Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Videos Towards Students’ Pronunciation Ability at The Tenth Grade SMAN 1 X Koto Cendikia, Annisa; Safitri, Loli; Kardena, Absharini; Syafitri, Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14306

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam berbicara, khususnya dalam pengucapan. Guru menggunakan metode yang sama karena hampir semua siswa mengalami kesulitan mengidentifikasi dan mengucapkan bunyi yang sama dengan arti yang berbeda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana video mempengaruhi kemampuan pengucapan siswa di tingkat kelas sepuluh SMAN 1 X KOTO. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu. Dalam penelitian ini, ada dua kelas yang digunakan: eksperimen dan kontrol. Siswa kelas X SMAN 1 X KOTO mewakili populasi. Sampel penelitian ini adalah 32 siswa dari kelompok eksperimen dan 25 siswa dari kelompok kontrol. Metode uji-t diterapkan untuk menguji proses pengumpulan data. Dari hasil tersebut diketahui bahwa t hitung (3,281) lebih besar dibandingkan dengan t tabel (1,960). Kemudian t-hitung (-17,761). Terakhir, nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol (33,62). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa menonton video untuk mempelajari cara mengucapkan kata-kata membantu pengucapan siswa.
Developing Interactive Media in Teaching Narrative Text Using Adobe Flash Cs6 at The Tenth Grade of SMKN 2 Pulau Punjung Khairati, Siti; Safitri, Loli; Syahrul, Syahrul; Reflinda, Reflinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui effektifitas dari menggunakan media interaktif untuk mengajar narrative text menggunakan adobe flash cs6 dan untuk mengembangkan media untuk kelas sepuluh dari SMKN 2 Pulau Punjung. Di penelitian ini, peneliti menemukan beberapa masalah di dalam kelas: guru menjelaskan materi menggunakan papan tulis, guru menggunakan power point tapi itu tidak interaktif dan kurang menarik dan kurang animasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media interaktif dalam mengajar narrative teks menggunakan adobe flash cs6. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini menggunakan prosedur ADDIE. Proses ADDIE terdiri dari 5 tahap: 1) analisis 2) disain 3) pengembangan 4) penerapan 5) evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada kelas 10 SMKN 2 PulauPunjung. Instrument penelitian ini adalah wawancara, angket dan tes. Kecocockan dari media interaktif dalam mengajar narrative text menggunakan adobe flash cs6 sebagai berikut: 1) hasil rata-rata dari validasi oleh ahli adalah 0,73, 2) hasil rata-rata dari angket guru adalah 92,75, 3) hasil rata-rata dari angket siswa adalah 89,95, 4) sebagai data pendukung, menunjukkan nilai siswa. Rata-rata nilai pre-test siswa adalah 23,09 dan nilai rata-rata dari post-test adalah 79,52. Nilai rata-rata kedua score adalah 25,53. Nilai rata-rata siswa pada post-test lebih dari 75, yakni 79,52. Maka, nilai rata-rata meningkat. Artinya media ini lebih efektif. Berdasarkan penelitian, produk ini telah teruji validitas, kepraktisan dan keefektifannya kemudian dapat digunakan sebagai media pembelajaran sehingga hasil proses pembelajaran lebih menarik dan siswa menjadi lebih aktif dan kreatif.
The Language Learning Strategies Used by Female Students on Pesantren Modern Diniyyah Pasia to Improve Speaking Fluency at 11th Grade Yuhelda, Reni; Syahrul, Syahrul; Irwandi, Irwandi; Safitri, Loli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh siswi untuk meningkatkan kefasihan berbicara siswa. Para siswa mempunyai strategi berbeda untuk meningkatkan bahasa Inggris mereka di Pondok Pesantren Dinniyyah Pasia. Sekolah mempunyai program bahasa untuk menunjang kemampuan siswa agar fasih berbahasa asing, seperti Inggris dan Arab. Sebagian besar siswi fasih menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Kefasihan berbicara siswa perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki. Siswa perempuan juga paling tertarik belajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI tahun ajaran 2022-2023 yang berjumlah 54 orang dan sampel diambil sebanyak 54 siswa dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kuesioner terdiri dari 30 item yang mewakili enam kategori strategi pembelajaran yang diadaptasi dari Strategy Inventory for Language Learning (SILL) yang diusulkan oleh Oxford. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2007 untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan siswi untuk meningkatkan kefasihan berbicara di Pondok Pesantren Modern Dinniyyah Pasia. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa ada strategi yang paling banyak digunakan oleh wanita: Strategi Kognitif: Kegiatan yang berkaitan dengan strategi kognitif, seperti meniru penutur asli, mengulang kata-kata dalam bahasa, berbicara dengan suara keras, dan mendengarkan lagu berbahasa inggris, banyak digunakan oleh siswa kelas XI IPS. Strategi memori yang paling sedikit digunakan pada kelas XI IPA adalah kegiatan yang berkaitan dengan strategi memori seperti menghafal dialog sebelum berbicara, berbicara di depan cermin, membuat daftar kata sebelum berbicara, menghafal kata di kamus, dan menghafal lagu dalam bahasa Inggris.
Implementation of Peer-Teaching Method in English Learning at 10th Grade MAN 2 Bukittinggi Istrada, Erik; Safitri, Loli; Syafitri, Widya; Dewi, Merry Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan peer teaching dalam pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas X MAN 2 Bukittinggi. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan langkah-langkah penerapan peer teaching dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Desain penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini terdiri dari 373 siswa dari 10 kelas, dan informan penelitian ini adalah guru dan tutor dengan menggunakan purposive sampling karena kelas 10 IPS memiliki guru sebaya dan lebih banyak siswa dengan 4 tutor dan memiliki tingkat partisipasi siswa yang tinggi. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan daftar periksa observasi dengan pilihan "ya / tidak" dan wawancara semi terstruktur untuk mengukur bagaimana penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan/verifikasi Data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru tidak menerapkan beberapa langkah peer teaching; itu tidak membuat penerapan peer teaching tidak efektif karena penerapan peer teaching masih berjalan secara efisien. Tutor memberikan komentar yang mendukung, memberikan pujian dan umpan balik positif kepada siswa, serta membuat siswa merasa lebih percaya diri dan termotivasi serta lebih bersemangat. Dengan demikian, siswa atau siswa yang termotivasi oleh tutor dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas X MAN 2 Bukittinggi.
The Effect of Using Overview, Key Ideas, Read, Recall, Reflect, Review (OK4R) Method on Reading Comprehension of The Ninth Grade Students at MTsn 4 Agam Utami, Mega Tri; Syafitri, Widya; Safitri, Loli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah salah satu keterampilan bahasa yang paling penting ketika belajar bahasa Inggris. Sebagian besar siswa memiliki masalah dalam pemahaman bacaan. Para siswa menemukan beberapa masalah untuk memahami makna teks dan motivasi siswa kurang dalam belajar bahasa Inggris. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode OK4R dalam pengajaran membaca dalam teks naratif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan kelas IX.1 (26 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas IX.2 (26 siswa) sebagai kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsN 4 Agam. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Purposive sampling dipilih sebagai teknik pengambilan sampel karena berdasarkan kriteria tertentu yang memenuhi kebutuhan sampling peneliti. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan rumus t-test. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 56,31 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 81,23. Ditemukan bahwa post test lebih tinggi dari pre-test. Selain itu diperoleh t-obtained sebesar 11,27 dan t-tabel sebesar 2,059. Dapat dinyatakan bahwa t-obtained lebih besar dari t-tabel. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa metode OK4R berpengaruh signifikan terhadap pemahaman membaca siswa dalam teks narrative.
STUDENTS’ PERCEPTION OF THE USE OF BUZZ GROUP TEHCNIQUE IN TEACHING READING COMPREHENSION AT THE NINETH GRADE OF SMP N 1 TANJUANG BARU Febriza, Tesa; Safitri, Loli; Martini
JEE (Journal of English Education) Vol. 8 No. 2 (2022): JEE (Journal of English Education)
Publisher : English Study Program University of Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jee.v8i2.1635

