Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Understanding Learning Loss in Primary Schools: Blended Learning Policy Suarlin, Suarlin; Elpisah, Elpisah; Raihan, Siti; Setiawan, Iwan
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 10 Number 2 August 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v10i2.60929

Abstract

The implementation of blended learning, combining face-to-face and online methods, presents a potential solution for primary schools in the new normal era. However, concerns arise regarding its effectiveness, especially regarding potential learning loss among students. This study addresses this gap by investigating learning loss in Makassar City elementary schools utilizing a descriptive survey design. Among 314 randomly selected students, 56.37% reported experiencing learning loss, with causal factors including student readiness (63.28%), teacher readiness (25.06%), and facility readiness (11.6%). Categorization of learning loss levels revealed varying degrees, with 6.68% very high, 24.85% high, 40.11% moderate, 22.60% low, and 5.65% very low. Predominantly, learning loss was attributed to student readiness. However, teacher and facility readiness also played significant roles. Importantly, implementing blended learning with a pedagogical flow showed promise, with 43.63% of students reporting no learning loss. This research underscores the need for comprehensive strategies to address learning loss in blended learning environments, emphasizing student preparedness while also enhancing teacher and facility support. As educators navigate the challenges of the new normal, understanding, and mitigating learning loss are essential for ensuring effective educational outcomes.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Biduri, Muthmainnah; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62149

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran based learning pada mata pelajaran IPAS. Penelitian dilakukan pada peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Mongisidi. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pada pra siklus sebanyak 17 peserta didik dengan persentase 56,66% dan 13 peserta didik yang tidak tuntas dengan persentase 43,33%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I terjadi peningkatan yaitu 23 peserta didik yang tuntas dengan persentase 76,66% dan 7 peserta didik yang tidak tuntas dengan persentase 23,33%. Hasil dari perbaikan siklus I belum mencapai indikator ketuntasan yakni 80%, oleh sebab itu di laksanakan perbaikan selanjutnya yaitu siklus II. Setelah pelaksanaan siklus II terjadi peningkatan yaitu 26 peserta didik yang tuntas dengan persentase 83,66%, sedangkan yang tidak tuntas ada 4 peserta didik dengan persentase 16,33%. Dengan demikian perbaikan pembelajaran dengan model roblem based learning dapat dikatakan berhasil karena hasil belajar mencapai tujuan dengan persentase 80%. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memilih penerapan model pembelajaran yang tepat guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.
The Effect Of Problem Based Learning (PBL) Model On Students’ Critical Thinking Ability In The Subject Of Independent Curriculum Of Science In Class IV of SD Inpres Pakkingkingang Hasmirasari, Hasmirasari; Atjo, Syamsuryani Putri; Raihan, Siti
International Journal of Elementary School Teacher Vol 5, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/ijest.v5i1.73788

Abstract

ResearchThis study aims to determine how the application of the problem-based learning model in the IPAS subject (PBL) model in the IPAS subject, describe students' critical thinking skills in IPAS, and determine the effect of the application of the problem-based learning model in IPAS. in IPAS, and to determine the effect of the application of the problem-based learning model on the critical thinking skills of fourth grade students at SD Inpres Pakkingkingang. The method method used in this research is the Quasi Experimental Design approach with the type of nonequivalent control group design. The population in this study was all students of SD Inpres Pakkingkingang and the research sample was students of class IV B amounted to 15 students class IV A berjumalah 15 students. The sampling technique was purposive sampling. The instruments used were observation sheets and test questions (pretest and posttest) totaling 5 questions (essays).The instruments used were observation sheets and test questions (pretest and posttest) totaling 5 questions (essai). The results of the study, obtained posttest score control class in the good enough category and the experimental class posttest in the very good category which has a positive impact. category which has a positive impact.  The results of the inferential analysis obtained P = 0.001 are smaller than α = 0.05 using independent sample t-test, indicating a difference in posttest results between the experimental group and the control group. This shows that the increase in student learning outcomes in the experimental group is better than the control class. This is evidenced by the average value of student posttest results in the experimental group higher than in the control group. So it can be concluded that: (1) the learning process using the problem-based learning model is very good. (2) the test results show an increase in students' critical thinking skills in learning, (3) there is an effect of the problem-based learning model on students' critical thinking skills in the independent curriculum IPAS subject in class IV of SD Inpres Pakkingkingang.
Pengintegrasian Literasi Numerasi Lintas Kurikulum pada Pembelajaran di SD Nurhaedah, Nurhaedah; Raihan, Siti
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2515

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi perhatian serius dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Penguatan literasi numerasi tidak dapat hanya dilakukan dalam mata pelajaran Matematika, melainkan perlu diintegrasikan secara lintas kurikulum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan literasi numerasi pada berbagai mata pelajaran di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop kolaboratif yang melibatkan 15 guru di UPT SPF SD Inpres Gunung Sari Baru, Kota Makassar. Metode kegiatan meliputi pemberian materi, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, dan penyusunan perangkat ajar berbasis numerasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep literasi numerasi dan keterampilannya dalam menyisipkan aktivitas numerasi ke dalam RPP dan LKPD mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS. Data pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 37% dalam pemahaman konsep dan strategi penerapan numerasi lintas kurikulum. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong inovasi pembelajaran dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta Profil Pelajar Pancasila. Diperlukan pendampingan berkelanjutan dan pengembangan komunitas belajar guru agar praktik baik ini terus berlanjut dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone Rahim, Nurfa; Idrus, Nur Abidah; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i2.41924

