process runs effectively with one-way communication between the PPL and the women farmer groups and transaction communication with the discussion / sharing groups to exchange knowledge between groups of women farmers. The communication process carried out by the Agricultural Extension Officers (PPL) fosters attention, interest, desire, decision and action. Inhibiting factors in developing sustainable food garden activities, namely technical obstacles in the form of adjustments to the time of guidance and ecological obstacles during the Covid-19 pandemic, there were no group coaching activities.
RENDAM KAKI AIR JAHE HANGAT MENGURANGI INTENSITAS NYERI ANKLE PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH I nurbani, nurbani; Ramayanti, Ramayanti
Scientific Journal of Nursing Research Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v4i1.1299

Abstract

Rheumatoid Arthritis adalah terjadinya kerusakan dan proliferasi pada membran sinovial, yang menyebabkan kerusakan pada tulang sendi, ankilosis, dan deformitas sehingga menyebabkan nyeri. Tindakan non-farmakol- ogis untuk penderita Rheumatoid Arthritis diantaranya adalah hidroterapi dan kompres jahe.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada pen- derita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasy experiment. Metode pendekatan mengguna- kan rancangan Pre and Post test Control Group Design. Analisis data menggunakan uji statistik Independent T-Test. Teknik pengambilan sampel berupa consecutive sampling pada pasien nyeri ankle Rheumatoid Arthritis dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden terdiri dari 7 responden kelompok intervensi dan 7 responden kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa standar operasional prosedur rendam kaki air jahe hangat dan lembar observasi intensitas nyeri skala numerik. Hasil penelitian menunjukkan p value sebesar 0,00 den- gan nilai signifikansi sebesar 0,05. Jadi P<0,005 (Ha diterima). Ada pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada penderita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018.
Rendam Kaki Air Jahe Hangat Mengurangi Intensitas Nyeri Ankle Pada Penderita Rheumatoid Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I Nurbani, Nurbani; Ramayanti, Ramayanti; Fittarsih, Niya
Scientific Journal of Nursing Research Vol 1, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v1i2.924

Abstract

Rheumatoid Arthritis adalah terjadinya kerusakan dan proliferasi pada membran sinovial, yang menyebabkan kerusakan pada tulang sendi, ankilosis, dan deformitas sehingga menyebabkan nyeri. Tindakan non-farmakol- ogis untuk penderita Rheumatoid Arthritis diantaranya adalah hidroterapi dan kompres jahe.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada pen- derita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasy experiment. Metode pendekatan mengguna- kan rancangan Pre and Post test Control Group Design. Analisis data menggunakan uji statistik Independent T-Test. Teknik pengambilan sampel berupa consecutive sampling pada pasien nyeri ankle Rheumatoid Arthritis dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden terdiri dari 7 responden kelompok intervensi dan 7 responden kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa standar operasional prosedur rendam kaki air jahe hangat dan lembar observasi intensitas nyeri skala numerik. Hasil penelitian menunjukkan p value sebesar 0,00 den- gan  nilai  signifikansi  sebesar  0,05.  Jadi  P<0,005  (Ha  diterima). Ada  pengaruh  rendam  kaki  air  jahe  hangat terhadap intensitas nyeri ankle pada penderita Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Tengah I tahun 2018. 
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMY: LITERATURE REVIEW Nurfazatie, Rizca; Susito, Susito; Nurbani, Nurbani
Scientific Journal of Nursing Research Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v2i2.1183

