Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI di SMAS Muhammadiyah 1 Pontianak Nurbani, Nurbani; Puspitasari, Henny; Koriaty, Sri
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i01.1197

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah media pembelajaran yang digunakan di sekolah berupa buku LKS dan modul pembelajaran berupa cetakan sehingga siswa belum memiliki pegangan buku sendiri yaitu modul pembelajaran Geografi elektronik untuk belajar mandiri dirumah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul pembelajaran digital pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI DI SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Metode yang digunakan yatu Research and Development (RnD) atau penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evalution). Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pengembangan modul pembelajaran digital  menggunakan model pengembangan ADDIE. Kelayakan ahli media diperoleh skor yaitu 4,6 termasuk dalam kategori Sangat Layak, sedangkan untuk ahli materi diperoleh skor 4,05 dengan katagori kategori layak. Sedangkan untuk respon siswa diperoleh skor 3,28 termasuk dalam kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis android layak digunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran.
Intrapersonal Communication Model and Self-Concept among Female Drivers as Heads of Household in Medan City Ariska, Juli; Nurbani, Nurbani; Kurniawati, Dewi
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i1.9921

Abstract

As Indonesia’s third-largest city, Medan has witnessed rapid growth in ride-hailing services, providing employment opportunities for women who challenge traditional gender roles by working as motorcycle taxi drivers. In a predominantly patriarchal society, female drivers who also serve as heads of households face unique challenges in balancing professional responsibilities with cultural expectations. This study examines the intrapersonal communication processes and self-concept development of female motorcycle taxi drivers in Medan. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and focus group discussions with five primary informants—women who work as online motorcycle taxi drivers while serving as heads of households. Additional insights were gathered from five triangulation informants, including a Gojek task force member, a psychologist, the drivers’ children, and fellow drivers. The findings indicate that despite experiencing gender discrimination and social stigma, these women construct positive self-concepts through self-talk and cognitive reframing. This study introduces the RISE Communication Model (Resilience, Insight, Self-Empowerment, Evolution), demonstrating how these women develop resilience while maintaining their cultural identity. The model provides a conceptual framework for understanding psychological adaptation mechanisms among women in non-traditional occupations within Medan’s diverse urban landscape.
DISCHARGE PLANNING BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENT SECI MODEL SEBAGAI CARA PENCEGAHAN MALNUTRISI BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT Suhariyanto, Suhariyanto; Nurbani, Nurbani; Barid, Mubin
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6442

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi merupakan masalah utama yang sering terjadi selama bayi baru lahir menjalani perawatan di Rumah Sakit. Sebanyak 6,1-51% bayi baru lahir mengalami malnutrisi dengan keadaan penurunan berat badan akibat dari asupan nutrisi yang tidak adekuat. Untuk mengatasi diperlukan upaya untuk pencegahan malnutrisi dengan discharge planning berbasis knowledge management melalui Socialization, Externalization, Combination, Internalization (SECI) model.Tujuan penelitian: efektivitas discharge planning berbasis knowledge management SECI model untuk mencegah manutrisi pada bayi baru lahir di rumah sakitMetode penelitian: menggunakan teknik quasi experiment pre and posttest with control group. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah sampel 25 responden. Perawat akan mendapatkan pelatihan discharge planning berbasis knowledge management SECI model. Kelompok intervensi mendapatkan penguatan discharge planning berbasis knowledge management sedangkan kelompok kontrol mendapatkan intervensi konvensional. Kelompok kontrol akan diberikan intervensi sesuai standar rumah sakit. Analisis data menggunakakan dengan pairet T testHasil Penelitian: Terdapat perbedaan pengetahuan perawat terkait discharge planning sebelum dan sesudah diberikan workshop dengan p-value 0.001 pada kelompok intervensi dan kontrol , walaupun ada perbedaan dihasil nilai rata-rata. Penelitian juga menunjukkan ada perbedaan terkait pelaksanaan discharge planning sebelum dan sesudah diberikan perlakuan denggan p-value 0.001. Berat Badan bayi pada ada peningkatan pada kelompok intervensi denggan p-value 0.003, sedangkan untuk kelompok kontrol peningkatan berat badan bayi tidak signifikan denggan p-value 0.927.Diskusi: Dishcarge planning berbasis knowlage management SECI model menunjukkan peningkatan berat badan bayi. Penerapan SECI model dapat digunakan untuk mencegah malnutrisi bayi baru lahir di Rumah Sakit. KEYWORDS Bayi Baru Lahir, Discharge Planning, Knowledge Management, Malnutrisi, SECI Model 
Intercultural Communication Based on the Perspective of the Effects of Cultural Shock and Labeling on Self-Disclosure and Self-Confidence of Acehnese Students in Malang Juhra, Muhammad Anshar; Pohan, Syafruddin; Nurbani, Nurbani
EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.eduline3586