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran think pair share untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif atau Penelitian Kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua pertemuan dengan tahapan kegiatan perencanaan meliputi, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran TPS dan keterampilan berbicara siswa. Subjek penelitian adalah guru dan seluruh peserta didik kelas V SD yang berjumlah sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pendataan dan non tes. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi guru dan peserta didik serta lembar penilaian keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone pada siklus I presentase eterampilan berbicara siswa adalah 52,6% berada da siklus II mengalami peningkatan yaitu 81,3% berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diartikan bahwa penerapan model pembelajaran TPS dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone. Kata Kunci: Model pembelajaran Think Pair Share, keterampilan berbicara, siswa kelas V.   
Learning Loss yang Terjadi Pada Pelaksanaan Pembelajaran Daring Siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Gugus 2 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Chairunnisa, Nurul Khafifah; Patta, Rahmawati; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i2.36165

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survei, bertujuan untuk mengetahui gambaran Learning Loss Yang Terjadi Pada Pelaksanaan Pembelajaran Daring Siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Gugus 2 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Populasi dari penelitian ini yakni 317 siswa kelas IV sekolah dasar di gugus 2 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, sedangkan sampelnya 177 siswa kelas IV sekolah dasar gugus 2 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar yang telah terpilih melalui teknik pengambilan sampel dengan proportionate random sampling. Data hasil penelitian diperolehh dengan membagikan kuisioner/angket learning loss yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran daring  dengan 24 pernyataan yang tertulis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif, Hasil analisis learning loss yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran daring siswa kelas IV sekolah dasar digugus 2 Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar berada pada kategori sedang. Gambaran learning loss yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran daring siswa kelas IV sekolah dasar digugus 2 Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar yaitu siswa kesulitan dalam memahami dan mengerjakan tugas pada saat pembelajaran daring diakibatkan karena kurangnya minat belajar siswa dan penjelasan materi yang diberikan guru kurang jelas. Sehingga dapat dikatakan bahwa terjadi ketidakmaksimalan proses pembelajaran. 
Peran Penyuluh Agama Dalam Menigkatkan Kualitas Keluarga Di Era Digital Kua Kecamatan Tamalate Kota Makassar Hidayat J, Taufiq; Raihan, Siti; Azarina, Meisya; S, Salman; Iskandar, Muh. Irzan; Sahrial, Adi; A, Asni
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era is creating major transformations in many aspects of life, including family dynamics. Religious counselors play a role in guiding families to maintain quality amidst the various challenges caused by digitalization. The aim of this research is to examine the role of religious counselors in improving family standards in the digital age, with an emphasis on efficient and appropriate counseling strategies. The method used in this research involves literature study and qualitative analysis from a number of relevant sources. The findings of this research emphasize that religious counselors must master digital technology in order to spread religious messages and family advice well. In addition, they also need to function as a bridge between families and technology, and provide education about the wise and responsible use of technology. In this way, religious counselors can contribute to helping families develop resilience in the digital era. 
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SD Negeri Kompleks IKIP Putri Atjo, Syamsuryani Eka; Raihan, Siti; Ratrigis, Anna Puspa
ETEDU : Elementary of Teacher Education Vol 1 No 2 (2025): June 2025
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD Negeri Kompleks IKIP. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis & McTaggart, yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas V yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Pada siklus I, hasil observasi guru menunjukkan kategori “cukup”, hasil observasi siswa menunjukkan kategori “kurang”, dan hasil tes belajar berada pada kategori “cukup”, yang mengindikasikan bahwa hasil belum mencapai kualifikasi yang diharapkan, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus berikutnya. Pada siklus II, perbaikan dilakukan berdasarkan kekurangan pada siklus sebelumnya, sehingga terjadi peningkatan. Hasil observasi guru dan siswa berada pada kategori “baik”, begitu pula hasil tes belajar siswa yang meningkat ke kategori “baik”. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning mampu meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD Negeri Kompleks IKIP.  
Application of Problem Based Learning Model in Improving the Learning Outcomes of Mathematics Subjects for Grade IV Students at SDN 161 Pakkodi, Maiwa District, Enrekang Regency: Kelas IV di SDN 161 Pakkodi Kecamatan Maiwa, Enrekang Sida, Aksa; Putri Atjo, Syamsuryani Eka; Raihan, Siti
ETEDU : Elementary of Teacher Education Vol 1 No 2 (2025): June 2025
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 161 Pakkodi. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model PBL dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 161 Pakkodi, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam kualitas pengajaran guru dan aktivitas belajar siswa. Kinerja guru pada siklus I dikategorikan cukup dan meningkat menjadi baik pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga meningkat dari kategori cukup pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus II. Hasil belajar matematika siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan: pada siklus I hanya 5 siswa yang tuntas dan 7 siswa belum tuntas, sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 12 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 161 Pakkodi, Desa Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Teknik Ice Breaking Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP I Frisca, Ernos; Raihan, Siti; Munawarah
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.4357

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan motivasi belajar siswa kelas III di UPT SPF SD INPRES Btn Ikip I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif yang dikenal sebagai Penelitian Tindakan Kelas, yang dibagi menjadi dua siklus dengan empat tahap: (PTK), pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Melalui observasi, kuesioner, dan rekaman kegiatan pembelajaran, penelitian ini mengumpulkan studi ini dari para pendidik dan peserta didik.mengumpulkan data dari para pendidik dan peserta didik. Nilai rata-rata motivasi angket daftar pertanyaan yang diterima siswa berdasarkan hasil penelitian siklus I adalah 59,823 % yang termasuk dalam kategori sedang .​ Rata- rata  pada siswa kuesioner motivasi di​siklus Siklus II sebesar 87,235 % termasuk dalam kelompok sangat tinggi .adalah 87,235%, termasuk dalam kelompok sangat tinggi . temuan studi penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model discovery learning berbantuan teknik ice breaking dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III