Abstract

This research was aimed to find out about students’ perception of the use of buzz group technique to teach reading comprehension. The problems were related to students’ reading comprehension. This research used descriptive quantitative to describe students’ perception about using a buzz group in teaching reading comprehension. The population was all of 9th grade of SMP N 1 Tanjuang Baru. To take the sample, the researcher used total technique sampling, because the population less than 100 students. The sample of this research was 48 students. The researcher used a questionnaire to collect data and used Total Score/ Y X 100% to analyze the data. The result of this research showed that the students had good perception of the use buzz group technique in teaching reading.
An Analysis of Students Reading Comprehension on Students Reading Aloud Activities at the XI Grade of MAN 1 Solok Selatan Safitri, Neneng; Dewi, Merry Prima; Putri, Hilma Pami; Safitri, Loli
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 1 March 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i1.1747

Abstract

Students' ability in reading, especially reading comprehension is still low. The first problem most of students have limited vocabulary in English, The second problem is that the teacher still uses the conventional strategies in class in reading comprehension. The third problem is students are not able to understand the words conveyed by the teacher orally in English. The purpose of this research was to find out student’s reading comprehension on student’s reading aloud activities at the XI Grade of MAN 1 Solok Selatan. Then, the researcher used descriptive quantitative method. In the collecting the data, test wich consisted of reading comprehension through students reading aloud activities. The data was analyzed by using T- Test Formula. Based on results shows that that 3 students get the score between 95 - 100. That 2 students get the score between 83 - 94. Then 13 students get score between 71 – 82. Then 5 students get the score between 59 – 70. Then 2 students get the score 47 – 58 and 7 students get the score between 35 – 46. In conclusion, the students reading comprehension on reading aloud activities at the XI.IPS.1 students at MAN 1 Solok Selatan was considered medium. Evidenced from when students reading aloud activities the students still confused, and not confidence.
The Effect of Using Guessing Game on Students Vocabulary Achievement at Grade VIII of MTSN 6 Agam Ananda, Anisa; Putri, Hilma Pami; Sakti, Genta; Safitri, Loli
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i2.1836

Abstract

Vocabulary is a component of words with meaning and one of the most essential aspects of learning English. However, pupils are not taught vocabulary specifically in school. This results in a large number of students who lack fundamental vocabulary knowledge, despite the fact that vocabulary is one of the most essential components that students must comprehend in order to learn effectively in class. The purpose of this study was to determine whether the use of a guessing game has a significant impact on students' vocabulary achievement. This research employed a quantitative method and a quasi-experimental design; the research population was eighth-grade MTsN 6 Agam students. The sample was collected using a technique of purposive sampling. Students from the two classes, experimental class with 30 students and control class with 31 students, were given a pre- and post-test. This research instrument is a vocabulary test with 25 multiple-choice questions. The data were analyzed with SPSS 26. The calculated post-test result for the experimental class revealed a mean score of 89.47. It exceeds the mean score of the control group, which was 62.58. The standard deviation of each class is then calculated. Using Independent sample t-test, the researcher compared post-test experimental class and control class using the t-test formula. The output indicates that the value of Sig. (2-tailed) is 0.00 0.05. It indicates that Ha is acceptable. There is a substantial difference between students who are taught using Guessing game and those who are not. The result is also indicated by the fact that the mean post-test score of the experimental group (89.47) is higher than that of the control group (62.28). It indicates that students who are taught with Guessing game are superior to those who are not. Guessing game has a significant impact on the vocabulary attainment of eighth-grade MTsN 6 Agam students.
Analysis of Think Pair Share Implementation on Students’ Communication Skills at The Second Grade of Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Lasi Primadona, Chelsy Hanna; Putri, Hilma Pami; Irwandi, Irwandi; Safitri, Loli
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i2.1837

Abstract

This study aims to evaluate the application of the Think-Pair-Share model in improving students' communication skills at Pondok Pesantren Ashaabul Yamin. Although many schools apply this model, this study found some errors in its application in the school. One of them is that the teacher did not follow the correct sequence and did not have a significant impact on students' communication skills. The study used a qualitative descriptive method with the participation of 1 teacher and 31 students. Data was collected through observation with 11 activities that reflect the application of Think-Pair-Share to students' communication skills. The results showed that although the lesson plan described the application of Think-Pair-Share as a learning model, the teacher did not follow the plan. In addition, the teacher also did not adhere to the correct indicators, as seen from the observation data. However, at the sharing stage, the teacher succeeded in improving students' communication skills, especially when students shared the results of their group discussions in front of the class.
An Analysis of Classroom Management and Manner Used by English Teacher at Seventh Grade of MTsN 3 Lima Puluh Kota Nurliza, Siti; Safitri, Loli; Eliza, Eliza; Putri, Hilma Pami
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i2.1848

Abstract

Classroom management is multifaceted and is the concept of everything in the classroom. Classroom management is an action used by teachers to create an effective and good cooperation in interaction. Classroom management is also defined as the teacher's effort to form an effective environment for learning and teaching, while manner is the teacher ways treat their students in class.. This study focuses on classroom management and manner used by English teachers in seventh grade MTsN 3 Lima Puluh Kota. Therefore, this study is intended describe classroom management and manner used by teachers in teaching English. The researchers using descriptive qualitative with observation and interview as the instrument. Researchers examined two teachers who taught English in the seventh grade of MTsN 3 Lima Puluh Kota. Researchers describe the process of teachers managing classes and the manner of teachers in teaching. Researchers concluded that classroom management and teacher manner are quite good and use existing components in classroom management and manner, although there are some components that are not always implemented by teachers every time they teach in class.