Abstract

This research is based on the reality that Acehnese students staying in Malang often experience the phenomenon of cultural shock and negative labeling during their studies in Malang. The negative labeling they have received such as “ Aceh pungo, marijuana dealers, members of the Free Aceh Movement (GAM)”. This labeling causes the lack of self-disclosure and lack of confidence of Acehnese students in their communication in Malang. This research aims to analyze the effects of cultural shock and negative labeling on self-disclosure and self-confidence of Acehnese students in their communication process in Malang. The research uses Winkelmann’s cultural shock theory and Edwin E. Lemert’s labeling theory. Utilizing a quantitative approach and a correlational method, the research targets members of IPPMA, comprising a population of 133 individuals. A sample size of 100 respondents was determined using the Slovin formula. The data are collacted by distributing questionnaires to respondents. After the data obtained, they are sequenced and analyzed using multiple regression analysis. The results indicate that cultural shock affects self-disclosure and self-confidence, while negative labeling does not affect self-disclosure and self-confidence. The simultaneous testing indicates that the combined effect of cultural shock and negative labeling on self-disclosure and self-confidence is weak.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Materi Dasar Algoritma dan Pemrograman Kelas X SMA Negeri 1 Anjongan Sari, Helwiya; Lesmana, Chandra; Nurbani, Nurbani
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v7i1.30296

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Namun, pembelajaran di sekolah masih banyak menggunakan metode ceramah yang kurang interaktif. Di SMA Negeri 1 Anjongan, antusiasme siswa terhadap pelajaran Informatika khususnya materi algoritma dan pemrograman terpantau rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Android untuk meningkatkan efektivitas dan keterlibatan siswa. Menggunakan model Research and Development (R&D), proses pengembangan meliputi analisis, perancangan, implementasi, dan evaluasi. Aplikasi ini memuat materi, video, kuis interaktif, serta fitur capaian dan alur tujuan pembelajaran, dan dirancang agar dapat diakses lewat smartphone secara fleksibel. Hasilnya, media ini diharapkan layak pakai, sesuai kebutuhan siswa, dan mampu meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar. Selain itu, aplikasi ini dapat menjadi alat bantu mengajar yang menarik bagi guru.Kata kunci: Algoritma, Siswa SMA, Android, Media Pembelajaran, Pemrograman
EFFECTIVENESS OF DIABETES CARE CENTER ON BLOOD GLUCOSE, DSCA, AND QUALITY OF LIFE IN TYPE 2 DIABETES PATIENTS Damhudi, Dedi; Nurbani, Nurbani
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3048

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terus meningkat jumlahnya di Indonesia dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Jika tidak ditangani dengan baik, DM dapat menyebabkan kecacatan dan kematian. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2 untuk mencegah komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi efektivitas Pondok DM terhadap  gula darah, DSCA, kualitas hidup pasein DM tipe 2 di kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan metode pretest dan posttest control group, yang dilakukan di sepuluh UPT Puskesmas di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Teknik sampel yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel terdiri dari 60 pasien DM tipe 2, yang dibagi menjadi kelompok intervensi (30 pasien) dan kelompok kontrol (30 pasien). Data dianalisis menggunakan uji t-paired untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tiga bulan, kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata Gula Darah Puasa (GDP) sebesar 39,3 dan Gula Darah 2 Jam Post Prandial (GDPP) sebesar 67,6, sementara pada kelompok kontrol penurunan GDP sebesar 17,7 dan GDPP sebesar 2,7. Selain itu, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan nilai DSCA sebesar 11,7 dan kualitas hidup (SF36) sebesar 116,6, yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, program Pondok DM efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2 melalui penurunan kadar gula darah dan peningkatan aktivitas harian serta kualitas hidup.
The Role of Interpersonal Communication in Early Marriage Couples in Forming a Happy and Prosperous Family in Medan Belawan District Nasution, Lydia Nurhasanah; Nurbani, Nurbani; Humaizi, Humaizi; Kholil, Syukur; Kurniawati, Dewi
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i1.7322

Abstract

Interpersonal communication has a significant impact on the high rate of marriage among teenagers. This research aims to see the role of interpersonal communication in early marriage in forming a happy and prosperous family in Medan Belawan Village. The research method used is descriptive qualitative, collecting data through interviews, observations, and documents. The results showed that early marriages tend to be based on people with middle to lower economic conditions; interpersonal communication is essential in forming a happy and prosperous family. Effective communication between husband and wife is the primary key to understanding the needs, expectations, and values that underlie family relationships, especially in early marriage relationships.
The Construction of Traumatic Marriage Reality in Early Adults in Medan City Post-Parental Divorce in the Context of Interpersonal Communication Adiba, Fairuz Raniah Adiba Putri; Kurniawati, Dewi; Nurbani, Nurbani
International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Vol. 3 No. 3 (2024): August
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sj.v3i3.372