Abstract

Tindakan appendiktomi merupakan peristiwa kompleks sebagai ancaman potensial atau aktual pada integritas seseorang baik biopsikososial spiritual yang dapat menimbulkan respon berupa nyeri. Nyeri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan, baik sensori maupun emosional yang merupakan akibat dari kerusakan jaringan aktual atau potensial dan merupakan suatu hal yang dapat mengganggu dan menyulitkan bagi sebagian besar orang yang mengalami hal ini. Rasa nyeri dapat dikurangi secara farmakologis seperti obat-obatan analgesia dan nonfarmakologis salah satunya adalah melakukan mobilisasi dini untuk mengalihkan perhatian klien dari nyeri menuju aktivitas gerak yang dilakukan sesuai panduan. Mobilisasi dini adalah tindakan yang dilakukan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan atau kajian literatur yang bersumber dari artikel maupun jurnal dengan menggunakan 6 kajian literatur. Didapatkan hasil yaitu mobilisasi selalu dilakukan setelah 24 jam pertama post operasi. Dapat disimpulkan bahwa Adanya pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PROSEDUR OPERASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPARATOMI RSUD dr. ABDUL AZIS SINGKAWANG TAHUN 2021 roelanda, alvi; Limson, Leonatus; Nurbani, Nurbani
Scientific Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v3i2.1295

Abstract

Laparatomi merupakan jenis operasi bedah mayor yang dilakukan di daerah abdomen, Pembedahan dilakukan dengan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah seperti syok hemoragi, perforasi, kanker, dan obstruksi. Kecemasan pasien pre operatif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor pengetahuan dalam mengaplikasikan pencegahan kecemasan pada pasien pre operatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan desain Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner pengetahuan yang berisi 15 item pertanyaan dan kuesioner kecemasan berisi 14 pertanyaan. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 34 responden dari pasien pre operasi laparatomi. Analisa data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian dengan hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pasien pre operasi laparatomi menghasilkan P value sebesar 0,000 dengan nilai signifikansi sebesar 0,05. Jadi nilai P < 0,05 ( Ha diterima). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang prosedur operasi dengan kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi di bangsal bedah RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Bagi profesi keperawatan, bagi institusi rumah sakit, bagi peneliti selanjutnya dan bagi responden semoga peneliti yang dilakukan ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik untuk ke depannya.
Pengaruh Preferensi Muzakki Terhadap Membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) Di Lazismu Kalbar Nurbani, Nurbani; Anwari, M.Khairul; Susanto, Dedy
-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/almultazim.v4i2.21817

Abstract

Zakat ialah istilah dari Al- Quran yang menampilkan sebuah kewajiban secara istimewa membagikan Sebagian aset Sebagian orang serta harta yang diperuntukkan untuk amal dan merupakan sebagian harta yang dikeluarkan oleh pemiliknya dengan persyaratan secara tertentu yang diharuskan dari Allah subhanahu wa ta’ala terhadap yang memiliki hak untuk menerima melalui beberapa syarat secara tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengaruh preferensi masyarakat mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi muzakki ( yang wajib membayar zakat ) terhadap membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) di LAZISMU Kalbar, dalam penelitian ini menggunakan variabel faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis. Metode pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan melalui survei yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah para muzakki yang berdomisili di Kalimantan Barat. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS 29. Hasil penelitian menunjukan variable faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan muzakki membayar ZIS di LAZISMU Kalbar. 
Improving Women's Skills And Economy In Kecupak II Village, Pakpak Bharat With Pandan Handicrafts Training Lister Berutu; Nita Savitri; Nurbani, Nurbani
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the empowerment of pandan craftsmen as a means of improving the economic welfare of women in Kecupak II Village, PGGS District, Pakpak Bharat Regency. The pandan handicrafts in this village have significant potential for development, but limited access to markets and skill training has resulted in suboptimal income for artisans, especially women. Through a community empowerment approach, this research focuses on skill development, product quality enhancement, and broader market access. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and focus group discussions (FGD) with artisans, community leaders, and other relevant stakeholders. The findings indicate that training in skills, strengthening business management, and improved market access can increase product quality and competitiveness of pandan handicrafts in local and regional markets. Furthermore, this empowerment initiative has opened up economic opportunities for women, increased household incomes, and strengthened the role of women in the village economy. As a recommendation, further support from the government and related institutions is needed to provide advanced training, broader marketing access, and business capital assistance to sustain and advance the pandan handicraft industry. In this way, the empowerment of pandan craftsmen in Kecupak II Village is expected to become a model for community-based economic empowerment that empowers women and enhances the overall well-being of the village community.