Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM AL-GHAFURIYAH SUBAIKAH Murniatun; Fena Prayunisa; Mulia Rasyidi
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v1i1.13

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu 13 orang siswa kelas VIII SMP Islam Al Ghafuriyah Subaikah tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada pelajaran IPA materi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada pelajaran IPA materi energi yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap siklus, siklus I hasil belajar siswa mencapai 6,42 (47,36%) siswa yang mencapai KKM dan meningkat pada siklus II menjadi 8.78 (94,73%) siswa yang mencapai KKM. Mengalami peningkatan pada N-gain yaitu 0,33 yang berkategori sedang pada siklus I menjadi 0,73 yang berkatergori tinggi pada siklus II.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII MTs QUDWATUN HASANAH Linda Mawati; Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.38

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai guru dan seorang guru IPA kelas VIII sebagai observer serta seluruh siswa kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah  yang berjumlah 20 orang, dengan rincian 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan yang aktif . Fokus penelitian adalah Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data statistik deskriptif untuk mengolah data mengenai hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Kesimpulan hasil penelitian yaitu pada siklus I Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar siswa yaitu 65% dan rata-rata hasil belajar IPA 65,75 berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan hasil belajar IPA mengalami peningkatan yakni 85% mencapai kategori baik dan rata-rata hasil belajar IPA meningkat mencapai 82,25 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dapat meningkatkan hasil belajar IPA
PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA BAGI MASYARAKAT DESA KEBUN TATAR, LOMBOK TIMUR Alpi Zaidah; Fena Prayunisa; Usman; Irwansah; Ermila Mahariyanti; Mulia Rasyidi; Muh Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Mizan Hadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i2.378

Abstract

Budidaya lebah trigona merupakan salah satu alternatif usaha berbasis potensi lokal yang memiliki prospek ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan aktivitas penyerbukan tanaman. Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung pengembangan budidaya lebah trigona, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik budidaya yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya lebah trigona kepada masyarakat Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi keterampilan peserta selama praktik dan angket respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali karakteristik lebah trigona (100%), sedangkan kemampuan peserta dalam memahami fungsi dan penempatan stup serta penyediaan tanaman sumber pakan mencapai 90%. Kemampuan peserta dalam melakukan pemeliharaan koloni dan memahami teknik pemanenan madu mencapai 80% dengan kategori baik. Hasil angket respons peserta menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,4% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa materi, metode, dan praktik pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Dengan demikian, pelatihan budidaya lebah trigona memberikan pengalaman pembelajaran dan praktik kepada masyarakat dalam menerapkan teknik dasar budidaya lebah trigona sebagai alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal.
Sosialisasi Miskonsepsi Pembelajaran IPA pada Guru MGMP IPA KKM MTs. Kecamatan Batukliang Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Fena Prayunisa
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v2i1.162

Abstract

Misconceptions in Science learning constitute a persistent problem that can hinder students’ conceptual understanding, particularly when such misconceptions are held by teachers. This community service activity aimed to improve the conceptual understanding of Madrasah Tsanawiyah Science teachers regarding learning misconceptions as well as strategies for their prevention and remediation. The activity was conducted through socialization sessions, group discussions, case study analyses, and training on the development of diagnostic assessments involving Science teachers from the Subject Teacher Forum of the Madrasah Working Group in Batukliang District. Data were collected using pre- and post-activity understanding questionnaires, observations, and participant reflections, and were analyzed descriptively. The questionnaire results indicated an increase in the teachers’ average understanding score from 57.6 before the activity to 81.8 after the activity. Improvements were also observed in teachers’ abilities to identify student misconceptions and to design diagnostic assessments. It was concluded that the activity was effective in strengthening teachers’ conceptual competence and contributed to improving the quality of Science learning in Madrasah Tsanawiyah.
Peningkatan Kemampuan Higher Order Thinking Skill Melalui Penggunaan Contextual Teaching and Learning Alpi Zaidah; Alpiana Hidayatulloh; Mulia Rasyidi
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v3i1.46

Abstract

The purpose of this study is to improve higher order thinking skills (HOTS) through the use of Contextual Teaching and Learning (CTL) in junior high school science subjects. Study this is study action classes (PTK) implemented at SMP Negeri 1 Pringgasela Class VIII Semester I of the year 2024/2025 lessons of 30 people. Technique data collection used is use instrument HOTS test choices double And sheet observation for measure implementation CTL learning . While the data is being analyzed with use technique descriptive qualitative. Results study this show that after implementing CTL, ability higher order thinking skills (HOTS) students experience significant improvement? in every cycle. On cycle 1 Improvement ability higher order thinking skills (HOTS) are marked with improvement percentage average value of results HOTS test for students namely with percentage average value of 16.67 % stage pre-action to 73.33% after action cycle 1 with criteria Enough Good And return increase after done action cycle 2 with percentage average value of 90.00% with criteria good. Usage Contextual Teaching and Learning (CTL) is capable increase ability students' higher order thinking skills (HOTS). Because involving learning in context real, encouraging experience active students , and involving they in think critical.