Abstract

This study analyzes the construction of traumatic marriage reality in early adulthood in Medan City following parental divorce, focusing on intrapersonal communication. The research also explores the forms of traumatic marriage experiences in this context. The study employs the theories of reality construction, family communication, intrapersonal and interpersonal communication, reasoned action, social judgment, trauma, marriage, divorce, and early adulthood. Using a constructivist paradigm and qualitative descriptive method, the study involved five informants: two aged 24, two aged 25, and one aged 19. The results reveal that four informants construct marriage as complex, burdensome, and not a life goal, while one informant shifted from subjective to objective reality, viewing marriage as a source of happiness and a life goal. Three informants experienced complex marriage trauma, while two experienced simple trauma. Interestingly, not all informants with negative marriage constructions experienced complex trauma. Specifically, informants NA, AAP, and AN had negative constructions with complex trauma; informant VWY had negative constructions with simple trauma; and informant HS had a positive construction with simple trauma. This study highlights the diverse ways early adults in Medan City construct and experience the reality of marriage after parental divorce.
EFEKTIVITAS HEALTH COACHING DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI AYAH MENJALANKAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA Amandus, Hieronimus; Halina, Rahayu; Nurbani, Nurbani; Roelanda, Alvi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 9, No 3 (2021): EDITION NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v9i3.2302

Abstract

Providing health coaching to family heads to become family health promoters can increase their self-esteem so that self-confidence will also increase. This study aims to determine the effect of health coaching on the self-confidence of the father figure as the head of the family in his readiness to carry out family health duties. This type of research is a quasi experimental pre and post test control group two groups in pairs. The sample size was 30 respondents in the treatment group and 30 respondents in the control group. taken using purposive sampling technique. Data were analyzed using paired t test and frequency distribution. Result shows mean of self-confidence the head of the family in the pre-test treatment group was 56.50 and post-test was 67.66 with mean difference between two groups was -11.16 and standard deviation was 8.87, while the mean of pre-test control group was 43 and post-test was 43.16, with mean difference between two groups being -0.16 and standard deviation was 4.25. In the treatment group the value of p α = 0.05, while in the control group the value of p α = 0.05. Providing health coaching on how to educate a father figure as the head of the family is proven to increase the confidence of the head of the family. Further research can be conducted to determine the effects of health promotion given by the father. ABSTRAK Memberikan health coaching kepada kepala keluarga untuk menjadi promotor kesehatan keluarga bisa meningkatkan harga diri mereka sehingga kepercayaan diri akan meningkat juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health coaching terhadap kepercayaan diri figure ayah sebagai kepala keluarga dalam kesiapannya menjalankan tugas kesehatan keluarga. Jenis penelitian quasi eksperimetal pre and post test control group dua kelompok berpasangan. Besar sampel 30 responden pada kelompok perlakuan dan 30 responden pada kelompok kontrol. yang diambil menggunakan teknik puposive sampling. Analisa data yang digunakan paired t test dan distribusi frekuensi. Hasil diproleh nilai rata-rata kepercayaan diri kepala keluarga kelompok perlakuan pre test adalah 56,50 dan post test adalah 67,66 dengan nilai selisih rata-rata kedua kelompok adalah -11,16 dan standar deviasi adalah 8,87, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol pre test adalah 43 dan post test adalah 43,16 dengan nilai selisih rata-rata kedua kelompok adalah -0,16 dan standar deviasi adalah 4,25. Pada kelompok perlakuan p value α = 0.05, sedangkan kelompok kontrol p value α = 0.05. Memberikan health coaching tentang bagaimana cara melakukan edukasi kepada figure seorang ayah sebagai kepala keluarga terbukti dapat meningkatkan kepercayaan diri kepala keluarga. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengetahui efek dari promosi kesehatan yang diberikan oleh ayah.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Pada Mata Pelajaran Informatika SMPN 8 Sungai Kakap Nurbani Nurbani; Henny Puspitasari
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 4 (2026): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i4.2313

Abstract

The background of the research is the lack of student learning independence and the absence of interesting learning media. To be able to learn independently, students need digital learning media to be used using Smartphones. In Augmented Reality media, there are not only text and images, students can also see objects in real images of a media. This study aims to determine the analysis of teacher and student needs for Augmented Reality-based learning media at SMPN 8 Sungai Kakap. To collect information using literature study and field study methods. Data analysis techniques used in this study used descriptive and percentage tests. The results of the study show that the analysis of student needs for the use of Augmented Reality-based learning media, especially in Informatics subjects at SMPN 8 Sungai Kakap assumes to develop AR-based learning media with a percentage of 93% in the analysis of the need for facilities for AR-based media. Analysis of student learning in Informatics subjects at SMPN 8 Sungai Kakap assumes 93% agreement seen from the analysis of learning style tendencies needs