Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Optimalisasi Pertumbuhan Tanaman Buah-Buahan dan Sayur-Sayuran Melalui Penerapan Smart Watering System di Greenhouse Desa Kanci Azizah, Farhatul; kholik, Nur; Fawwaziah, Anisa; Margareta, Diva; Winasis, Akbar
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5791

Abstract

Desa Kanci di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, memiliki program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pertanian dengan menerapkan smart watering system. Meskipun Desa Kanci memiliki banyak lahan pertanian, sebagian besar masih bergantung pada tadah hujan, sehingga sering terjadi kekeringan selama musim kemarau. Kondisi ini menyebabkan produktivitas lahan menurun. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan melibatkan mitra utama seperti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok PKK, pemerintah desa, dan 13 mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon yang didampingi oleh satu dosen pembimbing lapangan. Di lahan percontohan, tim dosen dan mahasiswa melakukan hal-hal seperti sosialisasi, pelatihan, instalasi teknologi, dan pendampingan penggunaan sistem air pintar. Untuk meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga, kelompok PKK juga menerima pelatihan tentang pengembangan usaha mikro dan manajemen sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola teknologi pengairan kontemporer, peningkatan efisiensi penggunaan air, dan komitmen mitra untuk mempertahankan dan mengembangkan teknologi secara mandiri. Sementara PKK lebih aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif, gopoktan yang sebelumnya hanya berfokus pada padi mulai mencoba berbagai jenis tanaman hortikultura. Mahasiswa membantu masyarakat dalam pelaksanaan dan dokumentasi program, dan pemerintah desa memberikan dukungan administratif dan fasilitasi. Secara keseluruhan, masyarakat Desa Kanci telah berhasil meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang pertanian dan pemberdayaan ekonomi dan menjadi model penerapan teknologi tepat guna berbasis partisipasi masyarakat untuk pembangunan desa yang berkelanjutan melalui program kerja keras.
Pembimbingan Mahasiswa Peserta Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Di SDN Kalangan Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul Rochaendi, Endi; Ariyani, Yusinta Dwi; Sari, Indah Perdana; Kholik, Nur
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(1).38-45

Abstract

To form prospective teachers who have the competence to understand students, manage the learning process, master scientific material in the field of education and the learning process and have the attitude and character of the teacher, the PGSD Study Program at Alma Ata University carries out schooling field introduction activities in elementary schools. Introduction to the School Field is an activity in the process of observation/observation and apprenticeship to learn and understand the implementation of the learning process in the classroom and other educational management, including practicing it in teaching and learning activities with students. One of the target objects of the school field introduction activity was carried out at the Kalangan Elementary School, Kasihan District, Bantul Regency. For the successful implementation of field introduction to schooling, mentoring activities are needed, carried out by field supervisors with multiple roles as facilitators, educators, mediators, and advocators. In their daily practice, the field supervisors have successfully formed and increased students' capacity to act and behave as curricular operations, intersection roles, assist, and internship roles in educational units with mentoring through consulting, assistance, and facilitation activities. In this connection, schooling field introduction activities have been maximally realized by established norms, standards, procedures, and criteria. Keywords: mentoring, introduction to the school field, the role of the supervising lecturer
Reorientasi Kurikulum PGSD Berbasis OBE melalui FGD Partisipatif: Strategi Transformasi Epistemik dan Advokasi Kebijakan Rochaendi, Endi; Ariyani, Yusinta Dwi; Sari, Indah Perdana; Suryandari, Suryandari Alin; Apriani, An-Nisa; Rusiyono, Ruwet; Ismanto, Ismanto; Kholik, Nur; Mahfud, Mahfud
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).26-36

Abstract

Transformasi kurikulum pendidikan guru menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi dinamika pendidikan dasar abad ke-21. Pengabdian masyarakat ini bertujuan merespons kesenjangan antara idealisme dokumen kurikulum dan realitas praksis melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) berbasis pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan dilaksanakan oleh Program Studi PGSD Universitas Alma Ata dengan pendekatan partisipatif-reflektif, melibatkan 30 peserta dari berbagai latar belakang—dosen, mahasiswa, guru, alumni, dan pengguna lulusan. Proses FGD difokuskan pada tiga isu strategis: keselarasan CPL–CPMK–RPS, efektivitas asesmen pembelajaran, dan relevansi profil lulusan. Hasil kegiatan mencakup penyusunan roadmap kurikulum 2025, sintesis gagasan kurikulum kontekstual, serta dokumen pelaporan reflektif-transformatif sebagai instrumen advokasi kebijakan internal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa forum deliberatif yang dirancang secara sistematis mampu memperkuat daya refleksi kolektif dan membangun orientasi baru dalam pengembangan kurikulum. Implikasi jangka panjangnya mencakup pembentukan profil lulusan yang lebih adaptif dan penguatan ekosistem pendidikan guru yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam reformasi kurikulum berbasis kebutuhan nyata dan partisipasi multipihak.
The Influence of Leadership and Work Discipline on Employee Performance with Work Motivation as a Mediator kholik, Nur; Wibowo, Sandi Nasrudin
Indonesian Journal Economic Review (IJER) Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ijer.v6i1.735

Abstract

Employee performance is a crucial factor in organizational success, especially in the manufacturing sector. This study aims to analyze the effect of leadership and work discipline on employee performance with work motivation as a mediator variable at PT. Dong Sheng Nusantara, Majalengka Regency. A quantitative approach with an explanatory design was used. A population of 135 employees was studied using a census method. Data were collected through a Likert scale questionnaire and analyzed using PLS-SEM. The results showed that leadership had a positive and significant effect on employee performance (β=0.352; t=4.125; p<0.01), work discipline had a positive and significant effect on employee performance (β=0.295; t=3.748; p<0.01), leadership has a positive and significant effect on work motivation (β=0.576; t=4.171; p<0.01), work discipline does not have a significant effect on work motivation (β=0.258; t=1.865; p>0.05), work motivation has a positive and significant effect on employee performance (β=0.258; t=2.964; p<0.01),. Work motivation significantly mediates the effect of leadership on employee performance (β=0.148; t=2.719; p<0.01). Work motivation does not mediate the effect of work discipline on employee performance (β=0.067; t=1.580; p>0.05). These findings imply that improving employee performance requires a structural approach through strengthening work discipline as well as a psychological approach through developing leadership that can motivate employees. Management is advised to strengthen leadership capacity, maintain a consistent disciplinary system, and design integrated motivation programs with leadership styles.